Pasar Gedhe Solo

Pasar Gedhe Solo Pasar Gedhé Hardjanagara Bangunan ini dirancang oleh seorang arsitek Belanda bernama Ir. Thomas Karsten. Namun perbaikan atap selesai pada tahun 1981.
(524)

Pada zaman kolonial Belanda, Pasar Gede mulanya merupakan sebuah pasar kecil yang didirikan di area seluas 10.421 hektare, berlokasi di persimpangan jalan dari kantor gubernur yang sekarang berubah fungsi menjadi Balaikota Surakarta. Bangunan pasar selesai pembangunannya pada tahun 1930 dan diberi nama Pasar Gedhé Hardjanagara. Pasar ini diberi nama pasar gedhé atau “pasar besar” karena terdiri da

ri atap yang besar. Seiring dengan perkembangan masa, pasar ini menjadi pasar terbesar dan termegah di Surakarta. Pasar gede terdiri dari dua bangunan yang terpisahkan jalan yang sekarang disebut sebagai Jalan Sudirman. Masing-masing dari kedua bangunan ini terdiri dari dua lantai. Pintu gerbang di bangunan utama terlihat seperti atap singgasana yang kemudian diberi nama Pasar Gedhé dalam bahasa Jawa. Arsitektur Pasar Gede merupakan perpaduan antara gaya Belanda dan gaya Jawa. Pada tahun 1947, Pasar Gede mengalami kerusakan karena serangan Belanda. Lalu Pemerintah Republik Indonesia yang kemudian mengambil alih wilayah Surakarta dan Daerah Istimewa Surakarta kemudian merenovasi kembali pada tahun 1949. Pemerintah indonesia mengganti atap yang lama dengan atap dari kayu. Bangunan kedua dari Pasar Gede, digunakan untuk kantor DPU yang sekarang digunakan sebagai pasar buah. Pasar Gede terletak di seberang Balaikota Surakarta pada jalan Jendral Sudirman dan Jalan Pasar Gede di perkampungan warga keturunan Tionghoa atau Pecinan yang bernama Balong dan terletak di Kelurahan Sudiroprajan. Para pedagang yang berjualan di Pasar Gede banyak yang keturunan Tionghoa p**a. Budayawan Jawa ternama dari Surakarta Go Tik Swan yang seorang keturunan Tionghoa, ketika diangkat menjadi bangsawan oleh mendiang Raja Kasunanan Surakarta, Ingkang Sinuhun Pakubuwana XII mendapat gelar K.R.T. (Kangjeng Raden Tumenggung) Hardjonagoro karena kakeknya adalah kepala Pasar Gedhé Hardjonagoro. Dekatnya Pasar Gede dengan komunitas Tionghoa dan area Pecinan bisa dilihat dengan keberadaan sebuah kelenteng, persis di sebelah selatan pasar ini. Kelenteng ini bernama Vihara Avalokiteśvara Tien Kok Sie dan terletak pada Jalan Ketandan.

24/12/2021

Saya baru saja meresmikan ‘Kota Masa Depan’ - Partnership Grab, Emtek dan Bukalapak di Pendapi Gede Balaikota Solo. Program akselerator Kota Masa Depan (Kolaborasi Nyata Untuk Masa Depan) ini menargetkan lebih dari 1.500 pelaku UMKM. Para pelaku UMKM yang bergabung diharapkan dapat menjangkau jutaan konsumen Grab dan Bukalapak di seluruh Indonesia, serta membuka peluang pendapatan baru dengan memiliki toko digital.

Saya begitu mengapresiasi upaya ini karena program yang telah dibangun dapat membantu UMKM untuk naik kelas melalui fasilitas digitalisasi. Terima kasih juga untuk pihak Grab yang telah menyerahkan 400 unit motor listrik yang ramah lingkungan, diperuntukkan bagi para mitra pengemudi GrabBike dan mitra pengantaran Grab di Solo.

Hal ini tentu akan berdampak pada percepatan mobilitas ekonomi, terkhusus dalam pengantaran barang dan jasa. Nah, dengan berbagai keunggulannya, saya pun mengendarai motor listrik ini menuju Pasar Gede untuk meninjau dan meresmikan Grab Kitchen.

22/12/2021

BABI PIKUL PASAR GEDEKalau kamu datang ke Pasar Gede untuk membeli oleh-oleh, jangan lupa sempatkan waktu mampir dan mencicipi babi kuah-nya yang khas. Babi ...

24/10/2021

Babi Kuah Podjok

21/08/2021

Rumus Teh Ginastel Wong duwe gawe :

Gopek 2 + Gardu 1 + Dandang 1

Sintren 2 + Gardu 1 + Dandang 1

Nyapu + Sintren + 999 + Gopek

Ada yg punya rumus resep lainnya ?

19/08/2021
11/07/2021
10/07/2021
22/04/2021
03/03/2021

Address

Jalan Re Martadinata No 12
Surakarta
57129

Opening Hours

Monday 18:00 - 21:00
Tuesday 06:00 - 21:00
Wednesday 03:00 - 21:00
Thursday 09:00 - 21:00
Friday 03:00 - 21:00
Saturday 03:00 - 21:00
Sunday 08:00 - 15:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pasar Gedhe Solo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Pasar Gedhe Solo:

Share