31/05/2020
Alih-alih mengalokasikan dana promosi cara konvensional, seperti biaya iklan media, biaya endorse artis, dll, FINGO menciptakan terobosan dengan mengubah konsep pemasaran melalui kemitraan berbasis afiliasi.
Sebelumnya saya akan memberikan data berapa kisaran pengeluaran marketplace komersial - konvensional yg ada di Indonesia 🇮🇩 (hanya baru dari Biaya Iklan Di Televisi Saja)
Kompas com merilis akhir tahun 2018, biaya ikpan marketplace mencapai 4,9 Triliun.
Bukalapak menduduki peringkat pertama pengeluaran iklan televisi terbanyak dengan belanja iklan Rp 813 milyar.
Shopee menduduki peringkat kedua pengeluaraj iklan televisi dengan belanja iklan Rp 765 milyar.
Ini data baru dari pengeluaran biaya iklan di televisi saja loh 😱 belum dari =
1.X Banner, RollBanner,
2. Poster2
3. Brosur
4. Papan Reklame
5. Baliho2
6. Endores selebriti
7. Sponsor acara acara dan lain lain
https://ekonomi.kompas.com/read/2018/12/21/105646626/belanja-iklan-tv-marketplace-rp-497-triliun-siapa-yang-rajin-beriklan
https://m.kontan.co.id/news/per-16-desember-2018-belanja-iklan-perusahaan-marketplace-capai-rp-497-triliun
Dari informasi tersebut kita semua dapat menafsirkan betapa besarnya biaya promosi perusahaan marketplace komersial - konvensional, 😱
Dan Fingo Sebagai marketplace berbasis Afiliasi, mengambil biaya biaya tersebut untuk Ke-Sejahteraan Para Afiliate Fingo 🎀
Jadi FINGO memilih untuk *alokasi dana promosi yang sangat besar tersebut diberikan kepada mitra sebagai penghargaan kinerja mitra dengan plan yang sangat menarik.* 💰💰💰💰
*SIAP...??* 🤩🤩🤩
Belanja iklan marketplace menembus Rp 4,97 triliun, sementara ritel hanya Rp 546 miliar.