05/01/2016
Namanya Tania.
Ini adalah cerita bagaimana ia menemukan pasangan hidupnya di kampus.
Tania itu adalah cewek super cantik di kampusnya. Selain cantik, ia juga dikenal sangat jago bahasa Inggris. Ratusan mahasiswa tergila-gila padanya. Dalam satu minggu, ia bisa mendapatkan bunga lebih dari 4 cowok yang berbeda-beda.
Namun, Tania berkomitmen sebelum lulus kuliah, dirinya tidak ingin berpacaran. Ia ingin fokus menyelesaikan pendidikannya.
Nah, disaat kuliahnya tinggal satu semester lagi, si Tania mengadakan sayembara dikampusnya. “Yang memiliki nilai TOEFL tertinggi, akan jadi pacar saya,”
Sontak, seluruh cowok di kampus itu tiba-tiba jadi bule semua. Setiap hari, perpustakaan penuh dengan cowok. Yang biasanya kalau ke kampus gak bawa tas, jadi bawa tas yang isinya kamus bahasa Inggris.
Kalau jam kuliah bahasa inggris, mereka selalu di depan. Nongkrong pun mereka memakai bahasa Inggris.
Nah, ujian TOEFL pun tiba. Seluruh cowok di kampus tersebut dag dig dug. Beberapa ada yang saling sikut melakukan persaingan tidak sehat.
Setelah masa ujian TOEFL selesai, tibalah saatnya pengumuman skor. Ternyata, IPK tertinggi dicapai oleh tiga orang cowok. Si H, I, dan J. Mereka semua sama-sama mendapatkan skor 550.
Tania pun kebingungan.
H orangnya cerdas, kaya raya, dan punya mobil Sport. I orangnya tampan, punya motor sport, tapi orangnya kasar. Sedangkan si J ini tampan, tidak kaya, tidak terlalu pintar, tapi rajin.
“Tania, dari tiga cowok ini, mana yang kamu pilih?,” Pak Rektor kampus bertanya serius kepadanya.
“Aku pilih si J, pak.” Jawab Tania dengan suara lirih. Teman-teman Tania tersenyum.
J tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya karena bisa mendapatkan hati Tania. H dan I pun pulang dengan hati yang hancur. Sangat hancur.
Karena penasaran, pak Rektor pun bertanya kepada Tania.
“Wahai Tania, mengapakah engkau memilih J untuk jadi pasangan hidupmu? Padahal mereka berdua lebih kaya daripada J?,” Tanya pak Rektor.
Tania tersenyum mendengar pertanyaan tersebut.
“Karena J adalah lelaki yang apa adanya. Mungkin mereka berdua terlihat kaya, tapi itu yang kaya adalah orangtuanya, bukan mereka. Sedangkan J, aku tahu dia adalah seorang pekerja keras. Aku sudah ngobrol banyak dengan teman-teman dekat J,” Kata Tania membuat pak rektor tersentuh hatinya.
“Saya mendukung keputusanmu, Tania. H dan I menyukaimu karena kamu cantik. Hanya itu. Sedangkan J, bapak bisa melihat masa depan yang gemilang jika kamu bersamanya. Kalian saling melengkapi,” Ucap Pak Rektor.
“Saling melengkapi bagaimana pak?,” kata Tania penasaran.
“Lihat ini,” pak rektor menunjukkan sebuah email yang ada di komputer kerjanya.
Tania melihat sebuah email dari J yang dikirimkan ke Pak Rektor. Isi emailnya begini...
“Alhamdulillah bapak, setelah 23 kali ditolak, akhirnya aku bisa mendapatkan beasiswa untuk kuliah S2 di Inggris. Impianku tercapai Pak. Sekarang, aku lagi mengikuti samyembara skor TOEFL yang diadakan oleh Tania. Doakan aku berhasil ya pak. Doakan aku bisa menjadi pasangannya Tania. Aku ingin sekali mengajaknya kuliah di Inggris,”
Ini email balasan dari Birmingham University, saya lampirkan ya pak. Terimakasih atas bantuan Bapak selama ini,”
Air mata Tania berlinang membasahi pipinya. Membaca email J, serasa membaca sebuah kejutan luar biasa. Ternyata, selama ini J berusaha sangat keras untuk bisa kuliah di Inggris. Dan yang lebih bikin mak-jleb-jleb hatinya, J ingin mengajak Tania ke Inggris.
“Inggris, darimana J tahu kalau aku juga ingin kuliah di Inggris?” katanya dalam hati.
Satu tahun kemudian.
Tania dan J sedang asyik bercengkrama di apartemennya di Birmingham, Inggris.
Ada inbox masuk di fesbuk.
“Hai mas J, perkenalkan saya Imam dari berkuliahcom. saya ingin nanya-nanya dikit tentang kuliah di Inggris, Mas. Boleh?”
“Hai mas Imam. Boleh, silahkan mas dengan senang hati,”
J menjawab pertanyaan Imam apa adanya. Hingga tibalah pada satu pertanyaan yang membuatnya tersenyum-senyum lama. Sangat lama.
“Mas J, menurut mas, sebenarnya apa sih satu hal yang bisa membuat mas J diterima beasiswa kuliah di Inggris?”
“Hehe. Ini sebenarnya panjang mas jawabannya. Intinya adalah bekerja kerjas. Tuhan tidak pernah mengubah nasib kita kalau kita sendiri tidak mau mengubahnya. Saya sudah ditolak 23 kali dalam mengajukan beasiswa, hingga akhirnya Tuhan mempertemukan saya dengan sebuah buku.
Di buku itu, dijelaskan cara-cara cerdas supaya bisa kuliah di luar negeri. Salah satu tips yang saya praktikan adalah membuat recomendation letter. Itulah mengapa saya dulu sangat rajin ke ruangan pak rektor. Walaupun awalnya pak rektor menolak, tapi beliau akhirnya luluh juga karena kengototan saya.
Beliau membuatkan satu surat sakti yaitu surat recomendation letter. Lalu, di pengajuan beasiswa yang ke 24 kalinya, saya sertakan surat itu. Dan saya berhasil mendapatkan beasiswa hehehe,” Jawab si J.
“Wah, buku apa yang mas J baca?,” Tanya si Imam.
“Ini bukunya,” mas J mengupload sebuah foto cover buku berwarna merah.
Kemudian Imam mengeja judulnya, “Baca Ini kamu Pasti Kuliah di Luar negeri Dijamin 100%... Hahaha itu buku JKLN ya mas. Saya punya bukunya hahaha.” Imam tergirang-girang sendiri.
“Ada lagi mas Imam. Saya bisa mendapatkan istri saya sekarang, Tania, juga berawal dari sayembara lucu. Sayembara Skor TOEFL,”
“Wah, menarik ini. Bagaimana ceritanya mas?,” Imam penasaran.
“Dulu, saya ini termasuk orang yang payah bahasa Inggris. Sudah semester akhir tapi kalau ngomong sama bule masih grogi dan gak jelas. Tapi saya berani ikut sayembara TOEFL untuk mendapatkan hati istri saya. Dari ratusan mahasiswa yang ikut, hanya 3 orang yang berhasil mencapai skor tertinggi di kampus,”
“Wah, bagaimana mas bisa TOEFL skornya 550?,”
“Satu bulan sebelum ujian TOEFL, saya belajar TOEFL siang malam. Hingga saya beri bocoran oleh teman istri saya. Saya tanya ke teman Tania, kok Tania jago banget bahasa Inggrisnya, apa rumusnya? Temannya bilang kalau saya disarankan buat mempelajari TOEFL KILLER. Dari situ saya bar tahu mengapa dia jago banget bahasa Inggrisnya, mengapa dia skor TOEFL nya paling tinggi di kampus. Ternyata pakai jurus Toefl Killer,”
“Hahahahaa...,” Imam tertawa.
“Kok tertawa mas?,” Tanya mas J.
“Lha, saya sekarang jualan DVD Toefl Killer itu mas,”
Kemudian keduanya tertawa bersama.
"Dua tahun dari sekarang, saat kamu sedang berada di dalam pesawat menuju ke Eropa, saat ayah ibumu menangis terharu karena mimpimu kuliah di Eropa menjadi nyata... Kamu akan melihat ke belakang dan berfikir bahwa keputusan untuk mengurangi main game, mengurangi nongkrong gak jelas di cafe, mengurangi pacaran yang kurang bermanfaat, dan fokus untuk belajar bahasa asing, belajar dengan sangat sangat tekun, fokus untuk mencari beasiswa, dan membaca buku JKLN adalah keputusan TERBAIK yang kamu buat," Pesan mas J.
SMS ke WA 082300166669 kalau kamu ingin pesan buku TOEFL KILLER. Share postingan ini jika kamu sangat YAKIN suatu saat bisa ke Mendapatkan Skor TOEFL 600