Waldan SHOP

Waldan SHOP Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Waldan SHOP, Outlet Store, Salatiga.

HAJAR JAHANAM. Obat KUAT herbal oles.Harga 1@Rp. 75.000,- FREE ONGKIR JNE SELURUH INDONESIABELI BANYAK, BANYAK DISKON, C...
24/06/2016

HAJAR JAHANAM. Obat KUAT herbal oles.

Harga 1@Rp. 75.000,-

FREE ONGKIR JNE SELURUH INDONESIA
BELI BANYAK, BANYAK DISKON,

Cp. 083813416120 / WA 085711144796 / PIN 29856FC4

-Sangat cocok untuk pa su tri yang mengalami masalah dalam hubungan intim.
-100% aman digunakan karna tidak ada efek samping
-Berbentuk cairan yang dioles / Roll on, sehingga sangat mudah pemakaiannya

Stop penggunaan obat-obatan yang membahayakan tubuh anda. Pilih yang murah dan aman.
*Setiap pengiriman akan dibungkus rapi sehingga kerahasiaan pembeli lebih terjamin
**SETIAP KEMASAN AKAN DISERTAI CARA PENGGUNAAN.

13/06/2016

Bahagia itu sederhana, melihat anak tertawa riang, duniapun ikut tertawa

22/05/2016

Waldan SHOP mulai besok mulai buka lagi

26/11/2014

Saat kita mendapat peluang besar-menantang, ada satu kekuatan dalam diri yang menghentikan kita untuk menangkap peluang itu. Ya. Kekuatan yang berlawanan arah. Kekuatan yang menghambat diri kita untuk bertindak dan sukses. Itu adalah kekuatan yang muncul karena kita mengucapkan satu kata, dan satu kata itu dalam Bahasa Inggris hanyalah tiga huruf: But...tapi. Pernah kita mengatakan itu? (walau hanya dalam hati). Kalau saya! Ya selalu mengatakan itu, sebelum menulis feature ini.

Sebenarnya peluang itu bagus, tapi saya belum siap me­mulainya, saya akan memulainya jika saya sudah siap.

Yah... tapi.

TAPI, kata yang memiliki kekuatan besar untuk menghentikan saya dan Anda untuk meraih sukses dan hidup mulia. TAPI adalah negasi yang selalu berlawanan dengan kata sebelumnya. Peluang bagus adalah posistif namun setelah ditambah kata TAPI akan menjadi negatif, yang menghentikan kita. Biasanya alasan apapun yang keluar setelah kata TAPI, hanyalah alasan untuk menghentikan saya dan Anda.

Dalam buku, The Devil Only Know on World, James Skinner, Mark Victor Hansen and Roice Kruger. Dalam buku itu dituliskan:

Setan itu Cuma tahu satu kata:

Tapi aku belum cukup tua

Tapi aku masih bocah

Tapi aku tidak terkenal

Tapi aku bukan lulusan universitas

Tapi aku belum cukup pengalaman

Tapi Aku belum cukup uang

Tapi kau terlalu sibuk

Tapi aku tidak tampan

Tapi kau tidak cantik

Tapi aku terlalu banyak pesaing

Tapi sudah ada yang melakukannya

Tapi bosku tidak setuju denganku

Tapi ekonomi sedang buruk

Tapi, itu terlalu sulit

Tapi ini sudah terlambat

Berhenti mendengarkannya sebelum terlambat

Bagaimana dengan saya dan Anda, masih menggunakan kata TAPI untuk sesuatu yang positif.

Berhentilah, TAPI jangan hanya berhenti mendengarnya, TAPI berhenti juga mengucapkannya.

Dalam hati! Ya, sekalipun dalam hati. BERHENTILAH.

Karena sebenarnya perkataan dalam hati saya dan Anda yang benar-benar menghentikan kita. Kita bisa saja tidak mengatakan di mulut tapi di hati. Bahkan di mulut berkata positif. Namun saat hati masih mengatakannya, kita tak akan terhentikan.

Kekuatan ini muncul karena kita betah di zona nyaman atau karena saya dan Anda malas. Serius dan jangan tersinggung, saya harus menyebutkan penyakitnya dengan sangat jelas. Agar kita dapat mengobatinya. Kekuatan ini juga benar-benar bisa muncul karena godaan setan. Misalnya saat panggilan dakwah menghampiri kita...

Dakwah memang panggilan mulia dan suatu kewajiban, TAPI akhlak saya sendiri masih harus diperbaiki.

Kata TAPI, kemudian alasan yang mengikutinya biasanya memang sebuah pembenaran dan sebuah pembelaan diri agar tidak disalahkan (padahal tetap salah). Yang pasti adalah benar atau salah alasan saya dan Anda tetap saja kita berhenti untuk mengerjakan sesuatu yang baik atau meraih kesuksesan.

TAPI bisakah digunakan untuk memberdayakan?

Kata TAPI memiliki kekuatan negasi, bisa digunakan untuk membangkitkan kekuatan positif? Tentu saja bisa, saya dan Anda bisa saja menggunakan kata TAPI untuk hal negatif supaya berubah menjadi positif. Ini yang dipegang oleh para juara.

Meskipun saya sudah capek berlatih, TAPI saya tetap berlatih untuk meraih hal yang maksimal Meskipun bisnis ini sudah banyak yang menjalankan, TAPI saya akan buat perbedaan

Meskipun banyak yang menghujat, TAPI saya tetap berdakwah karena ini adalah perintah Allah

Meskipun saya sudah tua, TAPI saya tetap punya semangat

Meskipun saya sudah terlambat, TAPI saya tetap melakukan dari pada tidak.

Meskipun ini sulit, TAPI saya akan tetap melakukan

Meskipun saya jelek, TAPI saya adalah makhluk mulia ciptaan Allah

Meskipun di pesantren capek, banyak tugas, TAPI saya tetap bertahan dan sabar

Saya dan Anda lihat kekuatan dari kata tersebut? Ya, kata TAPI ternyata hanya netral-netral saja, yang penting bagaimana kita menggunakan kata itu. Apakah untuk menghentikan diri sendiri atau menjadi kekuatan yang memberdayakan.

Kesimpulan:

Konsepnya sederhana, kata TAPI memiliki makna negasi (membalikkan). Jika sesuatu yang positif jangan gunakan TAPI. Untuk sesuatu yang negatif pakai TAPI untuk menjadikannya postif dan memberdayakan.

Coba kita renungkan berbagai tujuan yang belum tercapai dan kita raih, pasti ada sesuatu yang menghentikannya, coba selidiki apa yang ada dalam hati dan pikiran kita, mulailah dengan mengingat kembali kapan kita menggunakan kata TAPI yang menghentikan kita.

Setelah itu cobalah menggunakan kata TAPI untuk menjadikan kekuatan dan memberdayakan. Lalu, kita dapat merubah kekuatan negatif menjadi kekuatan positif, maka lanjutkan dengan kekuatan membangkitkan kekuatan dari dalam diri, caranya:

Cara membangkitkan kekuatan positif dari dalam:

Pikiran positif, sangat penting dalam setiap jengkal hidup kita. Sebab semua bermula dari pikiran saya dan Anda. Karena saya dan Anda adalah apa yang ada dalam pikiran. Jika kita berfikir bisa, maka kita pasti bisa. Tentu saja, sebagai muslim kita menambahkan dengan kata Insya Allah. Jika saya berfikir bisa, Insya Allah bisa.

Disadur: Kisah-kisah Ajaib Pengubah Hidup, Ustadz Amrin Ali Hasan

Waldan SHOP Menjual berbagai macam furniture seperti KURSI TERAS, KURSI KELUARGA, HIASAN LAMPU DLL. Bahan asli JATI BLOR...
24/11/2014

Waldan SHOP Menjual berbagai macam furniture seperti KURSI TERAS, KURSI KELUARGA, HIASAN LAMPU DLL. Bahan asli JATI BLORA, FREE Ongkir JAWA JABODETABEK untuk produk tertentu

Pembayaran via transfer rek.
BRI an. AJI SUGIYONO via atau BCA an. MAHJIYATI. Siap menggunakan rekening bersama bila diperlukan. Silahkan di order

Cara Pesan SMS : NAMA BARANG

RESELLER DROPSHIP WELCOME

CP : 083813024710 / 085711144796 / PIN 29856CF4

ADD. Jl. Parikesit WARAK DUKUH SALATIGA JAWA TENGAH 50722

24/11/2014

Kalau engkau sudah membuat analisa SWOT dalam bisnis, sudah konsultasi dengan ahlinya, sudah berusaha sesuai dengan kebutuhan zaman, kemudian mengalami kegagalan. Maka, itu namanya gagal yang sukses.

Kalau engkau membuat kue, telur sudah beli, adonan sudah dibuat,api sudah normal, bumbu-bumbu sudah diracik, kemudian rasanya tetap tidak enak dan rotinya hangus. Maka, itu namanya gagal yang sukses.

Kalau engkau belum berkeluarga, sudah berusaha mencari rizki untuk persiapan menikah, sudah membuka jejaring jodoh melalui teman-teman serta biro jodoh dan tetap belum menemukan pasangan, bahkan lebih dari seratus kali ditolak. Maka, itu namanya gagal yang sukses.

Kalau engkau naik sepeda gunung, sudah pakai helm standar internasional, suspensi kondisi optimal, roda depan belakang terisi angin sangat normal, rem depan belakang terdesign dalam bentuk cakram, sudah berhati-hati, kemudian kita terjatuh sehingga muka memar-memar, tetaplah bersepeda agar sehat. Maka, itu namanya gagal yang sukses.

Kalau engkau mau ibadah haji, sudah membayar ONH, sudah belajar manasik haji, sudah beli baju ikhram, sudah foto untuk pasport, sudah kordinasi dengan berbagai pihak yang berkaitan dengan haji, kemudian mengalami kegagalan atau penundaan berangkat haji. Maka, itu namanya gagal yang sukses.

Sahabat !
Kalau engkau ..... engkau ....engkau .....engkau .... dan engkau ..... sudah bersungguh-sungguh dalam menghadapi hidup ini ....

Maka, nikmatilah motto hidup sebagai berikut;
Percaya kepada kemampuan diri
Percaya kepada kemampuan teman
Percaya kepada kemampuan pesaing
Percaya kepada ketentuan Allah swt
Maka, Insya Allah akan sukses dalam arti yang seluas-luasnya.

Selamat mencoba !!!
Berani menghadapi tantangan gagal yang sukses ??? Bagaimana pendapat sahabat !!!

Penulis : Amri Knowledge Entrepreneur bersama Waldan SHOP

23/11/2014

MAMPU MENGUBAH GAYA HIDUP

Misslaini betul-betul hancur-hancuran pada tahun 2005. Usaha keluarga yang digelutinya merugi, bahkan nyaris ambruk. Wanita kelahiran Lampung 16 Mei 1971 yang biasa disapa Missi ini tak tahu harus berbuat apa.

Suaminya, seorang pejabat di sebuah Badan Usaha Milik Negara yang "gemuk," memang berpunya. Namun mengadu pada suaminya pun ia tak tega. "Gajinya saya habiskan untuk hal-hal yang tak berguna," akunya.

la mengurai gaya hidupnya saat itu. "Saya terlalu cinta dunia. Shalat tidak tepat waktu, jangankan yang sunah, yang wajib saja saya tinggalkan," ujar Missi yang sebelum menikah dengan Asep Saefudin bekerja di sebuah perusahaan multinasional bidang tekhnologi informasi.

la berharap kehidupannya akan lebih tenang setelah pulang berhaji tahun 2002. Namun, harapan menjadi haji mabrur tinggal harapan, karena ia lupa mengontrol dirinya. "Saya kembali ke kehidupan lama dan pengeluaran makin tak terkontrol."

Ketika sudah mentok dan tidak punya apa-apa, sementara gaji suami dihabiskan untuk hal-hal yang tak berguna, Misi meminta dibuatkan usaha kepada suami. "Saya berdalih agar hidup ini lebih berguna. Namun saya juga belum tahu mau usaha apa," ujarnya.

Pencerahan datang padanya tanpa diduga-duga. Sesudah berdiskusi dengan sang suami, iseng-iseng ia menonton televisi. Saat itu, Yusuf Mansur, ustadz yang menggiatkan sedekah itu, tengah berceramah di sebuah stasiun televisi. Tema ceramahnya, tentang keutamaan sedekah. "Saya sungguh tersentuh," ujarnya.

Tak mau membuang waktu, ia mencari nomor kontak Yusuf Mansur. "Saya disuruh datang ke pondoknya," tuturnya.

Begitu tiba di Pesantren Daarul Quran Wisata Hati yang terletak di Kampung Bulaksantri, Cipondoh, Tangerang, Ban ten dan mendengarkan ceramah Ustadz Yusuf Mansur, Misi pun mulai tersadarkan. "Yang saya ingat dari ceramahnya Ustadz Yusuf Mansur adalah sedekah dapat menyelesaikan segala macam masalah bahkan menyembuhkan penyakit hati. Mendengar itu rasanya hati saya seperti terbakar, panas hati ini," papar Misi yang sejak setahun lalu menjadi donatur PPPA (Program Pembibitan Penghafal Al-Quran) Daarul Quran Wisa¬ta Hati Tangerang.

Tekadnya sudah bulat untuk bersedekah. Saat itu di dompetnya ada uang Rp 500 ribu. Sang suami mulanya ragu, bagaimana mungkin bersedekah ke Ustadz Yusuf Mansur yang begitu populer hanya Rp 500 ribu. Itu pun belum digunakan untuk biaya bensin, bayar tol dan makan keluarganya di perjalanan. "Tekad saya sudah kuat. Saya bilang, ’Walaupun sedekah Rp 50 ribu asal dengan niat ikhlas, insya Alloh akan besar manfaatnya."

Begitu tiba di pondok, ia langsung mengisi formulir PPPA; Rp 300 ribu diniatkannya untuk sedekah. Sang suami mengomentari, ’Kalau dikasih semua, nanti kita pulang tidak punya apa-apa.’ Namun Missi yakin, Alloh Maha Segala-galanya.

Sampai di rumah, ia merasakan ketenangan yang luar biasa, yang tak pernah dijumpainya sebelumnya. la bertekad un¬tuk menebus kesalahan di masa lalu dengan beribadah kepada Alloh. la bertobat nasuha, dan mengikrarkan bahwa hidupnya harus lebih berguna dan bermanfaat untuk orang lain.

Dan, tak perlu menunggu hari berganti untuk menyaksikan keutamaan sedekah yang ikhlas yang telah dilakukannya. Saat ia tengah berderai-derai dalam doa, telepon berdering dan sang suami mendapatkan proyek yang sebelumnya beberapa kali gagal. Bahkan, sebelum barang dikirimkan, rekanan suaminya sudah mentransfer seluruh uang pembelian.

la dan suaminya kembali bersujud syukur. "Kini, saya datang dengan penuh keimanan, menjalankan sunahnya. Padahal saya sudah tidak minta apa-apa sama Alloh."

la meyakini, sedekah dan ibadah yang ikhlas membuka jalan usaha keluarganya. "Kalau hari ini saya dan keluarga makan Rp 100 ribu dan saya harus bersedekah sama dengan apa yang saya makan," ia berteori. la mengutip filosofi yang sangat indah dari sang suami yang turut berbahagia dengan perubahan dirinya,

"Sedekah dapat mengubah gaya hidup yang tadinya cinta dunia menjadi cinta akhirat."

(Misslaini, Lampung)

23/11/2014

MENDAPAT GANTI YANG LEBIH BAIK

Seorang ibu berusia 59 tahun bernama Hastuti di Jati Asih Bekasi saat itu sedang gamang. la tengah berdiri di sebuah konter Bank setelah menarik dana sebesar 1 juta rupiah. Rasa sedih menghinggapinya lagi. Hampir saja ia menangis meratapi jumlah saldo tabungannya yang kini tersisa 7 juta sekian. Bu­kan masalah uang yang tersisa yang sebenarnya yang membuat ia hampir menangis. Namun, sungguh saldo itu semakin jauh saja dari Biaya Setoran Haji yang berjumlah 28 juta.



Sudah berkali-kali ia mencoba menyisihkan uang yang ia miliki untuk dapat berhaji. Namun sudah berulang kali angka saldo itu tidak pernah lebih dari Rp 8 juta. Setiap kali sampai angka tersebut, selalu ada saja keperluan mendesak yang harus ia tutupi. Jadi, saldo di tabungan bukannya makin bertambah, yang ada selalu kurang dan berkurang. Semalam Hastuti tak kuasa menahan gundahnya. la laporkan kegalauannya kepada Tuhan Yang Maha Mendengar dalam doa dan munajat.



Seolah mendapat ilham dari Alloh, paginya ia menarik dana sebesar 1 juta. Kali ini dana yang ia tarik bukan untuk keperluannya pribadi, namun uang sejumlah itu akan ia infak­kan kepada anak-anak yatim yang berada di lingkungannya. Sejak pagi, ibu Hastuti sudah keluar dari rumah. Menjelang sore, baru ia kembali setelah mengambil uang di Bank dan ke­mudian membagikannya kepada anak-anak yatim di sekitar.



la tiba di rumah pada pukul setengah empat sore. la lang­sung menuju kamar. Usai ganti baju dan shalat Ashar, ia panggil pembantunya yang bernama Ijah untuk membuatkan secang­kir teh.

Ijah pun datang dan membawakan teh untuk sang maji­kan. Dalam rumah seluas 200 meter itu, hanya mereka ber­dua yang mendiami. Ibu Hastuti adalah seorang perempuan yang sudah belasan tahun menjanda, la memilik 3 orang putra dan 2 putri. Kini semuanya telah berkeluarga dan meninggal­kan rumah. Ibu Hastuti tinggal sendiri bersama Ijah dalam masa tuanya. Hal ini mungkin adalah sebuah potret lumrah masyarakat modem Indonesia zaman sekarang.



Saat Ijah datang membawa teh pesanan majikannya. Setelah meletakkan cangkir teh di meja, Ijah mendekat ke arah maji­kannya untuk memyampaikan sebuah berita.



``Bu... tadi saat ibu pergi, den Bagus datang kira-kira jam 9. la tadinya mencari ibu, tapi karena ibu gak ada di rumah, ia nulis surat dan nitipkan sebuah amplop cokelat.``



Ibu Hastuti pun kemudian mengatakan, ``Oalah... Kok nggak bilang-bilang kalau mau datang. Aku kan juga kangen. Sudah lama gak ketemu. Ayo, mana Jah suratnya. Mungkin dia juga kesel sudah datang jauh-jauh tapi gak ketemu dengan bundanya.``



Ijah pun masuk kembali untuk mengambil surat den Ba­gus dan amplop yang dititipkan. Amplop cokelat itu seperti berisikan sejumlah uang. Bentuknya pun tebal. Apalagi dalam amplop tersebut bertuliskan logo sebuah Bank. Namun hasrat untuk membuka amplop itupun ditahan oleh Bu Hastuti. Tangannya kemudian bergerak ke selembar kertas yang disebut sebagai surat oleh Ijah.



Bu Hastuti mulai membacanya. Diawali dengan basmalah dan salam, surat itu dibuka. Tak lupa ucapan dan doa keseha­tan untuk bunda dari anak-anaknya.

Tak lebih dari 2 menit, surat itu telah selesai dibaca oleh ibu Hastuti. Namun dalam masa yang singkat itu, air mata membanjiri kedua matanya, mengalir deras menetesi p**i dan beberapa bulir terlihat jatuh di surat yang ia pegang.



Kemudian ia pun mengintip uang yang berada dalam am- plop cokelat itu. Kemudian ia berucap kata ``Subhanallah!`` Berulang-ulang seraya memanjatkan rasa syukur yang menda­lam kepada Tuhan atas anugerah yang tiada terkira.



Seusai mengontrol hatinya, ia segera menelpon Bagus, anak pertamanya. Saat nada sambung terdengar, ia menarik nafas yang dalam. Begitu tersambung, bu Hastuti langsung mengucapkan salam dan mengatakan,



``Terima kasih ya Nak... Subhanallah, padahal baru sema­lam ibu berdoa mengadu kepada Alloh kepingin berhaji, tapi ibu malu mau cerita kepada kalian semua. Takut ngerepotin... Eh, kok malah pagi-pagi kalian semua nganterin uang sebanyak itu. Makasih ya, Nak... Nanti ibu juga mau telponin adik-adik- mu yang lain. Semoga murah rezeki dan tambah berkah!``



Di seberang sana, Bagus putra pertamanya berkata, ``Sa- ma-sama bu... Itu hanya kebetulan kok. Beberapa hari lalu, saya ajak adik-adik untuk rembugan supaya dapat menghaji- kan ibu. Kebetulan kami semua lagi diberi kelapangan, maka Alhamdulillah uang itu dapat terkumpul. Mudah-mudahan ibu bisa berhaji selekas mungkin....``



Nada suara Bagus terdengar ceria oleh ibunya. Seceria hati Hastuti kini. Sudah lama ia bersabar untuk dapat berhaji ke Baitullah. Alhamdulillah setelah penantian sekian lama, Alloh lapangkan jalan bu Hastuti untuk datang ke rumah-Nya dengan begitu mudah. Dengan dana Rp 30 juta dari anak-anaknya, niat untuk berhaji pun ia wujudkan pada tahun 2004. Walil- lahil Hamd!

22/11/2014

DON'T GIVE UP
Tidak ada kesuksesan yg diraih dengan instan. Semuanya harus berproses, butuh perjuangan dan pengorbanan. Allah memberikan pahala bukan pada hasil, tapi proses yg kita perjuangkan. Tugas kita adalah menyempurnakan ikhtiar, hasil akhir biar Allah yg ngatur. semangaaaaaat!"

"Waktu begitu cepat berlalu, siapa yg tidak mau belajar akan tergilas dengan keterpurukan, prioritaskan ilmu tentang keyakinan kepada Allah dan ilmu untuk mencari nafkah."

"Di dunia bisnis sudah jadi keharusan bagi pemilik untuk memarketingkan produknya agar laku terjual. Sebenarnya ada lagi yang penting adalah membangun daya ungkit yg besar yakni dengan silaturahmi kepada orang-orang yang lemah yg perlu bantuan kita. Sepertinya mereka tidak membeli produk kita tapi sebenarnya mereka sedang mengundang para pembeli produk kita."

"Saya sangat percaya dan seyakin-yakinnya bahwa setiap manusia terlahir diberikan kesempatan untuk sukses, tinggal kita maunya apa dan menjalankan maunya Allah Sang Pencipta."

"Apabila anda saat ini sedang agak pusing dengan persoalan hidup atau hati sedang gelisah, cobain resep ini: ambil air wudhu dengan rileks, 10 menit sebelum adzan sudah di masjid, baca istihgfar 100 kali, lakukan shalat sunnah dengan tenang fokuskan fikiran terhadap apa yg dibaca sembari atur nafas dalam2, setelah shalat wajib baca dulu Al-Qur’an 3 ayat terkhir Al-Baqoroh (284-286) plus terjemahnya,InsyaAllah akan lebih baik. Semangaat!"

"Hidup manusia dua kali. Pertama hidup di dunia yang tidak kekal. Kedua hidup di akhirat yang kekal. Makanya hidup di dunia ini sementara, jangan sia-siakan, persiapkan untuk akhirat yang kekal."

"Resah hati akibat ada persoalan hidup melanda, obati dengan membaca dan menghayati Al-Qur’an,makin banyak membaca makin terasa faedahnya, NYESSS PLENGGGG"

"Segala sesuatu harus diperjuangkan. Dan segala perjuangan butuh pengorbanan. Nikmatnya hidup apabila sudah maksimal berjuang dn berkorban. Masalah hasil akhir Allah yang Maha Adil. Ikhtiar dan tawakal......."

"Lihatlah dirimu yg sebenarnya dikala tidak ada orang kau berkata, bertindak, dan bersikap. Kareka sifat asli akan lahir ketika bebas tak ada orang lain."

"Suksesnya seorang hartawan adalah dikala hartanya digunakan untuk banyak berbagi. Sehingga hartanya bertambah bukan hanya kuantitas tapi juga keberkahannya."

"Dunia ini terus berputar. Berhenti saja sedetik maka hancur lebur. Hidup kita terus berputar selagi denyut jantung masih ada maka kita harus berusaha. Sempurnakan ikhtiar kita dengan sungguh mendekat kepada Allah."

Waldan SHOP menjual berbagai macam furniture seperti KURSI TERAS, KURSI KELUARGA, HIASAN LAMPU DLL. Bahan asli JATI BLOR...
22/11/2014

Waldan SHOP menjual berbagai macam furniture seperti KURSI TERAS, KURSI KELUARGA, HIASAN LAMPU DLL. Bahan asli JATI BLORA, Fee Ongkir JAWA JABODETABEK untuk produk tertentu

Pembayaran via transfer rek.
BRI an. AJI SUGIYONO via atau BCA an. MAHJIYATI. Siap menggunakan rekening bersama bila diperlukan. Silahkan di order

Cara Pesan SMS : NAMA BARANG ( tunggu konfirmasi total pembayaran plus ongkir)

RESELLER DROPSHIP WELCOME

CP : 083813024710 / 085711144796 / PIN 29856CF4

ADD. Jl. Parikesit WARAK DUKUH SALATIGA JAWA TENGAH 50722

21/11/2014

idaklah mudah mengambil keputusan yang terbaik, karena tentu saja kita tidak ingin mendapatkan kerugian, namun di sisi lain apakah anda sedang memikirkan jika keputusan yang telah ada band tersebut tidak merugikan orang lain. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah ikuti kata hati nurani, karena kita tidak akan bisa berbohong terhadap hati nurani. Yang kedua berpikirlah secara seni karena apabila pikiran sedang tidak fokus atau lagi kacau, tentu saja keputusan yang akan diambil tidak akan maksimal. Yang ketiga, berdiskusilah dengan orang yang anda percaya. Yang keempat tambahkan kata kata motivasi penyemangat akan membuat anda semakin mantap dengan keputusan tersebut.

Waldan SHOP menjual mainan yang unik dan lucu Siap melayani pemesanan ke seluruh indonesia.Pembayaran via transfer rek.B...
21/11/2014

Waldan SHOP menjual mainan yang unik dan lucu
Siap melayani pemesanan ke seluruh indonesia.

Pembayaran via transfer rek.
BRI an. AJI SUGIYONO via atau BCA an. MAHJIYATI. Siap menggunakan rekening bersama bila diperlukan. Silahkan di order

Cara Pesan SMS : NAMA BARANG ( tunggu konfirmasi total pembayaran plus ongkir)

RESELLER DROPSHIP WELCOME

CP : 083813024710 / 085711144796 / PIN 29856CF4

ADD. Jl. Parikesit WARAK DUKUH SIDOMUKTI SALATIGA JAWA TENGAH 50722

Address

Salatiga
50722

Telephone

083813024710

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Waldan SHOP posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category