Ebook Craft Gratis

Ebook Craft Gratis Tips & Berita Kecantikan, Kesehatan, Hobby, produk

16/04/2016
Tulip Lingerie (ROMANCE CHEZREINE)Romance Chezreine adalah Produk kesehatan dari Jepang, yang pemasaran nya di Indonesia...
28/02/2014

Tulip Lingerie (ROMANCE CHEZREINE)

Romance Chezreine adalah Produk kesehatan dari Jepang, yang pemasaran nya di Indonesia exclusive hanya melalui Twin Tulipware Indonesia

LONG GIRDLE
Tiga lapis bahan di bagian peut menjaga perut dan pinggang lebih ramping

Design 3D membentuk bagian belakang lebih padat

Menjaga bagian belakang tidak turun atau kendor

Specifications
Product ID: 802 (LG)
Size: 58, 64, 70, 76, 82, 90
Color: Beige, Black

Waist nipper

Dapat digunakan bagi mereka yang baru saja melahirkan untuk mempercepat kembalinya bentuk tubuh seperti semula.

Tiga tulangan dibagian tengah mencegah waist nipper bergeser dan tekanan yang terlalu ketat pada perut.
Specifications
Product ID: 805 (LG)
Size: 58, 64, 70, 76, 82, 90
Color: Beige, Black

Inner wear
Pakaian dalam slim force adalah pakaian dalam yang memiliki kehangatan dan kenyamanan disepanjang kainnya, dan tetap fokus pada desain yang yang baik dan bentuk tubuh yang lebih ideal.
Specifications
Product ID: 815 BK (LG)
Size: S, M, L
Color: Black

28/02/2014
28/02/2014

Keadaan kita hari ini adalah akumulasi dari apa yang dilakukan kemarin.. dan apa yang akan terjadi besok, tergantung dari apa yang kita lakukan hari ini! Siapkan!!

Semangat pagi..
Salam Sukses Luar Biasa!

13/02/2014

Datangnya "Harapan" tidak pernah mengenal kata terlambat. Selama masih ada tekad & mau terus berupaya secara konsisten, peluang sukses selalu akan datang ke hadapan kita! Salam sukses, selalu Luar Biasa!!

10/02/2014

**Hati-hati, Anak Susah Makan Bisa Mengganggu Tumbuh Kembangnya**

Hampir semua orang tua pernah mengalami anaknya sulit makan. Sekalipun begitu, waspadai bila Si Kecil menunjukkan tanda-tanda seperti makan terlalu sedikit, hanya mau makan jenis makanan tertentu saja, tidak mau mencoba makanan baru, mudah terganggu pada saat makan dan selalu ingin bermain, sedikit makan sayur dan buah, menghabiskan makanan dalam waktu lama, lebih memilih minuman dibanding makanan. Itu artinya ia termasuk kelompok anak bermasalah makan.

Secara umum ada 3 penyebab anak sulit makan. Yang pertama, anak pilih-pilih makanan, ciri-ciri nya ia menolak mengonsumsi makanan dengan aroma, tekstur, rasa dan bentuk tertentu. Selain itu adanya reaksi berlebihan seperti muntah-muntah bila dikenalkan dengan makan baru.

Kedua, anak tidak mau makan.Ciri-cirinya menunjukkan ketakutan terhadap makanan dan menolak makan, bahkan sampai menangis atau menolak membuka mulutnya.

Ketiga, anak aktif tapi makan dalam jumlah sedikit. Anak ini terlihat seperti tidak pernah lapar, tidak berselera dan jarang mau duduk saat makan. Ia lebih tertarik bermain daripada makan. Minimnya selera makan terlihat dari mudahnya perhatian teralihkan dari makanan.

Beberapa hal bisa dilakukan orang tua bila Si Kecil termasuk anak bermasalah makan, di antaranya, jadikan saat makan sebagai momen yang menyenangkan. Bisa jadi anak pernah mengalami “trauma” karena tidak mau makan, misalnya dipaksa/diancam supaya mau makan. Yang seperti ini akan membuat anak semakin sulit makan. Tak ada salahnya menyajikan makanan sesuai selera anak, misalnya membuat aneka bentuk yang menarik, memakai peranti makan bergambar karakter favoritnya, dan sebagainya.

Selain itu variasikan menu makanan. Bisa jadi anak bosan karena harus menyantap menu yang sama setiap hari. Tak kalah penting, orang tua harus menjadi contoh bagaimana mengonsumsi makanan bergizi dengan lahap.

Selanjut nya untuk menjaga kecukupan nutrisi si kecil ibu bisa berikan Pediasure. Dukungan nutrisi dengan zat gizi lengkap dan distribusi energi yang seimbang serta kalori yang padat untuk aktivitas si kecil sehari-hari.

Pediasure mengandung Karbohidrat ganda (maltodextrin , sukrosa) mudah dicerna dan diserap tubuh, serta protein, vitamin dan mineral yang penting bagi pertumbuhan jaringan tubuh. PediaSure pun dilengkapi dengan Prebiotik FOS (Fructo-oligosaccharides) dan Probiotik (Lactobacillus &Bifidobacterium) untuk membantu menjaga fungsi saluran pencernaan. Saluran cerna yang baik penting untuk penyerapan dan menekan pertumbuhan bakteri merugikan.

Di dalam Pediasure terdapat campuran minyak nabati (minyak bunga matahari tinggi oleat, minyak kedelai trigeserida rantai sedang-MCT) MCT Oil yang mudah diserap sehingga menghasilkan energy lebih cepat. Omega 3 dan Omega 6 yang bermanfaat untuk perkembangan kognitif anak. Penyajiannya pun mudah, cukup tambahkan 190 ml air matang dengan 5 sendok takar (45,4 gr) menghasilkan 225 kkal per saji.

Intinya adalah jangan sepelekan masalah sulit makan pada anak. Ibarat bom waktu, bila dibiarkan banyak masalah menanti di usia selanjutnya, seperti anak kekurangan nutrisi penting untuk tumbuh kembangnya. Tak hanya perkembangan fisiknya yang terganggu, namun juga perkembangan kognitif. Di usia ini anak sedang belajar banyak hal, kecukupan makanan bergizi menjadi penting, ibarat mobil, makanan adalah bensinnya, sehingga kekurangan makanan bergizi seimbang membuat kemampuan belajarnya terhambat. Dalam jangka panjang, hal ini tentulah berpengaruh pada perkembangan kognitifnya. tabloidnova.com

like and share ya....

10/02/2014

**Mengapa Anakku Belum Bisa Bicara?**

Saat menginjak usia 12 bulan, sebagian besar anak sebenarnya sudah belajar mengatakan setidaknya satu kata dan enam kata di usia 18 bulan. Tapi ada juga yang belum sama sekali.

Anak laki-laki, terutama mereka yang berusia di bawah 2 tahun, memang cenderung lebih lambat dalam mengembangkan kemampuan bahasanya dibanding anak perempuan. Dan beberapa dari mereka, malah ada yang seperti bersikap lebih berhati-hati atau pendiam, menunggu sampai mereka benar-benar memahami kata-kata yang mereka dengar sebelum mereka berbicara.

Sunita Shah , seorang pembicara pediatri dan terapis bahasa, mengatakan, agar Anda tidak terlalu khawatir menghadapi masalah ini. Usia di mana anak-anak belajar bicara dapat sangat bervariasi. Yakinlahlah bahwa sedikit belajar berbicara (dari yang sewajarnya) tidak akan mempengaruhi bagaimana anak berkembang di kemudian hari.

4 Tanda Anak Siap Bicara

Carilah tanda-tanda kesiapan bahasa pada anak seperti yang diutarakan Judith Hudson, seorang Psikolog Perkembangan Anak, berikut ini:

1. Apakah anak Anda menunjukkan hal-hal yang dimaksudkannya ?

Ketika anak menginginkan sesuatu, ia akan menunjuknya. Ini adalah tanda yang jelas bahwa ia ingin berkomunikasi dengan Anda.

2. Apakah ia tampak memahami apa yang Anda katakan?

Biasanya anak-anak lebih dulu mampu memahami bahasa daripada berbicara. Jika anak Anda terlihat banyak memahami kata-kata yang diucapkan orang-orang di sekitarnya, sebenarnya saat itu ia sedang dalam perjalanan untuk berbicara.

Ketika Anda membacakan cerita, ia dapat mengenali dan menunjukkan gambar dalam buku jika Anda meminta. Ia juga menikmati sajak dan mencoba bergabung ketika Anda bernyanyi.Ketika Anda memberi perintah atau instruksi sederhana, seperti, “Ayo, masukkan kembali mainanmu ke dalam boksnya,” anak melakukannya dengan benar.

“Itu berarti ia mengerti banyak kata-kata tunggal dan mungkin beberapa frase dua kata. Di sisi lain, anak mungkin mengerti kata-kata Anda dari gerakan tubuh yang Anda buat,” kata Sunita.

3. Apakah anak Anda menggunakan gerak tubuh dan ekspresi wajah saat berkomunikasi?

Banyak anak mengkomunikasikan apa yang mereka butuhkan secara nonverbal, dan bahkan kebanyakan balita mengembangkan sejumlah sinyal nonverbalnya. Hingga usia mereka 24 bulan, terus usahakan agar anak membuat beberapa usaha untuk mau berkomunikasi.

4. Apakah anak Anda mendengus sebagai ganti percakapan ?

Penelitian terbaru menunjukkan, dengusan kecil balita yang dilakukannya sambil menunjuk ke gambar atau bermain dengan mainan yang sebenarnya semacam komentar. Anak-anak yang belum berbicara seperti ini lebih mungkin didiagnosis dengan keterlambatan bahasa. tabloidnova.com

like and share ya....

10/02/2014

**6 Keajaiban Bayi yang Belum Terungkap**

Bayi memang menggemaskan. Tingkahnya yang lucu dan wajahnya yang polos sulit untuk dilupakan. Terkadang, hanya dengan mengingat polah atau ocehannya, Anda bisa tertawa sendiri. Di balik perilakunya yang menggemaskan, ternyata bayi juga menyimpan "misteri". Selain arti tangisannya, masih ada beberapa hal yang mungkin belum Anda ketahui tentang bayi.

1. Bayi yang berwajah lucu belum tentu tetap menarik ketika dewasa
Sebuah studi yang dimuat dalam Journal Infant Behavior & Development mengungkapkan, tidak ada hubungan antara wajah lucu saat bayi dengan wajah menarik saat dewasa. Penelitian yang dilakukan terhadap 253 mahasiswi ini dilakukan dengan cara membandingkan foto bayi semasa kecil dengan wajah mereka saat dewasa.

2. Mereka pandai berbagi
Untuk meneliti perilaku 47 bayi, para peneliti dari University of Washington memberikan makanan kepada dua bayi. Ketika salah satu bayi menerima lebih banyak makanan daripada yang lain, bayi yang lain akan memerhatikannya. Hal ini menunjukkan bahwa mereka mengharapkan distribusi yang adil. Para peneliti menyimpulkan, bayi yang mengetahui adanya ketidakadilan ini akan memiliki sikap yang s**a berbagi.

3. Mereka bisa mengerti kondisi lingkungan
Sebuah studi terbaru dari University of Missouri menemukan bahwa bayi yang berusia 10 bulan mulai mengikuti proses berpikir orang lain. Yayan Luo, profesor psikologi dari universitas tersebut mengungkapkan, "Bayi itu seperti orang dewasa, ketika mereka melihat sesuatu untuk pertama kalinya, dan ada hal yang mengejutkan mereka, mereka akan mengamati hal itu dalam waktu yang cukup lama," tambahnya.

4. Mereka punya sifat "rasis"
Anda pasti diajarkan untuk menghargai setiap orang tanpa membedakan warna kulitnya. Namun menurut penelitian di University of Sheffield di Inggris, bayi berusia tiga bulan ternyata lebih "rasis". Mereka menunjukkan perilaku yang berbeda terhadap wajah dengan ras yang berbeda. Misalnya, mereka akan mengamati wajah orang berkulit putih atau gelap tanpa berkedip dalam waktu lama.

5. Mereka bisa mengenali nada lagu
Para peneliti dari Brigham Young University menemukan bahwa bayi lima bulan mampu mengindentifikasi nada lagu yang berbeda, misalnya nada sedih, gembira, lagu lambat, atau cepat. Ketika mereka mendengarkan lagu gembira, mereka akan bertepuk tangan. Ketika memainkan lagu sedih, mereka akan memalingkan muka.

6. Mereka bisa membedakan baik dan buruk
Bayi ternyata sudah mulai memiliki tingkat moralitas yang tinggi pada usia enam bulan, demikian menurut penelitian di Yale University. Selama penelitian, bayi disuguhkan dengan pertunjukan boneka kayu. Dua boneka ini memiliki dua karakter yang berbeda, yaitu baik karena s**a membantu boneka lainnya naik ke atas bukit, dan boneka jahat yang s**a mendorong temannya ke bawah bukit. Setelah menontonnya berkali-kali, mereka dihadapkan pada kedua boneka. Mereka dengan jelas memilih untuk bermain dengan boneka yang berkarakter baik. tabloidnova.com

like and share ya....

10/02/2014

**Smart Bra Pendeteksi Kanker Payudara**

Payudara merupakan asset penting yang dimiliki tiap wanita. Oleh karena itu, kanker payudara menjadi momok yang paling ditakuti oleh semua wanita di segala usia. Biasanya, wanita yang terkena kanker payudara, terpaksa harus merelakan payudara merekadiangkat.

Kini, ada terobosan baru yang diluncurkan oleh First Warning Systems Inc. Perusahaan yang terletak di Nevada ini merancang sebuah bra canggih bernama Smart Bra . Bra ini diklaim mampu mendeteksi kanker payudara ketika digunakan.

Pada Smart Bra ter dapat 16 sensor yang akan mendeteksi perubahan temperatur pada bagian-bagian tertentu dari payudara, dimana hal ini berhubungan dengan pertumbuhan pembuluh darah baru, yang mungkin akan menghasilkan sel kanker. Bra dengan hasil keakuratan hingga 90% ini, jauh lebih canggih dibandingkan mammogram sinar X yang biasa dilakukan sebagai standar pendeteksi kanker payudara. Bra ini juga dilengkapi dengan perangkat lunak yang mampu mengingat dan mengenali motif dari kanker, sehingga bra ini akan mengenali jika ada kemungkinan keberadaan kanker dalam tubuh, khususnya payudara.

First Warning System Inc. telah mengadakan uji coba klinik dengan 650 wanita dari berbagai usia. Hingga September 2012 lalu, FWS telah mengumpulkan 5 juta dollar untuk percobaannya ini. Rencananya tahun depan, bra ini akan diluncurkan di pasar Amerika Serikat. Dengan catatan, bra ini sudah memenuhi peraturan yang dibuat oleh European Union dan mendapatkan persetujuan dari FDA di Amerika Serikat. Wah, semoga dengan adanya Smart Bra akan meminimalisir tingkat kematian karena kanker payudara, ya! tabloidnova.com

like and share ya....

10/02/2014

**12 Hal yang Sebaiknya Tidak Anda Katakan ke Wanita Hamil**

Kebanyakan ibu hamil perasaannya menjadi lebih sensitif dari biasanya. Mengapa? Hal ini dikarenakan perubahan pada hormon estrogen (diproduksi o**m), progesterone (bertanggungjawab menyeimbangkan hormon estrogen dan diproduksi corpus luteum saat awal kehamilan dan di plasenta saat akhir kehamilan), dan gonadotropin yang lebih dikenal dengan hCG (diproduksi plasenta) berubah.

Perubahan ini memengaruhi neurotransmitter, suatu saraf yang memberikan sinyal ke otak untuk mengatur mood Anda. Itulah yang kemudian menyebabkan ibu hamil lebih sensitif dan mudah marah.

Jadi usahakan, ketika Anda berhadapan dengan ibu hamil, jangan mengatakan 11 hal di berikut. Jika tidak, kata Michelle Ruiz, penulis Yahoo!Shine, bisa-bisa Anda kena damprat atau minimal tidak lagi diajak bicara.

1. "Ih, perutnya makin besar aja…” (dengan intonasi yang mengerikan)

Ya iyalah makin besar, masa makin kecil. Wajar, d**g, kan sedang hamil. Jadi sebagai aturan emas, hindari kata "besar" setiap kali Anda mengomentari kehamilan teman atau kerabat Anda.

2. "Jadi, udah naik berapa kilo beratmu sekarang?”

Beberapa orang benar-benar menganggap bahwa topik pembicaraan ini menyenangkan. Setiap orang sepatutnya mengerti bahwa salah satu tanda kehamilan yang sehat ialah kenaikan berat badan. Tapi bukan berarti setiap wanita hamil senang mengungkapkan nilai numerik mengenai hal itu.

3. Memberikan ikon emoji bergambar “ikan paus” di pesan singkat (BBM, Whatsapp) dan jejaring sosial (Instagram dan lainnya).

Ketika Anda mengunduh foto terbaru Anda dengan kondisi perut besar, seseorang memberikan komentar dengan tanda “ikan paus” di bagian komentar. Mungkin ia menganggap itu lelucon yang menyenangkan, tapi sangat tidak disarankan untuk Anda ikut-ikutan melakukannya.

4. "Yang di foto itu beneran kamu?! Kok, beda banget, sih?” (sambil menatap aneh)
Anda tahu, pernyataan Anda saja sudah bisa membuat hatinya sakit, apalagi jika ditambah dengan tatapan Anda yang merendahkan.
5. “Sebaiknya kamu lebih berhati-hati.”

Pengalaman buruk Anda saat hamil dan melahirkan belum tentu bakal dialami oleh wanita hamil lainnya. Jadi, tak perlu “menakuti” atau memperingatkan mereka untuk berhati-hati kalau-kalau “kisah” Anda terjadi pada mereka. Akan lebih baik jika Anda memberikan saran dan pesan yang lebih positif dan membuatnya lebih bersemangat menunggu hari persalinan.

6. “Sepertinya kamu sudah siap.”

Kata “sepertinya” bermakna abu-abu, seperti menunjukkan seakan-akan Anda tidak yakin bahwa lawan bicara Anda memang sudah benar-benar siap menghadapi waktu persalinan.

7. “Mumpung kamu masih punya kesempatan, puas-puasin gih jalan-jalan (pergi makan malam, nonton ke bioskop, atau liburan).”
Mungkin Anda hanya berusaha membantu dan mendorongnya untuk benar-benar menikmati kebebasan sebelum Si Bayi lahir. Tapi itu bisa menyiratkan seakan-akan dunia Anda selanjutnya tidak akan menyenangkan.

8. “Jadi, kehamilan ini memang direncanakan, ya?”

Pernyataan ini sama buruknya dengan meminta pasutri yang belum juga memiliki anak untuk terus “berusaha”. Terutama jika yang mengatakannya berusia jauh lebih tua (orang tua). Penyataan ini bermakna terselubung untuk sekadar mengetahui bagaimana kehidupan pribadi seks seseorang.
9. “Kalau orang jaman dulu aja bisa melahirkan tanpa obat, kamu juga harusnya bisa, d**g!”

Ya, wanita jaman dahulu memang bisa melahirkan tanpa epidural. Tapi “kebiasaan” itu ada lebih karena obat epidural belum ditemukan. Jadi, setelah obat itu ditemukan, mengapa tidak dimanfaatkannya! Jika ada orang yang memilih tidak melakukannya (epidural, Red.), itu pilihan!
10. “Kamu harus benar-benar menyusui bayimu selama setahun penuh ini”
ASI merupakan makanan paling sempurna bagi bayi dan minimal diberikan secara eksklusif hingga ia berusia 6 bulan. Namun, jika teman Anda memutuskan untuk tidak melakukannya, itu haknya. Jangan terlalu memaksa atau mengguruinya.

11. “Jadi usai cuti melahirkan kamu mau langsung kerja? Kenapa enggak berhenti dulu supaya bisa fokus urus anak?”

Banyak hal yang bisa dijadikan alasan bagi para ibu baru ketika mereka memutuskan tetap bekerja usai melahirkan. Bisa jadi karena panggilan hati, kebutuhan ekonomi, dan lain sebagainya. Meninggalkan bayi mereka di minggu pertama untuk pergi bekerja pastilah berat dan sulit, tapi lambat laun ia dan bayinya pasti akan merasa lebih baik. tabloidnova.com

like and share ya....

10/02/2014

**5 Mitos Menyusui yang Tak Perlu Dipercaya **

Tidak bisa dipungkiri bahwa ASI merupakan makanan terbaik pertama untuk anak. Namun, masih banyak orangtua yang tidak mengerti tentang pentingnya ASI bagi perkembangannya. Bahkan masih banyak ibu yang memberikan susu formula untuk bayinya karena dianggap memiliki nutrisi yang lebih banyak.

Sebagian ibu menyusui juga enggan memberikan ASI secara langsung karena termakan oleh mitos-mitos yang beredar di masyarakat. Dr Edi S. Tehuteru SpA(K), MHA, IBCLC, membeberkan beberapa mitos tersebut saat bincang-bincang soal ASI yang diadakan Yayasan Anyo Indonesia:

1. Susu formula sama baiknya dengan ASI
Susu formula tidak menyediakan semua nutrisi yang terkandung dalam ASI, dan tidak mengandung antibodi yang dapat melindungi bayi dari penyakit. Sebaliknya, ASI selalu mempunyai suhu standar (sehingga tidak perlu dipanaskan), tingkat kesegaran yang prima, bebas bakteri, serta mudah dicerna.

"ASI mengandung berbagai macam antibodi yang berasal dari ibu, memberi perlindungan terhadap berbagai sumber penularan penyakit bagi bayi. Bayi yang minum ASI dibandingkan dengan bayi yang minum susu bubuk buatan, lebih jarang terjangkit bermacam penyakit akut maupun kronis," ujar dr Edi, saat bincang-bincang di Rumah Anyo, kawasan Slipi, Jakarta, Selasa (12/11) lalu.

2. ASI tak langsung keluar, berarti ibu tak dapat menyusui
Menurut dr Edi, pemberian ASI secara eksklusif sebaiknya diberikan selama 6 bulan. ASI diberikan tanpa cairan tambahan seperti susu formula, madu, jeruk, air, serta tanpa makanan padat seperti pisang, papaya, bubur, ataupun biskuit. ASI pertama yang keluar (kolostrum) merupakan susu terbaik yang mengandung banyak immunoglobulin yang baik untuk pertahanan bayi melawan penyakit.
“ASI akan keluar setelah tiga hari mulai menyusui. Selama ASI belum keluar, bayi diharuskan tetap mengisap agar ASI segera keluar. Tidak perlu takut bayi akan kelaparan, karena ia telah memiliki cadangan lemak (brown fat ) yang akan bertahan sampai lima hari.

3. Memberikan ASI membuat payudara jadi kendor
Payudara bisa kembali ke bentuk semula asal Anda tahu cara merawatnya. Pijatan pada area payudara, dan posisi yang benar saat menyusui tidak akan membuat payudara menjadi kendor. Bahkan menyusui terbukti dapat mengurangi kemungkinan terkena kanker indung telur dan kanker payudara pada masa menopause.
4. Proses menyusui tidak selalu berhasil untuk semua ibu
Meskipun ibu baru rata-rata butuh latihan sebelum merasa percaya diri dengan kemampuan menyusuinya, sebenarnya menyusui merupakan aktivitas alami yang dapat dipelajari oleh hampir semua ibu dan bayinya. Jika Anda tidak memiliki masalah kesehatan, semakin sering diminum ASI akan semakin bertambah banyak. Jadi, Anda tidak perlu merasa khawatir kekurangan ASI.

5. Pemberian ASI hanya untuk berhemat
Nah, ini kesalahan terbesarnya. Menurut dr Edi, proses memberikan ASI bukan sekadar karena bayi butuh makan. Memberikan ASI juga merupakan suatu proses bonding (ikatan) yang sangat berarti antara ibu dan bayi. Banyak nilai tambah dengan menyusui si kecil secara langsung. Di antaranya, mencegah obesitas, diare, infeksi saluran pernafasan, asma, leukimia, diabetes, dan mengurangi tingkah laku brutal saat anak beranjak besar.

Selain itu, dengan menyusui Anda tidak akan kerepotan bangun tengah malam untuk mengaduk susu bubuk. Ketika bepergian, Anda juga tidak perlu membawa setumpuk botol dan kaleng susu. “Agar ASI dapat mencukupi kebutuhan anak, sang bapak harus mendukung pemberian ASI, keluarga juga dapat menghemat pengeluaran untuk membeli susu,” tambah dr Edi. tabloidnova.com

like and share ya.....

Address

Sidoarjo
61256

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ebook Craft Gratis posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share