Immortal Publishing

Immortal Publishing adalah buku sayap sang waktu

New Release!!!
10/01/2019

New Release!!!

Tema utama kedua Statisme dan anarki ialah kritik atas Marxisme. Bagi Marxis, partisipasi kaum proletar dalam kehidupan ...
09/01/2019

Tema utama kedua Statisme dan anarki ialah kritik atas Marxisme. Bagi Marxis, partisipasi kaum proletar dalam kehidupan politik bangsa masing-masing tampak sebagai cara yang efektif dalam mengejar perjuangan kelas dan akhirnya mencapai keunggulan proletariat dan penghapusan negara. Namun, bagi kaum Anarkis, setiap keterlibatan dalam "politik borjuis" merupakan kerusakan yang melekat. Seseorang bisa melawan musuh atau yang lain bisa bergabung dengan musuh, tetapi satu orang tidak dapat melakukan keduanya. Berharap menggunakan metode politik dalam menghapus dominasi politik adalah khayalan yang berbahaya.

Mikhail Alexandrovich Bakunin (bahasa Rusia: Михаил Александрович Бакунин; lahir 30 Mei 1814 – meninggal 1 Juli 1876 pad...
09/01/2019

Mikhail Alexandrovich Bakunin (bahasa Rusia: Михаил Александрович Бакунин; lahir 30 Mei 1814 – meninggal 1 Juli 1876 pada umur 62 tahun) adalah seorang tokoh politik Rusia. Bakunin adalah salah satu dari pemikir anarkis terbaik. Bahkan banyak yang menyebut bahwa ia adalah salah satu "pendiri gerakan Anarkisme".
Bakunin merupakan seorang tokoh anarkis yang mempunyai energi revolusi yang dashyat. Bakunin merupakan ‘penganut’ ajaran Proudhon, tetapi mengembanginya ke bidang ekonomi ketika dia dan sayap kolektivisme dalam Internasionale Pertama mengakui hak milik kolektif atas tanah dan alat-alat produksi dan ingin membatasi kekayaan pribadi kepada hasil kerja seseorang. Bakunin juga merupakan seorang anti komunis yang pada saat itu mempunyai karakter yang sangat otoriter.

SIAPAKAH yang benar, kaum idealis ataukah kaum materialis?Pertanyaan yang diungkapkan secara ragu-ragu ini menjadi musta...
09/01/2019

SIAPAKAH yang benar, kaum idealis ataukah kaum materialis?
Pertanyaan yang diungkapkan secara ragu-ragu ini menjadi mustahil. Syak, kaum idealis salah dan kaum materialis benar. Ya, fakta ada sebelum ide; idealnya, sebagaimana yang dikatakan Proudhon, hanyalah bunga, yang akarnya menghunjam ke dalam kondisi-kondisi material eksistensi. Ya, seluruh sejarah umat manusia, intelektual dan moral, politik dan sosial, hanyalah pantulan dari sejarah ekonomi.
Semua cabang ilmu pengetahuan modern, ilmu pengetahuan yang sejati dan tidak memihak, sepakat mewartakan kebenaran yang besar, mendasar, dan menentukan ini: dunia sosial, lebih tepat lagi dunia manusia—singkatnya, umat manusia—tidak lain hanyalah perkembangan terakhir dan tertinggi setidaknya di planet kita. Namun, setiap perkembangan selalu menyiratkan negasi yang merupakan asas atau tempat keberangkatannya maka manusia pada saat yang sama dan secara esensial tidak tergesa-gesa dan secara bertahap melenyapkan unsur kekunoan pada diri manusia, dan justru negasi ini, rasional sekaligus natural, dan rasional hanya karena natural—sekaligus historis dan logis, tak terelakkan menjadi pengembangan dan realisasi semua hukum alam di dunia yang mengkonstitusikan dan menciptakan yang ideal, dunia intelektual dan keyakinan moral, ide-ide.
Kemampuan-kemampuan ini, menggabungkan tindakan progresif mereka dalam sejarah, merupakan faktor penting, kekuatan negatif dalam perkembangan positif manusia, dan alhasil menciptakan semua yang mengkonstitusikan kemanusiaan pada diri manusia.

Bukan maksud para penulis di buku ini untuk menjadi yang paling tahu. Mereka sekadar memberitahu, sudah lama melalui kar...
06/01/2019

Bukan maksud para penulis di buku ini untuk menjadi yang paling tahu. Mereka sekadar memberitahu, sudah lama melalui karya mereka dan kini—dalam buku ini—melalui esai-esai mereka tentang dunia kepenulisan. Maka dari itulah, gatra-gatra tentang tulisan dalam kumpulan esai ini pun hadir dengan beragam perspektif. Bahkan, latar belakang “disiplin-kerja” mereka secara “ilmiah” pun beraneka.
Para penulis tak juga berhenti merangkai kata. Umberto Eco bahkan menilai aktivitas menulis sebagai “kewajiban-politis”-nya. Jika tidak punya kendali atas otoritas politik, maka tuliskan keresahan itu bagi orang lain. Inilah tugas yang sebenarnya bagi para sarjana, juga warga negara lainnya, demikian tutur Eco. Kita harus terus berpendapat karena kita wajib menyatakan sesuatu, dan bukan dimestikan karena kita punya kepastian “ilmiah” yang tanpa boleh dibantah.

Mario Vargas Llosa (lahir di Arequipa, Peru, 28 Maret 1936; umur 82 tahun) adalah seorang novelis, penulis dan juga poli...
06/01/2019

Mario Vargas Llosa (lahir di Arequipa, Peru, 28 Maret 1936; umur 82 tahun) adalah seorang novelis, penulis dan juga politikus dari Peru yang mendapat hadiah Nobel untuk bidang sastra tahun 2010 untuk karyanya mengenai kartografi dari struktur kekuasaan dalam melawan tekanan, perlawanan, pemberontakan, serta kekalahan individu.

Tulisan-tulisan di sini diambil dari empat buku kumpulan esai sastranya Contra viento y marea, La verdad de las mentiras...
06/01/2019

Tulisan-tulisan di sini diambil dari empat buku kumpulan esai sastranya Contra viento y marea, La verdad de las mentiras, El lenguaje de la pasión, La civilización del espectáculo; ditambah dengan pidato penerimaan Hadiah Nobel Sastra.
SEPANJANG kerja kepengarangannya yang merentang kurang lebih 60 tahun (dan bisa terus berlanjut bila ia panjang umur), Mario Vargas Llosa telah menghasilkan tulisan-tulisan nonfiksi yang bila ditumpuk bisa jadi sama tebal atau bahkan lebih tebal dibanding seluruh karya fiksinya (di luar naskah drama, skenario film, dan cerita anak yang juga pernah dihasilkannya). Tulisan-tulisan nonfiksi itu berupa esai-esai dan kolom-kolom pendek, kajian panjang, pidato dan kuliah, bahkan buku-buku utuh tentang permasalahan sastra, politik, senirupa, atau kehidupan
sosial budaya umumnya. Belum lagi pengantar untuk buku-buku antologi atau karya-karya penulis lain (sepelacakan saya, tulisan Vargas Llosa yang pertama kali diterjemahkan ke bahasa Indonesia memang adalah tulisan nonfiksinya, yakni pengantar untuk buku ekonom Peru Hernando de Soto, Masih Ada Jalan Lain: Revolusi Tersembunyi Negara Dunia Ketiga, yang diterbitkan oleh Yayasan Obor Indonesia pada 1992).

Akhir-akhir ini aku jarang bertemu denganHolmes. Pernikahanku telah memisahkan kami. Kebahagiaanyang kualami dan kesibuk...
05/01/2019

Akhir-akhir ini aku jarang bertemu dengan
Holmes. Pernikahanku telah memisahkan kami. Kebahagiaan
yang kualami dan kesibukan-kesibukan rumah
tangga yang harus kulakukan sebagai kepala keluarga
telah menyita segenap perhatianku; sedangkan Holmes,
yang jiwa Bohemia-nya tidak menyukai bentuk masyarakat
apa pun, tetap tinggal di rumah kontrakan kami
di Baker Street. Dia terbenam dalam buku-buku tuanya,
dan dari minggu ke minggu bergumul di antara kecanduannya
pada kokain dan ambisinya, di antara rasa kantuk
yang diakibatkan oleh obat bius itu dan kekuatan alamiahnya
yang luar biasa.

Sir Arthur Ignatius Conan Doyle (lahir 22 Mei 1859 – meninggal 7 Juli 1930 pada umur 71 tahun) adalah pengarang cerita f...
05/01/2019

Sir Arthur Ignatius Conan Doyle (lahir 22 Mei 1859 – meninggal 7 Juli 1930 pada umur 71 tahun) adalah pengarang cerita fiksi terkenal berkebangsaan Inggris. Salah satu karangannya yang paling terkenal adalah serial petualangan Sherlock Holmes, seorang detektif fiksi yang eksentrik.
Doyle dilahirkan pada tahun 1859. Ia mendapat gelar dokter dari Universitas Edinburgh dan mulai membuka praktik di Southsea, Inggris pada tahun 1882. Ia mengarang banyak cerita, dua diantaranya tidak pernah dipublikasikan.

Pada tahun 1886, ia menciptakan tokoh Sherlock Holmes yang diilhami dari Dr. Joseph Bell, salah satu dosennya. Cerita pertama yang berjudul A Study in Scarlet (bahasa Indonesia: Penelusuran Benang Merah) ini diterima publik dengan baik. Akan tetapi, ketenaran tokoh itu baru dimulai pada tahun 1891 ketika ia menulis serial petualangan Sherlock Holmes bersama sahabat setianya, Dr. Watson, dalam bentuk kompilasi cerita pendek.

“KURASA, Watson, aku harus pergi,” kataHolmes pada suatu pagi ketika kami sedang duduk menikmatisarapan.“Pergi! Ke mana?...
05/01/2019

“KURASA, Watson, aku harus pergi,” kata
Holmes pada suatu pagi ketika kami sedang duduk menikmati
sarapan.
“Pergi! Ke mana?”
“Ke Dartmoor, ke King’s Pyland.”
Aku tidak terkejut mendengarnya. Justru aku
akan merasa heran kalau dia sampai tak terpengaruh
oleh kasus yang luar biasa ini, yang telah menjadi topik
pembicaraan hangat di seluruh Inggris. Sepanjang hari
sebelumnya temanku berjalan mondar-mandir di ruangan
kami dengan dagu tertekuk sampai ke dada dan
kedua alis menyatu, sambil tak henti-hentinya mengisi
dan mengisi lagi pipanya
dengan tembakau hitam yang paling kuat. Telinganya benar-benar tuli terhadap
semua pertanyaan atau komentar yang kuajukan.
Semua koran edisi terbaru yang tiba cuma ditengoknya
sejenak, lalu dilemparnya ke sudut ruangan. Tapi, walaupun
dia diam seribu bahasa, aku tahu pasti apa yang
sedang dipikirkannya. Saat ini, hanya ada satu kasus di
masyarakat yang mampu menantang kemampuan analisisnya,
yaitu lenyapnya secara aneh kuda pacuan favorit
yang dijagokan dalam perlombaan memperebutkan Piala
Wessex, dan pembunuhan tragis terhadap pelatihnya.
Itulah sebabnya, aku sudah menduga dan mengharapkan
dia akan pergi ke tempat kejadian.

Darcy, anak muda keturunan bangsawan yang kaya raya dan memikat banyak perempuan cantik itu, semula memandang Elizabeth,...
04/01/2019

Darcy, anak muda keturunan bangsawan yang kaya raya dan memikat banyak perempuan cantik itu, semula memandang Elizabeth, yang berasal dari keluarga sederhana, sebagai gadis yang tak menarik, namun lambat laun ia terpesona dan jatuh cinta. Hanya saja Elizabeth, yang tidak menyukai gaya bicara dan keangkuhan Darcy, telanjur menaruh prasangka dan kebencian sehingga ia pun menampik uluran cintanya. Ditambah dengan tindakan Darcy yang sengaja memisahkan sahabatnya dari kakak tersayang Elizabeth semakin meyakinkan Elizabeth bahwa lelaki yang menyebalkan itu memang tak layak untuk dicintai.
Namun pertemuan kedua mereka telah membuka mata Elizabeth, dan ia pun mulai melihat sisi lain dari diri Darcy. Perubahan sikap Darcy, serta bantuannya terhadap keluarga Elizabeth, perlahan-lahan menguak kebaikan terpendam Darcy. Maka benih cinta mulai tumbuh di hati Elizabeth, namun di saat bersamaan rasa bimbang pun menyergap: sanggupkah dia mengenyahkan prasangkanya terhadap diri laki-laki itu? Dan akankah cinta itu mekar dan beroleh sambutan dari laki-laki yang pernah dipermalukannya itu?
Sebuah karya sastra yang memikat, sebuah kisah cinta yang mendebarkan, dengan tokoh-tokoh yang memesona dan terkadang menggelikan. Pride and Prejudice adalah satu dari 9 buku terpopuler sepanjang masa yang wajib Anda baca.

Alexandre Dumas, père (senior), lahir dengan nama Dumas Davy de la Pailleterie (lahir 24 Juli 1802 – meninggal 5 Desembe...
04/01/2019

Alexandre Dumas, père (senior), lahir dengan nama Dumas Davy de la Pailleterie (lahir 24 Juli 1802 – meninggal 5 Desember 1870 pada umur 68 tahun) adalah seorang penulis Perancis, dikenal dengan novel-novel historisnya yang sarat dengan petualangan. Sebagian besar novelnya, termasuk The Count of Monte Cristo dan Roman D'Artagnan, dibuat berseri, dan ia juga menulis drama, artikel majalah, dan merupakan seorang koresponden yang berpengaruh.

Address

Jalan Dersono, Ceper, Wedomartani, Ngemplak
Sleman
55584

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Immortal Publishing posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share