07/08/2018
Kain Chiffon atau Kain sifon merupakan kain yang terbuat dari sutra, katun, nilon, polyester, atau rayon. Kain sifon ini cenderung tipis dengan kilau samar dan penenunan sederhana. Kain Chiffon atau sifon cocok digunakan untuk pakaian formal dan cocok juga untuk gaun malam.
Untuk jenis Chiffon termahal adalah jenis sutra sifon. Karena sutra sifon terbuat dari serat alami, itu cenderung lebih mahal daripada sintetis, dan perlu pemeliharaan dan pencucian khusus agar awet. Serat alam lain yang digunakan adalah kapas (sifon katun),tetapi hanya menghasilkan kain lebih matte dan kurang ringan.
Bahan kain sifon sendiri paling banyak menggunakan bahan sintetis, karena bahan sintetis untuk pewarnaan sangat baik, untuk proses pembuatan juga relatif lebih mudah, dan bahan sintetis cenderung lebih kokoh.
Dalam pakaian resmi, kain sifon sering digunakan sebagai lapisan di atas kain lebih buram. Kain mengambang di atas, menambahkan kilau dan tekstur untuk gaun. Kain sifon ini juga digunakan untuk atasan, rok, dan gaun serta syal, ikat pinggang, dan aksen.
Ketika menjahit kain sifon, para penjahit sering melapisi dengan kertas tisu diantara kain. Penggunaan kerta tisu ini untuk membatu menjaga kain tetap pada posisinya. Setelah selesai dijahit kertas tisu bisa dirobek dengan hati-hati.
Kelebihan Tudung Chiffon;
Untuk pengetahuan anda, kain chiffon tidak mudah untuk di jahit tapi cantik jika dijadikan tudung kerana kainnya yang ringan maka.. kepala tidak 'heavy' dan yang bestnya...
-Senang dipakai
-Tidak akan berkedut di bahagian muka
-Menutupi dada dan tidak melekat
-Boleh dibasuh tangan
-Boleh dipakai dengan pelbagai gaya
Kain linen adalah salah satu jenis kain yang terbuat dari bahan alami berupa serat tumbuhan sejenis rami yang dalam bahasa Inggris disebut dengan tanaman flax dan dalam bahasa latin disebut dengan Linum usitatissimum. Sejarah mencatat bahwa bahan linen konon telah ada sejak lebih dari 6000 tahun yang lalu di Mesir. Bahkan pada masa tersebut, linen dijadikan bahan pembalut mummi.
Ciri khas dari kain linen adalah relatif lebih kaku dibandingkan dengan kain katun dengan serat-serat benang yang lebih tebal. Meskipun terlihat kaku, namun saat dipegang akan terasa bahwa kain linen halus, lembut dan sejuk. Semakin sering dipakai, tingkat kelembutan kain linen akan bertambah. Berbeda dengan kain katun yang sedikit elastis, kain linen sama sekali tidak elastis. Selain sebagai bahan pakaian, kain linen juga kerap digunakan sebagai bahan seprai, tirai jendela, taplak dan serbet, handuk bahkan kertas.