24/12/2017
Zaman now.
Seolah segalanya serba lebih maju..lebih bagus..lebih cerdas..lebih canggih..
Padahal..di balik "zaman now" tersimpan banyak kemerosotan..ketertinggalan..kejahiliyahan..
Jadi ingat kisah2 kaum terdahulu, nampaknya dulu pun mereka sempat mengalami "zaman now" di akhir masa jayanya. Lalu Allah musnahkan mereka semua dengan sekali timpaan bencana.
Sebut saja kaum Nabi Nuh a.s, kaum sombong dan keras kepala. Hingga akhirnya Allah turunkan azab kepada mereka yang ingkar. Langit menumpahkan air, bumi pun memancarkan air tiada henti hingga tenggelamlah seluruh kaum Nuh, tak bersisa kecuali mereka yang beriman kepada Nuh.
Ada p**a kaum 'Ad, di mana Nabi Hud a.s diutus kepadanya. Kaum 'Ad, kaum yang sombong lagi angkuh. Mereka mendustakan Nabi Hud a.s. meskipun mereka telah diberi peringatan tentang kebangkitan dan bukti-bukti kebesaran Allah. Tetapi mereka semua tetap ingkar. Maka Allah cabut dari mereka nikmat yang telah dilimpahkan berupa tanah yang subur; kehidupan makmur, bahagia, sejahtera; juga kekuatan fisik, dan nikmat lainnya. Allah datangkan kemarau berkepanjangan selama 3 tahun, dan Allah menutupnya dengan azab berupa angin topan selama 7 malam 8 hari terus menerus. Pada akhirnya seluruh kaum 'Ad rata dengan tanah, tiada tersisa kecuali mereka yang beriman kepada ajaran Nabi Hud a.s.
Ada p**a kaum Tsamud. Kaum di mana Nabi Saleh a.s diutus kepada mereka. Kaum Tsamud hidup dari budidaya hasil pertanian, juga mengembangkan sistem pengairan yang modern. Tanah kaum Tsamud subur, mereka hidup makmur. Mereka pun memahat gunung-gunung cadas menjadi istana untuk tempat berlindung manakala terjadi pergantian iklim, di mana istana ini tersambung melalui lorong-lorong khusus dengan pemukiman mereka. Kaum Tsamud musnah karena ingkar kepada Allah. Allah timpakan azab berupa guntur yang menghancurkan pemukiman kaum Tsamud. Mada'in Saleh, itulah tempat tinggal mereka. Kini ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia.
Sebut p**a Kota Sadum. Kota di mana Nabi Luth a.s diutus kepada penduduknya. Kaum Sadum, kaum yang terkenal dengan hobi LGBT. Karena nafsunya, mereka buta dan tuli terhadap seruan Nabi Luth a.s yang mengajak mereka kembali kepada ajaran keimanan kepada Allah. Allah pun musnahkan mereka dengan gempa bumi yang dahsyat disertai angin kencang dan hujan batu, sehingga hancurlah rumah-rumah mereka. Kaum S***m pun tertimbun di bawah reruntuhan tumah mereka.
Tak berbeda dengan kaum Madyan, kaum Nabi Syu'aib a.s. mereka memiliki kebiasaan buruk merampok, menakuti orang yang lewat di jalanan, serta mengurangi takaran dan timbangan. Allah hancurkan kaum Madyan dengan gempa yang begitu dahsyat, suara keras yang mengguntur, serta gumpalan awan. Allah menghujani mereka dengan oercikan api dan anak panah api, hingga mereka pun binasa.
Lalu..adakah ciri-ciri "zaman now" yang tergambar dari kisah-kisah ummat terdahulu yang telah Allah musnahkan karena kedurhakaannya?
Semoga Allah melindungi kita semua dari fitnah "zaman now".
_coretan isi hati menjalani libur akhir tahun dan pergantian tahun_