04/12/2018
Genetika Warna Bengal
DotingDots Bengals
February 15, 2015
Post navigation
←→
Skip to content
Bengal memiliki warna yang cukup bervariasi, diantaranya warna yang paling banyak ditemukan adalah warna Brown dan kemudian Snow. Silver adalah warna terbaru yang diakui oleh TICA. Warna Blue walaupun tergolong jarang, warna ini memiliki peminat tersendiri terutama di wilayah Eropa. Kemudian ada p**a Charcoal yang merupakan ‘trait’ warna unik pada Bengal.
BROWN
Brown: Sunstorm Java Dreams of Dotingdots
Warna Brown ini bervariasi, mulai dari yang muda (light brown) sampai gelap (black brown). Brown adalah warna yang dominan terhadap Snow.
CC Homogen Brown
CCs Heterogen Brown, pembawa gen Snow (Lynx Point)
CCb Heterogen Brown, pembawa gen Snow (Sepia)
Homogen Brown bila dipasangkan dengan Snow, hanya akan menghasilkan keturunan Brown. Sementara Heterogen Brown (Brown pembawa Snow) bila dipasangkan dengan Heterogen Brown ataupun Snow, maka kemungkinan sebagian keturunannya adalah Snow.
SNOW
Seal Lynx Point: Traipse Poltergeist
Seal Mink: RW SGC Traipse Mondo Macadamia
Foto milik Teresa Seling dari Traipse Bengals (Amerika)
Snow terdiri dari 3 warna: Lynx Point, Mink, Sepia. Gen warna Snow berasal dari kucing Siam (Cs) dan kucing Burma (Cb). Gen Snow ini resesif terhadap Brown, hanya bila tidak ada gen Brown maka warna Snow akan keluar. Kombinasi gen Lynx Point dan Sepia menghasilkan warna Mink.
CsCs Seal Lynx Point (SLP). Adalah Snow dengan warna paling muda. SLP biasanya terlahir sebagai warna putih. Pola tubuh SLP semakin terlihat seiring dengan usia. Background warna mereka biasanya putih ke cream. SLP memiliki warna mata biru.
CsCb Seal Mink. Umumnya terlahir dengan pola tubuh yang terlihat (visible). Background warna mereka biasanya cream ke light tan. Mink memiliki warna mata aqua.
CbCb Seal Sepia. Adalah Snow dengan warna paling gelap. Memiliki warna yang mirip dengan Mink ketika dilahirkan. Perbedaan akan terlihat seiring dengan usia dimana Sepia akan memiliki warna lebih gelap daripada Mink. Warna mata Sepia adalah hijau atau gold. Sepia dewasa dapat terlihat seperti Brown, namun dengan warna background yang lebih muda.
Snow bila dipasangkan dengan Snow, hanya akan memberikan keturunan Snow.
SILVER
Silver: RW SGC Silverstorm The Maharajahs Cat
Silver Lynx Point: Silverstorm Eskimo Kisses
Foto milik Elizabeth Smith dari Silverstorm Bengals (United Kingdom)
Silver merupakan gen dominan yang dikenal sebagai warna inhibitor (I). Gen ini menghambat pigmen kuning pada rambut sehingga memberikan warna dasar putih dengan pola marking yang gelap. Bengal pada umumnya memiliki genotype ii.
II Homogen Silver
Ii Heterogen Silver
ii Non Silver
Untuk menghasilkan Silver, cukup dibutuhkan satu bengal yang Silver. Homogen Silver bila dipasangkan dengan Brown maka seluruh anakannya adalah Silver. Warna inhibitor ini dapat mempengaruhi semua warna pada Bengal sehingga dapat diperoleh: Silver Brown (Black Silver), Silver Lynx Point, Silver Mink, dst.
BLUE
Blue: Bluelagoon Skye
Blue Lynx Point: Bluelagoon Snowflake
Blue Mink: Bluelagoon Candice
Foto milik April & Lisa Fitton dari BlueLagoon Bengals (West Mindlands)
Blue adalah warna dilute (d). Gen ini mencairkan warna gelap sehingga tampak keabuan. Ini merupakan gen yang resesif sehingga dibutuhkan kedua Sire dan Dam memiliki gen dilute untuk menghasilkan keturunan Blue (dd).
Warna dilute ini dapat mempengaruhi semua warna pada Bengal sehingga diperoleh: Blue, Blue Lynx Point, Blue Mink, dst.
SOLID/MELANISTIC
Warna solid dihasilkan dari gen resesif non agouti (a), memiliki penampakan keseluruhan hitam dengan “ghost marking“. Biasa p**a dikenal sebagai Melanistic Bengal dengan genotype aa.
Warna solid dapat mempengaruhi seluruh warna bengal sehingga dihasilkan: Solid Brown, Solid Lynx Point, dst. Solid yang memiliki Inhibitor (Silver) dikenal p**a sebagai Smoke atau Silver Smoke (aa I-).
CHARCOAL
Brown Charcoal: Sunstorm Monsoon Asia of Dotingdots
Charcoal dapat dideskripsikan sebagai warna dan trait khusus pada Bengal. Charcoal merubah warna Bengal menjadi lebih gelap dengan pola unik pada wajah (facial marking) yang penampakannya seperti topeng wajah (masking).
Charcoal Bengal pertama ditemukan pada generasi awal Bengal (early generation), mengingat gen ini berasal dari Asian Leopard Cat. Charcoal pada bengal dipengaruhi oleh gen charcoal, yaitu gen agouti yang telah dipengaruhi Asian Leopard Cat (Apb).
Dua jenis Charcoal:
Apb/a Charcoal dari kombinasi gen charcoal dengan gen solid/melanistic. Merupakan charcoal yang terlihat dengan warna yang sangat gelap, karena adanya pengaruh gen solid.
Apb/Apb Charcoal dari sepasang gen charcoal (double charcoal carrier). Merupakan charcoal dengan warna yang lebih terang.
Sesama Charcoal dapat terlihat berbeda (lighter atau darker) hal ini tergantung dari genetiknya. Charcoal dapat muncul di semua warna bengal: Brown Charcoal, Silver Charcoal, Seal Lynx Charcoal, Mink Charcoal, dst.