Ada sebuah kata yang mungkin baru di telinga kita, tapi sebenarnya kata ini sudah ada lebih dari 6.000 tahun yang lalu, kata itu adalah “Hineni”. Kata “Hineni” berasal dari bahasa Ibrani, yang arti harafiahnya, “Behold, me”, tetapi makna tersiratnya jauh lebih dalam dari arti bahasa inggris “Here I Am” atau dalam bahasa Indonesia artinya “Aku Ini”. Bahkan dalam penggunaannya pun kata “Hineni” tida
k dapat dipergunakan secara sembarangan, karena kandungan artinya yang sangat dalam. Kata pertama yang dipakai adalah kata “Poani” dan kata kedua adalah “Hineni”.Namun dalam penggunaannya sangat jauh berbeda. Contoh penggunaan kata “Poani”, ketika seorang guru sedang mengabsen murid-muridnya, kemudian saat seorang murid dipanggil namanya, maka murid yang dipanggil itu menjawab dengan kata “poani” yang artinya “I am here” atau “saya ada” atau “Ya, ini aku” atau “Yes, Here I Am”. Namun murid tersebut tidak bisa menjawab dengan kata ”Hineni”. Mengapa demikian?Karena kata “Hineni” tidak sekedar perkataan “aku ini”, tapi kata “Hineni” muncul dari kedalaman hati seseorang. Seseorang akan berkata “Hineni” jika dia benar-benar menjawab dari dalam hatinya, yang merupakan kesanggupan untuk melaksanakan dengan sepenuh hati, tanpa paksaan dan bisa dikatakan kata ini “hineni” ini adalah perkataan karena cinta. itulah kerinduan kami, biar setiap produk yang kami keluarkan itu menunjukan kepada dunia siapa Tuhan itu. biarlah produk ini memberkati kita semua.