Agrokomplek Nasa

Agrokomplek Nasa Distributor Resmi Produk Agrokomplek Nasa Pati Jawa Tengah Menjual Produk Agrokomplek PT Natural Nusantara

11/09/2018

Pupuk Dasar Starter Kesuburan Tanah Pupuk Organik Padat Supernasa merupakan pengembangan dari POC NASA (Pupuk Organik Cair) Formula khusus murni bahan-bahan organik untuk pupuk dasar / penyiraman tanaman. Pupuk ini merupakan produk organik dari PT NATURAL NUSANTARA yang digunakan untuk pembenahan ta...

CARA MENGATASI PENYAKIT PADA IKAN GUPPYBanyak sekali jenis ikan hias yang tersedia untuk mengisi kolam dan aquarium. Sal...
01/06/2018

CARA MENGATASI PENYAKIT PADA IKAN GUPPY

Banyak sekali jenis ikan hias yang tersedia untuk mengisi kolam dan aquarium. Salah satu ikan hias yang dipelihara oleh sebagian kecil pecinta ikan hias ialah ikan Guppy. Ikan Guppy masuk dalam spesies ikan air tawar yang mempunyai bentuk tubuh kecil dan dilengkapi dengan ekor yang bagus dan cantik serta penuh warna. Sekilas memang ikan Guppy tampak seperti ikan cupang.

Namun kenyataanya kedua jenis ikan ini berbeda. Pada umumnya, selain untuk hiasan, ikan cupang digunakan untuk diadu. Lain halnya dengan ikan Guppy yang hanya difungsikan sebagai ikan hias saja. Ikan Guppy lebih kaya akan jenis dan namanya.

Ikan Guppy merupakan ikan hias yang bisa memberikan efek senang dan kepuasan tersendiri bagi yang melihatnya. Ikan Guppy sebenarnya ikan liar yang hidup di alam bebas. Karena keindahan dan keunikannya, tidak sedikit orang yang memeliharanya hingga mengembang biakkan ikan yang satu ini.

Salah satu masalah yang dihadapi saat budidaya ikan Guppy atau sekedar hobby, yaitu penyakit pada ikan Guppy penyakit yang cepat sekali menular dan tak kunjung sembuh tidak hanya dapat membuat ikanya stress, tetapi breedernya pun bisa ikut-ikutan jadi stress.

Banyak jenis penyakit ikan Guppy penyebabnya pun bermacam-macam dari Jamur, Bakteri, Kutu, Virus, Parasit Bintik Putih dsb, ikan Guppy dapat terserang penyakit karena kolam tempatnya kurang bersih dan juga cuaca menyebabkan suhu air berubah-ubah secara cepat, itulah salah satu Penyebab ikan Guppy mati mendadak.



Ciri-ciri ikan Guppy sakit : ikan guppy sakit akan terlihat ia berdiam di dasar air atau sebaliknya ia berada dipermukaan air diam tak bergerak, tergantung dari penyakit yg menyerang, biasanya ikan akan berenang lemas, ekor menguncup dan tidak lincah saat berenang.

Cara mencegah penyakit ikan Guppy dan cara mengatasi penyakit ikan Guppy pun cukup mudah tergantung jenis penyakit yang menyerang ikan Guppy tersebut.

Dari berbagai penyakit ikan Guppy saya akan membahas,

1. Penyakit Kembung

Pertama Penyakit yang sering menyerang ikan Guppy yaitu penyakit kembung, merupakan peradangan usus terlihat dari perut ikan menjadi bengkak, dan ikan terlihat diam di permukaan dan sulit untuk berenang ke dasar air.

Cara mengatasi penyakit kembung pada ikan Guppy :

Pisahkan ikan ke wadah yang airnya sudah diberi garam inggris

"1 sendok teh garam Inggris tiap 1/2 liter air", biarkan 3 sampai 5 jam lalu.

Segera Isolasi atau pindahkan ikan ke wadah atau kolam perawatan.

Wadah perawatan ikan isi dengan air tidak terlalu tinggi atau air 3x tinggi ikan.

2. Penyakit Kutu Jarum atau Kutu Jangkar

Penyakit inilah yang sangat berbahaya untuk ikan-ikan hias kecil seperti ikan Guppy, dan 100% ikan akan mati jika tidak diatasi, jika dalam 1 kolam 1 ikan terjangkit penyakit ini, maka dalam 3 hari semua ikan akan terinfeksi parasit ini karena larva akan cepat menyebar / menular menjakit satu kolam atau aquarium tersebut.

Seperti parasit ia menancapkan jangkar ketubuh ikan Guppy, dan jika kita paksa mencabutnya dapat merusak bagian tubuh ikan Guppy akan ikut terangkat bahkan mengkoyak tubuh ikan Guppy.

Penyakit ini biasa terjadi saat mengambil salah satu ikan dari luar ( Kolam Terbuka ) dan memas**annya ke aquarium dan larva akan berkembang bebas karena tidak ada sinar matahari.

Apakan penyebab penyakit kutu jarum atau kutu jangkar pada ikan Guppy ?? siapakah dalangnya ??

Ini dia dalangnya !!

Ini dia penyebab ikan Guppy saya terkena kutu jangkar, ADA KATAK / KECEBONG yang s**a nyemplung sembarangan ke kolam - kolam bak terbuka yang berada di belakang rumah tanpa jaring pengaman. Predator alami ikan Guppy Musuh abadi breeder guppy, sering makan ikan Guppy saat kita terlena dan bila jarang menengok kolam .

Cara mengatasinya :

Karena jika satu ekor terkena parasit kutu jangkar maka 1 aquarium atau wadah dari ikan tersebut 50% terinfeksi penyakit yg sama untuk pengobatannya gunakan abate atau bisa juga pindahkan Guppy ke kolam yang langsung terkena sinar matahari ( ada pengalaman pribadi ), dan cuci bersih aquarium lalu jemur.

Jangan khawatir Penyakit ini tidak dapat tumbuh di kolam luar rumah yang langsung terkena sinar matahari.

Penyakit ini hanya akan terjadi apabila

1. Kolam dalam rumah kemas**an katak/kodok

2. Mengambil ikan Guppy dari kolam diluar rumah yang baru kemas**an katak/kodok

Cara mencegah Penyakit ikan Guppy Kutu jangka :

Jangan sampai kolam atau aquarium dalam rumah kemas**an katak/kodok.

Gunakan jaring kolam di luar rumah atau hambatan agar katak/kodok tidak masuk ke kolam ikan Guppy.


3. Penyakit Jamur atau White Spot

Ikan Guppy akan sangat nampak terlihat jika terkena penyakit ini, Penyakit jamur pada ikan Guppy seperti bintik- bintik putih pada tubuh bagian insang, sirip, ekor dan mulut ikan Guppy, yang membuat tubuh ikan Guppy terasa gatal, ikan akan gelisah dan menggesek gesekan tubuhnya ke benda sekitar kolam/aquarium.

Cara mengatasinya :

Pisahkan ikan yang terkena white spot ke kolam perawatan , berikan obat jamur ikan seperti methilyne blue dan produk anti jamur lainya yang tersedia di toko - toko ikan hias.


Penyakit pada ikan Guppy diatas merupakan masalah yang sering terjadi saat budidaya ikan Guppy dan dapat diatasi dengan perawatan yang tepat. Sebaiknya mencegah daripada mengobati.

Supaya Guppy tetap segar dan berwarna cerah bagaimana..?

Semprotkan saja 1 – 2 tutup VITERNA dengan semprotkan tangan pada pakannya, setelah agak lembab, keringkan sebentar baru pakan tadi diberikan ke Guppy

KESAKSIAN PEMAKAI TON (TAMBAK ORGANIK NUSANTARA) DIJAMPEA SELAYAR PRODUK NASA UNTUK TAMBAK UDANG Ini baru bukti bahwa pr...
30/05/2018

KESAKSIAN PEMAKAI TON (TAMBAK ORGANIK NUSANTARA) DIJAMPEA SELAYAR PRODUK NASA UNTUK TAMBAK UDANG

Ini baru bukti bahwa produk NASA memang mantap...
Panen udang paname malam ini di desa massungke kecamatan pasimasunggu kab.kep.selayar...

Empang yg sdh di aplikasi produk NASA ( TON ) memang memberi bukti..rata2 timbangan 65 / kilo dgn penggunaan produk dari NASA ( TON ) slama 1 blan ( penggunaan TON ktika smntara udangx sdh dlm tambak/empang sdh berumur 2 blan, agak tlmbat memang tp bgi kmi sbgai tim dari NASA ttap mncoba mberikan aplikasi dan hsilx alhmadulillah bs mncapai 65/kilo, jd pertnyaaannya bgaimna kra2 klo aplikasi TON di gunakan dari awal ktika pngolahan lahan smpai masa panen?

Testimoni petambak
Sblm di aplikasi produk TON, udangx kcil dan tdk sama rata besarx,dan kulitx agak lunak,dan kurang bersih beratx jg 90/kilo,,tp stelah 2 minggu pemberian Produk TON dari NASA kmi kmbli lgi mngcek kondisi udang,alhamdulillah ada perubahan dri yg tdk rata bsarx sdh agak mulai rata bsar,kulitx bersih mngkilap dan kras dan udangx sangat sehat,dan beratx jg sdh bs mncapai 75 / kilo,,dan smpai panen malam ini udangx sdh bs mncapai 65 / kilo dlm jngka wktu 1 blan pnggunaan produk TON dari PT.NASA,

Trimakasih PT. NASA
TON memng mantap..
TON nmax inshaALLAH TON jg Hasilnya...👍👍👍👍

MANTAP....
mampu menetralisir dan menjaga kondisi air tambak ANDA dari Penyakit...

SOLUSI MENANAM DI LAHAN SEMPITDewasa ini bahasan ketahanan pangan dan keterbatasan lahan pertanian kerap kali menjadi ba...
31/03/2018

SOLUSI MENANAM DI LAHAN SEMPIT

Dewasa ini bahasan ketahanan pangan dan keterbatasan lahan pertanian kerap kali menjadi bahasan menarik di kancah global, karena permasalahan pangan merupakan permasalahan umum seluruh masyarakat dunia, bahkan hal ini sudah diteliti lama oleh para peneliti terdahulu, seperti dalam edisi pertama Essay on Population, Thomas Robert Malthus tahun 1798, yang mengemukakan dua pokok pendapatnya yaitu :

Bahan makanan adalah penting untuk kehidupan manusia. Nafsu manusia tak dapat ditahan.
Malthus juga mengatakan bahwa pertumbuhan penduduk jauh lebih cepat dari bahan makanan. Akibatnya pada suatu saat akan terjadi perbedaan yang besar antara penduduk dan kebutuhan hidup. Dalil yang dikemukakan Malthus yaitu bahwa jumlah penduduk cenderung untuk meningkat secara geometris (deret ukur), sedangkan kebutuhan hidup riil dapat meningkat secara aritmatik (deret hitung). Hal ini sangat didukung dengan semakin berkurangnya lahan pertanian di dunia, yang pada umumnya digunakan untuk reloaksi pembangunan yang sulit dielakkan.

Salah satu solusi yang ditawarkan untuk permasalah ini adalah aplikasi teknik vertikultur, dimana teknik vertikultur ini berasal dari bahasa Inggris yang terdiri dari dua kata yaitu “vertical” dan “culture” yang berarti teknik budidaya tanaman secara vertikal. Konon ide menciptakan teknik bercocok tanam secara vertikal (teknik vertikultur) ini berasal dari negara Swiss. Ide bercocok tanam dengan teknik vertikultur muncul sekitar 61 tahun yang lalau, yaitu pada tahun 1945. Pada waktu itu sebuah perusahaan benih di Swiss memiliki gagasan untuk memanfaatkan lahan sempit secara optimal dengan menciptakan “vertical garden” atau kebun vertikal. Kemudian teknik vertikultur berkembang keberbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri teknik vertikultur sudah diadopsi sejak lama, namun rata-rata hanya dilakukan oleh para pehobi. Sedangkan untuk diaplikasikan pada budidaya tanaman secara komersial perlu dilakukan kajian yang mendalam.

Vertikultur secara umum bisa diartikan sebagai teknik bercocok tanam secara vertikal dengan menyusun tanaman secara bertingkat dari bawah keatas. Teknik vertikultur adalah teknik bercocok tanam yang dilakukan dengan tujuan untuk memanfaatkan lahan terbatas/sempit agar lebih optimal. Dengan teknik vertikultur anda bisa menanam 20 sampai 30 tanaman (bahkan lebih) pada lahan yang hanya berukuran 50 x 50 cm saja. Teknik vertikultur bisa dilakukan menggunakan berbagai macam wadah (tempat media tanam) seperti p**a paralon, botol bekas, pot, polybag atau wadah lainnya tergantung kreatifitas anda masing-masing. Pada dasarnya teknik bercocok tanam vertikultur tidak jauh berbeda dengan bercocok tanam konvensional, hanya cara meletakkan/menyusun tanamannya saja yang berbeda. Tingkat kesulitan dalam bercocok tanam secara vertikultur tergantung pada teknik, sistem dan model yang kita gunakan.

Teknik vertikultur diciptakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sempit untuk berkebun atau bercocok tanam. Bagi anda yang tinggal diperkotaan atau tidak memiliki lahan yang cukup, teknik vertikultur sangat cocok untuk menyalurkan hobi berkebun anda. Berkebun vertikultur memiliki manfaat ganda, selain untuk memenuhi kebutuhan dapur juga berfungsi sebagai tanaman hias. Tanaman vertikultur memiliki nilai seni dan unsur estetika yang tinggi. Perawatan dan pemeliharaan tanaman vertikultur juga mudah, tidak kotor dan bisa dipindah-pindah. Dengan teknik ini anda bisa menanam banyak tanaman meskipun lahan yang tersedia hanya sedikit. Selain itu dengan tantangan ketersediaan lahan yang minim, teknik ini dapat menjadi solusi untuk tetap mempertahankan produksi pangan (hortikultura) dan menjaga kelestarian lingkungan. Karena pada dasarnya teknik ini dapat melatih masyarakat untuk mendukung ketahanan pangan, upaya penyediaan pangan mandiri, pemanfaatan lahan sempit, dan upaya menjaga keasrian lingkungan. Sehingga permasalahan pangan dan lahan bisa diatasi secara sedikit demi sedikit.

Kelebihan Teknik vertikultur antara lain ..

Membutuhkan lahan yang sedikit.
Hemat air.
Media tanam dapat disesuaikan dengan kondisi tempat kamu membuat vertikultur.
Umur tanaman relatif pendek.
Pemeliharaan tanaman yang ditanam lebih mudah.
Dapat dilakukan oleh siapa saja.
Perawatan tanaman vertikultur juga mudah.

Penyemprotan POC NASA dan NASA dilakukan seminggu 1 - 2 kali, dengan dosis ringan 2 tutup POC NASA dan 1 tutup HORMONIK dalam 1 tangki air 12 - 15 liter, jika dengan semprotan tangan atau kecil bisa disesuaikan dari jumlah airnya.

Bisa juga diganti dengan GREENSTAR yang disemprotkan seminggu 1 - 2 kali dengan dosis 1 sachet dalam 10 liter air

Pengocoran SUPERNASA dan NPK, boleh dilakukan sebulan 1 kali, atau 2 bulan sekali, tergantung dengan tanamannya, dosis yang digunakan 2 sendok makan atau 30 gram SUPERNASA ditambah dengan NPK 1 sendok makan 15 gram dalam 10 liter air, sebagai larutan induknya. Ambil per tanaman 200 ml atau 1 cup bekas air mineral .

Untuk Hama dan Penyakit nya menyesuaikan kondisi tanaman dan lingkungan



Jadi bagaimana... ... mudah bukan menambah hijauan dari lahan yang sempit sekalipun

Cara Praktis Menghilangkan Bau Kotoran Ternak dan Mengubahnya Menjadi Kompos.Peternakan memerlukan perhatian baik aspek ...
15/03/2018

Cara Praktis Menghilangkan Bau Kotoran Ternak dan Mengubahnya Menjadi Kompos.

Peternakan memerlukan perhatian baik aspek teknis maupun non-teknis. Aspek teknis misalnya pemilihan DOC yang baik, pemakaian pakan, obat-obatan dan vaksin yang tepat (tepat jenis, dosis dan cara pemakaian), masalah kandang, penanganan panen dan masalah tenaga kerja.

Sedangkan aspek non-teknis yang harus diperhatikan adalah masalah sosial dengan lingkungan sekitar. Mengapa hal ini juga perlu diperhatikan, karena budidaya peternakan menghasilkan polusi berupa bau dan lalat. Jika tidak ditangani dengan benar, baik secara teknis maupun sosial bisa mengakibatkan masalah yang tidak kecil berupa sikap yang tidak bersahabat sampai pembakaran kandang atau pengusiran secara paksa. Padahal jika dimanfaatkan, kotoran ternak bisa bermanfaat menjadi kompos untuk pupuk tanaman.
Namun Anda para pelaku budidaya peternakan tidak perlu bingung, karena kini telah ada teknologi hayati untuk mengatasi timbulnya bau dan lalat pada kotoran ternak Anda. Teknologi hayati tersebut adalah Ni-35.

MEKANISME KERJA
Ni-35 cara kerjanya hampir sama dengan proses yang terjadi pada mayat yang ditaruh di bawah pohon Taru Menyan di Trunyan Bali yang tidak menimbulkan bau sama sekali. Hal ini karena Ni-35 mampu mengikat amoniak dan bakteri-bakteri pembusuk, sehingga yang ada hanya bakteri-bakteri pengurai yang dipacu perkembangannya sehingga mampu menghilangkan bau kotoran ataupun kompos menjadi lebih cepat.

Fungsi Ni-35 :
1. Menghilangkan bau kotoran ternak dalam waktu cepat
2. Mempercepat proses pengkomposan (pembuatan kompos)
3. Terbuat dari rempah rampah, aman bagi lingkungan dan manusia
4. Praktis dan ekonomis

CARA PENGGUNAAN
Pada proses pengkomposan :
- Buat gundukan kotoran ternak dengan tebal maksimal 15 cm
- Larutkan Ni-35 dalam air dengan takaran 1 sendok Ni-35 dalam 10 liter air
(akan lebih efektif jika dibiarkan dahulu selama 12 jam)
- Semprot atau siramkan secara merata pada gundukan kotoran tersebut.
- Jemur diterik matahari sampai kering
- Kompos siap digunakan

Pada penghilangan bau :
- Semprotkan larutan Ni-35 langsung pada kotoran ternak
- Bau akan hilang dalam waktu cepat

"Dosis Pemakaian adalah 1 sendok makan Ni-35 (kurang lebih 25 gram) untuk aplikasi sebanyak 500 kg pupuk kandang"

Selain digunakan untuk pengolahan kotoran ternak, Ni-35 juga bisa digunakan untuk keperluan rumah tangga, yaitu untuk mengatasi bau yang tidak sedap karena bangkai, sayuran atau buah yang membusuk yang tidak hilang walaupun tempatnya sudah dicuci.
Cara pakainya adalah ambil 1 (satu) sendok teh Ni-35, larutkan dalam air dalam alat untuk menyemprot burung. Kocok-kocok sampai larut secara merata. Larutan Ni-35 siap digunakan.

Info wa 085821022869

Solusi Pengendalian Hama yang Kebal Pestisida.Serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) merupakan salah satu faktor p...
07/02/2018

Solusi Pengendalian Hama yang Kebal Pestisida.

Serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) merupakan salah satu faktor pembatas dalam peningkatan produksi pertanian. Dalam pengendalian serangan OPT tersebut seringkali kita jumpai jalan pintas yaitu dengan menggunakan pestisida kimia.

Sebagaimana telah diketahui bahwa penggunaan pestisida kimia yang tidak bijaksana akan menimbulkan dampak negatif, antara lain terhadap kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan hidup. Dengan pertimbangan dampak negatif yang kemungkinan besar akan muncul dengan penggunaan pestisida tersebut, maka perlu diupayakan teknologi pengendalian yang lebih aman dan ramah terhadap lingkungan. Hal ini sesuai dengan penerapan konsepsi Pengendalian Hama Terpadu (PHT), bahwa pengendalian OPT dilaksanakan dengan mempertahankan kelestarian lingkungan, aman bagi produsen dan konsumen serta menguntungkan bagi petani.

Salah satu alternatif pengendalian adalah pemanfaatan jamur penyebab penyakit pada serangga, yaitu jamur patogen Beauveria bassiana.
Hal ini menjadi salah satu dasar PT. NASA dalam menjaga lingkungan hayati tanah yang alami dan berupaya mencari solusi bagi petani, Sehingga PT. NASA kini berinovasi dengan menyediakan kebutuhan petani berupa jamur Beauveria bassiana dalam sebuah produk bernama NATURAL BVR, yaitu berupa spora yang disediakan dalam kemasan praktis, dengan petunjuk penggunaan yang lengkap dan penyebaran produk yang luas serta merata di berbagai daerah. Selain itu metode pengaplikasian yang sederhana serta didukung sosialisasi yang intensif dari PT. NASA cukup memberi solusi bagi petani dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi.

Beberapa keunggulan Agensia Hayati Beauveria bassiana sebagai pestisida hayati / biopestisida adalah sebagai berikut :
1. Selektif terhadap serangga sasaran sehingga tidak membahayakan serangga lain bukan sasaran, seperti predator, parasitoid, serangga penyerbuk, dan serangga berguna lebah madu.
2. Tidak meninggalkan residu beracun pada hasil pertanian, dalam tanah maupun pada aliran air alami.
Tidak menyebabkan fitotoksin (keracunan) pada tanaman
3. Mudah diaplikasikan, tinggal aduk dengan air dan semprot ke seluruh bagian tanaman.

Beauveria bassiana / bvr sebagai biopestisida, tentu tidak mencemari dan merusak lingkungan seperti yang terjadi jika kita menggunakan pestisida kimia, keberhasilan dari insektisida biologis dari jamur ini memberikan dampak positif yang sangat besar terhadap pengendalian serangga hama tanaman dan keselamatan lingkungan, oleh karena itu memerlukan upaya sosialisasi yang lebih intensif.

Mari kembali ke pestisida alami dan hayati untuk kendalikan Hama, selain efektif, juga sehat dibadan.

07/02/2018
Banyak petani singkong mengharapkan dan ingin mendapatkan hasil panen yang berlimpah. Jelas faktor pupuk yang mendominas...
08/01/2018

Banyak petani singkong mengharapkan dan ingin mendapatkan hasil panen yang berlimpah. Jelas faktor pupuk yang mendominasi tentang hal ini. Namun ada hal teknis lain yag membantu agar calon calon umbi bertambah dan membesar apa saja itu...?

Hal yang perlu dilakukan adalah :

Membuat bumbunan yang agak tinggi, ini membantu umbi akar membesar dan mudah dicabut.

Bibit agak panjang , 25 cm, dengan 2/3 nya masuk kedalam tanah.

Gores sedikit dibawah mata bibit, untuk membuat calon akar/umbi, menjadi berkembang dan banyak.

Rendam dengan larutan HORMONIK , 1 tutup HORMONIK dalam 5 liter air

Tanam saat musim hujan seperti saat ini.

Perhatikan Jarak Tanam, jangan terlalu mepet.

Pupuknya, Makro, SUPERNASA, POC NASA juga HORMONIK.

Semoga bermanfaat

Ini udang vaname ya ko bisa besar seperti itu...Hebat bukan.....jika anda SDH bosan gagal panen silakan komentar halus d...
28/11/2017

Ini udang vaname ya ko bisa besar seperti itu...

Hebat bukan.....

jika anda SDH bosan gagal panen silakan komentar halus dan inboks yang lembut dan jangan berisik nanti tetangga dengar😀😀😀😀

UDANG VANAME USIA PENEBARAN 60 HARI

Info produk nasa
Wa 085821022869

Address

Perumahan Rendole Indah Blok J Gang 2 RT 08 RW 03, Desa Muktiharjo, Kec Mengoreksi
Semarang
59163

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Telephone

+6285821022869

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Agrokomplek Nasa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Agrokomplek Nasa:

Share