23/07/2020
Prinsip dasar aplikasi Eco Farming
Silahkan disimak baik''
1. EF adalah pupuk organik super aktif artinya kandungan NPK didalamnya hanya dibawah 5% saja, jelas kebutuhan untuk komoditas tanaman pertanian apapun tidak mencukupi
Super aktif artinya EF mengandung salah satunya bakteri decomposer atau bakteri pengurai
pertanyaannya bagaimana mungkin bakteri decomposer EF bisa bekerja secara optimal mengurai bahan organik di lahan atau media tanam, sedangkan bahan organiknya saja tdk tersedia dilahan
(karena dilahan atau di media tanam tidak ditambahkan bahan organik berupa kotoran ternak atau serasah dari sisa tumbuh"an yang ideal untuk tanaman)
2. Hasil penelitiaan mahasiswa pertanian Unpad Bandung, yang bekerja sama dengan PT. BIO (produsen eco farming New Formula) mengenai 11 parameter untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil tanaman Jagung Talenta dari benih Pertiwi, beberapa bulan yang lalu disimpulkan sbb :
a. EF adalah pupuk organik yang tdk bisa berdiri sendiri, jika ingin menghasilkan produk full organik maka harus ada penambahan pupuk kandang atau bahan organik lainya pada media tanam ataupun dilahan, yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan NPK ideal secara alami
b. Jika tdk tersedia bahan organik berupa pupuk kandang maka untuk memacu pertumbuhan vegetatif awal, harus ada penambahan pupuk an organik (kimia) sebanyak 20-25% dari dosis komoditas pertanian persatuan luasan 1 hektar
c. Dari 11 parameter yang di ujikan pada komoditas jagung Talenta benih Pertiwi, ternyata parameter 3/4 pupuk an organik dan EF 3/4 dosis perhektar ini memberikan angka signifikan dengan adannya peningkatan hasil secara kualitas tongkol jagung dan nilai pendapatan berupa keuntungan lebih besar
Kesimpulan;
Seberapa banyak EF yang diaplikasikan tetap tidak akan memacu pertumbuhan tanaman..
karena kebutuhan hara makro NPK dari bahan organik berupa pupuk kandang tidak tersedia,
maka jika hara makro dari bahan organik tdk tersedia solusinya kebutuhan NPK pada pupuk an organik harus diaplikasikan sebanyak 25% di lahan atau media tanam persatuan luasan 1 hektar untuk memacu pertumbuhan awal vegetatif..
Jika kebutuhan NPK tanaman sdh terpenuhi baik dari bahan organik ataupun an organik, maka kinerja EF akan semakin Dahsyatttt...!!!
Secara kuantitatif dan kualitatif, serta margin pendapatan petani akan semakin meningkat
Semoga prinsip dasar Eco Farming ini, menjadi acuan bagi para mitra Sinergi untuk terus mengembangkan wawasan pertanian secara lebih luas lagi dan kiranya tulisan ini dapat bermanfaat...
Salam Petani Cerdas Indonesia
Brandednya ECO farming adalah pupuk organik super aktif, harusnya pupuk yang digunakan adalah dari Bahan Organik (BO) salah satunya pupuk kandang, kebutuhan idealnya untuk komoditas padi sawah 6-8 ton pupuk kandang harus di tabur di hamparan sawah seluas 1 hektar.., jika kebutuhan BO ini terpenuhi maka akan menghasilkan produk padi organik berupa beras yang memiliki nilai jual tinggi di kisaran minimal 25 rb perkilo
Jika ada pemahaman bahwa 1 tube EF itu setara 1 ton pupuk kandang, jelas itu salah..
Solusinya jika tdk tersedia BO di lahan maka wajib pupuk an organik masuk 20-25% perhektar
Kebutuhan NPK untuk padi total kebutuhannya 500 kg, berupa urea, sp36 dan kcl
25% dari 500 kg adalah 125 kg, maka dibutuhkan:
Urea 50 kg,
sp36 50 kg dan
kcl 25 kg
Aplikasikan di hari ke 5-7 hst untuk luasan 1 ha
*Banyak kegagalan aplikasi EF yang terjadi di daerah karena over klaim, over confident tanpa diimbangi pengetahuan ilmu dasar pertanian*
*Insya Alloh selama kita mau belajar dan terus semangat untuk mengembangkan kemampuan diri kita*
*Disitu ada ilmu yang berharga yang siap akan kita terima*
Wa Info lebih lanjut
WA 085100719305
Tlp 081357579727