11/07/2026
TAK JADI SOAL SENDIRI, YANG PENTING BISA BERSABAR
Ada masa ketika kita harus menerima kenyataan yang tidak pernah kita inginkan. Bukan karena sudah tidak peduli, tetapi karena memang tidak ada lagi yang bisa dipertahankan. Sebagian pertemuan memang tidak ditakdirkan untuk berakhir dengan kebersamaan. Seberat apa pun, kita tetap harus belajar menerima.
Yang paling menyakitkan bukan hanya kehilangan seseorang, tetapi kehilangan semua rencana yang pernah dibangun bersamanya. Yang dulu terasa begitu dekat, kini harus menjadi orang yang tidak lagi boleh dirindukan. Yang dulu menjadi tempat p**ang, kini hanya tinggal kenangan yang sesekali datang tanpa diundang.
Ada hari-hari ketika hati terasa sesak. Senyum terasa dipaksakan. Langkah tetap berjalan, tetapi di dalam dada masih ada luka yang belum benar-benar selesai. Kita mencoba terlihat baik-baik saja, padahal setiap kali mengingatnya, masih ada bagian hati yang diam-diam terasa perih.
Namun hidup tidak boleh henti hanya karena satu kisah telah usai. Waktu terus berjalan. Dan kita pun harus ikut berjalan, meski pelan. Bukan karena sudah lupa, melainkan karena sadar bahwa memaksa sesuatu yang Allah tidak tetapkan hanya akan menambah luka.
Tak jadi soal jika akhirnya harus sendiri. Tak jadi soal bila harus belajar hidup tanpa seseorang yang dulu begitu berarti. Kesepian mungkin masih ada, kenangan mungkin belum hilang, tetapi semua itu bukan alasan untuk berhenti menjalani hidup. Yang terpenting adalah tetap menjaga diri, menjaga hati, dan menjaga iman agar tidak ikut hancur bersama luka.
Hari ini aku memilih berhenti mengejar sesuatu yang bukan lagi untukku. Memilih menerima, meski belum sepenuhnya mengerti. Memilih diam, meski masih banyak kata yang tidak sempat tersampaikan.
Semuanya sudah kuserahkan kepada Allah. Jika memang takdirnya berakhir di sini, semoga Allah lapangkan hati untuk menerimanya. Jika suatu hari Allah menghadirkan ganti yang lebih baik, itu sepenuhnya adalah karunia-Nya, apapun bentuknya. Dan jika ternyata harus tetap berjalan sendiri, semoga Allah tidak pernah membiarkan langkah ini kehilangan arah.
Karena pada akhirnya, bukan tentang bersama siapa seseorang hamba menjalani hidup, melainkan bagaimana ianya mampu menjalaninya dengan sabar, menjaga ridha Allah, dan tetap berharap kepada-Nya. Itulah tujuan yang harus diraih. Selebihnya, biarlah Allah yang menentukan.
Temanggung semilyar kenangan, 11 Juli 2026