Nablusi Book Store

Nablusi Book Store Kami bekerjasama dengan salah satu penerbit buku Islam yang mencetak buku-buku Islam yang sesuai dengan al-Qur'an dan Sunnah.

Kami akan memberikan harga terbaik untuk para pelanggan dan diskon yang kompetitif. Kami melayani pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia dengan menggunakan jasa paket yang terpercaya. Kami menerima pembelian eceran dan partai/grosir. Hubungi kami dan temukan pengalaman yang menyenangkan bersama kami.

Bismillah, Area Surabaya siap kirim sampai depan pintu rumah/kantor Anda . Air Minum Aslah, Segar dan Berkah.
04/07/2024

Bismillah, Area Surabaya siap kirim sampai depan pintu rumah/kantor Anda .

Air Minum Aslah, Segar dan Berkah.

Madrasah Pakistan memecahkan rekor dunia mencetak 1 JUTA penghafal Al-Qur'an.Indonesia harus bisa bersaing dengan Pakist...
07/05/2024

Madrasah Pakistan memecahkan rekor dunia mencetak 1 JUTA penghafal Al-Qur'an.

Indonesia harus bisa bersaing dengan Pakistan. Bismillah OTW ๐Ÿ˜

12/08/2015

KEISTIMEWAAN AIR ZAM-ZAM

Oleh
Ustadz Mu'tashim

Air Zam-Zam bukanlah air yang asing bagi kaum Muslimin. Air ini mempunyai keutamaan yang sangat banyak. Rasulullah telah menjelaskan kegunaan air tersebut. Beliau bersabda,"Sebaik-baik air yang ada di muka bumi adalah Zam-Zam. Di dalamnya terdapat makanan yang mengenyangkan dan penawar penyakit."[1] Apa rahasia dibalik air yang banyak memiliki khasiat dan penuh barakah ini?

MAKNA ZAM-ZAM
Kata Zam-Zam dalam bahasa Arab berarti, yang banyak atau melimpah [2]. Adapun air Zam-Zam yang dimaksud oleh syari'at, yaitu air yang berasal dari sumur Zam-Zam. Letaknya dengan Ka'bah, berjarak sekitar 38 hasta.

Dinamakan Zam-Zam, sesuai dengan artinya, karena memang air dari sumur tersebut sangat banyak dan berlimpah. Tidak habis walau sudah diambil dan dibawa setiap harinya ke seluruh penjuru dunia oleh kaum Muslimin.

Dinamakan dengan Zam-Zam, bisa juga diambil dari perbuatan Hajar. Ketika air Zam-Zam terpancar, ia segera mengumpulkan dan membendungnya. Atau diambil dari galian Malaikat Jibril dan perkataannya, ketika ia berkata kepada Hajar.

Disebutkan juga, bahwa nama Zam-Zam adalah 'alam, atau nama asal yang berdiri sendiri, bukan berasal dari kalimat atau kata lain. Atau juga diambil dari suara air Zam-Zam tersebut, karena zamzamatul ma` adalah, suara air itu sendiri.[3]

Nama lain Zam-Zam, sebagaimana telah diketahui, antara lain ia disebut barrah (kebaikan), madhmunah (yang berharga), taktumu (yang tersembunyi), hazmah Jibril (galian Jibril), syifa` suqim (obat penyakit), tha'amu tu'im (makanan), syarabul abrar (minuman orang-orang baik), thayyibah (yang baik) [4].

SEJARAH MUNCULNYA ZAM-ZAM
Disebutkan oleh Imam al Bukhari dalam Shahih-nya, dari hadits Ibnu 'Abbas. Suatu saat, ketika berada di Mekkah, Nabi Ibrahim menempatkan istrinya Hajar dan anaknya Ismail di sekitar Ka`bah, di suatu pohon besar yang berada di atas sumur Zam-Zam. Waktu itu, tidak ada seorangpun di Mekkah, melainkan mereka bertiga. Setelah Nabi Ibrahim Alaihissalam meletakkan kantong berisi kurma dan air, iapun beranjak pergi. Namun Hajar mengikutinya seraya mengatakan,โ€Wahai Ibrahim, kemanakah engkau akan pergi dengan meninggalkan kami sendiri di tempat yang tiada manusia lain, atau yang lainnya?"

Pertanyaan itu ia ulangi terus, tetapi Nabi Ibrahim tidak menengok kepadanya. Sampai akhirnya Hajar berseru kepadanya,โ€Apakah Allah yang menyuruhmu melakukan hal ini?โ€

โ€œYa,โ€ jawab Nabi Ibrahim.

"Kalau begitu, Allah tidak akan menyengsarakan kami,โ€ seru Hajar. Kemudian kembalilah Hajar ke tempatnya, dan Nabi Ibrahim terus melanjutkan perjalanannya.

Sesampainya di Tsaniyah -jalan bebukitan, arah jalan ke Kada`. Rasulullah ketika memasuki Mekkah juga melewati jalan tersebut- dan keluarganya tidak dapat melihatnya lagi, Nabi Ibrahim q menghadap ke arah Baitullah, lalu mengangkat kedua tangannya seraya berdoa : "Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan kami, (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat. Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka, dan beri rizkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur" [Ibrahim/14 : 37]

Ibunda Ismail menyusui anaknya dan meminum dari kantong air tersebut. Hingga akhirnya air itupun habis, dan anaknya kehausan. Dia melihat anaknya dengan penuh cemas, karena terus menangis. Dia pun pergi untuk mencari sumber air, karena tidak tega melihat anaknya kehausan.

Pergilah dia menuju bukit terdekat, yaitu bukit Shafa, dan berdiri di atasnya. Pandangannya diarahkan ke lembah di sekelilingnya, barangkali ada orang disana. Akan tetapi, ternyata tidak ada.

Dia pun turun melewati lembah sampai ke bukit Marwa. Berdiri di atasnya dan memandang barangkali ada manusia di sana? Tetapi, ternyata tidak juga. Dia lakukan demikian itu hingga tujuh kali.

Ketika berada di atas bukit Marwa, dia mendengar ada suara, dia berkata kepada dirinya sendiri, "Diam!" Setelah diperhatikannya ternyata memang benar dia mendengar suara, kemudian dia pun berkata, "Aku telah mendengar, apakah di sana ada pertolongan?"

Tiba-tiba dia melihat Malaikat Jibril, yang mengais tanah dengan kakinya (atau dengan sayapnya, sebagaimana disebutkan dalam riwayat yang lain), kemudian memukulkan kakinya di atasnya. Maka keluarlah darinya pancaran air.

Hajar pun bergegas mengambil dan menampungnya. Diciduknya air itu dengan tangannya dan memasukkannya ke dalam tempat air. Setelah diciduk, air tersebut justru semakin memancar. Dia pun minum air tersebut dan juga memberikan kepada putranya, Ismail. Lalu Malaikat Jibril berkata kepadanya, "Jangan takut terlantar. Sesungguhnya, di sinilah Baitullah yang akan dibangun oleh anak ini (Ismail) bersama ayahnya. Dan sesungguhnya, Allah tidak akan menelantarkan hambanya."

Beberapa waktu kemudian, datanglah orang-orang dari kabilah Jurhum turun di lembah Makkah. Mereka turun karena melihat burung -burung yang berputar-putar. Mereka berkata,"Burung ini berputar-putar di sekitar air. Kami yakin di lembah ini ada air," lalu mereka mengirim utusan, dan ternyata benar mereka mendapatkan air. Utusan itupun kembali dan memberitahukan kepada orang-orang yang mengutusnya tentang adanya air. Merekapun kemudian mendatanginya, dan meminta izin dari Ummu Ismail, bahwa mereka akan mampir ke sana. Ummu Ismailpun mempersilahkan dengan syarat, bahwa mereka tidak berhak memiliki (sumber) air tersebut, dan kabilah Jurhum inipun setuju [6].

PENEMUAN KEMBALI AIR ZAM-ZAM
Ketika Abdul Muthalib sedang tidur di Hijr Ismail, dia mendengar suara yang menyuruhnya menggali tanah.

"Galilah thayyibah (yang baik)!"

"Yang baik yang mana?" tanyanya.

Esoknya, ketika tidur di tempat yang sama, dia mendengar lagi suara yang sama, menyuruhnya menggali barrah (yang baik)?"

Dia bertanya, "Benda yang baik yang mana?" Lalu dia pergi.

Keesokan harinya, ketika tidur di tempat yang sama di Hijr Ismail, dia mendengar lagi suara yang sama, menyuruhnya menggali madhmunah (sesuatu yang berharga).

Dia bertanya," Benda yang baik yang mana?"

Akhirnya pada hari yang keempat dikatakan kepadanya : "Galilah Zam-Zam!"

Dia bertanya,"Apa itu Zam-Zam?"

Dia mendapat jawaban : "Air yang tidak kering dan tidak meluap, yang dengannya engkau memberi minum para haji. Dia terletak di antara tahi binatang dan darah. Berada di patukan gagak yang hitam, berada di sarang semut".

Sesaat Abdul Muthalib bingung dengan tempatnya tersebut, sampai akhirnya ada kejelasan dengan melihat kejadian yang diisyaratkan kepadanya. Kemudian iapun bergegas menggalinya.

Orang-orang Quraisy bertanya kepadanya,"Apa yang engkau kerjakan, hai Abdul Muthalib?

Dia menjawab,"Aku diperintahkan menggali Zam-Zam," sampai akhirnya ia beserta anaknya, Harits mendapatkan apa yang diisyaratkan dalam mimpinya, menggali kembali sumur Zam-Zam yang telah lama dikubur dengan sengaja oleh suku Jurhum, tatkala mereka terusir dari kota Mekkah.[6]

KEUTAMAAN DAN KHASIAT AIR ZAM-ZAM
Dari penjelasan Rasulullah dan para ulama dapat diketahui, bahwa air Zam-Zam memiliki barakah dan keutamaan. Di antara dalil-dalil yang menunjukkan keutamaan air Zam-Zam dapat disebutkan sebagai berikut.

ุนูŽู†ู’ ุฌูŽุงุจูุฑู ูˆูŽุงุจู’ู†ู ุนูŽุจู‘ูŽุงุณู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู -ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ-: ู…ูŽุงุกู ุฒูŽู…ู’ุฒูŽู…ูŽ ู„ู…ูุงูŽ ุดูุฑูุจูŽ ู„ูŽู‡ู (ุฃุฎุฑุฌู‡ ุฃุญู…ุฏ ูˆุงุจู† ู…ุงุฌู‡)

"Dari Jabir dan Ibnu 'Abbas, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,"Air Zam-Zam, tergantung niat orang yang meminumnya."[7]

Ibnu Taimiyyah berkata,โ€Seseorang disunnahkan untuk meminum air Zam-Zam sampai benar-benar kenyang, dan berdoa ketika meminumnya dengan doa-doa yang dikehendakinya. Tidak disunnahkan mandi dengannya (menggunakan air Zam-Zam)."[8]

ูˆูŽุนูŽู†ู ุงุจู’ู†ู ุนูŽุจู‘ูŽุงุณู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ู‚ุงูŽู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ ูุตูŽู„ู‰ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู…ูŽุงุกู ุฒูŽู…ู’ุฒูŽู…ูŽ ู„ู…ูุงูŽ ุดูุฑูุจูŽ ู„ูŽู‡ู ุฅูู†ู’ ุดูŽุฑูุจู’ุชูŽู‡ู ุชูŽุณู’ุชูŽุดู’ูููŠ ุดูŽูุงูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‡ ููˆูŽุฅูู†ู’ ุดูŽุฑูุจู’ุชูŽู‡ู ู„ูุดูŽุจู’ุนููƒูŽ ุฃูŽุดู’ุจูŽุนูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‡ ููˆูŽุฅูู†ู’ ุดูŽุฑูุจู’ุชูŽู‡ู ู„ูู‚ูŽุทู’ุนู ุธูŽู…ู’ุฆููƒูŽ ู‚ูŽุทูŽุนูŽู‡ู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽู‡ููŠูŽ ู‡ูŽุฒู’ู…ูŽุฉู ุฌูุจู’ุฑูŽุงุฆููŠู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ุณู‘ูŽู„ุงูŽู…ู ูˆูŽุณูู‚ู’ูŠูŽุง ุงู„ู„ู‡ู ุฅุณู’ู…ูŽุงุนููŠู’ู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ุณู‘ูŽู„ุงูŽู…ู
ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุฏุงุฑู‚ุทู†ูŠ ูˆุงู„ุญุงูƒู… ูˆู‚ุงู„ ุตุญูŠุญ ุงู„ุฅุณู†ุงุฏ

"Dari Ibnu 'Abbas Radhiyallahu 'anh, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Air Zam-Zam sesuai dengan niat ketika meminumnya. Bila engkau meminumnya untuk obat, semoga Allah menyembuhkanmu. Bila engkau meminumnya untuk menghilangkan dahaga, semoga Allah menghilangkannya. Air Zam-Zam adalah galian Jibril, dan curahan minum dari Allah kepada Ismail."[9]

ูˆูŽุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠู’ ุงู„ุทู‘ูููŽูŠู’ู„ู ุนูŽู†ู ุงุจู’ู†ู ุนูŽุจู‘ูŽุงุณู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ู‚ูŽุงู„ูŽ ุณูŽู…ูุนู’ุชูู‡ู ูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู ูƒูู†ู‘ูŽุง ู†ูุณูŽู…ู‘ููŠู’ู‡ูŽุง ุดูŽุจู‘ูŽุงุนูŽุฉู‹ ูŠูŽุนู’ู†ููŠู’ ุฒูŽู…ู’ุฒูŽู…ูŽ ูˆูŽูƒูู†ู‘ูŽุง ู†ูŽุฌูุฏูู‡ูŽุง ู†ูุนู’ู…ูŽ ุงู„ู’ุนูŽูˆู’ู†ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุนููŠูŽุงู„ู (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุทุจุฑุงู†ูŠ ููŠ ุงู„ูƒุจูŠุฑ)

"Dari Abi Thufail, dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhu, ia berkata : Saya mendengar Rasulullah bersabda,โ€Kami menyebut air Zam-Zam dengan syuba'ah (yang mengenyangkan). Dan kami juga mendapatkan, air Zam-Zam adalah sebaik-baik pertolongan (kebutuhan atas kemiskinanan)". [HR Tabrani] [10]

ุฅูู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ ูุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฏูŽุนูŽุง ุจูุณูุฌูู„ู‘ู ู…ูู†ู’ ู…ูŽุงุกู ุฒูŽู…ู’ุฒูŽู…ูŽ ููŽุดูŽุฑูุจูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู ูˆูŽุชูŽูˆูŽุถู‘ูŽุฃูŽ) ุฑูˆุงู‡ ุฃุญู…ุฏ)

"Dari Usamah, bahwasanya Rasulullah meminta untuk didatangkan segantang air Zam-Zam, kemudian beliau meminumnya dan berwudhu dengannya" [HR Ahmad] [11]

ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูŽุญู’ู…ูู„ู ู…ูŽุงุกูŽ ุฒูŽู…ู’ุฒูŽู…ูŽ ( ูููŠู’ ุงู„ุฃูŽุฏูŽุงูˆููŠู’ ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูุฑูŽุจู ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูŽุตูุจู‘ู ุนูŽู„ู‰ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุถูŽู‰ ูˆูŽูŠูŽุณู’ู‚ููŠู‡ูู…ู’ ) ] . ( ุญุฏูŠุซ ุตุญูŠุญ)

"Disebutkan dalam Silsilah Shahihah, adalah Rasululllah membawa air Zam-Zam di dalam kantong-kantong air (yang terbuat dari kulit). Beliau menuangkan dan membasuhkannya kepada orang yang sedang sakit".

ุฅูู†ู‘ูŽ ุฌูุจู’ุฑููŠู’ู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ุณู‘ูŽู„ุงูŽู…ู ุญููŠู’ู†ูŽ ุฑูŽูƒูŽุถูŽ ุฒูŽู…ู’ุฒูŽู…ูŽ ุจูุนูŽู‚ูุจูู‡ู ุฌูŽุนูŽู„ูŽุชู’ ุฃูู…ู‘ู ุฅูุณู’ู…ูŽุงุนููŠู„ูŽ ุชูŽุฌู’ู…ูŽุนู ุงู„ู’ุจูŽุทู’ุญูŽุงุกูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ ูุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ : ุฑูŽุญูู…ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ู‡ูŽุงุฌูุฑุงู‹ ูˆูŽุฃูู…ู‘ูŽ ุฅูุณู’ู…ูŽุงุนููŠู’ู„ูŽ ู„ูŽูˆู’ ุชูŽุฑูŽูƒูŽุชู’ู‡ูŽุง ูƒุงูŽู†ูŽุชู’ ุนูŽูŠู’ู†ู‹ุง ู…ูŽุนููŠู’ู†ู‹ุง.
( ุตุญูŠุญ )

Tatkala Jibril memukul Zam-Zam dengan tumit kakinya, Ummi Ismail segera mengumpulkan luapan air. Nabi berkata,"Semoga Allah merahmati Hajar dan Ummu Ismail. Andai ia membiarkannya, maka akan menjadi mata air yang menggenangi (seluruh permukaan tanah)."[12]

ูˆูŽุนูŽู†ู ุงุจู’ู†ู ุนูŽุจู‘ูŽุงุณู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ู‚ุงูŽู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ - ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ ูุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ -: "ุฎูŽูŠู’ุฑู ู…ูŽุงุกู ุนูŽู„ูŽู‰ ูˆูŽุฌู’ู‡ู ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ู…ูŽุงุกู ุฒูŽู…ู’ุฒูŽู…ูŽุŒ ูููŠู’ู‡ู ุทูŽุนูŽุงู…ู ุงู„ุทู‘ูŽุนู’ู…ูุŒ ูˆูŽุดูููŽุงุกู ุงู„ุณู‘ูŽู‚ู’ู…ู"ุŒ

"Dari Ibnu 'Abbas, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,"Sebaik-baik air yang terdapat di muka bumi adalah Zam-Zam. Di dalamnya terdapat makanan yang mengenyangkan dan penawar penyakit."[13]

Abu Dzar al Ghifari berkata,"Selama 30 hari, aku tidak mempunyai makanan kecuali air Zam-Zam. Aku menjadi gemuk dan lemak perutku menjadi sirna. Aku tidak mendapatkan dalam hatiku kelemahan lapar."[14]

: ูƒูู†ู’ุชู ุฃูุฌูŽุงู„ูุณู ุงุจู’ู†ูŽ ุนูŽุจู‘ูŽุงุณู ุจูู…ูŽูƒู‘ูŽุฉูŽ ููŽุฃูŽุฎูŽุฐูŽุชู’ู†ููŠู’ ุงู„ุญู’ู…ูู‰ูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽุจู’ุฑูุฏู’ู‡ูŽุง ุนูŽู†ู’ูƒูŽ ุจูู…ูŽุงุกู ุฒูŽู…ู’ุฒูŽู…ูŽ ูุฅูŽูู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ ูุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ( ุงู„ู’ุญูู…ูŽู‰ ู…ูู†ู’ ููŠูŽุญู’ ูุฌูŽู‡ูŽู†ู‘ูŽู…ูŽ ููŽุฃูŽุจู’ุฑูุฏููˆู‡ูŽุง ุจูุงู„ู’ู…ูŽุงุกู ุฃูŽูˆู’ ู‚ุงูŽู„ูŽ ุจูู…ูŽุงุกู ุฒูŽู…ู’ุฒูŽู…ูŽ ) .

"Dari Hammam, dari Abi Jamrah ad-Duba`i, ia berkata : "Aku duduk bersama Ibnu 'Abbas di Mekkah, tatkala demam menyerangku. Ibnu 'Abbas mengatakan, dinginkanlah dengan air Zam-Zam, karena Rasulullah mengatakan, sesungguhnya demam adalah dari panas Neraka Jahannam, maka dinginkanlah dengan air atau air Zam-Zam" [15]

ุนูŽู†ู’ ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง : ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽุชู’ ุชูŽุญู’ู…ูู„ู ู…ูู†ู’ ู…ูŽุงุกู ุฒูŽู…ู’ุฒูŽู…ูŽ ูˆูŽุชูุฎู’ุจูุฑู ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ ูุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูƒุงูŽู†ูŽ ูŠูŽุญู’ู…ูู„ูู‡ู

Dari 'Aisyah, ia membawa air Zam-Zam. Ia mengkabarkan, sesungguhnya dahulu Rasulullah membawanya (sebagai bekal-Pen.).[16]

Ibnul Qayyim berkata,"Aku dan selain diriku telah megalami perkara yang ajaib tatkala berobat dengan air Zam-Zam. Dengan izin Allah, aku telah sembuh dari beberapa penyakit yang menimpaku. Aku juga menyaksikan seseorang yang telah menjadikan air Zam-Zam sebagai makanan selama beberapa hari, sekitar setengah bulan atau lebih. Ia tidak mendapatkan rasa lapar, ia melaksanakan thawaf sebagaimana manusia yang lain. Ia telah memberitahukan kepadaku bahwa, ia terkadang seperti itu selama empat puluh hari. Ia juga mempunyai kekuatan untuk berjima', berpuasa dan melaksanakan thawaf ".[17]

Beliau rahimahullah berkata,"Ketika berada di Mekkah, aku mengalami sakit dan tidak ada tabib dan obat (yang dapat menyembuhkannya). Akupun mengobatinya dengan meminum air Zam-Zam dan membacakan atasnya berulangkali (dengan al Fatihah), kemudian aku meminumnya. Aku mendapatkan kesembuhan yang sempurna. Akupun menjadikannya untuk bersandar ketika mengalami rasa sakit, aku benar-benar banyak mengambil manfaat darinya."[18]

Demikian penjelasan singkat tentang air Zam-Zam. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberitahukan kepada kita dan membenarkan khasiat dan keutamaan air yang tak pernah kering tersebut, meskipun setiap hari diambil oleh banyak manusia. Dengan mengetahui secara sepintas air Zam-Zam ini, maka hendaknya dapat meningkatkan dan memperkuat sandaran dan ketergantungan kita kepada Allah. Dia-lah yang Maha Penguasa mengatur segala yang Ia kehendaki.
Wallahu a'lam.

Sumber Bacaan :
- Shahihul-Bukhari, 3/1190, Cet Daar Ibnu Katsir, al Yamamah, Beirut.
- Fat-hul Bari, 6/402, Cetakan tahun 1379, Darul Ma`rifah, Beirut.
- Shahih Muslim, 4/1919, Cetakan Dar Ihya Turats Arabi, Beirut.
- Syarh Nawawi 'ala Muslim, 8/194, Cetakan Dar Ihya` Turats al Arabi, Beirut.
- Sunan Tirmidzi, 3/295, Cetakan Dar Ihya` Turats al Arabi, Beirut.
- Bidayah wan-Nihayah, Ibnul Katsir, 2/244-245, Cetakan Maktabah al Ma`arif, Beirut.
- Musnad Ahmad, Cetakan Muassasah al Qurtubah, Mesir, halaman 1/291.
- Zaadul Maad, Cetakan Muassasah ar Risalah, Beirut, 4/162.
- Shahih Sirah Nabawiyah, al Albani, Cetakan al Maktabah Islamiyah, Beirut.
- Shahih Targhib wa Tarhib, al Albani, Cetakan al Maktabah Islamiyah, Urdun, Beirut
- Irwa-ul Ghalil, al Albani, Cetakan al Maktabah Islamiyah, Beirut.
- Mukhtashar Irwa`, al Albani, Cetakan al Maktabah Islamiyah, Beirut.
- Manasik Haji wal Umrah, al Albani, Cetakan al Maktabah Islamiyah, Beirut.
- Al Mutli` 'ala Abwabul-Fiqh, al Bali, Cetakan Maktab al Islami, Beirut, halaman 1/200.
- Kementerian Urusan Keislaman, Wakaf, Dakwah dan Penyuluhan Saudi Arabia, internet. www.al-islam.com
- Kamus al Munawir, Edisi II, Cetakan Pustaka Progessif.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 09/Tahun X/1427H/2006. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo โ€“ Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016]
_________
Footnotes
[1]. Hadits hasan. Lihat Shahih Targhib wa Tarhib, Syaikh al Albani, 2/18.
[2]. Lihat Nihayah, Ibnul Atsir, 5/605, 2/779; al Mutli` 'ala Abwabul-Fiqh, Abu Fath al Ba'li, halaman 200; kamus al Munawir, 583.
[3]. Lihat Ibnul Atsir, 2/779; al Mutli` 'ala Abwabul-Fiqh, Abu Fath al Ba'li, 1/200; Syarh Nawawi ala Muslim, 8/194.
[4]. Lihat al Mutli` 'ala Abwabul-Fiqh, Abu Fath al Ba'li, 1/200.
[5]. Lihat Fat-hul Bari, 6/402; Shahih Sirah Nabawiyah, al Albani, 40, Kementerian Urusan Keislaman, Wakaf, Dakwah dan Penyuluhan Saudi Arabia, www.al-islam.com.
[6]. Bidayah wan-Nihayah, Ibnu Katsir, 2/244-245.
[7]. Hadits shahih. Lihat Irwa-ul Ghalil, al Albani, 1/218.
[8]. Lihat Hajjatun-Nabi, al Albani, 1/117.
[9]. Hadits hasan li ghairihi. Lihat Shahih Targhib wa Tarhib, al Albani, 2/19.
[10]. Lihat Shahih Targhib wa Tarhib, al Albani, 2/19
[11]. Hadits hasan. Lihat Mukhtasar Irwa-ul Ghalil, al Albani, 1/3.
[12]. Silsilah Shahihah, 4/232.
[13]. Hadits hasan. Lihat Shahih Targhib wa Tarhib, al Albani, 2/18.
[14]. Lihat Shahih Muslim, 4/1919, Cetakan Dar Ihya Turats Arabi, Beirut. Lihat Shahih Sirah Nabawiyah, al Albani, 129.
[15]. Lihat Shahihul-Bukhari, 3/1190, Cetakan Dar Ibnu Katsir, al Yamamah, Beirut. Dalam riwayat yang sama terdapat dalam Musnad Ahmad. Shuaib al Arnauth mengatakan, bahwa sanadnya shahih sesuai dengan syarat shahihain. Lihat Musnad Ahmad, halaman 1/291, Cetakan Muassasah al Qurtubah, Mesir.
[16]. Hadist hasan, sebagaimana yang dikatakan oleh Tirmidzi, dan dishahihkan oleh al Albani. Lihat Sunan Tirmidzi, 3/295, Cetakan Dar Ihya` Turast al Arabi, Beirut.
[17]. Lihat Zaadul Maad, 3/192, Cetakan al Misriyah.
[18]. Lihat Zaadul Maad, 4/162, Cetakan Muassasah ar-Risalah, Beirut.

08/08/2015

EKSTRIM BERAT SEBELAH

Islam adalah agama damai dan toleran.

Lelaki berjenggot dikatakan radikal, bukannya preman bertato yang membunuh dan membegal lebih ekstrim?

Wanita bercadar, berbaju besar dan berjilbab panjang disebut radikal, bukannya wanita yang berjoget ria, mengumbar aurat dan bertingkah jalang lebih ekstrim.

Mengamalkan sunnah dan teguh beragama dianggap radikal, bukannya kaum tradisional yang berpikir kolot, fanatis buta dan taklid kaku lebih ekstrim?

Ulama dan kitab kuning yang mengupas jihad dituduh radikal, bukannya para pemuda Yahudi yang membakar bayi Palestina berumur 18 bulan lebih ekstrim.

Muslim yang menegakkan ajaran agamanya dituduh radikal, bukannya mereka yang membakar masjid di Tolikara lebih ekstrim.

Negara-negara Islam Arab yang menghalau Syiah di Yaman disebut tadikal, bukannya komunis dan Budhis yang membantai ribuan muslim Rohingya lebih ekstrim.

Siapa yang membunuh 50 juta manusia pada perang dunia II, bukan muslim.

Siapa yang memperbudak 5 juta penduduk Afrika, bukan muslim.

Siapa yang membantai 1 juta warga Bosnia, bukan muslim.

Siapa yang membantai ratusan ribu kaum Yahudi di Jerman, bukan muslim.

Siapa yang menjajah Libia, Al-Jazair, Hindia, Afganistan, Srilangka, Indonesia dan Palestina, bukan muslim.

Siapa yang s**a mengancam pisah dari NKRI, bukan muslim.

Siapa yang paling banyak menguras kekayaan Indonesia, bukan Negara Arab Muslim.

Siapa yang s**a memicu kerusuhan di Indonesia, bukan muslim.

Siapa yang s**a melecehkan simbol agama dan pen*staan agama, bukan muslim.

Siapa yang s**a menghina para nabi, bukan muslim.

Siapa yang s**a berkhianat terhadap bangsa ini, bukan muslim.

Siapa yang s**a mengacak-acak tatanan politik, ekonomi dan sosial global, bukan muslim.

KALAU BEGITU KENAPA ANDA MENUDUH UMAT ISLAM EKSTRIM DAN TIDAK TOLERAN.

Ustadz DR. Erwandi Tarmidzi

Kuat, Kokoh, Indah, Jaya dan Kemajuan Umat Islam dengan semangat yang tak pernah padam dalam menuntut ilmu! Andalah yang...
08/08/2015

Kuat, Kokoh, Indah, Jaya dan Kemajuan Umat Islam dengan semangat yang tak pernah padam dalam menuntut ilmu! Andalah yang akan membawa Islam ini pada kejayaan atau kehancuran.
Dapatkan penjelasan dan pencerahan yang akan semakin Anda menjadi pribadi yang tangguh.
Segera Miliki Bukunya!
Pustaka Imam Bonjol
Tegar Membina Umat, Istiqomah di Atas Sunnah

Jual Akidah Muslim, Aqidah dengan harga Rp 42.000 dari toko online Nablusi Computer, Jakarta. Cari produk islam lainnya di Tokopedia. Jual beli online aman dan nyaman hanya di Tokopedia.

Buat Para Wanita Cantik Calon Bidadari-Bidadari!Inilah yang Anda cari. Temukan mutiara-mutiara yang masih tersimpan, yan...
08/08/2015

Buat Para Wanita Cantik Calon Bidadari-Bidadari!
Inilah yang Anda cari. Temukan mutiara-mutiara yang masih tersimpan, yang belum Anda temukan!
Asah mutiara itu dan lihatlah kemilaunya! Buku ini akan memberitahukan pada Anda.
Karena Andalah Mutiara-Mutiara itu.
Segera Miliki Bukunya!
Harga Grosir!
Kami Partner Pustaka Imam Bonjol
Tegar Membina Umat, Istiqomah Diatas Sunnah

Jual Senja Kala Bidadari, Akhlaq dengan harga Rp 20.000 dari toko online Nablusi Computer, Jakarta. Cari produk islam lainnya di Tokopedia. Jual beli online aman dan nyaman hanya di Tokopedia.

Bacaan Ringan dan menambah wawasan keislaman. Harga Murah, pilih-pilih diskon.Kunjungi toko Nablusi Book Store di Tokope...
08/08/2015

Bacaan Ringan dan menambah wawasan keislaman. Harga Murah, pilih-pilih diskon.
Kunjungi toko Nablusi Book Store di Tokopedia dan nikmati belanja yang menyenangkan.
Kami berpartner dengan Pustaka Imam Bonjol, Tegar Membina Umat Istiqomah Diatas Sunnah!
Segera Miliki Bukunya!

Jual Ritual Ramadhan Antara Adat dan Syariat, Ibadah dengan harga Rp 24.000 dari toko online Nablusi Computer, Jakarta. Cari produk islam lainnya di Tokopedia. Jual beli online aman dan nyaman hanya di Tokopedia.

Kami Jual harga banyak diskon! Segera miliki buku "100 Keyakinan Jahiliyah Yang ditentang Nabi SAW". Lengkapi koleksi ba...
08/08/2015

Kami Jual harga banyak diskon! Segera miliki buku "100 Keyakinan Jahiliyah Yang ditentang Nabi SAW". Lengkapi koleksi bacaan Anda dengan buku-buku Islam berkualitas dari Penerbit Pustaka Imam Bonjol. Tegar Membina Umat, Istiqomah di Atas Sunnah!

Jual 100 Keyakinan Jahiliyah Yang Ditentang Nabi SAW, Aqidah dengan harga Rp 40.000 dari toko online Nablusi Computer, Jakarta. Cari produk islam lainnya di Tokopedia. Jual beli online aman dan nyaman hanya di Tokopedia.

PENJELASAN PEMBATAL KEISLAMANSyarah dan Ta'liq Syaikh Shalih Fauzan Al-FauzanUmat Islam militan selalu berusaha menjaga ...
05/08/2015

PENJELASAN PEMBATAL KEISLAMAN
Syarah dan Ta'liq Syaikh Shalih Fauzan Al-Fauzan

Umat Islam militan selalu berusaha menjaga agar shalatnya tidak batal, zakatnya tetap sah, puasanya sempurna dan hajinya tidak rusak. Akan tetapi banyak diantara mereka yang tidak memperhatikan keabsahan aqidahnya, mereka beranggapan kalau sudah menunaikan shalat, membayar zakat, berpuasa, dan beribadah haji berarti sudah pada titik aman dalam beragama.
Namun...

Judul asli : Ad durus fi syarhi nawaqidh al islam
Penulis : Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab
Syarah : Syaikh Shalih Fauzan Al Fauzan
Penerbit : Maktabah ar-Rusyd

Edisi Indonesia: Penjelas Pembatal Keislaman
Penerjemah : Ahmad Amin Ulwi , Lc
Penerbit: Pustaka Imam Bonjol
Ukuran 14.5 x 21 cm
Halaman: 319 hlmn
ISBN :978-602-0871-00-4
Cetakan Pertama, Ramadhan 1436 H

Harga : Rp. 50.000 Diskon 15%
Terima Grosir diskon lebih besar

KALAU KAU JANTAN CERAIKAN AKUMengurai Benang Kusut Kehidupan Rumah TanggaGelombang abad kebebasan dan badai globalisasi ...
05/08/2015

KALAU KAU JANTAN CERAIKAN AKU
Mengurai Benang Kusut Kehidupan Rumah Tangga

Gelombang abad kebebasan dan badai globalisasi telah memporak-porandakan tatanan kehidupan negeri-negeri Islam. Hak asasi, demokrasi, kesetaraan gender telah menjadi kabut gelap di masyarakat. Fenomena "keberanian" wanita semakin meningkat, keharmonisan hidup berkeluarga pun semakin terancam!

Penulis: Ustadz Zainal Abidin Bin Syamsuddin
Penerbit: Pustaka Imam Bonjol
Ukuran : 14.5 x 21 cm
Halaman : 349 hlmn
ISBN : 978-602-70528-1-9
Cetakan Pertama, Shafar 1436 H

Harga : Rp 50.000 Diskon 15%
Terima Grosir diskon lebih besar

Resensi Buku, Fikih Ekonomi IslamInilah manfaat buku yang ditulis oleh Prof. Dr. Abdullah al-Mushlihdan Prof. Dr. Shalah...
17/11/2014

Resensi Buku, Fikih Ekonomi Islam

Inilah manfaat buku yang ditulis oleh Prof. Dr. Abdullah al-Mushlih
dan Prof. Dr. Shalah ash-Shawi bagi kalangan santri dan mahasiswa
ilmu fikih. Ia menjadi jembatan antara kitab fikih formal dengan
kegiatan ekonomi modern. Bentuknya yang ringkas namun
mencantumkan rujukan kepada kitab fikih formal, membuat buku ini sangat berguna.
Disisi lain, kekayaan khazanah kitab2 fikih yang demikian banyaknya
menyebabkan kesulitan tersendiri bagi kalangan pelaku bisnis.
Hanya sedikit dari kitab2 tsb yg telah diterjemahkan ke dalam
bahasa Indonesia, itupun hanya kitab2 fikih pengantar.
Beberapa kitab fikih yg besar, spt al-Umm karya Imam asy-Syafi'i
sudah diterjemahkan. Namun ada kesulitan didalam memahaminya.
Pertama, krn kitab aslinya menggunakan bhs klasik, yg orang arab
awam pun sulit memahami. Kedua, diterjemahkan dengan bahasa
Indonesia yang kaku.
Nah bagi kalangan pelaku bisnis, inilah manfaat buku ini. ditulis
dalam bahasa yg ringan, cakupan bahasannya komprehensif,
juga analisa fikih atas kegiatan keuangan ekonomi modern.
Bagi kita yang mau memulai usaha buku ini sangat disarankan
untuk ditelaah dan diterapkan dalam tiap transaksi kita.
Dapatkan buku ini ditoko buku kesayangan anda dengan harga yang cukup murah. Uang anda 50 ribu masih ada kembalian.
Murah khan, untuk ilmu yang sangat bermanfaat, Insya Allah...

Book Lover, it is your destination?http://www.indonesiabookfair.net/index.php/2014-09-28-04-18-49/rangkaian-acara
05/11/2014

Book Lover, it is your destination?
http://www.indonesiabookfair.net/index.php/2014-09-28-04-18-49/rangkaian-acara

Indonesia Book Fair kembali akan digelar oleh Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) pada tanggal 1-9 November 2014 di Istora Senayan Jakarta. Agenda tahunan kali ini sangat spesial karena ditunjuknya Indonesia sebagai Guest of Honour di tahun 2015 akan memberikan warna yang berbeda terhadap pameran Indoโ€ฆ

Address

Surabaya

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 17:00
Sunday 08:00 - 17:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nablusi Book Store posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Nablusi Book Store:

Share