Sahabat Hijrah ID

Sahabat Hijrah ID Postingan Artikel

  DALIL KEUTAMAAN HARI JUMATJumat adalah hari yang agung, dengannya Allah mengagungkan dan menghiasi Islam. Allah memuli...
30/10/2020




DALIL KEUTAMAAN HARI JUMAT

Jumat adalah hari yang agung, dengannya Allah mengagungkan dan menghiasi Islam. Allah memuliakan umat Muhammad shallallahu 'alahi wasallam dengan hari Jumat, yang tidak diberikan kepada umat-umat nabi terdahulu.

Terdapat beberapa dalil yang menunjukan keutamaan hari Jumat. Bahkan ada beberapa ulama yang secara khusus menjadikannya dalam satu bentuk karya, seperti kitab al-Lum’ah Fi Khashaish al-Jumat, karya Syekh Jalaluddin al-Suyuthi.

Berikut ini di antara dalil yang menyebutkan keutamaan hari Jumat.
Al-Imam al-Syafi’i dan al-Imam Ahmad meriwayatkan dari Sa’ad bin ‘Ubadah sebuah hadits:

سَيِّدُ الْأَيَّامِ عِنْدَ اللهِ يَوْمُ الْجُمُعَةِ وَهُوَ أَعْظَمُ مِنْ يَوْمِ النَّحَرِ وَيَوْمُ الْفِطْرِ وَفِيْهِ خَمْسُ خِصَالٍ فِيْهِ خَلَقَ اللهُ آدَمَ وَفِيْهِ أُهْبِطَ مِنَ الْجَنَّةِ إِلَى الْأَرْضِ وَفِيْهِ تُوُفِّيَ وَفِيْهِ سَاعَةٌ لَا يَسْأَلُ الْعَبْدُ فِيْهَا اللهَ شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ مَا لَمْ يَسْأَلْ إِثْمًا أَوْ قَطِيْعَةَ رَحِمٍ وَفِيْهِ تَقُوْمُ السَّاعَةُ وَمَا مِنْ مَلَكٍ مُقّرَّبٍ وَلَا سَمَاءٍ وَلَا أَرْضٍ وَلَا رِيْحٍ وَلَا جَبَلٍ وَلَا حَجَرٍ إِلَّا وَهُوَ مُشْفِقٌ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ

“Rajanya hari di sisi Allah adalah hari Jumat. Ia lebih agung dari pada hari raya kurban dan hari raya Fithri. Di dalam Jumat terdapat lima keutamaan.
- Pada hari Jumat Allah menciptakan Nabi Adam dan,
- mengeluarkannya dari surga ke bumi.
- Pada hari Jumat p**a Nabi Adam wafat. - Di dalam hari Jumat terdapat waktu yang tiada seorang hamba meminta sesuatu di dalamnya kecuali Allah mengabulkan permintaannya, selama tidak meminta dosa atau memutus tali shilaturrahim.
- Hari kiamat juga terjadi di hari Jumat. Tiada Malaikat yang didekatkan di sisi Allah, langit, bumi, angin, gunung dan batu kecuali ia khawatir terjadinya kiamat saat hari Jumat”. Mengapa langit, bumi, batu dan benda-benda mati lainnya mengalami kekhawatiran? Padahal benda-benda tersebut merupakan makhluk yang tidak bernyawa?

Syekh Ihsan bin Dakhlan dalam Manahij al-Imdad menjelaskan sebagai berikut:

أَيْ يَخْلُقُ اللهُ تَعَالَى لَهَا إِدْرَاكًا لِمَا يَقَعُ فِيْ ذَلِكَ الْيَوْمِ فَتَخَافُ...الى ان قال....وَالسِّرُّ فِيْ ذَلِكَ أَنَّ السَّاعَةَ كَمَا تَقَدَّمَ تَقُوْمُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ بَيْنَ الصُّبْحِ وَطُلُوْعِ الشَّمْسِ فَمَا مِنْ دَابَّةٍ اِلَّا وَهِيَ مُشْفِقَةٌ مِنْ قِيَامِهَا فِيْ صَبَاحِ هَذَا الْيَوْمِ فَإِذَا أَصْبَحْنَ حَمِدْنَ اللهَ تَعَالَى وَسَلَّمْنَ عَلَى بَعْضِهِنَّ وَقُلْنَ يَوْمٌ صَالِحٌ حَيْثُ لَمْ تَقُمْ فِيْهَا السَّاعَةُ

“Maksudnya, Allah menciptakan kepada makhluk-makhluk tidak bernyawa ini pengetahuan tentang hal-hal yang terjadi pada hari Jumat tersebut. Rahasia dari kekhawatiran mereka adalah bahwa hari kiamat sebagaimana telah dijelaskan terjadi pada hari Jumat di antara waktu Subuh dan terbitnya matahari.

Maka tidaklah binatang-binatang kecuali khawatir akan datangnya hari kiamat pada pagi hari Jumat ini. Saat pagi hari tiba, mereka memuji kepada Allah dan memberi ucapan selamat satu sama lain, mereka mengatakan; ini hari baik. Kiamat tidak terjadi pada pagi hari ini”. (Syekh Ihsan bin Dakhlan, Manahij al-Imdad Syarh Irsyad al-‘Ibad, juz.1, hal.286, cetakan Ponpes Jampes Kediri, tt).

Imam Ahmad dan Imam Tirmidzi meriwayatkan dari Abdillah bin ‘Amr bin al-‘Ash sebuah hadits:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوْتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلَّا وَقَاهُ اللهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ

“Tiada seorang Muslim yang mati di hari atau malam Jumat, kecuali Allah menjaganya dari fitnah kubur”.

Syekh Ihsan bin Dakhlan dalam kitab Manahij al-Imdad Syarh Irsyad al-‘Ibad, juz.1, hal.286 cetakan Pondok Pesantrena Jampes Kediri, mengutip keterangan dari Imam al-‘Azizi bahwa hadits tersebut mencapai derajat hadits Hasan.

Ulama berbeda pendapat mengenai maksud terjaganya orang yang wafat di hari Jumat dari fitnah kubur. Menurut Imam al-Manawi orang tersebut tidak ditanya Malaikat di kuburan.

Sedangkan menurut pendapat yang dipegang oleh Imam al-Zayadi, bahwa orang yang mati di hari Jumat tetap ditanya malaikat, namun ia diberi kemudahan dalam menjalaninya.

Syekh Ihsan bin Dakhlan mengatakan:

قَالَ الْمَنَاوِيُّ بِأَنْ لَا يُسْأَلَ فِيْ قَبْرِهِ اِنْتَهَى وَهَذَا خِلَافُ ظَاهِرِ الْحَدِيْثِ وَالَّذِيْ اِعْتَمَدَهُ الزَّيَادِيُّ أَنَّ السُّؤَالَ فِي الْقَبْرِ عَامٌّ لِكُلِّ مُكَلَّفٍ اِلَّا شَهِيْدَ الْمَعْرِكَةِ وَمَا وَرَدَ فِيْ جَمَاعَةٍ مِنْ أَنَّهُمْ لَا يُسْئَلُوْنَ مَحْمُوْلٌ عَلَى عَدَمِ الْفِتْنَةِ فِيْ الْقَبْرِ أَيْ يُسْئَلُوْنَ وَلَا يُفْتَنُوْنَ.

“Maksud dari hadits tersebut, Imam al-Manawai mengatakan dengan sekira ia tidak ditanya malaikat di kuburnya. Pendapat al-Manawi ini menyalahi makna zhahirnya hadits.

Pendapat yang dipegang Imam al-Zayadi bahwa pertanyaan malaikat di alam kubur menyeluruh untuk setiap orang mukallaf kecuali syahid yang gugur di medan pertempuran.

Keterangan yang menyebutkan bahwa segolongan ulama tidak ditanya malaikat di alam kubur diarahkan pada arti ketiadaan fitnah, maksudnya mereka tetap ditanya malaikat dan tidak mendapatkan fitnah”. (Syekh Ihsan bin Dakhlan, Manahij al-Imdad Syarh Irsyad al-‘Ibad, juz.1, hal.286, cetakan Ponpes Jampes Kediri, tt).

Menjalankan shalat Jumat merupakan hajinya orang-orang yang tidak mampu. Imam al-Qadla’i dan Ibnu Asakir dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

اَلْجُمُعَةُ حَجُّ الْفُقَرَاءِ

“Jumat merupakan hajinya orang-orang fakir”.

Terkait hadits tersebut, Syekh Ihsan bin Dakhlan menjelaskan:

يَعْنِيْ ذَهَابُ الْعَاجِزِيْنَ عَنِ الْحَجِّ اِلَى الْجُمُعَةِ هُوَ لَهُمْ كَالْحَجِّ فِيْ حُصُوْلِ الثَّوَابِ وَاِنْ تَفَاوَتَ وَفِيْهِ الْحَثُّ عَلَى فِعْلِهَا وَالتَّرْغِيْبُ فِيْهِ.

“Maksudnya, berangkatnya orang-orang yang tidak mampu berhaji menuju shalat Jumat, seperti berangkat menuju tempat haji dalam hal mendapatkan pahala, meskipun berbeda tingkat pahalanya. Dalam hadits ini memberi dorongan untuk melakukan Jumat”. (Syekh Ihsan bin Dakhlan, Manahij al-Imdad Syarh Irsyad al-‘Ibad, juz.1, hal.282, cetakan Ponpes Jampes Kediri, tt).

Dalam hadits lain disebutkan:

مَنْ غَسَّلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَاغْتَسَلَ وَبَكَّرَ وَابْتَكَرَ وَمَشَى وَلَمْ يَرْكَبْ وَدَنَا مِنْ الْإِمَامِ فَاسْتَمَعَ وَلَمْ يَلْغُ كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ عَمَلُ سَنَةٍ أَجْرُ صِيَامِهَا وَقِيَامِهَا

“Barang siapa membasuh pakaian dan kepalanya, mandi, bergegas Jumatan, menemui awal khutbah, berjalan dan tidak menaiki kendaraan, dekat dengan Imam, mendengarkan khutbah dan tidak bermain-main, maka setiap langkahnya mendapat pahala berpuasa dan shalat selama satu tahun. (HR. Al-Tirmidzi dan al-Hakim).

Hadits ini menurut Imam al-Tirmidzi berstatus hadits Hasan dan menurut al-Hakim mencapai derajat hadits Shahih.

Dalam hadits Imam Muslim disebutkan:

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَدَنَا وَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ

“Barang siapa berwudlu kemudian memperbaiki wudlunya, lantas berangkat Jumat, dekat dengan Imam dan mendengarkan khutbahnya, maka dosanya di antara hari tersebut dan Jumat berikutnya ditambah tiga hari diampuni”. (HR. Muslim).

Muslim yang membaca surat al-Kahfi pada hari Jumat, ia akan di naungi cahaya di antara dua Jumat.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنْ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

“Barang siapa membaca surat al-Kahfi pada hari Jumat, maka Allah memberinya sinar cahaya di antara dua Jumat”. Hadits tersebut diriwayatkan dan dishahihkan oleh imam al-Hakim.

Nabi menganjurkan agar memperbanyak membaca shalawat pada hari Jumat. Dalam sebuah hadits ditegaskan:

أَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ وَيَوْمَ الْجُمُعَةِ فَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا

“Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku di hari dan malam Jumat. Barangsiapa membaca shalawat untukku satu kali, maka Allah membalasnya sepuluh kali”. Hadits tersebut diriwayatkan al-Baihaqi dengan beberapa sanad yang baik (hasan).

Demikianlah penjelasan mengenai keutamaan hari Jumat. Masih banyak lagi dalil-dalil yang menyebutkan keutamaan hari Jumat, jauh lebih banyak dari apa yang telah disebutkan di atas.

Semoga bermanfaat. Semoga kita senantiasa mendapat taufiq dari Allah untuk bisa menjalankan amaliyyah di hari Jumat dengan konsisten.
(Ustadz M. Mubasysyarum Bih)


article: islam.nu.or.id
picture: risalah.net



  HADITS-HADITS Yang BERKAITAN Dengan PEMUDA Hadits Pertama: Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: يَعْجَبُ...
23/10/2020




HADITS-HADITS Yang BERKAITAN Dengan PEMUDA

Hadits Pertama: Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَعْجَبُ رَبُّكَ مِنْ شَابٍّ لَيْسَتْ لَهُ صَبْوَةٌ

Rabb-mu kagum dengan pemuda yang tidak memiliki shobwah [1] [HR. Ahmad] Shabwah adalah kecondongan untuk menyimpang dari kebenaran.

Hadits Kedua: Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْحَسَنُ وَالْحُسَيْنُ سَيِّدَا شَبَابِ أَهْلِ الْجنَّة

Hasan dan Husain adalah tokoh pemuda penduduk surga [2] [HR. At-Tirmidzi]

Hadits Ketiga: Dikatakan kepada penghuni surga:

وَإِنَّ لَكُمْ أَنْ تَشِبُّوا فَلَا تَهْرَمُوا أَبَدًا

Sesungguhnya kalian akan terus-menerus muda dan tidak akan pernah menua selamanya [4] [HR. Muslim]


article: almanhaj.or.id
picture: IDNtimes


  INGIN TAMPIL MODIS Dan FASHIONABLE Tapi TETAP SYAR’I ? INILAH 6 TIPS TAMPIL SYAR’I1. Kenakan busana maxiBusana dengan ...
23/10/2020




INGIN TAMPIL MODIS Dan FASHIONABLE Tapi TETAP SYAR’I ? INILAH 6 TIPS TAMPIL SYAR’I

1. Kenakan busana maxi

Busana dengan panjang maxi merupakan model baju syar’i modern yang bisa dipakai saat acara formal atau kegiatan sehari-hari. Saat ini pilihan pakaian dengan panjang maxi ini sudah sangat gampang untuk ditemukan. Busana maxi ini juga sudah banyak divariasi dan modelnya pun bisa membuat tampilan semakin fresh. Bisa memilih busana maxi dengan model yang sesuai dengan kepribadian. Coba pilih busana yang memiliki detail unik untuk memberikan kesan modern dan stylish.

2. Gunakan coat untuk style yang lebih kasual

Sekali-kali nggak ada salahnya mencoba tampil lebih muda. Coba gaya syar’i yang sedang digandrungi remaja, padukan gamis atau dress dengan coat. Pilih coat panjang yang memiliki warna mencolok untuk menonjolkan penampilan. Coat pilihan bisa difungsingkan sebagai outer yang akan membuat tampilan terlihat semakin fresh. Kalau selama ini beranggapan gamis ketinggalan zaman, gaya yang satu ini bisa jadi alternatif. Nggak perlu gamis atau dress baru, cukup membeli coat multifungsi untuk melengkapi penampilan. Kalau termasuk orang yang nggak ribet padukan gamis + coat dengan sneakers favorit untuk aktivitas harian.

3. Menggunakan dress A line

Jika memang sudah bosan menggunakan gamis yang model nya itu itu saja, maka sebagai referensi bisa pakai dress yang berpotongan A. Dress ini akan membuat semakin stylish namun tetap feminim dan syar’i. Untuk hijabnya, bisa gunakan model jilbab syar’i modern dengan pilihan warna yang senada dengan warna gamisnya dan berpotongan menjulur sampai ke bagian siku. Style ini bisa di pakai untuk kuliah atau untuk keseharian.

4. Menggunakan cape muslimah

Agar lebih terlihat semakin fashionable, bisa gunakan busana cape muslimah. Busana yang satu ini tidak hanya mendukung penampilan syar’i, tapi akan memberikan kesan elegan pada si pemakai. Nah, untuk model pakaian cape ini bisa di padu padankan dengan 2 model hijab. Bisa pakai hijab pasmina, dan bisa juga menggunakan hijab syar’i, karena dari model bajunya saja, busana cape ini memang sudah menutupi bagian dada. Jadi masih tetap aman dipakai.

Kalau sering kebingungan memilih pakaian untuk datang ke pesta atau kondangan, cape muslimah ini juga bisa jadi solusi. Nggak perlu ribet membeli gamis baru, bisa memadu padankan gamis lama dengan cape. Khusus untuk pesta atau kondangan, bisa nih memilih cape dengan desain modern yang detail. Nggak ada salahnya juga untuk memilih bahan brokat dengan detail payet.

5. Untuk kegiatan outdoor pakai celana kulot

Untuk yang bosan dengan tampilan gamis, style celana kulot bisa jadi rekomendasi dan inspirasi yang tepat untuk wanita muslimah. Celana kulot ini tidak akan memperlihatkan lekuk tubuh kamu dan bahkan terkesan seperti rok. Sangat cocok dipakai untuk mendukung kegiatan outdoor. Celana kulot ini bisa dipadu padankan dengan model hijab yang menutupi sampai ke dada. Lengkapi penampilan dengan menggunakan slingbag kecil dan flatshoes agar tampilan semakin fashionable. Tampilan modis yang satu ini juga bisa jadi alternatif pakaian saat berlibur lho.

6. Model khimar panjang

Style hijab syar’i remaja modern yang terakhir adalah bisa menggunakan khimar panjang untuk tampilan yang lebih muslimah. Tidak perlu khawatir model khimar yang itu itu saja, karena saat ini sudah banyak style hijab khimar panjang yang menutupi sampai ke bagian dada dengan model yang stylish. Tidak hanya itu, pilihan warna dan coraknya juga beragam. Bisa memilih khimar panjang warna pastel untuk menunjang penampilan lebih terkesan fashionable.

Enam tips styling ini akan membuat penampilan terlihat berbeda dan tidak membosankan. Jangan takut juga untuk bermain corak dan warnanya ya. Sekali-kali nggak ada salahnya mencoba berbagai gaya busana yang berbeda. Misalnya menggunakan khimar motif bunga dengan gamis polos berwarna senada. Selain itu, bisa nih memilih pernak-pernik hijab seperti bros atau kalung.


article: shopback / Kiki Herlina / Nimas Arini
picture: shopback, dreamID, luulla, pinterest, blibli


  "Dunia ini hanya memiliki tiga hari: Hari kemarin, ia telah pergi bersama dengan semua yang menyertainya. Hari esok, k...
21/10/2020




"Dunia ini hanya memiliki tiga hari: Hari kemarin, ia telah pergi bersama dengan semua yang menyertainya. Hari esok, kamu mungkin tak akan pernah menemuinya. Hari ini, itulah yang kamu miliki, maka beramal lah di hari ini." (Hasan al Bashri)

"Hidup ini terlalu singkat untuk mengejar sesuatu yang tidak membawa kita semakin dekat dengan surga." (Boona Mohammed)


article: brilio.net
picture: hadits.co

   KISAH SA'AD Bin ABI WAQASH, SAHABAT NABI Yang DIJAMIN SURGASa'ad bin Abi Waqash merupakan seorang sahabat Rasulullah ...
20/10/2020




KISAH SA'AD Bin ABI WAQASH, SAHABAT NABI Yang DIJAMIN SURGA

Sa'ad bin Abi Waqash merupakan seorang sahabat Rasulullah SAW yang dijamin masuk surga. Dia memeluk Islam ketika berumur 17 tahun. Suatu hari dalam hidupnya, ia didatangi Abu Bakar Ash-Shiddiq yang dikenal sebagai orang yang ramah.

Abu Bakar lantas mengajak Sa'ad untuk menemui Nabi Muhammad SAW di sebuah perbukitan dekat Makkah. Pertemuan itu mengesankan bagi Sa'ad. Ia pun segera menerima risalah Nabi Muhammad SAW dengan tangan terbuka. Sejak saat itu, Sa'ad menjadi salah satu sahabat yang pertama masuk Islam, yakni dalam era Makkah atau sebelum Hijrah.

Silsilahnya secara tidak langsung bersambung dengan Rasulullah SAW. Aminah binti Wahhab, yakni ibunda Nabi Muhammad SAW, berasal dari suku yang sama dengan Sa'ad, yaitu Bani Zuhrah.

Karena itu, Sa'ad juga sering disebut sebagai Sa'ad Zuhrah atau Sa'ad dari Zuhrah. Pria ini memiliki banyak keutamaan. Suatu saat dia pernah disambut Rasulullah SAW dengan gembira.

Rasulullah SAW begitu membanggakan Sa'ad. Beliau bersabda, "Ini dia pamanku...! Siapa orang yang punya paman seperti pamanku ini?" Kakeknya Sa'ad adalah Uhaib, putra dari manaf yang menjadi paman dari Ibunda Rasulullah SAW.

SA'AD dan ANAK PANAH PERTAMA

Selain itu, Sa'ad bin Abi Waqash juga merupakan orang Muslim yang pertama kali melepas anak panah dalam jihad Islam. Dia p**a yang mula-mula terkena anak panah dalam kancah jihad.

Pernah suatu kali Rasulullah SAW bersabda di tengah Perang Uhud, "Panahlah hai Sa'ad! Ibu bapakku menjadi jaminan bagimu!" Ali bin Abi Thalib juga mengatakan: "Tidak pernah saya dengar Rasulullah mengatakan ibu bapaknya sebagai jaminan seseorang kecuali untuk Sa'ad."

Sa'ad adalah seorang kesatria Muslim yang paling berani. Ia mempunyai dua kekuatan yang sangat ampuh: panah dan doanya. Jika ia memanah, pasti tepat sasaran. Jika ia berdoa, akan dikabulkan-Nya. Hal ini tak lepas dari doa Rasulullah untuk Sa'ad. Suatu hari Rasulullah SAW menyaksikan sesuatu dari Sa'ad yang menyenangkan hati beliau. Maka Rasulullah SAW pun bermunajat, "Ya Allah, tepatkanlah bidikan panahnya (Sa'ad bin Abi Waqash) dan kabulkanlah doanya..!"

Demikianlah, diri Sa'ad menjadi ma syhur lantaran doanya disebut makbul. Kelak ketika fitnah terjadi pada zaman kekhilafahan Ali bin Abi Thalib, Sa'ad mendengar seorang laki-laki memaki Ali, Thalhah, dan Zubair. Orang itu bahkan terus menolak berhenti mencaci-maki.

Maka, Sa'ad pun berkata, "Kalau begitu, akan saya doakan kamu kepada Allah." Laki-laki tadi lantas berkata, "Rupanya kamu hendak menakutiku, seolah-olah kamu seorang Nabi."

Maka, Sa'ad pun pergi wudhu dan melakukan shalat dua rakaat kemudian berdoa: "Ya Allah, kiranya menurut ilmu-Mu, laki-laki ini telah memaki segolongan orang yang telah memeroleh kebaikan-Mu dan tindakan mereka mengundang amarah murka-Mu. Maka mohonlah dijadikan hal ini sebagai pertanda dan pelajaran."

Tidak lama kemudian, tiba-tiba dari salah satu pekarangan rumah muncul seekor unta liar dan menabrak laki-laki tadi sehingga meninggal.

MEMULIAKAN ORANG TUA

Sa'ad adalah teladan istiqamah dalam iman dan hidayah. Betapa mahalnya hidayah itu bahkan harus dipertahankan dengan susah payah. Terkisahlah ibunda Sa'ad yang melakukan mogok makan berhari-hari demi menentang keislaman anaknya.

Semakin hari semakin parahlah kondisi ibu Sa'ad ini. Dalam ujian keimanan yang berat seperti ini, keimanan sang sahabat kokoh menghujam dan keluarlah kalimat yang abadi itu. "Demi Allah, ketahuilah wahai ibunda, seandainya bunda memiliki seratus nyawa, lalu ia keluar satu per satu, maka tidak lah anakmu ini akan meninggalkan agama ini (Islam) walau ditebus dengan apa pun."

Akhirnya, hati ibundanya itu luluh. Tak lama berselang, turunlah ayat Alquran terkait kisah Sa'ad ini, surah Luqman ayat ke-15. Artinya, "Dan seandainya kedua orang tua memaksamu untuk mempersekutukan Aku (Allah), padahal itu tidak sesuai dengan pendapatmu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya."

Di antara cerita kepahlawanan Sa'ad yang lainnya adalah ketika pasukan Muslimin yang sedang dipimpinnya teradang Sungai Tigris. Kala itu, umat Islam akan membebaskan Irak. Padahal, wilayah itu belum banyak dikenal oleh kaum Muslimin umumnya yang berasal dari Jazirah Arab.

Alih-alih mundur, Sa'ad memerintahkan pasukannya untuk terus menyeberangi sungai demi menyukseskan jihad ini. Berkatalah ia kepada pasukan, "Bacalah Hasbunallahu wa ni'mal wakiil."

kemudian dikerahkan kudanya menerjuni sungai yang diikuti orang-orang setelahnya. Maka, berduyun-duyun pasukan Muslim menyeberangi sungai. Ketika ada salah seorang prajurit yang menjatuhkan air minumnya, dilandasi semangat fastabiqul khairat, pasukan Muslimin berebut mencarikan tempat air itu. Demi melihat pemandangan ini dan betapa tinggi semangat perjuangan kaum Muslimin, para musuh gentar dan ketakutan.

Salman al-Farisi yang berada dalam pasukan Sa'ad pun takjub dan berkata Agama islam masih baru, tetapi lautan telah dapat mereka taklukkan, sebagai halnya daratan telah mereka kuasai. Demi Allah nyawa Salman berada di tangan-Nya, pastilah mereka akan dapat keluar dengan selamat dengan ber bondong-bondong sebagaimana mereka memasukinya berbondong-bondong.


article: republika
picture: risang_pratama


  TIPS SEHAT Dan BUGAR SELAMA PANDEMI Selain mengonsumsi makanan sehat dan bergizi orang perlu melakukan aktivitas fisik...
19/10/2020




TIPS SEHAT Dan BUGAR SELAMA PANDEMI

Selain mengonsumsi makanan sehat dan bergizi orang perlu melakukan aktivitas fisik dan olahraga agar tubuhnya tetap sehat dan bugar. Dengan tubuh yang sehat dan bugar diharapkan akan memproteksi diri dari serangan virus di tengah pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan dua narasumber Prof. Dra. RA. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D dan Dr. dr. Denny Agustiningsih, M.Kes., dalam acara UGM Update bertema tips dan trik selama masa pandemi agar tetap sehat, Selasa (21/7). Kedua narasumber merupakan dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan UGM.

Yayi Suryo Prabandari mengatakan virus corona enggan menular jika seseorang dalam kondisi bugar. Artinya, jika seseorang memiliki imunitas bagus akan mampu memproteksi diri dari virus.

Untuk sehat dan bugar, menurutnya, seseorang setiap hari harus ada gerak, entah aktivitas fisik atau olahraga. Dengan badan sehat dan bugar tentu akan menjadikan seseorang bisa bekerja atau belajar lebih baik.

“Kesehatan adalah investasi. Ini masa Covid-19 tubuh yang bugar membantu memproteksi kita dari virus. Dengan tubuh yang sehat dan bugar maka tidak mudah terkena, meski begitu jangan lupakan protokol kesehatan. Jangan mentang-mentang masih muda olahraga tidak pakai masker, tidak jaga jarak, semua itu harus tetep dipatuhi," katanya.

Meski harus berada di rumah atau di kos, kata Yayi, harus tetap menjaga kesehatan dengan olahraga atau olah fisik. Para mahasiswa yang kebetulan berada di kos diharapkan untuk tetap melakukan itu.

Aktivitas di rumah, menurut Yayi, berpengaruh terhadap kebugaran tubuh. Untuk itu, pada siapapun agar tetap melakukan olahraga atau aktivitas fisik meskipun dilakukan di ruang yang terbatas.

“Karena ada beberapa olahraga cukup singkat yang bisa dilakukan di kamar. Pernah saya mencoba seperti jalan di tempat tetapi memakai lagu. Saat itu hanya seperti jalan di tempat geser kanan geser kiri, maju mundur tetapi pakai lagu yang rancak, 20 menit saja sudah berkeringat," katanya.

Agar sehat dan bugar, orang memang harus menyediakan waktu khusus olahraga, bukan sekedar jika ada waktu senggang. Sebab, WHO sendiri untuk aktivitas fisik mematok minimal 150 menit per minggu.

“Itu kalau kita bagi setiap hari maka dibagi 7, 1 kali durasi olahraga hanya sekitar 20-25 menit. Kalau mau lima hari ya sekitar 30 menit," jelasnya.

Dr. dr. Denny Agustiningsih, M.Kes menambahkan agar tetap sehat dan bugar ada dua hal yang harus diperhatikan, yaitu berolahraga atau beraktivitas fisik. Keduanya berbeda makna, tetapi keduanya sekaligus bisa dikaitkan sangat erat.

“Olahraga itu bagian dari melakukan aktivitas fisik, tetapi ia harus dilakukan secara teratur dan berkesinambungan menggunakan organ tubuh dan otot kita," katanya.

Denny menjelaskan dalam olahraga ada beberapa hal yang harus diperhatikan diantaranya soal frekuensi, intensitas atau beban, jenis olahraga dan kapan waktu yang tepat melakukan olahraga. Semua itu harus selalu diperhatikan.

Untuk frekuensi, katanya, olahraga sebaiknya dilakukan sebanyak 3-5 kali seminggu. Meski begitu, di sela-sela itu orang harus tetap melakukan aktivitas fisik lainnya.

“Jadi, jangan sampai kalau sudah olahraga, misal sudah olahraga 30 menit per hari, 3 kali seminggu, tapi di sela-sela itu hanya tiduran dan nonton tv maka tentunya akan menjadi suatu penyakit yang baru karena duduk akan menjadi suatu penyakit yang berbeda," katanya.

Oleh karena itu, mesti telah olahraga 3 kali seminggu, 30 menit perhari maka di sela-sela waktu harus tetap beraktivitas fisik, seperti menyapu, cuci piring, dan lain-lain. Rumusnya sebenarnya cukup sederhana 30 menit duduk-duduk maka setelah itu selama 1 atau 2 menit harus melakukan aktivitas jalan kaki.

“Maka jika saya rapat via zoom 1 jam, selesai itu harus jalan di sekitar 5 menit. Atau zoom 2 jam ya berarti 10 menit harus melakukan aktivitas jalan kaki," ucapnya.

Untuk jenis olahraga yang baik, Denny tidak menyebut secara khusus. Ia hanya mengatakan untuk melakukan olahraga yang menggunakan otot besar.

“Mau jalan monggo, berenang, lari, tetapi yang penting dua kali seminggu harus ada olahraga yang angkat beban, dan sebelum olahraga yang terpenting lakukan pemanasan dan pendinginan sesudahnya," ujarnya.

Ia pun mengingatkan soal penggunaan masker di era pandemi Covid-19 saat ini, sebab masker memiliki banyak jenis, diantaranya masker dari kain. Masker dari kain inipun banyak jenisnya, ada kain sutra, kain katun, katun yang benangnya jarang-jarang, masker bedah, ada masker N-95 dan ada masker yang lebih canggih lagi.

“Mengapa untuk orang awam, oleh WHO dan lembaga kesehatan lain kita disarankan untuk menggunakan masker kain saja, karena masker kain pori-porinya besar. Bisa melakukan pertukaran udara dengan cukup baik dan bisa untuk berkegiatan sehari-hari," katanya.

Masker memiliki banyak manfaat. Selain bisa untuk menangkap droplet, partikel yang mengandung virus yang dikeluarkan oleh orang lain yang terbawa oleh udara, ia bisa menahan apa yang orang keluarkan agar tidak menuju ke orang lain.

“Sehingga masker disamping melindungi kita dari orang lain, juga melindungi orang lain dari kita. Jadi, masker kain itu sudah cukup, akan tetapi masker ini karena dari kain, ia akan sering sekali menyerap atau mudah basah oleh uap air yang kita keluarkan," ucapnya.

Menurutnya, di saat beraktivitas fisik misalnya, olah raga, jalan cepat, atau pidato, masker mudah basah. Dengan kondisi masker basah maka ia akan kehilangan fungsinya.

Oleh karena itu, kata Denny, jika mulai lembab sebaiknya masker segera diganti. Jika seseorang memakai masker kain dan tidak banyak bicara dan hanya beraktivitas biasa maka masker tersebut bisa tahan dipakai hingga 4 jam.

“Tapi jika kita berolahraga maka setiap 30 menit harus berganti masker agar masker tidak kehilangan fungsinya," tuturnya.


article: ugm.ac.id / Agung Nugroho
picture: Republika

  5 WANITA INI JADI INSPIRASI Dalam SEJARAH ISLAM Ada banyak wanita berpengaruh yang tercatat dalam sejarah Islam. Merek...
17/10/2020




5 WANITA INI JADI INSPIRASI Dalam SEJARAH ISLAM

Ada banyak wanita berpengaruh yang tercatat dalam sejarah Islam. Mereka dinilai memiliki pengaruh besar karena dapat membentuk pemahaman, kemudian memberikan andil dalam pertumbuhan agama Islam secara menyeluruh, bahkan hingga saat ini.

Sifat yang ditanamkan wanita-wanita tersebut dalam sejarah Islam yaitu cinta iman, keberanian, dan kecerdasan. Berikut ini lima wanita inspiratif dan sangat berpengaruh dalam perkembangan ajaran agama Islam:

1. Khadijah binti Khuwailid

Khadijah merupakan istri dari Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Di antara tokoh wanita lainnya, Khadijah memiliki sifat yang kuat dan mandiri dalam segala aspek kehidupan. Selain itu, Khadijah memiliki sifat yang sangat inspiratif bagi sebagian besar warga Muslim di dunia.

Khadijah lahir dari keluarga yang sangat dihormati. Ayahnya Khuwailid memberikan pendidikan yang layak kepada putrinya sehingga Khadijah menjadi pengusaha kaya pada zamannya.

Sebelum menikah, Khadijah sempat memperkerjakan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam di tempat usahanya. Setelah itu Khadijah memutuskan ingin menjadi istri Nabi dengan menggunakan perantara Nafisah binti Munyah. Nafisah kemudian menyampaikan kepada Abu Thalib, paman Nabi.

Melalui semua sifat baik yang dimiliki Khadijah, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam memutuskan menerima keinginan Khadijah tersebut lalu mereka melangsungkan pernikahan.

2. Fatimah binti Muhammad

Fatimah adalah anak perempuan dari Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam dan Khadijah. Fatimah memiliki sifat lemah lembut dan baik hati. Ia juga memilki kecerdasan yang sangat tinggi. Kecerdasan tersebut lahir dari ayahnya yaitu Nabi Muhammad Shallallahu laihi wa sallam.

Nabi Muhammad Shallalahu alaihi wa sallam banyak mengajari Fatimah banyak hal, termasuk realitas di dalam agama Islam. Oleh karena itu, Fatimah menjadi orang yang sangat cerdas dan beriman. Ia sangat mengabdi kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Fatimah dengan ayahnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam memilki hubungan yang sangat dekat dan penuh kasih sayang. Sampai suatu ketika Nabi Muhammad pernah dilempari kotoran oleh kaum Quraisy, Fatimah dengan setia membersihkan tubuh ayahnya tersebut.

3. Zainab binti Ali

Zainab merupakan putri dari pernikahan antara Fatimah dengan Ali bin Abu Thalib. Zainab juga dikenal sebagai wanita yang cerdas dalam menganalisis arti logika dan ilmu bahasa.

Selain itu ia merupakan sosok wanita yang kuat. Zainab mengalami berbagai gejolak kehidupan, di antaranya ketika Pertempuran Karbala yang sangat mengerikan. Zainab memberikan berbagai inspirasi kepada jutaan orang dalam pengabdiannya kepada keluarga dan keyakinan yang dianut.

Setelah kematian ibunya, Zainab bersama saudara-saudaranya yakni Hassan dan Hussain dipaksa membela diri dan keluarga di tengah-tengah pertempuran yang pecah setelah wafatnya Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Lalu Zainab diminta memasuki barisan untuk menuju Damaskus. Ia lalu memberikan khotbah tentang perlawanan dan penindasan yang dialami.

Zainab melihat kematian seluruh anggota keluarga yang dicintai, dan ia tetap bersikap tabah dalam mengahadapi kehidupan ke depannya. Dia juga masih menyebarkan ajaran Islam kepada seluruh umat berdasarkan apa yang telah dipelajari dari keluarganya, terutama dari sang kakek Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

4. Hafshah binti Umar

Hafshah binti Umar merupakan salah satu istri Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Hafshah memiliki kecantikan dan ketakwaan yang sangat besar terhadap keyakinannya.

Sebelumnya Hafshah memilki suami bernama Khunais ibn Hubhaifa yang meninggal dunia. Setelah itu Hafsah menikah dengan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Nabi menikahi Hafshah karena diminta oleh Umar bin Khaththab Radhiyallahu anhu.

Umar melihat kesedihan yang dipancarkan secara terus-menerus yang dialami oleh Hafsah setelah suaminya meninggal dunia.

Setelah menikahi Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, Hafsa menghafal seluruh isi kitab suci Alquran yang ketika itu masih teks lisan dan tidak tertulis.

Berkat hafalan Alquran tersebut, Hafshah mampu menginspirasi banyak orang, terutama kaum wanita. Lalu Alquran mulai diproduksi dalam bentuk tulisan, dan bisa dibilang Hafshah merupakan pelopor dari Alquran menjadi mudah untuk dipelajari.

5. Aisyah binti Abu Bakar

Aisyah binti Abu Bakar juga merupakan salah satu istri Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Aisyah menjadi istri Nabi setelah Khadijah meninggal dunia.

Aisyah menjadi pengajar dan mengajar di banyak sekolah. Ia mengajar karena memiliki pengetahuan yang luas. Dia juga memiliki peran yang sangat besar dalam sejarah pendidikan Islam. Kecerdasan dalam pendidikan Islam, Aisyah dapatkan dari ayahnya yaitu Abu Bakar.

Pada tahun-tahun awal peradaban Islam, Aisyah termasuk jajaran intelektual Muslim, selain Ali bin Abi Thalib, Abdullah bin Abbas, dan Abdullah bin Umar.

Aisyah menjadi tokoh pengajar bagi banyak orang hingga sekarang. Ia banyak mengajarkan tentang disiplin ilmu, seperti ilmu fikih dan ilmu tafsir Alquran.


article & picture: muslim.okezone / RifkyMH


Address

Surakarta

Opening Hours

Monday 08:00 - 20:00
Tuesday 08:00 - 20:00
Wednesday 08:00 - 20:00
Thursday 08:00 - 20:00
Friday 08:00 - 20:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sahabat Hijrah ID posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share