10/08/2022
Tak hanya menjadi camilan lezat, manfaat kacang almond bagi kesehatan ternyata juga berlimpah.
Kacang almond dapat dikonsumsi sendiri maupun dikonsumsi bersama biji-bijian lain dan menjadi tambahan menu makanan sehat seperti smoothie, atau pun diolah menjadi produk susu, minyak, mentega, atau tepung.
Segenggam atau sekitar 28 kacang almond mengandung 3,5 gram serat, 6 gram protein, 14 gram lemak (di antaranya lemak tak jenuh tunggal), vitamin E yang memenuhi 37 persen rekomendasi asupan harian, mangan yang memenuhi 32 persen rekomendasi harian, dan lainnya.
Kacang almond juga termasuk camilan rendah kalori karena hanya mengandung sekitar 161 kalori dan 2,5 gram karbohidrat.
Berikut sejumlah manfaat kacang almond untuk kesehatan yang sayang untuk dilewatkan:
1. Almond membantu mengelola kolesterol
Kacang almond tinggi akan lemak, namun lemak yang terkandung di dalamnya adalah lemak tak jenuh.
Menurut Medical News Today, jenis lemak ini tidak meningkatkan risiko low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat.
Dalam jumlah sedang, American Heart Association (AHA) mencatat bahwa lemak tak jenuh dapat membantu memperbaiki status kolesterol darah seseorang.
bahwa mengonsumsi almond dapat meningkatkan kadar vitamin E dalam plasma dan sel darah merah, serta menurunkan kadar kolesterol secara keseluruhan.
2. Almond menurunkan risiko kanker payudara
Salah satu potensi manfaat kacang almond adalah membantu menurunkan risiko kanker payudara.
Sebuah studi di 2015 melihat keterkaitan konsumsi kacang dan risiko kanker. Para penulis mengidentifikasi, risiko kanker payudara dua hingga tiga kali lebih rendah di pada individu yang mengonsumsi kacang tanah, kenari, dan almond dalam jumlah lebih tinggi dibandingkan dengan individu yang tidak mengonsumsinya.
Penelit
3. Almond membantu menyehatkan jantung
Almond dan kacang-kacangan serta biji-bijian lainnya dapat membantu memperbaiki kadar lemak dalam darah, yang menguntungkan bagi
almond secara signifikan dapat meningkatkan kadar antioksidan dalam aliran darah, mengurangi tekanan darah, dan meningkatkan aliran darah.
Sumber kompas.com