17/04/2026
Penyebab Pingsan
Fenomena ayam pingsan atau "oleng" setelah berkokok seringkali dikaitkan dengan kelelahan fisik atau upaya menegaskan dominasi. Namun secara ilmiah, berkokok membutuhkan energi besar dan tekanan udara tinggi yang bisa menyebabkan ayam merem atau pusing sesaat. Fenomena ini jarang disebabkan penyakit, melainkan respons refleks alami tubuh.
Saat berkokok, ayam kekurangan oksigen (hipoksia) sementara ketika menutup mata dan menegangkan otot leher serta dada. Hal ini membuat peredaran darah ke otak sedikit terganggu atau memicu respons saraf, sehingga ayam seolah "pingsan" atau limbung sejenak.
Jika ayam berkokok terus menerus, terutama di waktu yang tidak biasa (seperti malam hari), ini bukan mistis melainkan ini bisa memicu kelelahan ekstrem. Fenomena ini seringkali hanya mitos atau perilaku unik, namun jika terjadi terus menerus, bisa jadi tanda kelelahan.
Dukung juga konservasi dengan followindonesia