Toko Electronic

Toko Electronic Find More Store events,new products features,etc by following our page :)

24/10/2016

Bocoran guys!!! untuk yang mau mengisi perabot rumah tangga khususnya Build in Hob (Kompor tanam), Cooker Hood, Water Heater ,dll brand RINNAI..MEGATRON ELEKTRONIK hadir di Pameran REI and Property Expo di Java Mall Semarang tgl 8-14 November 2016 mendatang. Dapatkan HARGA SPECIAL DAN HADIAH MENARIK utk setiap pembelian RINNAI item tertentu.. JANGAN LUPA ya Tlg dicatat tanggalnya.. See u There. Thanx

Miliki barang elektronik ac,mesin cuci,kulkas dll .PROSES CEPAT paling lama 1 JAM CAIR!!! AYO BURUAN DATANG LANGSUNG KE ...
06/09/2016

Miliki barang elektronik ac,mesin cuci,kulkas dll .PROSES CEPAT paling lama 1 JAM CAIR!!! AYO BURUAN DATANG LANGSUNG KE MEGATRON ELEKTRONIK.Jl. Sriwijaya No 173D.

Sedia berbagai macam barang elektronik dan alat alat rumah tangga dengan harga yang kompetitif..Lengkap dan Murah pastin...
20/07/2016

Sedia berbagai macam barang elektronik dan alat alat rumah tangga dengan harga yang kompetitif..Lengkap dan Murah pastinya!!!..Cash and Credit OK..Cek web kami di www.tokoelectronic.com utk promosi dan produk terbaru.

Denah posisi Megatron Elektronik via Google Maps
20/07/2016

Denah posisi Megatron Elektronik via Google Maps

25/07/2015
Denah Lokasi MEGATRON ELEKTRONIK
10/07/2015

Denah Lokasi MEGATRON ELEKTRONIK

10/07/2015

APA ITU UHD TV DAN 4K TV??

Kini telah hadir di pasaran teknologi generasi terbaru perangkat televisi, yang dikenal dengan nama UHD TV atau 4K TV. UHDTV adalah singkatan dari Ultra High Definition Television, yang berarti televisi dengan resolusi ultra tinggi. UHDTV merupakan generasi terbaru dari pendahulunya, yaitu HDTV, High Definition Television, yang berarti televisi dengan resolusi tinggi. Teknologi ini mengacu pada ketajaman gambar yang dihasilkan oleh sebuah perangkat televisi. Semakin tinggi resolusi sebuah pesawat televisi, semakin rapat/besar jumlah pixel yang membangun sebuah layar televisi, semakin tajam p**a gambar yang dihasilkan pesawat tv tersebut.

Ultra HD 4K

Istilah UHDTV pertamakali diusulkan oleh NHK Science & Technology Research Laboratory (sebuah laboratorium riset ilmu pengetahuan dan teknologi Jepang) untuk format video yang memiliki resolusi vertikal 2160 dan 4320. Kemudian pada tahun 2012 istilah UHD ditetapkan oleh CEA (Consumer Elecktronics Association) sebagai istilah resmi untuk layar TV yang memiliki aspek rasio minimal 16 : 9 dan memiliki minimal satu input digital yang mampu membawa dan menampilkan video asli dengan resolusi minimal 3840 x 2160 piksel.

Ini berarti sebuah perangkat TV dapat dikategorikan sebagai TV Ultra HD jika:

1. Memiliki aspek rasio minimal 16 : 9.
Aspek rasio di sini maksudnya perbandingan ukuran lebar dan tinggi layar TV. Ada beebrapa macam aspek rasio untuk Ultra HD, namun aspek rasio 16 : 9 lebih banyak di pakai.

2. Memiliki minimal 1 digital input yang bisa membawakan sinyal video asli dengan resolusi minimal 3840 x 2160 piksel. Yang dimaksud dengan video asli di sini, adalah video yang diambil oleh camera yang mampu merekam video dengan resolusi 3840 x 2160 piksel. Bukan video hasil manip**asi atau upgrade-an.

3. Memiliki resolusi layar minimal 3840 x 2160 piksel.
Yang ditetapkan adalah resolusi vertikalnya yaitu 2160 piksel. Sedang resolusi horisontalnya tidak mesti 3840 piksel, karena tergantung aspek rasio yang di pakai. Dalam contoh ini yang banyak dipakai adalah aspek rasio 16 :9, sehingga resolusi horisontalnya : (2160 x 16)/9 = didapat 3840.

Seperti tersebut di atas, NHK lab mengusulkan 2 jenis format video Ultra HD, yaitu 2160 dan 4320. Maksudnya resolusi vertikalnya 2160 dan 4320 piksel. Untuk format video dengan resolusi vertikal 2160 piksel dinamakan Ultra HD 4K. Dinamakan dengan Ultra HD 4K karena mengacu pada resolusi horisontalnya, yaitu: 3840 yang mendekati nilai 4000. (K =kilo = 1000. Jadi 4K = 4000).

Sedangkan format video yang resolusi vertikalnya 4320 piksel dinamakan Ultra HD 8K. Istilah 8K ini pun mengacu pada jumlah resolusi horisontalnya. Bisa kita hitung, dengan aspek rasio 16 : 9, maka resolusi horisontalnya: (4320 x 16 ) / 9 = 7680 piksel, angka yang mendekati 8000 piksel. Karena nya Ultra HD 8K memiliki resolusi horisontal dan vertikal, 7680 x 4320 piksel.

Jadi dapat disimpulkan perangkat TV Ultra HD dibagi dalam dua jenis, yaitu Ultra HD 4K dengan resolusi layar 3840 x 2160 piksel dan Ultra HD 8K dengan resolusi layar 7680 x 4320 piksel. Yang sekarang mulai banyak beredar di pasaran adalah yang Ultra HD 4K sedangkan yang Ultra HD 8K, masih dalam ujicoba.

perbandingan resolusi layar TV

Gambar di atas adalah ilustrasi perbandingan resolusi layar TV SD – HD Ready – Full HD dengan HD 4K. Di mana SD memiliki resolusi vertikal 480p, HD ready 720p, Full HD 1080p. Huruf “p” yang mengikutinya bukan berarti piksel, tetapi progressive scan. Salah satu jenis scan gambar video dengan cara progressive. Lawannya adalah interlaced scan, scan gambar dengan cara bergantian / selang-seling, disingkat dengan huruf “i“.

Hal lain yang perlu diketahui dari Ultra HD 4K adalah:

– Upscaling.
Upscaling adalah proses menaikkan skala/ukuran konten video dari resolusi yang lebih rendah ke resolusi yang lebih tinggi secara algoritma sehingga dapat memenuhi seluruh permukaan layar TV. Ini berarti berapapun resolusi input konten videonya, SD – HD Ready – Full HD, akan di upscale ke resolusi 4K (3840 x 2160). Namun tidak sekedar menaikkan skala gambar tetapi disertai juga proses yang unik dari masing-masing merk sehingga dihasilkan kualitas gambar yang lebih baik dari aslinya dengan resolusi 4K. Selengkapnya lihat juga pada apa maksud upscaling pada pesawat TV Ultra HD 4K.

4K Upscaling

– HDMI.
Kabel HDMI yang banyak dipakai saat ini HDMI 1,4 masih tetap sanggup mentransfer konten video 4K dengan frame rate 30 frames per second. Namun untuk mendapatkan fitur konten video 4K secara maksimal, (seperti frame rate yang lebih tinggi, color depth dan nuansa warna yang lebih luas) maka kita akan membutuhkan kabel HDMI 2.0, Kelak HDMI 2,0 ini juga harus memenuhi standar kelayakan HDCP 2.2 (High Definition Copy Protection), sebagai bentuk perlindungan terhadap hak cipta konten video resolusi tinggi. Berhubung HDMI 2.0 nampaknya belum beredar, kita gunakan dulu HDMI 1,4, atau High Speed HDMI seperti contoh gambar berikut:

High Speed HDMI

– HEVC h.265.
HEVC singkatan dari High Efficiency Video Coding, merupakan sebuah format kompresi video yang baru yang dipergunakan untuk menyediakan konten video Ultra HD melalui layanan streaming internet. Jadi fungsinya untuk kompress konten video Ultra HD sehingga bisa ditonton dengan cara streaming melalui internet. Agar dapat menonton konten video Ultra HD yang dikompres ini dengan cara streaming melalui internet, maka perangkat TV Ultra HD kita pun harus dilengkapi dengan codec HEVC h.265 ini.

HEVC - h265

Salah satu penyedia layanan 4K video streaming ini adalah Netflix. Konten-konten 4K nya dikompres menggunakan HEVC h.265. Jika kita ingin berlangganan ke Netflix, maka TV kita harus dilengkapi dengan codec HEVC h.265. Namun sampai saat ini layanan Netflix belum tersedia di negeri kita. Yang pasti bisa dipastikan semua TV Ultra HD 4K sudah dilengkapi dengan codec HEVC h.265 ini.

10/07/2015

PERBEDAAN TV TABUNG (CRT), LCD, PLASMA DAN LED

Latar belakang

Era TV tabung atau CRT (Cathode Ray Tube) sudah berakhir. Kini tinggal segelintir merk branded yang masih produksi untuk kebutuhan dalam negeri.

SONY yang dulu sebagai top brand value #1 di kategori TV tabung, justru yang pertama menghapus TV tabung dari product rangenya, beralih ke TV Plasma. Jejak ini diikuti oleh para kompetitornya seperti Toshiba, Hitachi dan Panasonic.



TV Plasma mulai ramai dipasarkan di Indonesia (sekitar 2003) dengan ukuran 37", 42" dan 50", juga dipelopori oleh SONY.

Tidak berselang lama muncul LCD TV dengan ukuran 22" dan 26" yang dipelopori oleh SHARP (AQUOS generasi pertama). Samsung dan LG mengikuti jejak SHARP, dengan menawarkan ukuran yang lebih besar hingga 32".

TV Plasma dibandingkan LCD saat itu, jelas lebih menjanjikan sebagai pengganti TV tabung.

Keunggulan TV Plasma, ukuran lebih besar, warna hitamnya lebih pekat (LCD lebih cenderung abu-abu) sehingga contrast ratio lebih tinggi, response time lebih kecil, dan dapat diaplikasikan untuk teknologi layar sentuh / touch screen.

Sejalan dengan perkembangan teknologinya, LCD sudah semakin mengejar ketinggalannya dari TV Plasma. Baik dalam hal ukuran, contrast rationya, response time dan aplikasi dengan layar sentuh.

Lagi-lagi SONY sejak 2006 stop produksi TV Plasmanya dan beralih ke LCD, yang dinamakan BRAVIA. Sementara LCD Toshiba dipromosikan dengan nama REGZA. Hanya Panasonic yang bersikukuh pada produk TV Plasma untuk ukuran 42" ke atas. Sementara untuk < 42" Panasonic tampil dengan VIERA. Namun pada akhirnya Panasonic harus mengakui trend ke depan adalah LCD dan akhirnya juga harus mengikuti main stream dengan meluncurkan Viera 40".



Apa sebenarnya perbedaan Plasma dan LCD TV?

Secara visual fisiknya sama-sama tipis, tidak ada bedanya. Namun yang pasti panel TV Plasma terbuat dari kaca (spt TV tabung) sementara panel LCD dari bahan plastik/acrylic transparan dan terasa lunak saat disentuh.

Walaupun secara fisik keduanya kelihatan sama, tapi teknologi yang diterapkan sangat berbeda.



TV Plasma

Teknologi pada TV Plasma memang mirip TV tabung. Dengan arus listrik, dihasilkan elektron untuk bereaksi dengan molekul air raksa (mercury), dimana sebagai hasilnya akan dilepaskan sinar Ultraviolet (UV). Radiasi sinar UV ini akan membuat sel yang berisi gas phospor berpendar. Sel tersebut ada yang di cat dengan warna dasar merah, hijau atau biru. Bila digabung, setiap 3 sel dengan warna RGB (Red, Green, Blue) membentuk 1 pixel/titik pada layar TV Plasma. Dengan cara demikian sebuah pixel/titik pada TV plasma dapat diatur warnanya, dengan mengatur komposisi kekuatan masing masing sel warna dasarnya.

Sisa energi yang tidak terserap oleh gas phospor akan diubah menjadi panas dan sebagian kecil lagi keluar dari panel TV yang terbuat dari kaca. Sehingga jika kita raba panelnya saat menyala, seperti ada sedikit setrum.



LCD TV (Liquid Crystal Display)

Berbeda dengan TV Plasma, panel LCD TV tidak menghasilkan cahaya pada sel-selnya.

Untuk mengerti tentang LCD, kita harus mengerti tentang cara kerja kalkulator sebagai kakek buyutnya.

Pada layar kalkulator berisi cairan yang dapat dipolarisasi dengan bantuan arus listrik, sehingga cahaya dapat tembus melalui cairan (transparan) atau sebaliknya cahaya diblokir tidak tembus (tidak transparan).

Jadi fungsi panel kalkulator, begitu juga panel LCD hanya sebagai filter cahaya.

Sama seperti pada TV Plasma, LCD juga terdiri dari pixel yang terbagi menjadi 3 sel dengan warna dasar RGB.

Dengan mengatur seberapa transparan filter sel warna merah, filter sel warna biru dan filter sel warna hijaunya, maka dapat diatur warna yang muncul pada pixel tersebut di layar LCD.

Untuk itu, agar warnanya terlihat jelas oleh kita, maka dibelakang panel LCD tersebut harus ada sumber cahaya.

Sumber cahaya ini disebut dengan Back Light dan yang digunakan adalah lampu CCFL (Cold Cathode Fluorescent Lamp) atau bahasa gaulnya lampu neon. Tapi tentu saja lampu neonnya bukan yang untuk dipakai di rumah sehari-hari. Dibuat khusus yang umurnya lebih tahan lama. Namun sekali lampu neon tetap neon. Tidak ada yang tahu umurnya secara pasti.



LED TV

Nama LED TV sebenarnya salah kaprah. Sebab LED (Light Emitting Diode) tidak ada hubungannya dengan TV. Istilah yang benar adalah LCD TV dengan LED Back Light.

Dibandingkan lampu neon, lampu LED jelas lebih unggul dari sisi life timenya (karena lebih sedikit menghasilkan panas), lebih hemat listrik, dan lebih tinggi lumensnya (lebih terang).

Selain dari Back Light tidak ada yang berbeda dengan LCD TV.

Tapi mengapa harga LED TV jauh lebih mahal pada awalnya?

Karena dengan ukuran lampu LED yang kecil, TV jadi bisa dibuat jauh lebih tipis daripada LCD yang ada.

Jadi mahalnya bukan karena teknologinya, tapi karena designnya.



Plasma - LCD - LED

Resolusi:

tidak tergantung apakah Plasma, LCD atau LED maka resolusinya saat ini terbagi 2 :

High Definition atau HD-ready TV, resolusi panelnya Horizontal : 1366 pixels x Vertikal : 768 pixels

Full HD TV, resolusi panelnya Horizontal : 1920 pixels x Vertikal : 1080 pixels



Jika ada pilihan antara HD ready dan Full HD sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan harganya.

Resolusi signal output dari antena, parabola, tv berlangganan dan dvd/vcd player saat ini adalah 800 x 600 pixels.

Untuk itu tidak dibutuhkan resolusi yang Full HD, karena setiap titik/pixel yang tidak terdefinisi akan diinterpolasi oleh processor TV, dengan cara mengira-ngira warnanya.

Misalnya, diantara 2 pixel yang berwarna hitam dan putih, maka 1 pixel ditengahnya akan berwarna abu-abu atau jika ada 2 pixel di antaranya maka urutannya menjadi putih, abu-abu muda, abu-abu tua dan hitam.

Proses interpolasi ini membuat gambar kurang tajam pada batasan perubahan warna. Baik yang HD-ready atau yang Full HD sama-sama harus melakukan proses interpolasi ini agar gambar dapat tampil full screen di layar TV.



Lain lagi ceritanya jika signal outputnya dari Bluray, HD-DVD, PS-3, Xbox atau aplikasi untuk komputer dengan high resolution output yang sudah dalam format 1920x1080 pixels, maka Full HD TV jelas jauh lebih sempurna gambarnya, karena setiap titik/pixelnya terdefinisi. Sementara pada HD-ready TV ada sebagian pixel yang tidak bisa ditampilkan pada layarnya dan menjadi berkurang detailnya.



Konsumsi listrik :

Plasma paling boros dan LED paling kecil. Namun belakangan ini Panasonic mengembangkan teknologi untuk penghematan listrik pada plasma TV nya hingga konsumsi listriknya tinggal 1/3 nya dari umumnya TV Plasma, tapi masih tetap di atas LED.



Contrast Ratio :

Contrast Ratio adalah pembagian gradasi dari yang paling terang ke yang paling gelap.

Contrast Ratio 5.000.000:1, artinya dari warna biru yang paling terang ke biru yang paling gelap terbagi menjadi 5 juta gradasi warna.

TV Plasma tentu paling tinggi contrast rationya, diikuti LED dan baru LCD.

Namun contrast ratio LCD type the latest atau LED kini sudah di atas 1.000.000:1 dan sudah tidak signifikan lagi perbedaannya dengan Plasma.

Samsung yang selalu menjadi leader dalam hal contrast ratio.



Response time :

adalah waktu yang diperlukan oleh TV untuk memproses sinyal menjadi gambar.

Plasma hanya butuh sekitar satu koma sekian mili second. Sementara LCD butuh waktu lebih lama untuk proses polarisasinya. Diawal sejarah perkembangannya, response time LCD bisa mencapai belasan mili seconds. Dan keterlambatan ini sangat jelas ditangkap oleh mata.

Jadi jika dijejerkan TV tabung dengan LCD dengan siaran yang sama, maka terlihat pada LCD gambarnya selalu terlambat.

Response time produk LCD dan LED sekarang sudah jauh lebih baik berkisar 3-6 mili seconds dan sudah hampir tidak terdeteksi lagi.

Sharp Aquos dalam perkembangan LCD nya yang menjadi leader dalam response time.

Sebenarnya menonton siaran tunda sepersekian detik tidak terlalu menjadi masalah, namun point berikut yang berkaitan dengan response time adalah masalah yang sebenarnya.



Refresh rate :

Pada TV Plasma gambar yang bergerak cepat tidak masalah karena response timenya kecil, namun tidak bagi LCD dengan response time belasan mili seconds. Gambar menjadi tidak jelas.

Sejalan dengan waktu, selain response time LCD dan LED yang semakin kecil, dalam perkembangannya saat ini juga diterapkan teknologi dengan processor yang membantu memproses sinyal agar membuat fast motion picture menjadi lebih jelas.

HOME APPLIANCES FAIR...
18/04/2015

HOME APPLIANCES FAIR...

30/03/2015

CARA MENGHITUNG BESARAN UKURAN PK PADA AC SESUAI DENGAN KEBUTUHAN RUANGAN (sumber:internet):

Kita tidak bisa sembarangan dalam membeli dan memasang AC, karena akibatnya ruangan bisa tetap tidak terasa dingin atau justru terlalu kedinginan. Ada perhitungan khusus untuk merencanakan pemakaian AC yang pas. Oleh karena itu disini kita akan mencoba membahas tentang cara menghitung kebutuhan AC sesuai ukuran ruangan agar tidak lebih atau kurang

Sebelumnya perlu kita ketahui terlebih dahulu beberapa satuan yang digunakan untuk menentukan PK AC
• BTU = British Thermal Unit per hour.
• PK = Paard kracht / Horse Power (HP) / daya kuda.
• feet = kaki = satuan panjang
• 1 PK = 9000 s/d 10000 BTU/h
• 1 m2 = 600 BTU/h
• 3m = 10 kaki
• 1m = 3,33 kaki

Perlu kita ketahui juga berapa nilai daya pendingin AC berdasarkan PK, karena dipasaran banyak memakai standar PK ini
• AC 2 PK = +/- 18000 BTU/h
• AC ½ PK = +/- 12000 BTU/h
• AC 1 PK = +/- 9000 BTU/h
• AC ¾ PK= +/- 7000 BTU/h
• AC ½ PK = +/- 5000 BTU/h
selanjutnya bisa kita pelajari rumus untuk menghitung kebutuhan AC sesuai ukuran ruangan berikut ini

Rumus kebutuhan AC dalam BTU= (P x T x I x L X E ) / 60
• P = panjang ruangan (dalam satuan feet atau kaki).
• T = tinggi ruangan (dalam satuan feet atau kaki).
• I = 10 untuk ruangan berinsulasi (terhimpit oleh ruangan lain atau berada dilantai bawah), 18 untuk ruangan yang tidak berinsulasi (ruangan pada lantai atas).
• L = lebar ruangan (dalam satuan feet atau kaki).
• E = nilai berdasarkan arah hadap dinding terpanjang, 16 = hadap utara, 17 = hadap timur, 18 = hadap selatan, 20 = hadap timur.

Contoh perhitungan kebutuhan AC

Misalnya kita akan memasang AC pada ruangan yang berukuran lebar 3 m ( 10 kaki), panjangnya 6 m (20 kaki), tinggi ruanya adalah 3m (10 kaki), ruangan tidak berinsulasi, dan dinding yang paling panjang menghadap ke selatan. berapa total kebutuhan AC? mari kita hitung bersama
Rumusnya BTU= (P x T x I x L X E ) / 60
• BTU = ( 10 feet x 20 feet x 18 x 10 feet x 18)/60 = 10.800 BTU/h, jadi bisa menggunakan AC 1 PK.

Demikian contoh sederhana untuk menentukan PK AC yang cocok untuk dipakai dalam suatu ruangan, silahkan dihitung dengan cermat agar bisa mendapatkan jenis AC yang pas agar ruangan menjadi nyaman dan listriknya tidak boros :)

PERIODE MARET 2015..GRAB IT FAST!!!
26/03/2015

PERIODE MARET 2015..GRAB IT FAST!!!

24/03/2015

KABAR GEMBIRA!!!

Khusus Warga SEMARANG CUKUP KTP SAJA!!! ..Anda bisa membawa p**ang barang-barang elektronik dan peralatan rumah tangga dengan minimum pembiayaan IDR 750,000..-supported by one of the biggest leasing company in JAPAN-

Address

Semarang
50257

Opening Hours

Monday 08:30 - 18:00
Tuesday 08:30 - 18:00
Wednesday 08:30 - 18:00
Thursday 08:30 - 18:00
Friday 08:30 - 18:00
Saturday 08:30 - 18:00
Sunday 09:00 - 16:00

Telephone

024-8452505

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Toko Electronic posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share