24/12/2023
Novel sebelum tidur
Part 7
Tidak lama Mbok Inem masuk membawa minuman dan meletakkannya di meja belajar.
Andri yang baru keluar dari kamar mandi memberitahu Mbok agar istirahat saja.
Karena memang kalau sore jam 3 biasanya Mbok Inem yang cukup senior umurnya, tidur siang.
Andri terlihat lebih segar karena sudah mandi.
Kelihatannya segar sekali.
Kamar mandi Andri memang ada di dalam kamarnya.
Aku yang sudah gerah kepanasan sejak tadi siang ingin segera mandi juga.
Tetapi aku tidak membawa baju ganti.
“Dri, pinjam baju d**g. Aku mau mandi juga ah.”
“Kaos mau?”
“Boleh..Handuk juga d**g.”
“Nih.. pakai yang ini aja.”
Aku pun segera masuk dan mengunci kamar mandi.
Kutanggalkan satu per satu pakaianku.
Seragam SMP-ku basah karena keringat.
Bahkan sampai ke BH dan celana dalam.
Aku gantung semua pakaian-ku supaya bisa cepat kering.
Aku pun masuk ke dalam bath tub.
Tidak berendam karena tidak mau berlama-lama mandinya.
Shower di bathtub mengguyur badanku.
Air sejuk sungguh menyegarkan.
Sabun mandi cair yang ada di kamar mandi Andri khusus laki-laki.
Wanginya maskulin sekali.
Kutuang ke telapak tanganku dan kuratakan di seluruh badanku.
Aku mengusap lebih lama di ketiak, payudara, dan memek-ku.
Aku ingin badanku wangi.
Setelah menyabuni seluruh badanku, aku bilas sampai bersih.
Andri memberikan handuk yang cukup besar.
Badanku langsung bisa kering semuanya.
Segar sekali.
Aku mengambil BH-ku..
uuhh.. masih basah dan bau keringat.
Apa tidak usah pakai saja yah?
Apalagi kan mau dipegang-pegang sama Andri nanti.
Akhirnya aku memutuskan untuk tidak memakai BH.
Celana dalampun tidak juga.
Aku memakai kaos putih yang diberikan Andri.
Walaupun Andri lebih pendek dariku, ternyata kaosnya kebesaran buatku.
Bahkan bisa menjadi baju terusan.
Setelah mematutkan diri di kaca, aku memutuskan keluar kamar mandi
hanya dengan memakai kaos Andri saja.
Rok biru SMP-ku juga kugantung saja. Biar kering sekalian lah.