17/12/2020
MANFAAT JALAN KAKI?
Jalan kaki memberikan banyak manfaat kesehatan bagi orang-orang dari segala usia dan tingkat kebugaran. Ia juga dapat membantu mencegah penyakit tertentu dan bahkan memperpanjang hidup Anda.
Jalan kaki itu gratis untuk dilakukan dan mudah disesuaikan dengan rutinitas harian Anda. Yang Anda butuhkan untuk mulai berjalan adalah sepasang sepatu yang kokoh.
Berikut benefit yang diperoleh dari berjalan kaki:
1. Membakar Kalori
Jalan kaki membantu membakar kalori anda. Membakar kalori ini juga sekaligus menjaga/ memelihara berat badan.
Pembakaran kalori Anda yang sebenarnya akan bergantung pada beberapa faktor, termasuk:
• kecepatan berjalan
• jarak yang ditempuh
• medan (Anda akan membakar lebih banyak kalori dengan
berjalan menanjak daripada yang akan Anda bakar di permukaan
datar)
• berat badan
Anda dapat menentukan pembakaran kalori yang sebenarnya melalui kalkulator kalori. Untuk perkiraan umum, Anda juga bisa merujuk ke bagan ini.
Weight 2.0 mph 2.5 mph 3.0 mph 3.5 mph 4.0 mph
130 lbs. 148 cal. 177 cal. 195 cal. 224 cal. 295 cal.
155 lbs. 176 cal. 211 cal. 232 cal. 267 cal. 352 cal.
180 lbs. 204 cal. 245 cal. 270 cal. 311 cal. 409 cal.
205 lbs. 233 cal. 279 cal. 307 cal. 354 cal. 465 cal.
2. Menguatkan Jantung
Jalan kaki setidaknya 30 menit sehari, lima hari seminggu dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner sekitar 19 persen. Dan risiko Anda dapat berkurang lebih banyak lagi bila Anda meningkatkan durasi atau jarak jalan Anda setiap hari.
3. Membantu Menurunkan KGD
Berjalan-jalan sebentar setelah makan dapat membantu menurunkan gula darah Anda. Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa berjalan kaki selama 15 menit tiga kali sehari (setelah sarapan, makan siang, dan makan malam) meningkatkan kadar gula darah lebih banyak daripada berjalan kaki selama 45 menit pada titik lain di siang hari.
Lebih banyak penelitian diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini. Pertimbangkan untuk menjadikan jalan-jalan setelah makan sebagai bagian rutin dari rutinitas Anda.
4. Meredakan Nyeri Sendi
Berjalan dapat membantu melindungi persendian, termasuk lutut dan pinggul. Itu karena membantu melumasi dan memperkuat otot yang menopang persendian.
Jalan kaki juga dapat memberikan manfaat bagi penderita arthritis, seperti mengurangi rasa sakit. Dan berjalan 5 hingga 6 mil seminggu juga dapat membantu mencegah radang sendi.
5. Meningkatkan Fungsi Kekebalan
Jalan kaki dapat mengurangi risiko terkena flu atau demam.
Satu studi melacak 1.000 orang dewasa selama musim flu. Mereka yang berjalan dengan kecepatan sedang selama 30 hingga 45 menit sehari mengalami 43 persen lebih sedikit hari sakit dan lebih sedikit infeksi saluran pernapasan bagian atas secara keseluruhan.
Gejala mereka juga berkurang jika mereka sakit. Itu dibandingkan dengan orang dewasa dalam penelitian yang tidak banyak bergerak.
Cobalah berjalan-jalan setiap hari untuk merasakan manfaat ini. Jika Anda tinggal di daerah beriklim dingin, Anda bisa mencoba berjalan di atas treadmill atau berkeliling mall dalam ruangan.
6. Meningkatkan Energi
Jalan-jalan saat Anda lelah bisa menjadi pemacu energi yang lebih efektif daripada minum secangkir kopi.
Berjalan meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh. Juga dapat meningkatkan kadar kortisol, epinefrin, dan norepinefrin. Itu adalah hormon yang membantu menaikkan tingkat energi.
7. Memperbaiki Suasana Hati
Berjalan kaki akan membantu meningkatkan kesehatan mental. Studi Trusted Source membuktikan bahwa berjalan kaki mengurangi kecemasan, depresi dan suasans hati yang negative. Selain itu juga bisa meningkatkan harga diri diri dan mengurangi gejala menarik diri dari kehidupan social.
Untuk merasakan manfaat ini, usahakan untuk jalan cepat selama 30 menit atau latihan intensitas sedang lainnya tiga hari seminggu. Anda juga dapat memecahnya menjadi tiga jalan kaki 10 menit.
8. Memperpanjang usia
Berjalan dengan kecepatan lebih cepat bisa memperpanjang hidup Anda. Para peneliti menemukan bahwa berjalan dengan kecepatan rata-rata dibandingkan dengan kecepatan lambat menghasilkan 20 persen penurunan risiko kematian secara keseluruhan.
Tetapi berjalan dengan langkah cepat atau cepat (setidaknya 4 mil per jam) mengurangi risikonya hingga 24 persen. Studi tersebut mengamati hubungan berjalan pada kecepatan yang lebih cepat dengan faktor-faktor seperti penyebab kematian secara keseluruhan, penyakit kardiovaskular, dan kematian akibat kanker.
9. Membentuk Kaki Anda
Jalan kaki bisa memperkuat otot-otot di kaki Anda. Untuk menambah kekuatan, berjalanlah di daerah perbukitan atau di treadmill dengan tanjakan. Atau temukan rute dengan tangga.
Selain itu, tukar jalan dengan aktivitas pelatihan silang lainnya seperti bersepeda atau jogging. Anda juga dapat melakukan latihan ketahanan seperti squat, lunge, dan leg curl untuk lebih mengencangkan dan memperkuat otot kaki.
10. Berpikir kreatif
Berjalan dapat membantu menjernihkan pikiran dan membantu Anda berpikir kreatif.
Sebuah studi yang mencakup empat eksperimen membandingkan orang yang mencoba memikirkan ide-ide baru saat mereka berjalan atau duduk. Peneliti menemukan peserta melakukan lebih baik saat berjalan, terutama saat berjalan di luar ruangan.
Para peneliti menyimpulkan bahwa berjalan membuka aliran ide yang bebas dan merupakan cara sederhana untuk meningkatkan kreativitas dan aktivitas fisik pada saat bersamaan.
Cobalah untuk memulai rapat jalan kaki dengan kolega saat Anda terjebak dalam masalah di tempat kerja.
Tetap Aman Selama Jalan Kaki
Untuk memastikan keamanan Anda saat berjalan, ikuti tip berikut:
• Berjalanlah di area yang ditujukan untuk pejalan kaki. Cari area
yang cukup terang jika memungkinkan.
• Jika Anda berjalan di sore atau pagi hari, kenakan rompi atau
lampu reflektif agar mobil dapat melihat Anda.
• Kenakan sepatu kokoh dengan penyangga tumit dan lengkungan
yang baik.
• Kenakan pakaian yang longgar dan nyaman.
• Minum banyak air sebelum dan sesudah jalan kaki agar tetap
terhidrasi.
• Kenakan tabir surya untuk mencegah sengatan matahari, bahkan
pada hari berawan.
Source: healthlinedotcom