Mocobuku

Mocobuku Toko MOCOBUKU STORE ini hanya menjual buku ORIGINAL. Kami tidak menjual buku bajakan sebagai bentuk dukungan kepada industri buku Indonesia.

Halal untuk penjual, berkah pengetahuan untuk pembaca. Ayo belanja buku original! Selamat berbelanja...

Menyapa Kehadiran Buah Hati dengan Senyuman (Resensi Buku Hush Little Baby)Hello… Jenis buku fiksi cukup banyak ragam ya...
20/09/2022

Menyapa Kehadiran Buah Hati dengan Senyuman (Resensi Buku Hush Little Baby)

Hello… Jenis buku fiksi cukup banyak ragam ya. Salah satunya novel. Nah, novel tema apa yang kamu s**a? Ada banyak jenis novel, seperti novel romantis, detektif, saint, thriller, historical, dan lainnya.
Meskipun mengandung misteri, novel thriller selalu menarik perhatian untuk dibaca. Novel thriller keluarga sering kali diangkat menjadi sebuah kisah. Bagi seorang calon ibu dan ibu, menyapa kehadiran buah hati dengan senyuman tentu menjadi harapan karena akan memberikan banyak makna, tetapi bagaimana kalau sebaliknya?

Menyapa Kehadiran Buah Hati
Bagi pasangan suami istri, kehadiran buah hati tentu merupakan kebahagian tak terkira. Pelengkap dalam rumah tangga. Begitupun bagi ibu atau calon ibu yang berharap bisa menyambut dan menyapa kehadiran buah hati dengan senyuman kebahagiaan.

Namun apa yang terjadi jika kondisi ibu mengalami baby blues syndrome, postpartum depression dan postpartum psychosis. Penulis Anggun Prameswari mengangkat tema ini dengan kisahnya yang apik dan menarik.

”Gendhis baik-baik saja.”

Mendengar nama ini disebut, mengalir semua ingatanku. Bayi mungil di dalam gendongan. Permukaan air yang tenang. Selimut merah yang mengapung di permukaan kolam. Nyeri payudara dan bekas luka di perut. (Prolog)

Tampilan warna cover novel sudah mampu menunjukkan adanya misteri yang terselubung dalam kisah ini. Perempuan yang mengenakan dress merah sambil menggendong bayi mungilnya. Ya, warna merah.

Tokoh Ruby dalam kisah ini merupakan sosok perempuan muda yang cantik. Sejatinya masa belia atau usia remaja dilalui dengan penuh rasa keingintahuan akan jatidiri dan berusaha terus mengembangkan kemampuan diri untuk menggapai cita-cita. Namun, Ruby melalui masa belianya dengan kejadian yang tak terduga dan membuat trauma mendalam.

Kehadiran Bibi Ka dengan penuh jiwa keibuannya telah membantu Ruby menjalani hari-harinya dengan penuh keceriaan. Keduanya mempunyai prinsip yang sama, lupakanlah masa lalu. Ya, keduanya sama-sama menyimpan masa lalu. Bedanya, Bibi Ka tahu banyak masa lalu Ruby, tetapi sebaliknya Ruby tidak tahu bagaimana masa lalu Bibi Ka.

Pernahkan Bibi Ka menikah dan punya anak? Ini jadi misteri bagi Ruby. Pancingan yang dilakukannya selalu tidak berhasil membuat wanita paruh baya itu mau mengungkapkan siapa dia sebenarnya.

Masa kebahagiaan Ruby hadir saat seorang pria muda, ganteng dan kaya itu hadir, Rajata. Pengusaha muda yang energik, generasi penerus bisnis media, SkyCorp. Sebuah pertemuan tak terduga menghadirkan bunga-bunga cinta telah membuat kedua insan ini berhasil dipersatukan dan Bibi Ka menjadi salah satu saksi peristiwa bersejarah dalam hidupnya.

Kisah Masa Lalu
Kehadiran Rajata memberikan warna baru. Meskipun untuk itu Ruby perlu menutupi masa lalunya yang suram, termasuk menutupi kondisi ibunya yang mengalami gangguan dan menyatakan bahwa ayahnya telah meninggal dunia. Padahal Ruby tidak mengenal sosok ayah.

Pun sampai jelang pernikahan, Ruby tidak mengenal siapa ayahnya. Sosok pria yang membuat dia terlahir dari ibu yang selama ini dikenalnya. Namun semua rasa ingin tahu itu seolah terpendam, melihat ibu dan Bibi Ka yang terus berusaha menemaninya selama ini.

Kehadiran mereka seakan sudah bisa melengkapi apa yang kurang dalam kehidupannya. Tidak adanya sosok ayah bisa jadi juga menjadi faktor penyebab Ruby tidak mengenal sosok pelindung. Dia berusaha menjaga dirinya sendiri, tetapi tidaklah mudah. Hingga datang sosok lelaki yang memberikan perhatian istimewa dan meruntuhkan masa belianya hingga hancur berkeping-keping.

Saatnya tiba dan Ruby akan menjadi calon ibu, tetapi tidak mudah melalui masa indah ini. Dia perlu bertarung dengan kata hatinya dan berusaha menguatkan diri akan kondisinya saat ini. Masa lalu dan ingatan tentang kondisi ibunya seolah mengacaukan jalan pikirannya. Menyapa kehadiran buah hati dengan senyuman ternyata tidak mudah. Jelang menikah Ruby sudah menyampaikan bahwa dia tidak ingin punya anak, tetapi nyatanya sekarang dia akan jadi calon ibu. Mampukah dia melakukannya?

Konflik yang tersajipun diperkuat dengan datangnya teman masa lalu Rajata. Prita, wanita berpendidikan nan elegan hadir saat kondisi Ruby sedang down. Api cemburu pun datang dan membuat Ruby melakukan pemburuan dengan bergaya seperti layaknya seorang detektif. Penulis mengurai satu persatu konflik dan memberikan sentuhan mengejutkan pada bagian ending.

Alur cerita maju mundur, membuat novel ini susah ditebak. Awal cerita yang menggelitik rasa penasaran mampu meyakinkan pembaca untuk terus melanjutkannya sampai tuntas, ditambah kalimatnya yang apik dan mudah dimengerti. Namun pada awalnya, alur ini juga membuat saya bingung sehingga perlu melakukan scroll ke kisah sebelumnya untuk menguatkan pemahaman saya.

Kesimp**an
Menyapa kehadiran buah hati dengan senyuman selalu menjadi harapan. Namun tidak semua orang bisa melakukannya. Kisah yang diangkat dalam novel ini bisa menjadi gambaran bagaimana seorang calon ibu berjuang untuk memberikan yang terbaik buat buah hatinya. Meskipun saat awal kehadirannya tidak diharapkan.

Secara keseluruhan novel ini menarik untuk dinikmati. Ada pesan-pesan moral yang disampaikan. Tampilan cover depan seolah mampu memberikan gambaran bagaimana kisah yang tertuang di dalamnya. Meskipun novel ini memiliki jumlah halaman cukup banyak, rasanya tidak membuat pembaca berhenti di tengah halaman. Namun terus tertantang untuk menuntaskannya hingga akhir.

Novel thriller memang menarik dan bikin penasaran. Saya mendapatkannya melalui aplikasi iPusnas dengan panjangnya antrian. Jadi yang tertarik, harap bersabar ya.

“Ya Tuhan, aku akan menjadi ibu. Seorang anak dititipkan dalam rahimku. Bagaimana mungkin aku bisa membesarkannya, ketika ibuku sendiri tak menganggapku ada?” (Bab 4)

Salam.

Review by Syifa

Jika berminat buku ini, Anda bisa beli buku originalnya di sini: https://shopee.co.id/product/573429768/12774520626/

Beli Novel Ori HUSH LITTLE BABY Terbaru di Shopee. Gratis Ongkir 🚚 COD 📦

Resensi Hush Little Baby"Bagaimana aku tahu caranya jadi ibu, tanpa ada Ibu di sini, Bu? Bagaimana?"Ruby hanyalah peremp...
13/09/2022

Resensi Hush Little Baby

"Bagaimana aku tahu caranya jadi ibu, tanpa ada Ibu di sini, Bu? Bagaimana?"

Ruby hanyalah perempuan biasa yang beruntung dinikahi Rajata, suaminya yang penuh cinta dan kaya raya. Hidupnya terlihat sempurna, terlebih dengan adanya Gendhis yang sebentar lagi hadir melengkapi kebahagiaan mereka. Tapi dia menyadari jika hantu masa lalu mengancam akan merusak kebahagiaannya.

Bisa mempunyai sebuah keluarga kecil bahagia merupakan impian Ruby. Tapi menjadi seorang ibu bukanlah bagian dari impiannya. Bahkan sejak Rajata melamar, dia bertekad untuk tidak memiliki anak. Diam-diam Ruby mengkonsumsi pil kontrasepsi demi menghindari hadirnya anak dalam hidupnya. Namun siapa sangka Gendhis justru hadir dan tumbuh dalam rahimnya—membuat berbagai macam emosi berkecamuk dalam hati dan pikiran Ruby saat mengetahuinya.

Ruby dianggap gila karena sering mengabaikan Gendhis saat menangis dan hampir membunuhnya ketika berusaha mendiamkannya. Ruby tidak gila, dia hanya merasa asing dengan sosok seorang Ibu. Kealpaan ibunya sendiri dalam hidupnya membuat Ruby tidak bisa mengerti bagaimana menjadi seorang ibu. Hanya Bibi Ka, yang selama ini paling mendekati sosok ibu untuknya. Tapi bahkan Bibi Ka sendiri juga menyangsikan kewarasan Ruby.

Saat Ruby akhirnya mulai memahami bagaimana menjadi seorang ibu dan menyadari arti Gendhis dalam hidupnya, Gendhis justru direnggut paksa darinya. Demi mendapatkan kembali Gendhis, Ruby harus membuktikan dirinya pantas menjadi seorang ibu dengan menelusuri masa lalunya yang kelam.

Novel Hush Little Baby ini adalah novel pertama penulis yang aku baca. Sejak membaca sinopsisnya beberapa waktu yang lalu, aku langsung penasaran dengan jalan cerita yang ditawarkan penulis. Beruntung, berkat adanya bonus kredit dari Google, aku bisa segera membelinya lewat Play Book.

Tak butuh waktu lama bagiku untuk menyelesaikan novel ini. Plot di tiap bab selalu bikin penasaran. Premis ceritanya menarik—mengangkat isu tentang depresi yang bisa dialami seorang wanita pasca melahirkan.

Bisa dibilang, alur ceritanya lumayan cepat. Menggunakan dua sudut pandang 'aku' dalam penyampaian cerita, yaitu aku 30 tahun dan aku 15 tahun secara bergantian. Meski agak kurang puas dengan penyelesaian konfliknya, aku tidak menyangka saat membaca adanya twist di akhir cerita.

Review by Wening

Jika berminat buku ini, Anda bisa beli buku originalnya di sini: https://shopee.co.id/product/573429768/12774520626/

Beli Novel Ori HUSH LITTLE BABY Terbaru di Shopee. Gratis Ongkir 🚚 COD 📦

Eugene Rewrite : Sekuel Novel Elena yang Nggak Kalah Bikin BaperEntah di manakah jodoh akan bertepi, karena hidup ini te...
12/09/2022

Eugene Rewrite : Sekuel Novel Elena yang Nggak Kalah Bikin Baper

Entah di manakah jodoh akan bertepi, karena hidup ini terlalu sepi jika harus dihabiskan seorang diri.
-Eugene Rewrite-

Itulah sepenggal kalimat yang terdapat di bagian cover belakang novel Eugene Rewrite karya Ellya Ningsih. Eugene Rewrite merupakan sekuel dari novel Elena yang telah terbit di tahun 2018 lalu dan terjual sebanyak 16.000 eksemplar .

Begitu demamnya virus Elena hingga penulis dibanjiri dengan berbagai permintaan dari para pembaca untuk meneruskan kisah Elena yang belum usai. Sebelum beranjak ke Eugene ada baiknya kamu baca terlebih dulu resensi Elena : Gadis Tangguh yang Tak Kenal Rapuh biar lebih tahu.

Kembali lagi ke Eugene Rewrite, bercerita tentang perjalanan seorang Eugene mulai dari pertemuan pertama hingga akhirnya harus kehilangan Elena. Dalam ketertatihan menjalani syariat agama barunya, Eugene mencari pendamping hidup. Dengannya ia berharap bisa bersama-sama belajar taat dan surga menjadi lebih dekat. Namun, di tengah-tengah prosesnya Eugene dihadapkan dengan satu kejadian yang mengubah hidupnya. Apakah itu? Pastinya semua akan terjawab di novel ini.

Faktanya lagi, novel Eugene Rewrite telah terjual sebanyak 4.237 eksemplar selama periode pre-order sebelumnya, itu berarti sudah lebih dari 4.000 orang yang merasakan kebaperannya lho!

Bukan hanya disuguhkan dengan jalan cerita yang membawa perasaan dan membuat terenyuh, kamu juga akan menemukan kutipan-kutipan Islami yang bisa dijadikan bahan pembelajaran, tentunya nggak ketinggalan dengan diselipi quotes tentang cinta dan kasih sayang.

Jika berminat buku ini, Anda bisa beli buku originalnya di sini: https://shopee.co.id/product/573429768/15243542741/

Beli Novel EUGENE REWRITE Ellya Ningsih Terbaru di Shopee. Gratis Ongkir 🚚 COD 📦

Kenapa. Kenapa. Kenapa.Kenapa aku harus menjadi ibu?Apakah kamu mengenali ibumu sendiri? Bagaimana kalau seumur hidupmu,...
06/09/2022

Kenapa. Kenapa. Kenapa.
Kenapa aku harus menjadi ibu?

Apakah kamu mengenali ibumu sendiri? Bagaimana kalau seumur hidupmu, dia tak pernah menganggapmu sebagai anaknya sendiri? Bagaimana kamu menjadi ibu, jika ibumu saja tak pernah benar-benar hadir dalam kehidupanmu?

Kisah cinta Ruby hampir seperti dongeng pengantar tidur. Ia seorang gadis sederhana bertemu pangeran tampan yang mencintainya, mereka kemudian menikah dan bahagia selama-lamanya. Sayangnya tentu saja hidup tak pernah punya akhir sebahagia cerita dongeng.

Ruby yang semula bersikeras untuk tak mau memiliki seorang anak, malah dianugerahi kehamilan oleh Tuhan. Ruby khawatir dan ketakutan, bagaimana kalau kelak ia sama gilanya seperti sang ibu yang kemudian tak sanggup mengurus anak dan dirinya sendiri.

Setelah kelahiran Gendhis, sang bayi, Ruby terserang depresi yang makin parah. Berakar pada ketakutan orang orang terdekatnya, Ruby makin mengkhawatirkan kewarasannya sendiri. Mungkinkah ia akan menyelakakan anaknya sendiri?

Saya langsung tergoda membeli buku ini begitu membaca blurbnya. Meski jujur saja covernya sama sekali tak berkesan, tapi tema depresi yang diambil sudah cukuplah buat saya.

Alur ceritanya cepat dan diceritakan bergantian antara kejadian 15 tahun lalu, dan kejadian saat ini dari sudut pandang Ruby. Berpusat pada depresi yang dialami oleh Ruby serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi orang orang terdekatnya, pembaca seakan berada dalam benak Ruby sendiri dan merasakan kelam pikirannya.

Setelah melahirkan, perasaan takut, marah, kecewa, lelah, memperparah mood Ruby. Ia mengalami postpartum depression, dan diperparah oleh kelakuan ibu mertuanya yang semena-mena, Ruby jatuh makin dalam dalam kedukaan yang diciptakan oleh pikirannya.

Tadinya saya kira bakal langsung selese dalam sekali baca. Tapi ternyata saya perlu beberapa hari untuk menyelesaikan kisahnya. Mungkin karena saya jadi ingat perasaan waktu baby blues setelah melahirkan anak pertama dulu. Jadi kayak terhubung secara psikologis sama si Ruby, bawaannya suram suram muram gitu deh. Mungkin juga karena saya kurang puas dengan penyelesaian konflik ceritanya.

Meski beberapa twist dapat ditebak tebak berdasar petunjuk yang tersebar di bagian-bagian cerita, tapi saya puas sih dengan salah satu twistnya yang sederhana namun benar benar mengecoh saya. Aduh saya gatel mau nulis tapi nanti jadi ngga seru lagi, donk. Sudahlah, kalian baca aja ceritanya sendiri ;)

Review by Alvina

Jika berminat buku ini, Anda bisa beli buku originalnya di sini: https://shopee.co.id/product/573429768/12774520626/

Beli Novel Ori HUSH LITTLE BABY Terbaru di Shopee. Gratis Ongkir 🚚 COD 📦

Novel ini adalah sambungan dari novel yang berjudul “Elena”. Dan tentunya tak kalah seru. Aku s**a alurnya, di novel ini...
05/09/2022

Novel ini adalah sambungan dari novel yang berjudul “Elena”. Dan tentunya tak kalah seru. Aku s**a alurnya, di novel ini menceritakan tentang bagaimana Eugene dan Elena bertemu, kemudian memiliki rasa yang sama, namun harus kandas karena keyakinan mereka yang berbeda, sampai akhirnya dipertemukan kembali.⁣⁣
⁣⁣
Jujur, novel ini buat aku baper, bahkan sampai meneteskan air mata karena terharu. Banyak nasihat-nasihat yang diberikan, dan tentunya ngena banget dihati. Dan yang paling aku s**a, baca novel ini membuat kosakataku menjadi bertambah, karena dibagian sub judulnya menggunakan bahasa emosi yang jarang sekali digunakan.⁣⁣
⁣⁣
Di dalam novel ini juga terdapat doa-doa yang dapat diamalkan, seperti doa untuk diberi kesembuhan. Dan pelajaran yang dapat diambil dari kisah Eugene adalah, bahwa segala usaha, doa, dan perjuangan yang kita lakukan akan mendapatkan hasil yang luar biasa jika kita melibatkan Allah di dalamnya. So, jangan pernah ngeluh jika impian kita belum tercapai. Pasrah boleh, tapi jangan sampai putus asa.⁣⁣

Review by Silvia Aulia

Jika berminat buku ini, Anda bisa beli buku originalnya di sini: https://shopee.co.id/product/573429768/15243542741/

Beli Novel EUGENE REWRITE Ellya Ningsih Terbaru di Shopee. Gratis Ongkir 🚚 COD 📦

Book Review: Dear Tomorrow: Notes to My Future Self by Maudy AyundaMaudy Ayunda adalah seorang aktris dan penyanyi asal ...
31/08/2022

Book Review: Dear Tomorrow: Notes to My Future Self by Maudy Ayunda

Maudy Ayunda adalah seorang aktris dan penyanyi asal Indonesia yang menyelesaikan studinya di Universitas Oxford di Inggris. Keberhasilannya menyeimbangkan karier di dunia entertainment dan juga pendidikannya membuat banyak orang kagum dengan sosok Maudy. Lewat buku yang berjudul Dear Tomorrow: Notes to My Future Self ini, ia kembali menginspirasi banyak orang lewat pemikirannya. Buku ini merupakan kompilasi tentang pengalaman dan pemikiran Maudy tentang cinta, impian, dan juga kehidupan. Semua yang tertulis di dalamnya bertujuan untuk menjadi pengingat untuk dirinya di masa depan.

Pertama-tama, buku ini ditulis dengan Bahasa Inggris meskipun diterbitkan oleh penerbit Indonesia. Selain itu, keseluruhan isi buku ini disusun dan didesain dengan manis, simpel, dan elegan—yang sangat sesuai dan menggambarkan kepribadian Maudy. Halaman-halamannya dihiasi dengan berbagai foto yang hangat dan membuat pembaca terhanyut dalam setiap kata yang dituliskan.

Buku ini terbagi atas 4 bagian: Notes on Being Yourself, Notes on Dreams, Notes on Love, dan Notes on Mindsets. Pada bagian pertama, pembaca akan dibuat mengenal sosok Maudy yang sesungguhnya, bukan apa yang selama ini diperkirakan oleh orang lain melalui apa yang terlihat di luar. Ia membagikan beberapa kesalahpahaman tentang dirinya, apa yang ia s**ai, apa yang tidak ia s**ai, dan hal-hal yang membuatnya terus bersemangat. Selain paragraf-paragraf yang ia tulis sendiri, Maudy juga menyelipkan beberapa kutipan yang sesuai dengan topik yang sedang dibahas. Dalam beberapa bagian, Maudy Ayunda juga membagikan playlist yang berisi daftar lagu untuk didengarkan dalam situasi-situasi tertentu—yang bisa juga didengarkan sambil membaca buku ini. 😊

"I don't believe that there is such a thing as a permanent failure, a permanent trait. 'I am meant to be a failure, so why try?' is a misleading mindset. We can grow, change, according to who we want to be and what we want to achieve."

"Forgive yourself Nobody is perfect.
We all have made mistakes at some point in the past—but don't let that haunt you.
Please stop being too hard on yourself. You probably did all you could."

Ada banyak bagian dalam buku ini yang sangat relatable untukku, terutama karena aku sendiri pernah melalui atau mengalami hal yang serupa. Contohnya seperti bagian yang berjudul Overcome the fear of change, yang membahas tentang risiko jika kita memutuskan untuk terus berada dalam zona nyaman. Don't compare: your journey is your own juga mengingatkanku beban yang harus ditanggung saat kita membandingkan proses yang kita jalani dengan orang lain.

"At my lowest, I decided to change my perspective. I decided to see new standards as challenges, as reminders that I was in a place where I would continuously grow, improve, and learn. I quickly become more comfortable in my learning environment and started enjoying the process."

"Looking back, I realized however, that many of the milestones and important steps in my life have been brought about by change...
Don't forget to see any change as an opportunity. An opportunity to recreate yourself, your dreams, and your destiny. An opportunity to improve on your previous status quo. You will struggle, because you will have to adapt. If it is easy, then it's not a change at all."

"Realize that you are basically an accumulation of the experiences and people around you. You know nothing of how another person got to where he/she is right now.
Realize that some of the most ridiculous theories were once commonly endorsed.
Realize that you could be wrong."

Bab yang menjadi favoritku adalah Notes on Mindsets; isinya banyak membahas tentang cara pikir yang sangat aku s**ai dan beberapa pernah kualami secara pribadi sebelumnya. Di bagian yang berjudul Evaluate and reflect, Maudy menuliskan bahwa banyak orang s**a berkata 'Jangan melihat ke belakang'. Padahal, kesalahan di masa lalu bisa mengingatkan kita untuk terus berusaha meningkatkan diri dan mempersiapkan kita untuk bertindak lebih baik di masa yang akan datang.

"In order to love who you are, you cannot hate the experiences that shaped you."—Andrea Dykstra

Evaluate the past and understand why you did what you did. Be curious of your own storyline: the people who lead you astray, what actions were crucially damaging, and what things led to that crucial point in the first place.

With this new understanding of what happened and of yourself—look beyond, and decide on the new mindsets or changes that you have to adopt to leave the vicious cycle.

Breathe, open your eyes, and live your days consciously."
Aku juga sangat menyukai bagian tentang insecurity. Maudy meyakinkan para pembaca bahwa kita semua berharga, walaupun mungkin orang lain berpendapat lain. Salah satu bagian yang benar-benar mengena di hatiku adalah Do not judge, karena aku sedang belajar untuk memiliki pola pikir ini dengan sungguh-sungguh. Selain yang aku sebutkan dalam review ini, masih banyak lagi bagian-bagian yang tidak kalah menarik dalam buku Dear Tomorrow. Tetapi aku rasa lebih baik kalian baca dan nikmati sendiri. Aku rasa bagian yang menyentuh hati akan berbeda-beda untuk tiap pembaca, tergantung pengalaman pribadi dan pemikiran masing-masing.

"Here is the main issue in judging others.

It is near impossible to know a person's whole life story—let alone be in their shoes completely. You never know what drives them, whether they've been through a traumatic life experience, or why they have grown into the individuals that they are."

Buku ini cukup singkat dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikannya. Sewaktu membaca buku ini, entah mengapa aku merasa tenang dan di saat yang sama aku berpikir banyak tentang topik-topik yang dibahas oleh Maudy Ayunda di dalamnya. Semoga ke depannya, Maudy Ayunda bisa terus berkarya dan menginspirasi banyak anak muda lewat segala sesuatu yang ia kerjakan. Jika ia menerbitkan buku lagi, aku tidak akan ragu untuk membacanya.

Review by Stefanie Sugia

Jika berminat buku ini, Anda bisa beli buku originalnya di sini: https://shopee.co.id/product/573429768/12295117589/

Beli Buku DEAR TOMORROW - Notes to My Future Self - Maudy Ayunda Terbaru di Shopee. Gratis Ongkir 🚚 COD 📦

Hush Little Baby ini merupakan novel pertama Penulis yang aku baca. Penulis yang terkenal dengan genre dark romance-nya....
30/08/2022

Hush Little Baby ini merupakan novel pertama Penulis yang aku baca. Penulis yang terkenal dengan genre dark romance-nya. Judulnya sama dengan novel karya Suzanne Redfearn yang terbit tahun 2013. Namun, isinya berbeda, kok.

Novel Hush Little Baby dilabeli urban thriller dengan nuansa domestic noir. Domestic noir adalah salah satu jenis genre thriller dengan latar cerita di rumah atau lingkungan domestik. Karenanya, biasanya tokoh utamanya adalah perempuan.

Sampulnya yang didominasi warna merah cukup memberi kesan mengerikan. Terutama pada bagian bawah yang jelas-jelas bukan merupakan bayangan, karena warnanya bukan hitam. Imajinasi pun langsung melayang bahwa itu adalah genangan darah. Hiii...

Yang Kus**a dari Novel Hush Little Baby

1. Tema
Tema yang diangkat dalam novel Hush Little Baby ini sangat menarik buatku, yaitu tentang post partum depression (PPD) yang mengarah pada psikosis, merupakan gejala lanjutan dari baby blues. Tidak harus memiliki masa lalu begitu kelam dan dikelilingi orang-orang setengah gila seperti yang diceritakan dalam novel Hush Little Baby ini untuk menjadi depresi, sebenarnya.

Bahkan, walau di sekitarnya adalah orang-orang yang baik dan perhatian seperti yang dituturkan dalam kisah nyata Kim Ji-Yeong pun, ibu yang baru melahirkan bisa mengalami baby blues atau bahkan depresi jenis ini.

Sudah selayaknya orang-orang di sekitar ibu yang hamil, melahirkan dan menyusui membekali diri dengan pengetahuan dan kesiapan mental yang prima p**a untuk tetap mendukung Sang Ibu melalui fase ini. Kata-kata sewajar, "Bayimu cantik sekali," bisa ibarat sembilu di hati ibunya.

2. Penggambaran Fakta PPD
Novel Hush Little Baby menggambarkan dengan cukup jeli bagaimana keadaan seorang ibu yang mengalami depresi pasca melahirkan. Untuk seorang penulis yang belum pernah mengalami dan menyaksikan langsung, tentu ini hal yang luar biasa.

Rupanya, Penulis menggali fakta dengan cara mengobrol dengan teman-teman yang sempat mengalami baby blues (walau tidak sampai tahap depresi), meminta pendapat medis dari dokter umum yang juga penderita depresi serta seorang dokter jiwa. Beliau juga sempat bergabung di grup daring khusus penyintas penderita depresi pasca melahirkan.

Membaca Novel Hush Little Baby ini sanggup membuat hati teriris-iris. Bukan saja karena masa lalu tokoh utama yang amat kelam, tetapi juga bagaimana cerita-cerita yang dituturkan berkorelasi di dunia realita kebanyakan para ibu.

Bagi pembaca yang tergiur dengan label thriller, mungkin merasa novel Hush Little Baby ini terlalu kalem. Bisa jadi pembaca bosan dengan pertanyaan-pertanyaan tokoh utama yang berulang meragukan kewarasannya.

Padahal, demikianlah sejatinya orang depresi. Mereka tampak begitu sulit ditarik keluar dari dunia yang dibuatnya sendiri, untuk disadarkan pada realita. Mereka begitu merasa sepi di hati sekaligus riuh di dalam pikirannya.

Wajar jika hal ini melelahkan orang-orang di sekitarnya, bahkan bagi yang sekadar membaca kisahnya. Namun, meninggalkan mereka akan membuatnya semakin tenggelam dalam depresi.

3. Alur
Bagiku, justru alur cerita dalam novel Hush Little Baby ini cukup dinamis. Jika diteliti, maka setiap pertanyaan sama yang terlontar di benak tokoh utama memiliki nilai rasa dan kesan baru bagi Sang Tokoh sendiri dibandingkan sebelumnya.

Walau tampak sama, namun sejatinya sangat terasa perkembangan dari hasil perjuangan tokoh utama dalam menghadapi depresinya. Novel ini membuatku tersedot ke dalam cerita sejak awalnya. Setiap babnya menawarkan rasa penasaran, sehingga novel ini pun tuntas terbaca selama 2 hari.

Judul bab dalam novel ini selalu dimulai dengan kata Aku, bergantian antara kejadian 15 tahun lalu dan masa kini. Ya, Hush Little Baby menggunakan alur maju-mundur yang mengalir rapi dalam bercerita. Sudah jelas, novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama.

Novel Hush Little Baby memiliki beberapa twist yang petunjuknya sedikit demi sedikit diberikan, tersebar di setiap bab, membangun kecurigaan-kecurigaan kecil. Meski twist-twist itu dapat kutebak sejak awal, namun cara memolesnya sangat lihai. Sehingga, masih terasa ada kejutan di sana.

Bahkan, ada jebakan twist dari penggunaan kata "aku" di bagian akhir cerita. Benar-benar cara menyimpan petunjuk yang brilian hingga akhir! Secara keseluruhan, aku memberi nilai 8/10 untuk novel ini.

Itulah ulasan singkatku tentang novel Hush Little Baby karya Anggun Prameswari. Semoga semakin memperkaya pengetahuan kita tentang kondisi setiap ibu, dan menimbulkan empati serta simpati terhadap apa pun yang dirasakan dan dialaminya. Bahagiakan ibu, agar anak pun tumbuh sehat dan bahagia.

Jika berminat buku ini, Anda bisa beli buku originalnya di sini: https://shopee.co.id/product/573429768/12774520626/

Beli Novel Ori HUSH LITTLE BABY Terbaru di Shopee. Gratis Ongkir 🚚 COD 📦

Eugene, Sebuah Happy Ending yang Berhasil Menuntaskan Rasa Penasaran PembacaEugene, novel yang paling aku tunggu-tunggu ...
29/08/2022

Eugene, Sebuah Happy Ending yang Berhasil Menuntaskan Rasa Penasaran Pembaca

Eugene, novel yang paling aku tunggu-tunggu setelah novel sebelumnya, Elena, launching pada Juli 2018 lalu. Ellya Ningsih, sang penulis, menuliskan bab-bab awal novel ini di akun Facebooknya lalu berhasil membuat pembacanya penasaran untuk segera meminang novel ini untuk mengetahui akhir ceritanya. Hal yang sama juga dilakukan untuk novel Elena. Tak heran, novel Ellya Ningsih ini berhasil terjual ribuan eksemplar pada masa pre-order.

Aku pun harus menunggu penuh kesabaran untuk masa pre-order selama satu bulan penuh. Begitu novel ini aku terima, tak perlu waktu lama untuk menuntaskan membacanya karena rasa penasaran yang amat tinggi. And, this is it, my review about this novel.

1. Bab Paling Mengesankan di Novel Eugene

Mesmerize
Bab ini sekaligus menjadi bab kedua di novel yang bertebal 449 itu. Sebagai bab awal, Mesmerize memaparkan kisah Elena yang bertemu Eugene untuk pertama kalinya. Sebelumnya, pertemuan pertama kedua tokoh utama itu memang tidak dipaparkan secara jelas di novel Elena. Siapa sangka pertemuan akibat kewajiban pekerjaan itu menjadi awal kisah cinta yang penuh perjuangan?

Redemancy
Bab kedua yang sangat berkesan bagiku adalah Redemancy. Sepertinya aku memang s**a segala sesuatu yang beraroma kebahagiaan dari pada penuh tangisan. Karena itulah, bab ini masuk dalam daftar bagian favoritku dalam novel Eugene. Kenapa begitu berkesan? Apalagi kalau bukan karena di bab ini, Elena dan Eugene menemukan an happy ending, resmi berstatus sebagai suami istri setelah melewati perjalanan panjang yang penuh liku.

Ineffable
Satu lagi bab penuh kebahagiaan selain Redemancy, Ineffable. Bab ini menggambarkan kebahagiaan Elena dan Eugene yang kemudian terbang ke Kanada dan menempati sebuah rumah seperti apa yang pernah diimpikan Elena. Betapa turut bahagianya membaca bagian ini.

2. Bab yang Pernah Membuatku Menangis
Bicara soal perasaan, novel dengan cover bergambar seorang lelaki dan seorang anak kecil ini menyuguhkan banyak bagian yang bisa mengaduk-aduk perasaan. Kebahagiaan sebenarnya hanya bisa ditemui di beberapa bab terakhir saja. Sisanya lebih banyak mengisahkan tentang kesedihan yang sampai berhasil bikin siapapun menangis, tak terkecuali aku.

Bab yang telah berhasil membuatku menangis adalah Redemancy. Sempat membuatku bahagia karena happy ending-nya kisah dua sejoli itu, bab ini sekaligus membuatku terharu hingga meneteskan air mata. Terlebih pada halaman 415, tepat pada dialog ini:

"Can I call you 'Daddy' now?" Al tiba-tiba sudah berada di dekat pengantin yang berbahagia.

"Of course! I am your Daddy!" Eugene mendudukkan Elena di kursi yang sudah dihias sedemikian rupa, lalu memeluk Al penuh cinta. "I love you so much! Kau tahu itu?"

3. Quote yang Paling Menginspirasi
Novel Eugene tidak hanya dipenuhi dengan kisah mengharukan dan membahagiakan. Tidak p**a hanya menjawab ketidakpuasan pembaca novel sebelumnya, Elena. Novel ini juga penuh dengan kutipan-kutipan inspiratif pembangun jiwa. Tidak melulu kutipan soal agama, tapi juga tentang kehidupan secara umum.

Dan dari sekian banyak kutipan dan nasihat, kutipan di halaman 375 yang berbunyi "Honestly is like chocolate, because it's already brown." Sederhana tapi cukup mengena dan tentu saja benar.

4. Tokoh Terfavorit
Novel Eugene ini dipenuhi oleh tokoh-tokoh dengan karakter beragam. Menariknya, tidak ada karakter jahat seperti di kebanyakan sinetron Indonesia hehehe. Dari sekian banyak, tentu saja tokoh favoritku adalah Eugene itu sendiri. Aku menyukai tokoh ini karena Eugene memberi pelajaran bahwa perjuangan yang tidak kenal menyerah akan menemukan hasil yang nyata. Ia juga menunjukkan tanda cinta sejati, yaitu cinta yang tak pernah pudar sekalipun raga tak lagi seindah dulu. So sweet.

5. Ending Tak Terlupakan
Seperti yang sudah aku kutip di judul, novel Eugene adalah sebuah happy ending atas ketidakpuasan pembaca di novel Elena. Ya, pembaca boleh kecewa di novel sebelumnya. Tapi rasa itu terbayarkan berkat akhir yang bahagia di novel Eugene ini. Yang paling berkesan, tentu saja ketika Elena menerima lamaran Eugene, keduanya menikah, tinggal di Kanada, dan oh ... satu lagi, tiada yang lebih membahagiakan ketika membayangkan Elena hamil sepasang anak kembar. It's the true happy ending.

6. Ini yang Aku Lakukan Jika Bertemu Penulis Novel Eugene
Secara otomatis, kekagumanku terhadap novel ini turut menuntunku pada kekaguman terhadap penulisnya. Masyaallah, betapa seorang Ellya Ningsih itu bisa bertutur dengan sangat indah dalam aksara, menyajikan cerita yang mampu mempermainkan perasaan dan memberi nasihat kebaikan di waktu yang sama.

Jika ada kesempatan bertemu dengannya, hal pertama yang akan aku sampaikan adalah rasa terima kasih karena beliau berhasil membuatku terhibur sekaligus belajar banyak hal sebagai orang awam. Belajar tentang kepenulisan sekaligus belajar nilai-nilai kehidupan. Kalau bisa, aku juga akan meminta tips untuk mampu melahirkan karya-karya hebat. Satu lagi, meminta foto bersama jangan sampai terlewat hehehe.

7. Kata Paling Membekas karena Keunikannya
Novel Eugene merupakan novel pertama yang di dalamnya aku menemukan nama bab-nya diberi nama dengan kata yang unik. Tidak seperti novel kebanyakan. Sedikit sulit untuk melafalkannya, apalagi menghapalkannya. Tapi keunikannya menjadi sisi menarik dari novel ini. Di antara sekian kata yang menjadi nama bab, kata inilah yang menurutku paling menarik perhatian:

Lacuna = ruang kosong, bagian yang hilang
Euonia = pemikiran yang baik
Tacenda = ada hal yang lebih baik dibiarkan, tidak dikatakan dan disimpan sendirian

As a conclusion, novel ini wajib dibaca bagi yang dulu sempat kecewa akibat ending dari novel Elena. Novel ini juga bisa menjadi media belajar agama secara lebih mendalam, dengan cara yang menyenangkan. Membaca novel ini bisa menjadi hiburan sekaligus pelajaran berharga. So, enjoy it.

Salam.

Review by Risma Mualifa

Jika berminat buku ini, Anda bisa beli buku originalnya di sini: https://shopee.co.id/product/573429768/15243542741/

Beli Novel EUGENE REWRITE Ellya Ningsih Terbaru di Shopee. Gratis Ongkir 🚚 COD 📦

Address

Tangerang

Opening Hours

Monday 08:00 - 21:00
Tuesday 08:00 - 21:00
Wednesday 08:00 - 21:00
Thursday 08:00 - 21:00
Friday 08:00 - 21:00
Saturday 08:00 - 21:00

Telephone

+628179897961

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mocobuku posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Mocobuku:

Share