28/11/2015
Tentang Penulis:
Gus Nur—begitulah panggilan akrab penulis—telah memperkenalkan metode ini semenjak awal tahun 2000. Namun masyarakat Indonesia baru mengenalnya akhir-akhir ini. Itu disebabkan frekwensi kehadiran Gus Nur di berbagai majlis taklim dan dakwah masjid mulai sering. Beliau lebih aktif berdakwah di seantero Indonesia setelah tahun 2007.
Pro dan kontra tetap tidak lepas dari kegiatan dakwah ini. Gus Nur bahkan dikafirkan. Tapi beliau tetap melanjutkan metode dakwahnya ini. Pro dan kontra itu kan biasa dalam sebuah kegiatan, apalagi yang bersifat keagamaan. Hanya saja dalam hal yang bersifat keagamaan, kontra lebih dibumbui amunisi kafir sebagai senjata pemusnah massalnya.
Senjata pemusnah massal biasa digunakan oleh Negara Israel menghabisi orang Palestina dan Lebanon Selatan ketika dialok tidak lagi menjadi senjata ampuh untuk menipu dan mengakal-akali umat Islam dalam meja perundingan, tanpa peduli apa akibat yang ditimbulkannya.
Begitu juga dalam hal keagamaan. Ketika kelompok yang tidak memiliki argumen kuat gagal usaha makarnya untuk melengserkan mereka yang berbeda metodenya, paste deh, Anda akan dikafirkan, silakan saja Anda teliti ucapan saya ini. Padahal mereka tidak pernah melihat berapa banyak orang yang kembali ke jalan Allah dengan cara dakwah Anda itu? Berapa banyak Bandar narkoba yang berhenti berjualan lantaran cara dakwah Anda sampai ke lubuk hatinya? Mereka tidak pernah melihat dari sisi itu, dan selalu saja sisi perbedaan menjadi kacamata mengukur dakwah seseorang.
Intinya Gus Nur memilih cara berbeda, yang penting isi pesan Al-Qur’an itu, isi pesan sabda Nabi Muhammad itu, isi pesan para guru-guru dan alim ulama itu sampai ke dalam lubuk hati seseorang. Itulah intinya, dan inilah bukunya—DAKWAH DARI DALAM KUBUR. Semoga menambah keimanan dan kebaikan Amin ya Robbal Alamin.
Dimensi 23 cm x 15 cm x 1 cm
Berat Pengiriman 150 gram
Stock Tersedia
Harga Rp 66.000
Info dan Pemesanan :
SMS & Whatsapp : 085386677856
Pin BB : 5A4AABD6