Flaveta Store ID

Flaveta Store ID Toko online tepercaya di Indonesia #1 (Menerima COD)
Buka Senin-Sabtu jam 09.00-16.00 WIB

Penyebab Gigi BerlubangGigi berlubang adalah kondisi gigi yang rusak akibat terkikisnya lapisan terluar gigi (enamel). K...
01/02/2023

Penyebab Gigi Berlubang

Gigi berlubang adalah kondisi gigi yang rusak akibat terkikisnya lapisan terluar gigi (enamel). Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan bakteri di mulut akibat sering mengonsumsi makanan manis dan kurang menjaga kebersihan mulut.

Gigi berlubang merupakan keluhan yang umum terjadi pada gigi, baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Kondisi ini sulit terdeteksi karena umumnya tidak menimbulkan nyeri pada tahap awal. Oleh sebab itu, pemeriksaan gigi perlu dilakukan secara berkala.

Lubang di gigi yang tidak segera diatasi dapat makin besar. Hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya masalah gigi yang lain, seperti infeksi dan gigi tanggal atau copot.

Penyebab dan Faktor Risiko Gigi Berlubang
Gigi berlubang berawal dari plak yang menempel di gigi. Plak gigi berasal dari sisa makanan yang mengandung gula dan pati. Jika tidak dibersihkan, plak ini akan diubah menjadi asam oleh bakteri alami di dalam mulut.

Asam yang dihasilkan dari plak kemudian secara perlahan mengikis lapisan terluar gigi. Lama-kelamaan, lubang pun terbentuk di gigi. Jika dibiarkan, bakteri dan asam akan masuk lebih dalam sampai ke pulpa gigi, yaitu bagian gigi yang terdiri dari saraf dan pembuluh darah.

Gigi berlubang dapat terjadi pada siapa saja, tetapi ada beberapa faktor yang membuat seseorang lebih berisiko mengalaminya, yaitu:

a. Jarang menyikat atau membersihkan gigi, terutama setelah makan

b. Tidak menggunakan pasta gigi atau obat kumur yang mengandung fluoride

c. Terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis, seperti kue, biskuit, permen, es krim, dan minuman bersoda

d. Menderita gangguan makan, seperti anoreksia dan bulimia

e. Menderita penyakit refluks asam lambung (GERD) dan mulut kering

f. Berusia lanjut sehingga enamel mulai menipis dengan sendirinya dan produksi air liur berkurang

g. Rutin mengonsumsi suplemen, vitamin, atau produk herbal yang mengandung gula

Kebiasaan Buruk yang Tanpa Disadari Merusak GigiMenjaga kesehatan gigi dan mulut tentu menjadi sebuah keharusan. Namun, ...
27/01/2023

Kebiasaan Buruk yang Tanpa Disadari Merusak Gigi

Menjaga kesehatan gigi dan mulut tentu menjadi sebuah keharusan. Namun, jangan berpikir bahwa kebiasaan buruk seperti merokok dan minum kopi saja yang bisa bikin gigi rusak.

Masih ada banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari bisa merusak gigi. Penasaran, apa saja kebiasaan tersebut? Baca terus untuk mengetahuinya.

Kebiasaan buruk yang bisa membuat gigi rusakBeberapa kebiasaan buruk berikut mungkin tidak Anda sadari dapat merusak gigi. Pasalnya, kerusakan yang ditimbulkan kerap muncul tidak secara instan, melainkan beberapa bulan atau tahun kemudian.

1. Membuka sesuatu menggunakan gigi
Membuka tutup botol atau kemasan plastik dengan gigi mungkin merupakan salah satu kebiasaan buruk yang paling sering dilakukan. Padahal, kebiasaan buruk yang satu ini membuat gigi Anda cepat rusak.

Menggunakan gigi Anda sebagai alat untuk membuka sesuatu bisa menyebabkan gigi retak dan pecah.

Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan gunting atau pun pembuka botol. Perlu diingat bahwa gigi tidak berfungsi sebagai alat untuk membuka sesuatu.

2. Mengunyah es batu
Sensasi dingin dan suara yang ditimbulkan saat mengunyah es batu mungkin terasa menyenangkan bagi sebagian orang. Namun, kebiasaan ini bisa membuat gigi Anda rusak, lho.

Meski bebas gula, es batu memiliki tekstur yang keras sehingga dapat menyebabkan kerusakan lapisan gigi teratas. Gigi Anda bisa menjadi retak dan hal ini dapat mengurangi kekuatan gigi beberapa derajat.

Maka dari itu, sebaiknya Anda mulai meninggalkan kebiasaan ini supaya tidak menimbulkan masalah gigi lainnya.

3. Menggosok gigi terlalu keras
Hindari menggunakan sikat gigi dengan bulu yang keras atau menggosok gigi terlalu kasar. Pasalnya, kebiasaan ini bisa menghilangkan enamel pelindung gigi secara permanen.

Lambat laun, kebiasan ini bisa menyebabkan gigi sensitif, pembentukan lubang, hingga gusi turun. Sebaiknya, pilih bulu sikat yang halus dengan bagian kepala sikat yang ramping supaya mudah bergerak di dalam mulut.

Selain itu, pilihlah gagang sikat yang panjang agar mampu menjangkau gigi geraham belakang Anda. Pastikan Anda juga menggosok gigi dengan benar.

4. Menggigit pensil atau kuku
Apakah Anda pernah tanpa sadar menggigit ujung pensil saat berusaha meningkatkan konsentrasi? Seperti mengunyah es, kebiasaan ini juga bisa menyebabkan gigi rusak atau retak.

Sebagai gantinya, Anda bisa makan permen atau permen karet tanpa gula. Ketika mengunyah permen, produksi air liur akan meningkat sehingga melindungi enamel gigi.

Selain menggigit pensil, kebiasaan menggigit kuku juga bisa menyebabkan kerusakan gigi. Gigi depan pun akan berisiko lebih tinggi untuk patah.

Kuman dan bakteri di bawah kuku juga bisa masuk ke mulut dan menyebabkan gigi berlubang atau infeksi gusi.

5. Menggertakkan gigi
Beberapa orang memiliki kebiasaan menggertakkan gigi. Hal ini paling sering terjadi di alam bawah sadar seperti saat Anda tertidur.

Kebiasaan yang dikenal sebagai bruxism ini dapat menyebabkan sakit pada sendi rahang, sakit kepala dan sakit gigi yang parah. Biasanya, respons itu muncul karena adanya stres emosional.

5 Cara Mengobati Gusi Bengkak secara Alami di RumahTak hanya terasa sakit, gusi bengkak juga bisa membuat penderitanya s...
24/01/2023

5 Cara Mengobati Gusi Bengkak secara Alami di Rumah

Tak hanya terasa sakit, gusi bengkak juga bisa membuat penderitanya sulit makan. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara mengobati gusi bengkak secara alami yang dapat Anda coba, menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di rumah.

Gusi bengkak merupakan salah satu masalah kesehatan mulut yang umum terjadi. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti menyikat gigi terlalu keras, penumpukan plak, kekurangan vitamin B dan vitamin C, atau infeksi bakteri, virus, dan jamur.

Meski terlihat ringan, keluhan gusi bengkak sebaiknya tidak didiamkan hingga berkepanjangan. Diperlukan langkah penanganan awal untuk meredakan pembengkakan dan gejala yang menyertainya.

Beberapa Cara Mengobati Gusi Bengkak di Rumah
Gusi bengkak yang bersifat ringan dapat diatasi menggunakan beberapa bahan alami yang mudah ditemukan di rumah. Berikut ini adalah beberapa cara mengobati gusi bengkak yang dapat Anda coba lakukan:

1. Berkumur air garam
Berkumur dengan air garam merupakan salah satu cara paling mudah untuk mengobati gusi bengkak. Anda bisa membuat larutan garam dengan mencampur setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat.

Selanjutnya, Anda dapat berkumur dengan larutan tersebut selama 30 detik, sebanyak 3 kali sehari. Namun, jangan terlalu sering berkumur dengan larutan garam karena dapat menyebabkan gigi mudah terkikis.

2. Berkumur dengan minyak nabati (oil pulling)
Berkumur dengan minyak nabati, seperti minyak kelapa, juga diketahui dapat meredakan pembengkakan pada gusi karena mengandung asam laurat yang bersifat antiradang dan antibakteri. Metode ini dikenal dengan sebutan oil pulling.

Caranya pun sama seperti Anda berkumur dengan air garam. Ambil 1–2 sendok minyak nabati, lalu berkumurlah selama beberapa detik. Namun, Anda perlu berhati-hati agar minyak kelapa tidak tertelan. Setelah selesai berkumur, buang minyak dan bersihkan mulut Anda dengan air atau menyikat gigi.

Bagi Anda yang belum pernah melakukannya, akan muncul rasa tidak nyaman akibat sensasi berminyak di mulut Anda.

3. Mengompres menggunakan kantong teh
Anda juga bisa menggunakan kantong teh untuk mengobati gusi bengkak. Caranya, seduh kantong teh di dalam secangkir air panas, kemudian angkat dan diamkan selama beberapa saat. Setelah itu, tempelkan langsung ke gusi yang bengkak dan tunggu setidaknya selama 5 menit.

Beberapa jenis teh yang bisa Anda gunakan untuk mengobati gusi bengkak adalah teh hitam, teh hijau, maupun teh herbal seperti chamomile. Jenis teh tersebut bersifat antiinflamasi sehingga diketahui dapat meredakan pembengkakan.

4. Berkumur air rebusan daun jambu biji
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa daun jambu biji memiliki sifat antibakteri dan antimikroba yang baik untuk mengatasi gusi bengkak. Anda bisa menumbuk 5–6 lembar daun jambu biji muda, kemudian masukkan ke dalam air panas dan masak dengan api kecil selama 15 menit.

Setelah dingin, tambahkan sedikit garam ke dalam air rebusan jambu biji dan gunakan air rebusan tersebut untuk berkumur selama 30 detik. Ulangi proses ini sebanyak 2–3 kali sehari.

5. Mengoleskan bubuk kunyit
Kunyit merupakan salah satu bahan masakan yang dapat digunakan untuk mengobati gusi bengkak. Hal ini karena kunyit mengandung senyawa yang bersifat antiinflamasi, sehingga bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi pembengkakan pada gusi.

Untuk mendapatkan manfaat kunyit ini, Anda dapat menggunakan bubuk kunyit yang dicampur dengan sedikit air hangat, lalu aduk sampai berubah menjadi adonan yang kental.

Oleskan kunyit yang telah mengental tersebut pada gusi dan diamkan selama 10 menit, kemudian kumur dengan air. Ulangi cara ini sebanyak 2 kali sehari hingga sakit pada gusi mereda.

Beberapa bahan rempah lain yang juga bisa digunakan untuk mengobati gusi bengkak adalah cengkeh. Cengkeh mengandung pereda nyeri alami dan juga bersifat antibakteri.

Anda bisa menggunakannya dengan cara menempelkan gumpalan kapas yang telah dibasahi dengan minyak cengkeh atau dengan menempelkan cengkeh kering di antara gusi yang sakit dan p**i bagian dalam.

Beberapa cara mengobati gusi bengkak di atas dapat Anda lakukan di rumah jika keluhan yang Anda alami masih bersifat ringan.

Namun, jika keluhan gigi bengkak tidak segera membaik dan disertai dengan beberapa gejala, seperti gusi berdarah atau bernanah, bau mulut, dan gigi goyang, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

TIPS MERAWAT KEBERSIHAN GIGI AGAR TETAP PUTIH DAN BERSIH10 Tips Merawat Kebersihan Gigi dan MulutKesehatan gigi dan mulu...
19/01/2023

TIPS MERAWAT KEBERSIHAN GIGI AGAR TETAP PUTIH DAN BERSIH

10 Tips Merawat Kebersihan Gigi dan Mulut

Kesehatan gigi dan mulut sangat penting sekali untuk dijaga agar gigi tetap bersih dan putih. Kebersihan gigi yang tidak terjaga dapat menimbulkan beberapa masalah gigi seperti warna gigi kuning, gusi bengkak, bau mulut tidak sedap dan infeksi. Berikut tips merawat kebersihan gigi agar tetap sehat dan bersih yang bisa Kamu lakukan.

1. Gosok Gigi Dua Kali Sehari
Menggosok gigi dua kali sehari penting dilakukan untuk menghilangkan noda dan membunuh materi di dalam mulut.

Namun masih banyak sekali yang mengabaikan gosok gigi sebelum tidur padahal menyikat gigi sebelum tidur sangat penting untuk dilakukan. Gosok gigi sebelum tidur dapat membantu mengangkat plak dan bakteri sehingga mulut bersih dan segar.

2. Kurangi Makanan Manis
Terlalu sering mengonsumsi makanan manis dan asam seperti kopi, minuman soda, teh dan sejenisnya dapat mengikis email gigi Kamu. Selain itu, kopi juga dapat menimbulkan noda pada gigi.

Apabila hal tersebut terus berlangsung dapat menyebabkan gigi kuning dan gigi berlubang. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengurangi konsumsi makanan manis. Jika tidak bisa dihindari, pastikan untuk berkumur atau gosok gigi setelah makan makanan manis.

3. Gunakan Obat Kumur
Rutin menggosok gigi saja tidak cukup, Kamu perlu merawat kebersihan gigi dengan memakai obat kumur setiap setelah gosok gigi. Obat kumur dapat menghilangkan bakteri di mulut, mengurangi asam dan membersihkan sisa makanan di bagian mulut yang biasanya sulit untuk disikat.

Kamu bisa membeli obat kumur di toko obat terdekat.

4. Pakai Benang atau Flossing
Jika Kamu menganggap memakai benang gigi tidak memberikan manfaat, maka Kamu salah besar. Membersihkan gigi dengan benang gigi, selain dapat menghilangkan sisa makanan di sela-sela gigi juga dapat memberikan manfaat lain seperti mengurangi plak dan menurunkan peradangan.

Gunakan benang gigi setelah gosok gigi paling tidak sekali dalam sehari.

5. Banyak Minum Air Putih
Seperti yang sudah dibahas di atas, makanan manis akan menghasilkan asam yang dapat menyebabkan gigi berlubang. Memperbanyak konsumsi air putih dapat membantu menghilangkan asam dari sisa makanan di sela-sela gigi Kamu.

6. Pakai Pasta Gigi dengan Flouride
Ketika membeli sikat gigi pastikan Kamu memilih pasta gigi yang mengandung flouride. Pasta gigi pemutih memang baik namun dapat mengikis email apabila dipakai terus menerus. Sedangkan kandungan flouride pada pasta gigi dapat melindungi email gigi dan mencegah kerusakan pada gigi Kamu.

7. Rutin Ganti Sikat Gigi
Ketika Kamu menyikat gigi, bakteri yang ada dalam mulut dapat berpindah ke sikat yang Kamu pakai. Selain itu, bulu sikat yang rusak juga dapat melukai bagian gusi sehingga gusi berdarah. Oleh karena itu, Kamu perlu mengganti sikat gigi Kamu secara rutin setiap 3 atau 4 bulan sekali.

8. Hentikan Kebiasaan Merokok
Jika Kamu ingin selalu memiliki gigi putih dan sehat maka Kamu juga harus memperbaiki pola hidup Kamu termasuk menghentikan kebiasaan merokok. Selain dapat mengganggu sistem pernafasan, rokok juga dapat menyebabkan pembusukan, bau mulut, radang gusi dan warna gigi kuning.

9. Kunjungi Dokter Gigi
Selain merawat kebersihan gigi secara rutin, Kamu juga perlu mengunjungi dokter gigi untuk melakukan pemeriksaan. Dokter akan memeriksa kondisi kesehatan gigi dan memberikan solusi terkait masalah gigi Kamu. Temui dokter gigi paling tidak setahun dua kali terutama bagi Kamu yang memiliki masalah gigi berlubang.

10. Makan-Makanan Bergizi
Kamu harus mengurangi makanan dan minuman manis, namun tidak untuk makanan bergizi. Selain baik untuk kesehatan badan, makanan sehat seperti sayur dan buah juga dapat menjaga kesehatan dan warna gigi Kamu. Beberapa buah seperti stroberi dan nanas mengandung asam malat yang baik untuk memutihkan gigi.

Perbanyak konsumsi sayur dan buah juga dapat mencegah penyakit pada mulut dan gigi.

Cara Menyembuhkan Sariawan dengan CepatSariawan dapat terjadi pada siapa saja, tak mengenal jenis kelamin maupun usia. P...
16/01/2023

Cara Menyembuhkan Sariawan dengan Cepat

Sariawan dapat terjadi pada siapa saja, tak mengenal jenis kelamin maupun usia. Penyebabnya pun beragam, mulai dari infeksi, kekurangan vitamin atau mineral, tidak sengaja menggigit lidah atau bagian dalam p**i, stres, perubahan hormon, hingga alergi. Untuk menyembuhkannya, mari simak penjelasan dalam artikel berikut.

Sariawan yang ringan umumnya tidak membutuhkan pengobatan khusus, karena dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 1-2 minggu. Kalaupun menggunakan obat, hal tersebut ditujukan untuk mengurangi gejala atau nyeri akibat sariawan. Jika tidak tahan berlama-lama mengalami sariawan, ada cara yang bisa kamu lakukan untuk menyembuhkan sariawan dengan cepat.

Menyembuhkan Sariawan dengan Cepat
Untuk meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan sariawan, ada beberapa bahan atau obat sariawan alami yang bisa digunakan, yaitu:

1. Daun saga dan akar manis
Daun saga dan akar manis (licorice) telah lama dipercaya berkhasiat untuk mengobati sariawan. Tanaman ini sering digunakan sebagai obat herbal karena memiliki efek antibakteri, antiradang, dan antioksidan. Berbagai efek tersebut membuat daun saga mampu mempercepat penyembuhan luka akibat sariawan.

2. Daun sirih
Daun sirih sering dikonsumsi dengan cara dikunyah. Tanaman yang umum dipakai dalam pengobatan tradisional ini memiliki beberapa khasiat, di antaranya adalah sebagai antioksidan, antiradang, dan antibakteri. Itulah sebabnya mengapa daun sirih dapat digunakan sebagai obat herba untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

3. Madu
Menurut sebuah penelitian, madu efektif dalam mencegah infeksi dan membantu penyembuhan luka, termasuk luka akibat sariawan. Untuk menyembuhkan sariawan, kamu bisa mengoleskan madu sebanyak 4 kali sehari. Disarankan untuk memilih madu yang tidak dipanaskan dengan suhu tinggi (pasteurisasi).

4. Minyak kelapa
Selain madu, kamu juga bisa mengoleskan minyak kelapa pada sariawan. Minyak ini dipercaya dapat menyembuhkan dan mencegah penyebaran sariawan akibat infeksi bakteri, selain juga membantu mengurangi kemerahan dan nyeri sariawan.

5. Es batu
Nyeri akibat sariawan kerap membuatmu susah makan dan minum. Agar bisa mengunyah makanan atau minum air dengan lebih nyaman, kamu bisa mengemut es batu pada daerah sekitar sariawan agar nyerinya berkurang untuk sementara waktu.

6. Obat kumur chlorhexidine
Chlorhexidine dapat membasmi bakteri penyebab penyakit di mulut. Obat ini juga dapat mengobati perdarahan, pembengkakan, dan peradangan pada gusi. Obat ini juga sering digunakan untuk mengobati sariawan. Namun, efek samping chlorhexidine bisa membuat gigi dan lidah menjadi kecokelatan.

7. Obat oles
Obat oles yang mengandung bahan aktif kortikosteroid, benzocaine, atau fluocinonide dapat mengurangi rasa sakit akibat sariawan dan mempercepat penyembuhannya.

Namun perlu diingat, meski bahan-bahan alami di atas sudah lama digunakan sebagai obat herbal untuk sariawan, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan efektivitas dan keamanan setiap bahan.

Mintalah saran dokter atau dokter gigi sebelum menggunakan obat-obatan apa pun untuk mengatasi sariawan, terutama bila kamu memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat dari dokter.

Segeralah pergi ke dokter gigi jika sariawan yang kamu alami tidak kunjung sembuh dalam waktu tiga minggu, berukuran besar, atau terasa sangat perih walaupun sudah minum obat pereda nyeri. Begitu juga jika sariawan disertai demam dan kesulitan untuk makan dan minum.

Dokter gigi akan melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan yang tepat untuk mengatasi sariawan, atau merujuk kamu ke dokter spesialis bila ditemukan adanya penyakit lain yang mendasari munculnya sariawan.

Manfaat Cokelat untuk Kesehatan TubuhCokelat hampir disukai semua kalangan. Selain enak, cokelat juga menyimpan berbagai...
13/01/2023

Manfaat Cokelat untuk Kesehatan Tubuh

Cokelat hampir disukai semua kalangan. Selain enak, cokelat juga menyimpan berbagai manfaat bagi tubuh, mulai dari meningkatkan mood hingga menjaga kesehatan jantung.

Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, tampaknya gemar makan cokelat. Selain rasanya yang khas dan nikmat, cokelat juga memiliki manfaat bagi kesehatan.

Cokelat merupakan olahan biji kakao yang dipanggang, digiling, lalu dibentuk menjadi cairan, pasta, atau dalam bentuk balok. Dark chocolate atau cokelat hitam mengandung antioksidan, vitamin, serta mineral yang baik bagi tubuh.

Kini sudah banyak cokelat yang diolah dengan penambahan gula, susu, dan lain sebagainya. Alih-alih mendapatkan manfaat cokelat bagi kesehatan, konsumsi cokelat jenis ini justru berbahaya bagi kesehatan.

Oleh karena itu, jika ingin merasakan manfaat cokelat, konsumsilah dark chocolate tanpa penambahan gula berlebih. Lalu, apa saja manfaat cokelat bagi kesehatan? Berikut di antaranya.

1. Kaya Akan Mikronutrien
Cokelat hitam mengandung berbagai macam mikronutrien. Di dalam 100 gram cokelat hitam terdapat 11 gram serat, 12 mg zat besi, 230 mg magnesium, 2 mg mangan, 73 mg kalsium, dan masih banyak lagi.

Selain mengandung delapan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh, cokelat juga menyimpan berbagai vitamin, termasuk vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B12, dan vitamin K

2. Efek Stimulan bagi Tubuh
Kakao merupakan bahan dasar cokelat yang memiliki beberapa komponen dengan efek stimulan bagi tubuh. Efek stimulan tersebut termasuk kafein, yang merupakan stimulan fisik, pencernaan, dan otak.

Cokelat mengandung teobromin, yaitu senyawa yang mirip dengan kafein, namun efeknya lebih lemah.

Senyawa ini bersifat stimulan terhadap sistem saraf pusat sehingga mampu membuat kamu lebih waspada dan terjaga.

3. Meningkatkan Mood
Manfaat cokelat yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang.

Ya, cokelat dikenal mampu memperbaiki mood atau suasana hati. Khasiat cokelat ini diperoleh dari beberapa kandungan cokelat yang memiliki efek antidepresan.

Komponen feniletilamin pada cokelat dikenal dapat meningkatkan mood seseorang. Selain itu, magnesium juga memiliki peran untuk menjaga keseimbangan mood agar tetap stabil.

4. Mengandung Antioksidan
Selain sayur dan buah, cokelat juga merupakan salah satu bahan makanan yang mengandung antioksidan. Bahkan, cokelat mengandung lebih banyak variasi antioksidan daripada makanan lain.

Antioksidan yang terkandung dalam cokelat adalah polifenol, flavanol, katekin, dan sebagainya. Kandungan antioksidan yang ada di dalam cokelat dapat melindungi sistem kardiovaskular tubuh dan mencegah kanker.

5. Mengontrol Tekanan Darah
Kandungan flavonoid dalam cokelat dapat menstimulasi endotelium, yakni dinding arteri untuk memproduksi nitric oxide (NO).

Peran NO sendiri adalah mengirimkan sinyal agar terjadi relaksasi arteri sehingga menurunkan tekanan darah. Inilah alasan mengapa salah satu manfaat cokelat berperan untuk mengontrol tekanan darah.

3 Cara Memutihkan Gigi dengan Bahan Alami yang Tersedia di RumahMerawat gigi tidak cukup hanya dengan menggosok gigi, An...
09/01/2023

3 Cara Memutihkan Gigi dengan Bahan Alami yang Tersedia di Rumah

Merawat gigi tidak cukup hanya dengan menggosok gigi, Anda juga perlu menjauhi kebiasaan buruk yang dapat mengakibatkan kondisi gigi menguning. Namun, apabila gigi Anda sudah terlanjur berubah warna, berikut sejumlah tips sederhana untuk memutihkan gigi secara alami yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah.

Resep bahan alami untuk memutihkan gigi
Seiring dengan bertambahnya usia, gigi seseorang akan kehilangan kecerahannya, tampak kusam, atau menguning. Gigi kuning disebabkan oleh banyak faktor, seperti makanan tertentu yang bisa menodai enamel atau penumpukan plak pada permukaan gigi.

Apabila perubahan warna gigi Anda dipengaruhi oleh kedua hal tersebut, umumnya cara memutihkan gigi alami berikut ini mampu untuk mengatasinya.

1. Baking soda
Baking soda atau soda kue jadi salah satu bahan alami yang populer untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut, termasuk untuk memutihkan gigi. Bahan alami ini memiliki butiran bertekstur agak kasar yang dapat mengikis noda yang menempel pada gigi.

Tinjauan dalam Journal Of The American Dental Association menunjukkan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda secara efektif dan aman mampu menghilangkan noda dan memutihkan gigi. Bahkan, pasta gigi ini lebih efektif daripada pasta gigi non-baking soda dengan nilai abrasivitas yang lebih tinggi.

Selain itu, baking soda juga bersifat basa yang dapat menetralkan kadar keasaman dalam rongga mulut akibat residu makanan dan bakteri. Asam dapat merusak enamel yang bisa membuat gigi Anda tampak lebih kuning.

2. Stroberi dan baking soda
Stroberi mengandung vitamin C yang berfungsi menghancurkan plak penyebab gigi kuning. Buah merah berbintik ini juga kaya akan enzim asam maleat yang bisa membantu melunturkan noda pada permukaan gigi.

Sebagai bahan alami untuk memutihkan gigi, stroberi perlu dicampurkan dengan baking soda dan garam untuk membentuknya menjadi pasta. Kedua bahan ini juga akan bertindak untuk menghancurkan kotoran membandel pada gigi Anda.

3. Minyak kelapa
Teknik oil pulling atau berkumur dengan minyak kelapa adalah cara unik dan telah dipercaya turun-temurun oleh banyak kalangan membantu memutihkan gigi secara alami. Beberapa orang mengklaim gigi putih dan cerah kembali setelah penggunaan secara teratur. Walaupun, hasilnya tidak seefektif bleaching gigi dengan alat khusus atau melalui perawatan di dokter gigi.

Minyak kelapa juga mengandung senyawa asam laurat yang akan membasmi plak dan bakteri penyebab gigi kuning. Sebuah studi dalam International Journal of Health Sciences juga menunjukkan manfaat minyak kelapa yang efektif untuk membantu meningkatkan kesehatan gigi dan gusi, serta membantu bau mulut tetap segar.

Ragam cara mudah menjaga kesehatan gigi dan mulutLingkungan mulut yang kotor, asam, dan lembap, bisa mempermudah pertumb...
05/01/2023

Ragam cara mudah menjaga kesehatan gigi dan mulut

Lingkungan mulut yang kotor, asam, dan lembap, bisa mempermudah pertumbuhan bakteri mulut penyebab penyakit.

Tak hanya pada mulut, bakteri ini bisa masuk ke aliran darah dan menuju organ tubuh lainnya.

Salah satu bakteri berbahaya yang dapat menyebar dan memicu gangguan pada organ tubuh ialah Porphyromonas gingivalis (Pg). Bakteri ini diketahui menyebabkan masalah gusi.

Sebuah studi dalam jurnal Science Advances (2019) menemukan bahwa jumlah bakteri Pg di dalam otak pengidap Alzheimer lebih tinggi ketimbang otak orang yang sehat.

Oleh sebab itu, Anda harus senantiasa menerapkan cara menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui kebiasaan sehari-hari seperti berikut.

1. Jangan menyikat gigi terlalu keras
Tujuan utama menyikat gigi ialah menghilangkan plak gigi. Namun, bila Anda melakukannya terlalu keras, hal ini malah bisa mengikis enamel sehingga membuat gigi jadi lebih sensitif.

Di samping itu, cara sikat gigi yang tidak benar juga bisa membuat plak gigi malah menumpuk dan mengeras. Lama-kelamaan, ini bisa menyebabkan radang gusi (gingivitis).

Teknik menyikat gigi yang benar harus Anda lakukan secara lembut. Lakukan juga gerakan memutar dan memijat gigi selama sekitar dua menit.

2. Menyikat gigi secara rutin
Dikutip dari Mayo Clinic, Anda sebaiknya rutin menyikat gigi dua kali sehari, yakni pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.

Menyikat gigi pada waktu-waktu tersebut membantu membersihkan sisa makanan serta plak yang mengandung bakteri di dalamnya.

Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk membersihkan lidah. Hal ini berguna untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada lidah sehingga kesehatan gigi dan mulut terjaga secara utuh.

3. Gunakan pasta gigi ber-fluoride
Fluoride atau fluor merupakan unsur alami yang dapat Anda temukan dalam kandungan pasta gigi.

Kandungan mineral ini akan diserap tubuh, kemudian digunakan oleh sel-sel yang membangun gigi Anda untuk menguatkan lapisan enamel gigi.

Fluor juga merupakan pertahanan utama terhadap kerusakan gigi. Mineral ini bekerja dengan cara memerangi kuman dan memberikan perlindungan alami untuk gigi Anda.

4. Gunakan benang gigi
Apabila Anda tidak sempat menyikat gigi sehabis makan, Anda bisa mencegah terjadinya sakit gigi dengan menggunakan benang gigi (dental floss).

Kebiasaan menggunakan benang gigi akan membantu membersihkan partikel makanan serta plak gigi yang tersangkut pada sela-sela gigi setelah Anda makan.

Dibandingkan dengan bulu sikat gigi, penggunaan benang gigi lebih mampu membersihkan kotoran yang menumpuk pada area yang sulit dijangkau.

5. Berkumur dengan obat kumur atau larutan garamSelain mengusir bau mulut, obat kumur bisa Anda andalkan untuk mencegah sakit gigi. Obat kumur membantu mengontrol pertumbuhan bakteri pada gigi dan mulut.

Jika tidak memiliki obat kumur, Anda juga bisa menggunakan cara alami untuk menjaga kesehatan gigi, salah satunya berkumur dengan larutan air garam.

Peneliti dari Oral Health Sciences Centre, India, menemukan bahwa penggunaan larutan garam sama efektifnya dengan chlorhexidine untuk mencegah peradangan setelah operasi gigi dan mulut.

Makanan yang Dapat Menyebabkan Kerusakan pada Gigi AnakUntuk menjaga kesehatan Si Kecil, Bunda tentu sangat memperhatika...
02/01/2023

Makanan yang Dapat Menyebabkan Kerusakan pada Gigi Anak

Untuk menjaga kesehatan Si Kecil, Bunda tentu sangat memperhatikan asupan makanan dan juga aktivitas yang membuatnya selalu fit dan gugar. Namun, ada satu lagi nih, hal yang tak boleh terlupakan yaitu kesehatan mulut.

Kesehatan gigi dan gusi membutuhkan perawatan dan perhatian yang sama dengan bagian tubuh yang lainnya, Bunda. Pemeriksaan rutin ke dokter gigi juga sangat penting untuk memastikan kesehatan gigi Si Kecil.

Selain kurangnya kebersihan, mungkin karena tidak rutin menggosok gigi, kerusakan gigi juga bisa disebabkan pilihan makanan Si Kecil lho. Terlalu banyak melahap suatu makanan bisa membahayakan gusi dan giginya.

Berikut ini adalah beberapa makanan yang perlu Bunda kurangi karena berpotensi merusak gigi Si Kecil. Simak berikut ini, ya Bunda.

Makanan yang dapat merusak gigi anak
Tahukah Bunda? Kerusakan gigi Si Kecil disebabkan oleh beberapa makanan tertentu yang menempel gigi. Oleh karena itu, Bunda perlu menghindari atau mengurangi menyajikan beberapa makanan di bawah ini:

1. Makanan manis dan lengket
Melansir dari laman E Times, permen termasuk salah satu makanan yang berpotensi merusak gigi. Baik itu permen, atau mungkin manisan, makanan apa pun yang menempel di gigi tidak baik untuk kesehatan gigi karena dapat menjadi sarang bakteri.

Selain makanan lengket yang manis, makanan lengket yang asam juga sangat berbahaya bagi kesehatan gigi karena mengandung asam yang dapat mengikis gigi.

2. Buah jeruk
Jeruk adalah sumber vitamin C yang bergizi, yang penting untuk kesehatan gusi. Namun, buah jeruk yang sangat asam juga termasuk salah satu musuh email gigi.

“Asam dari buah jeruk dapat mengikis email gigi, membuat gigi anak Anda lebih lemah dan lebih rentan terhadap gigi berlubang,” kata Bryan Lazarus, seorang dokter gigi di Highview Dental di Aurora, Ontario, dikutip dari Today’s Parent.

3. Popcorn
Sebagai camilan, mungkin popcorn adalah pilihan makanan yang sangat sehat. Popcorn terbuat dari jagung gandum, tinggi serat, dan mengandung antioksidan yang bermanfaat. Namun, popcorn bisa menjadi masalah yang mengejutkan untuk gigi Si Kecil.

Popcorn yang terjebak di bawah lapisan gusi dapat menyebabkan infeksi pada gusi. Menyikat gigi setelah makan popcorn sangat dianjurkan karena dapat membantu menyingkirkan fragmen kernel yang tersangkut.

4. Keripik kentang
Keripik kentang dan kerupuk lainnya mengandung sejumlah besar pati yang diubah menjadi gula dan dapat merusak gigi. Selain itu, makanan ini juga cenderung tersangkut di antara gigi dan bakteri yang ada di plak gigi.

Semakin lama keripik ini menempel pada gigi, semakin banyak waktu bakteri untuk memakannya dan semakin tinggi juga kemungkinan gigi berlubang. Pastikan Bunda membuat anak-anak menyikat giginya dengan benar sehingga sisa-sisa makanan dapat dihilangkan.

Simak juga tips mengajari anak membuat pilihan makanan sehat yang dapat mengurangi kerusakan gigi. Simak di halaman selanjutnya, ya Bunda.

Address

Jalan Nakulo No. 12 Maguwo, Special Region Of Yogyakarta
Sleman
55281

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Flaveta Store ID posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Flaveta Store ID:

Share