03/01/2026
Judul : Rasa Perjuangan Wanita
Bab 1 Awal Mula Hidupku
"Hp ku bergetar, berarti tanda nya waktu sudah jam 5 pagi, dan kuraih hp ku untuk mematikan tanda senyap, tak terasa aku menguap dan menutup mulut ini dengan tangan kanan ku.
"Dan merenggangkan tangan keatas, badan kekiri dan kekanan rasa nya badan ku hari ini terasa "pegal-pegal sekali dan terasa sakit.
Mungkin dihari ini aku bahagia setelah suami ku, menyentuh diri ku sebanyak 3 kali nya.
"Sebelum nya dia belum pernah mendekati aku dimalam panjang sebagai status suami dan istri dipernikahan kami.
"Selama kami menikah 3 tahun nya, baru ini aku merasakan pernikahan seutuh nya.
"Ku jalani dimana sebuah ikatan pernikahan sebaik nya ada sebuah kepercayaan dan saling membutuhkan antara suami-istri, baik itu bantuan atau dukungan.
"Dan kita juga harus memafkan diri kita sendiri jika membuat suatu kesalahan.
"Akhir nya aku beranjak dari tempat tidur ku, untuk memulai aktivitas sehari-hari sebagai istri, dari menyiapkan sarapan dan setumpuk pekerjaan yang takkan ada habis-habis nya.
"Aku akan memasak nasi goreng saja, karena ada sisa nasi semalam, dan ku buka lemari pendingin ku masih ada telor, sosis dan sayur sawi.
"Lalu aku membuat dulu bumbu nya, setelah 15 menit berkutik didapur akhir nya jadilah sarapan nasi goreng mata sapi buat suami ku yang dia s**a".
"Sambil menunggu jam 6 pagi aku cuci perabotan rumah tangga yang habis pakai memasak.
"setelah semua bersih aku siap menyajikan hidangan itu kemeja makan beserta teh panas ku seduh, sambil nunggu suami ku bangun aku mandi terdahulu.
"Lalu, ku cuci pakaian kotor kemesin cuci agar tidak terlalu repot, biar nanti aku bisa berjualan online nya melalui medsos ku.
"karena sejak dari dulu sebelum kenal suami ku aku sudah berniaga didunia online
"Walau tidak terlalu ramai, tetap aku tekunin. Tetap aku mendapatkan rejeki ku, karena aku tidak ingin ketergantungan pada suami ku tentang materi.
"walau suami ku memenuhi kebutuhan ku?
Setidak nya "aku, mempunyai simpanan sendiri. Sewaktu-waktu aku terdesak dengan kebutuhan yang tidak ku ketahui.
Setelah, aku selesai mandi dan mencuci pakaian, lantas aku tinggalkan pakaian itu nanti saja aku jemur nya, setelah suami berangkat kerja mengajar nya.
Lalu aku bergegas kekamar aku melihat suami ku sudah selesai mandi, lalu ku buka lemari ini dan ku pilih baju mana yang akan dipakai nya, "karena dia seorang guru, pasti memiliki seragam sekolah.
"Kebetulan hari ini adalah hari senin, seperti biasa dihari senin memakai seragam serba coklat baju dan celana nya, "bang ini baju nya, lalu dia meraih dari tangan ku.
"Dan aku perhatikan setiap inci yang dipakai nya, takut salah "dia mulai mengacing baju dan celana panjang sudah diseleting.
"Ku kira sudah selesai, dan aku meraih tangan suami ku berjalan bersama, walau dia menolak tetap aku mendampingin nya dari samping atau belakang takut dia tersandung dan terjatuh nya.
"Itulah suami ku, yang ku lihat dia kurang percaya dengan diri nya yang selalu merepotkan ku, sedangkan aku berusaha supaya dia tidak kesulitan apapun.
Sehingga dia berpikir takut merepotkan ku, padahal aku senang jika suami ku mau aku bantu nya, dan juga mau berbagi keluh dan kesah dengan istri nya.
Lalu, ku raih kursi suami ku untuk dia dudukin, ayo bang kita makan sebelum kita makan kita berdoa dulu sama SANG Pencipta, semoga hari ini dilancarkan semua urusan kita
"Aku, menyuruh suami ku untuk berdoa tapi dia tidak memulai nya, ku buka mata ini dia tidak mengucapkan, 'sepatah kata untuk memulai doa nya.
"Lalu, bang biarlah hari ini ade yang mimpin 'doa' seperti biasa, semoga kelak nanti abanglah memimpin 'doa', buat ku
"Ku mulai "doa', kepada SANG Pencipta agar semua urusan kami dilancarkan tanpa hambatan nya, untuk dikata terakhir aku mengucapkan Amin, sampai ada bening cair di mata ku menetes.
"Suami ku, tidak pernah tahu kalau di setiap ku berdoa pada SANG Pencipta, diterakhir aku bersedih, lalu ku raih piring suami ku dengan secukup nya. "Karena suami ku tidak s**a terlalu banyak makan nya.
"Dan, kita menikmati sarapan yang sudah ku sajikan, sambil bercerita tentang hari ini dan hari kemarin kepada nya, tetapi suami ku hanya berkata selalu biasa saja tak ada istemewa nya.
"Itulah suami ku, sampai saat ini dia selalu berkecil hati, atas diri nya yang tak sempurna? Bukan dari lahir ! Tapi karena sebuah kecelakaan sehingga dia menutup diri dan tak pernah mau berbagi cerita tentang kisah hidup nya selama ini.
"Dan, aku lah yang selalu bercerita, atau menanyakan sesuatu, yang pasti dia sudah hafal nya?
"Baik dimeja makan atau disaat dia dirumah nya, "Iya masakan enak koh de, begitulah kata nya sebelum aku bertanya dan mengatakan, apakah? Rasa nasi goreng yang aku buat ini enak.
"Karena, aku selalu berpikir kalau suami ku jarang untuk nambah disaat makan apakah? Dia takut, kalau nanti dia akan menumpahkan makanan nya diatas meja.
"Itulah! Aku pikirkan, sehingga aku menghembuskan nafas secara kasar.
Terdengar, suara motor didepan rumah menandakan pak setyo sudah datang untuk berangkat dengan suami ku ke sekolah tempat dia mengajar nya.
"Bang, pak setyo sudah didepan nya, "iya saya sudah tahu kata suami ku, "lalu aku mengeleng-geleng kepala ku, atas tingkah suami ku.
"Lalu, dia berdiri dan mengeserkan kursi nya secara perlahan-lahan. "Lalu, dia memenggang meja makan dan tangan kiri nya memenggang tongkat agar tidak terjatuh maupun tersandung nya.
"Sini, bang ade bantu, tidak usah, "ketus, suami ku. Ku penggang dada ini sambil mengelus-gelus, Agar aku tetap sabar ini jalan takdir ku, sehingga aku menikah dengan pilihan ku bang david.
Mungkin, suatu saat buah kesabaran ku akan manis rasa nya, rasa itu yang selalu ku tanam pada diri ku sendiri, walau terasa berat tetap harus ku jalanin
"Karena, sebuah pernikahan itu baik s**a- duka, sakit- sehat, atau susah-senang harus kita jalani bersama itu janji di saat kami janji setia pernikahan dialtar gereja.
"Tetapi lain dari ku, dipernikahan ku yang aku jalanin saat ini ? Hanya aku saja menjalanin ikatan janji ikrar pernikahan kami yang dikukuhkan dihadapan para sanksi keluarga, gereja, jemaat dan pada Tuhan.
"Baiklah, bang kalau abang tidak mau ku tuntut sampai ke depan nya, mungkin dia merasa tidak percaya diri, "kepada serekan kerja di sekolah nya.
"Karena 'dia selama ini selalu dibantu, dengan orang terdekat nya, 'lalu, pak setyo turun menghampiri suami ku dan menutun keatas kaki beroda dua yang sedikit gede kesamping yaitu n*max.
"Sebelum, berangkat pak setyo pamit? Ayo bu sarì jalan dulu yah, dan aku hanya terseyum tipis pada nya.
"Dan, aku melihat kepergian mereka hingga sampai kejauhan bang david tidak mengatakan apa-apa, bahkan untuk mengatakan pamit saja tidak.
"Aku, tak tau harus bagaimna supaya suami ku, tau kalau aku adalah istri nya yang butuh perhatiaan, pengertian, dilindungi dan dihargai.
"Tak terasa air mata ku luluh tanpa kuundang, karena selama ini aku menahan kesedihan ku didepan suami ku! Aku tak mau dia tau? Dia hanya akan mengasihini aku saja.
"Setelah, kepergian mereka berdua aku lalu menyibukkan diri ku, dengan rutinitas dirumah yang takkan pernah habis-habis nya setiap hari.
"Walau pernikahan kami memasuki 3 tahun ini, belum dianugerahi seseorang malakait kecil dirahim ku, tapi aku selalu berikhtiar saja pada SANG Pencipta, karena dia lebih tahu saat ini aku membutuhkan nya atau tidak.
"Lalu aku ke meja makan, dan ku raih semua piring-piring dan gelas kotor, ku bawa ke dapur untuk ku bersihkan, tidak lupa aku menjemur pakaian tadi ku cuci, setelah itu aku membersihkan ruang tamu, ruang TV, dapur dan kamar.
"Setelah bersih-bersih, lalu aku kedepan membersihkan teras dan halaman depan serta menyiram tanaman ku tumbuh lebat dan berbunga, sehingga aku melupakan masalah ku.
"Kulihat didepan sudah ramai ibu-ibu berkumpul untuk berbelanja sayur dan yang lain nya untuk mereka masak untuk keluarga nya, lalu ku letakkan sapu ku karena sudah selesai, lalu aku beranjak ketempat kang sayur.
"Eehhh, ada bu sari mari bu belanja masih komplit nih dagangan ku, kata kang sayur sambil tersenyum aku hanya membalas dengan tersenyum tipis, bisa kang masih komplit dagangan nya jam segini.
"Dan ibu-ibu disana, tertawa sambil mengatakan iyah nih kang kata siapa masih komplit ini aja aku minta udang aja udah habis, haaa.... haaaa kata ibu itu berbarangan dengan kang sayur.
"Aku hanya terseyum kecil, sambil mengeleng-geleng kepala lihat tingkah mereka, itu juga membuat aku lupa keadaan ku dirumah, "aku, berguman sungguh lucu-lucu. Ibu-ibu ini dan kang sayur ketemu sudah seperti panggung komedi, walaupun guyonan itu dan itu aja,,, heeeheee....
"Tiba-tiba ibu disamping kiri menganget kan ku, nahhh! Gitu d**g nak sari tertawa biar gak stress ngadapin orang di rumah dan suami yang nggak tahu terima kasih sudah kita layanin selama 12 jam sehari tapi tidak bersyukur, kata bu evi.
"Aku mendengar nya seperti mengena dihati dan pikiran, iya benar nak sari ngapain kamu cape-cape tapi suami nggak tahu terima kasih sama istri udah cape, tapi suami nggak tahu terima kasih sama istri.
"Udah cape bangun pagi buat sarapan sampai malam, bahkan sampai ke atas ranjang, duhh? Hati ku tiba-tiba berdegung kencang setelah mendengar obrolan bu ratna kepada ku, diatas ranjang boro-boro suami ku menyetuh ku selama kami menikah 3 tahun, tapi setelah semalam dia tiba-tiba menyetuh ku bahkan dia pun menikmati kebersamaan kami seperti bulan madu, walau hanya dirumah saja.
"Tiba-tiba, hening di dalam pikiran ku. Dan kang sayur dan para ibu disana menatap dengan heran, dan tiba-tiba bu evi menempuk pundak dan mengangetkan, nak sari tidak apa-apa, aku tersentak kaget dan tergugup iya bu evi saya tidak apa-apa, apa ada yang salah yang dikatakan bu ratna sampai kamu melamun.
"Lalu aku buru-buru, menjawab ohhh tidak bu, tidak ada yang salah itu perkataan biasa saja buat ku bu ?? Sambil aku bertanya pada diri ku sendiri, apakah biasa aja buat ku.
"Padahal kenyataan nya, seperti itu benar dikatakan bu ratna. Dan kang sayur, bu sari apa lagi ada tambahan lagi biar aku totalin kata kang sayur, sudah bang itu aja cabe, bawang, daun bawang, tempe, kacang dan ikan tongkol dan lain nya.
"Oohh, segini bu sari totalnya kata kang sayur, oh iya kang tunggu bentar ku raih dompet ku dan ku hitung jumlah yang harus ku bayar total nya pas kata ku sambil ku raih kantong belanja, kang sayur baik bu sari ku terima uang nya sambil menempuk dagangan nya dan mengatakan laris manis tanjung kumpul semoga duit terkumpul dan barang dagangan habis.
"Haaa... haaa... kata ibu-ibu disana, seperti itu ibu-ibu pada tertawa bahagia walau sekecil itu mereka menikmati nya rasa damai dan sejuk dihati, lalu aku segera berpamit karena hari sudah jam 8, aku harus siap-siap berniaga agar nanti aku bisa langsung mengirim barang yang mereka deal pada ku.
"Ayo, ibu-ibu aku duluan yah dan juga kang sayur aku berpamit, dan mereka menjawab serentak Ok ? Sambil terseyum kecil aku jawab, sambil melangkah tiba-tiba bu ratna menghampiri ku, nak sari maaff nya kalau tadi ibu mengatakan yang tidak-tidak, tapi ibu kasihan dan sedih liat nak sari begitu baik menjaga suami mu, dari keterpurukan ! "Tapi, yang ibu lihat suami mu tidak berterima kasih "eehh, maaff ibu keceplosan lagi dasar mulut nggak ada rem-rem nya, sambil bu ratna menutup mulut nya ?
"Ohh, iya maaff nihh nak sari ibu mau nanya satu lagi, nak sari kan cantik, pintar dan taat ibadah nya, apakah nak sari tidak bahagia dengan nak david yaa ? benar nak david pintar, ganteng seperti artis drakor, badan six pack dan berlesung p**i tapi ada satu kekurangan nak david tidak bisa melihat dan kebaikkan mu itu ? Yang dikatakan bu ratna.
"Dia, nambah bertanya ? Nak sari kan sudah lama menikah 3 tahun, apa nak sari tidak pernah disentuh oleh suami mu david, aku terdiam dengar perkataan bu ratna, dan aku hanya menjawab sambil tersenyum kecil, ooh iya bu aku harus cepat-cepat selesai urusan dirumah karena aku masih berjualan online, sambil ku berkata permisi nya bu ratna! Sambil ku melangkah tanpa ku lihat lagi bu ratna di belakang ku.
"Aku sambil melangkah kerumah, aku berpikir apa? Apakah ku harus buka aib suami ku didepan mereka, padahal ini pilihan ku menikah dengan bang david karena aku sudah mengetahui kekurangan yang harus ku terima.
"Walau terasa pilu yang ku rasakan, ku simpan sendiri tapi tak apalah, ada Tuhan bersama ku, dia pasti tidak akan meninggalkan aku sedetik saja, tanpa sadar aku sampai depan rumah ku, ku raih knop pintu lalu ku melangkah kedapur, dan ku susun belanjaan ku dari kang sayur, dan nanti aku memasak setelah selesai berjualan nya.
"Lalu, aku pergi keruang dinas jualan ku, ku buka-buka barang dagangan ku, aku share ke status berganggang hijau, bersimbol biru, lalu aku live medsos dan aku juga memiliki group jualan ku yaitu reseller ku. Lalu setelah selesai semua nya dari medsos mau pun aku cek notifikasi masuk ke medsos ada minat dengan barang jualan ku, kalau di hitung ada 30 orang yang berminat itu baru dari reseller belum status wa, dan live.
"Lalu ada notifikasi masuk bersimbol biru berkomentar duuhhh barang nya bagus - bagus dan orang nya juga cantik yang dagang boleh kenalan nggak abang penasaran mau kenalan !? Setiap abang liat kamu jualan.
Lalu ada memberikan komentar kalau orang nya sih emang cantik, baik lagi yah udah jangan liat orang nya aja tapi liat juga dagangan nya, kamu juga harus beli "kata yang punya akun ratna dewi, aku kaget dengan komentar ya ? Dia sudah mewakili kata-kata ku.
"Aku klik akun bernama ratna dewi, kulihat profinya pas aku perhatiin oh, aku ber...oh ria nya. Yah bu ratna tetangga rumah ku nggak jauh dari rumah cuma dibatasi 5 rumah dari samping kanan ku.
"Lalu aku lihat balasan dari pria tersebut, oh tentu saja saya akan membeli nya untuk adik perempuan saya dan dia menambahkan komen bolehkan ? Saya minta nomor anda sambil menambah emotion terseyum.
"Aku hanya membaca nya saja lalu ku klik akun pria itu, aku lihat profil nya oh ganteng juga, tapi aku cek lagi akun nya terkunci hanya untuk berteman saja. Lalu tiba-tiba ngedm aku dimedsos simbol biru dan berkomentar lagi boleh yaa saya meminta nomor mu, aku ingin membeli barang dan ingin berkenalan dan juga kamu butuh alamat saya untuk mengirim paket pada saya, "itu yang dikatakan akun bernama kevin.
"Karena aku sudah membaca pasti dia menunggu balasan nya, lalu aku menjawab boleh tapi aku memberikan nomor ini sebagai untuk antar constumer saja, dan selebih nya aku sudah menikah dan bersuami kata-kata ku membalas dm nya.
"Dan dia langsung membaca, dan dia lama membalas dm ku. Lau aku tinggalkan aplikasi itu lalu aku klik ke medsos lain, yang mana berminat membeli dagangan ku kalau dihitung dari medsos ku 60 orang berminat dengan dagangan ku, lau aku menutup hp ini kuraih barang dagangan ku dan ku pilih-pilih yang mana-mana mereka beli.
"Lalu, aku mensortir nya satu persatu dengan teliti takut tertukar barang yang lain, nama dan alamat, sambil aku mensortir dan membungkus nya. Tiba-tiba notifikasi bersimbol biru masuk, lalu kuraih dan ku baca dm atas nama yang sama sebelum nya "kevin, ohhh !!! Gitu kamu sudah bersuami tidak apa-apa saya hanya berkenalan dan memperbanyak teman saja dan memang saya s**a barang yang anda jual itu kata nya?
"Kebetulan setiap anda jualan live, saya senang dengan barang yang anda jual kebetulan adik saya s**a dengan pilihan saya, jadi setiap adik saya minta beliin baju pasti saya lihat live anda itu kata akun bernama kevin, tapi bolehkah ? Saya berteman menambahkan obrolan diluar sebagai constumer.
"Lalu aku menjawab, berteman boleh saja, lalu dia membalas nya dengan emotion tersenyum. Oh, iya sudah dulu obrolan nya dan aku sempat menanyakan baju yang mana yang dia mau, bang kevin tinggalin alamat penerima, nama dan nomor penerima, lalu dia menjawab pasti saya memberikan selengkap-lengkap data-data yang anda minta di akhir percakapan nya jangan lupa nomor hp kamu.
"Lalu, dia meminta pilihan baju yang akan dikirim diakhir live dan saya mau beli 10 pasang kebetulan beberapa hari lagi keluarga saya ada acara biar mereka semua serempak pakai baju yang sama, hehee... heehe... emotion nya.
"Lalu, aku menjawab oke bang siap dikirim dan meluncur sesuai alamat penerima, lalu ku kirim nomor hp ku dan ku ketik 11 angka, sebelum mengakhiri percakapan terakhir, aku berucap oke bang aku banyak berterima kasih yang telah berbelanja ditoko olshop, dan selalu berkah dan dilancarkan rejeki biar tambah terus belanja ditoko olshop ku, sambil ku tambahin emotion terseyum.
"Dengan cekatan dan terampil aku, membungkus satu persatu dan aku mencetak nama, alamat, dan telepon penerima, setelah selesai dengan packing-packing ku, lalu aku menghubungi jasa pengiriman masing-masing. 'Aahh,,, akhir nya selesai juga perkerjaan ku mencari receh nya.
"Sambil ku renggangkan kedua tangan dan leher ku kekiri dan kekanan ketika bunyi klek-klek menandakan enak dan terasa tidak kaku dan lebih rileks otot-otot ku hee... heee... Ku, lihat jam sudah hampir sore jam 4 lalu ku rapikan semua atribut packing dan dagangan ku dengan segera aku bangun dan bergegas untuk menyiapkan makan malam.
"Aku, berencana masak malam ini adalah gulai ayam plus sayur singkong tumbuk emmm pasti suami ku s**a, ku siapkan semua bumbu untuk gulai, lalu ku cuci ayam dan ku bersihkan bagian daging nya terkadang masih aja ada bulu-bulu ayam belum tercabut setelah itu semua nya ku sisihkan apa saja dibutuhkan membuat gulai ayam. Lalu aku memulai memasak selama 20 menit ku memasak dan merapikan dan menata di meja makan.
"Lalu, aku segera bergegas masuk kekamar mandi untuk membersihkan badan yang sudah terasa lengket. Setelah selesai aku buru-buru melanjutkan perkejaan ku yang tertunda mencuci perlengkapan masak ku yang tadi ku pakai.
"setelah selesai aku masuk kekamar tidur ku dan ku pilih baju yang cocok untuk ku dipakai, dan juga tak lupa menambahkan riasan diwajah ku sedikit-dikit tanpa menor dan aku pun tak s**a bemenor, agar wajah ku terasa segar dan tak terlalu lesu dilihat oleh suami ku.
"Di selang waktu, sambil menunggu 30 menit ya suami ku pulang di jam 5 sore. Aku menunggu duduk di depan teras rumah sambil memainkan hp dan ku buka aplikasi bersimbol biru dan kulihat di status aplikasi biru seorang wanita menampilkan kedua tangan berpegangan sambil menunjukkan sebuah cincin, dan menuliskan dikata-kata tersebut.
"Aku bahagia kau telah melamar aku menjadi tunangan mu dan sebentar lagi akan resmi menjadi istri mu sambil menambahkan emotion hati, kata seorang perempuan tersebut bernama adinda ayu putri aku yang melihat nya turut bahagia.
"Tanpa ku sadari, ada sebuah mobil berhenti didepan rumah dan lambat laun terdengar langkah menuju rumah dan sebuah suara menyapa ku, dan berdiri didepan ku dek kamu ngapain ? Kamu nggak lihat suami mu pulang kerja nya, ku tenggok sumber suara itu ternyata suami ku sudah pulang, aahh kenapa aku jadi keasyikan lihat posting-postingan tersebut sambil menempok jidat ku dengan pelan.
"Eehh,,, maafff bang adik nggak fokus ngeliat kedepan malah keasyikan dengan hp ku. Sambil ku lihat disamping suami ku ada seorang perempuan cantik dan memperkenalkan diri bernama adinda ayu putri, tiba-tiba ku tersontak kaget koh nama nya sama dipostingan tadi ku lihat nya apakah secara kebetulan atau ada yang lain nya, emmm sambil ku pikir entah lah sambil aku mengangkat bahu ku sebagai ketidak tahuan itu.
"Lalu, suami ku masuk diikuti wanita itu bernama adinda sedangkan aku dibelakang kedua orang tersebut, lalu aku bergegas ke dapur untuk menyiapkan air putih buat suami ku, sedangkan suami ku dan wanita itu sudah duduk diruang tamu sambil duduk berdekatan, seketika aku menghampiri bang david memberikan minuman air putih, dan ku lihat mereka terasa gugup dan menjauh dari duduk mereka masing-masing.
"Lalu, aku berkata bang minum dulu dan segeralah bersihkan dulu badan baru itu kita makan aku sudah menyiapkan makanan kes**aan mu bang. Dia hanya mengulur tangan nya mengambil gelas dari tangan ku dan meminum nya, lalu sudah habis di minum nya dia meletakkan gelas di meja. Dan mengatakan kamu nggak menyiapkan minuman buat tamu, ooh iya bang ini mau aku buatkan aku mau menanyakan dia mau minum apa yaa ?
Setelah, mengatakan itu bang david berjalan menunju kekamar untuk membersihkan badan nya, lalu aku menanyakan mbak mau minum apa, lalu wanita cantik itu dengan menggunakan pakaian super ketat menunjukkan body yang super sexy seperti kekurangan bahan, "berkata jangan panggil aku mba panggil nama saja adinda.
Iya, adinda kamu mau minum apa? Sambil aku mengeryitkan dahi ku tamu apa yang dibawa bang david, sehingga dia tidak merasa sungkan-sungkan memeritah pemilik rumah seadangkan dia hanya tamu.
Ehmm, saya mau minum susu coklat dingin nya pake es batu sari sambil dia memainkan hp dan tertawa lepas dengan membaca notif berganggang telepon, dan aku hanya berlalu tanpa aku perdulikan dia asyik bercengkraman melalui messengger entah siapa itu?.
Setelah, aku siapkan minuman yang tadi adinda minta aku juga membawakan lapis lengit sebagai perlengkap, aku lihat dari kejauhan andinda itu berfoto berbagai pose terlihat dengan kesexyan bahwa dia sangat puas dengan arahan kamera hp yang dia jepretkan ke arah diri nya.
Dan aku pun berjalan mendekati nya, untuk mempersilahkan minuman dan makanan yang aku bawa, lalu aku letakkan gelas susu coklat dingin dan lapis legit kemeja sambil mengatakan silakan diminum adinda, lalu dia melirik ku tanpa berucap apa-apa, dia segera meminum susu coklat dingin dengan kehausan lalu dia pun mencomot kue itu tanpa basa-basi.
Tanpa aku perdulikan apa yang dia lakukan aku berjalan menuju kekamar, apakah ? Bang david sudah selesai koh tumben dia lama mandi tidak biasa-biasa yaa dia berlama-lama dikamar mandi, apa mungkin dia kesulitan sehingga dia belum selesai.
Aku pun menjadi heran, aku bergegas jalan menuju kekamar setelah sampai didepan pintu aku pun mendengar suara bang david tertawa bahagia seperti bukan diri nya selama berumah tangga dengan ku 3 tahun.
Apa, yang terjadi ? Baru kali ini dia berbicara banyak, dengan siapa dia berbicara sehingga dia meluapkan kebahagian yang tak terduga, membuat aku bertanya-tanya ?
Lalu, aku pun membuka pintu dan aku lihat bang david rebahan ditempat tidur tanpa menggunakan baju atas, hanya handuk saja melilit di pinggang nya, dia kaget melihat aku sudah berdiri didepan nya, bang kenapa belum siap dan juga kenapa abang malah rebahan belum pakai baju, apakah abang tidak lapar.
Oh ! "Sebentar lagi aku hanya merenggangkan badan saja ditempat tidur kenapa kamu bertanya yang tidak-tidak ? "Itu kata nya, tanpa dia berpikir itu adalah suatu keanehan buat aku, cepat kamu ambilkan baju dan celana dan kamu juga segera keluar dan siapkan makan malam kita makan bertiga.
Tanpa, aku membantah dan memberi reaksi kebang david aku hanya berlalu, dan aku siapkan semua menu makanan yang aku masak hari ini dan tak lupa 3 piring, 3 gelas aku membawa kemeja makan.
Sambil aku menunggu mereka, aku membuka aplikasi hijau ada notif masuk dari teman aku dan mengatakan say, bisa tidak kita ketemu ada sesuatu yang perlu aku bahas sama kamu sar, "kata wulan teman karib aku sejak kecil, lalu aku mengetik ok my freind, aku pasti datang dimana tempat dan jam berapa.
Di star*ck sekitar jam 10an, baiklah wulan aku pasti datang. Tanpa ku perhatikan adinda dan bang david berjalan ke meja sambil mereka menggulun senyum penuh arti, lalu mereka duduk dan makan sudah di mulai tanpa basa-basi.
Selama kami makan malam nya tidak ada yang bicara sepatah kata, tapi dari tingkah laku mereka dan gerakkan sudut mata mereka, mereka memberikan kode-kode yang sulit aku artikan, aku pun merasa ada sesuatu diantara mereka.
Sebelum menyudahi makan malam, aku berniat mau menuangkan air minum ke gelas bang david, lalu aku berjalan mendekati nya tak sengaja aku menumpahkan air dipakaian bang david, dengan terkejut nya aku melihat adinda sedang memenggang bagian sensitif bang david.
Bagaimana ? "Bisa, mereka melakukan itu di saat aku ada didekat mereka, apakah mereka sudah lama menjalin hubungan terlarang dibelakang aku, dan apakah benar bang david bisa tergoda dengan wanita binar itu, aku pun tak habis pikir mengapa mereka lakukan itu didepan aku tanpa rasa malu-malu.
Tersentak adinda dang bang david kaget saat aku memperhatikan mereka, sehingga tangan adinda ditarik nya kembali keatas meja, sungguh membuat diri ini syok, sehingga aku terdiam sampai bang david menegur aku, koh kamu diam aja disitu bukan nya ambil tisu atau lap buat ngeringin dan bersihin malah bengong aja disitu.
Cepat sana ambilkan ! "Tisu atau lap nya, dengan tergesa aku berjalan ke dapur untuk mengambil apa diminta bang david, saat itu dada ini terasa sakit dan air mata aku tiba-tiba luluh tanpa diundang, dan aku berucap didalam hati. Yaa "Tuhan, cobaan apa yang menimpa aku dan rumah tangga yang aku bina, sehingga suami aku dengan tega menyakiti perasaan ini.
Setelah aku mengambil tisu dan lap, aku bergegas menghampiri bang david dengan kasar nya dia merampas tisu itu dari tangan, aku pun terdiam. Cepat, itu bersihkan air yang dilantai jangan sampai aku terjatuh karena ulah mu yang ceroboh itu ?? Haah... sambil menatap aku dengan tajam.
Aku pun melap air yang tumpah di lantai, tapi aku merilik dengan sekilas melihat adinda sedang mengeringkan pakaian basah bang david dengan tisu sambil terseyum lebar dengan melirik aku seperti penuh arti, aku pun hanya bisa berucap dalam hati, aahh biarlah mata aku terbuka lebar setelah melihat ini semua, biar hati aku bisa menerima kenyataan pahit yang selalu aku alami bersama mu bang.
Setelah selasai aku membersihkan lantai sampai kering nya, adinda mengajak bang david untuk keruang tamu. Dan aku dengan segera membersihkan meja makan, setelah itu aku pun mencuci nya.
Disaat aku sedang mencuci peralatan makan yang tadi aku pakai, aku mendengar mereka tertawa bahagia entah apa yang mereka tertawakan sehingga suara tertawa sampai terdengar di dapur, padahal di dapur agak jauh dari ruang tamu.
Setelah selesai dengan tugas aku didapur nya, lalu aku ikut bergabung dengan mereka, tapi setelah aku tiba aku dihiraukan oleh mereka, mereka hanya asyik nonton sinetron TV di chanel ikan terbang nya sambil menguyah kacang kulit dengan tertawa bahagia.
Merasa diri aku diabaikan oleh bang david, aku bergegas berdiri menuju kamar karena badan aku terasa lelah dan kepala aku terasa pusing sekali, tiba-tiba bang david mengatakan siapkan kamar tamu karena adinda malam ini akan menginap.
Lalu aku bertanya mau berapa hari adinda disini bang? Kenapa kamu nggak s**a ada adinda disini terserah dia mau berapa hari disini, toh dia tamu ku dan ini juga rumah ku, aku pun terheran dengan ucapan bang david kenapa dia seperti itu, aku hanya bertanya akan berapa lama dia tinggal disini, aku sebagai istri harus tahu sampai kapan adinda tinggal dirumah ini.
Sudah sana siapkan kamar jangan banyak tanya, dan juga jangan lupa nganti sprai yang baru dan juga kamu bersihkan lantai, dan debu-debu dimeja rias. Setelah itu aku pergi dan bergegas kekamar tamu untuk membersihkan kamar itu sesuai keinginan suami ku.
Aku memulai melap meja rias penuh dengan debu-debu, lalu lantai ku sapu setelah itu aku mengepel lantai yang kotor dan aku juga menganti sprai yang lama menjadi baru, setelah selesai pekerjaan aku bergegas keluar, setiba nya aku membuka pintu mereka datang.
Sudah selesai nya sari kamu membersihkan nya,aku terkaget mendengar bang david yang tiba-tiba sudah didepan pintu setelah aku buka pintu ini ! Sudah bang, sudah bisa ditempati kamar nya sambil beriringan adinda disamping kanan nya.
Kalau sudah, pergilah karena hari sudah malam adinda butuh istirahat pasti dia kelelehan saat di perjalanan pulang saat aku menjemput nya dibandara, aku pergi tak perduli lagi dengan kedua insan itu, setelah ku melangkah aku sempat menengok kebelakang aku dapati mereka saling merangkul dan saling menatap antara mereka, setelah memandang kejadian itu aku percepat jalan agar aku sampai dikamar agar segera istirahat karena hari ini aku merasa lelah, lelah dengan pikiran, lelah perasaan, batin ini, dan lelah badan ku.
Sebelum aku membaringkan badan ini, aku menyempatkan untuk membersihkan badan karena barusan aku baru saja bersih-bersih kamar yang ditempati adinda.
setelah selesai urusan dikamar mandi aku mengunakan lotion, dan pelembab wajah agar kulit tidak merasa kering selama di ruang ber-AC, aku bergegas naik ketempat tidur.
Aku matikan lampu kamar dengan lampu kecil agar bisa terlelap dimalam ini, tanpa terasa akhir nya aku tertidur, aku terbangun karena merasakan perut ku tak enak seperti nya aku mau kekamar mandi, kebetulan kamar mandi aku ada didalam kamar, tapi aku sempat melirik ke sebelah kanan aku. Tak ada bang david, "kemana dia ? Tidur dimana bang david.
Aku menyelesaikan urusan aku terdahalu dikamar mandi, setelah selesai aku keluar kamar untuk mencari nya, aku melihat nya dia tertidur diruang sofa dengan TV yang masih menyala, aku segera mematikan TV, dan aku mengoyang-goyangkan badan bang david sambil memanggil agar dia pindah kedalam kamar.
Cukup lama aku membangunkan nya, akhir nya bang david terbagun dan segera pergi dari sofa itu menuju ke kamar, aku melihat jam dinding menunjukkan sudah pukul 4 pagi.
Lalu, aku ikut menyusul kembali kekamar karena hari masih gelap aku mau lanjutin sisa tidur ku 1 jam lagi, aku melangkahkan kaki ke kamar lalu aku ingin membuka pintu kamar ternyata alhasil pintu kamar, dikunci dari dalam kamar, kenapa harus dikunci apakah aku tidak boleh masuk nya.
Aku hanya berdiam diri sambil menatap pintu itu yang terkunci dari dalam, tiba-tiba mata aku mengembun seperti berkabut dan akhir nya aku menanggis dengan tersedu-sedu sambil aku berjongkok didepan pintu, "bang, kenapa abang lakukan ini pada aku, kalau memang aku salah tegur aku atau nasehatin aku.
Bukan seperti ini bang yang kau janjikan pada aku waktu kamu melamar aku, dan mengucap sumpah sanksi atas pernikahan kita susah senang selalu ada, sakit dan sehat selalu ada, tapi apa ini ? "Ternyata kamu tak menempati janji mu pada ku bang, sambil aku menempuk dada ini terasa sakit seperti di tusuk-tusuk.
Tiba-tiba aku merasakan kepala agak sakit dan terasa pusing sekali, tak lama setelah itu aku merasakan sakit dikepala dan badan terasa lemas akhir nya aku terkulai lemas dan aku tersungkur dan pingsan didepan pintu kamar, tanpa mereka tahu aku sudah terbaring dilantai yang dingin.
Aku terbangun merasakan, ada yang mengoyang-goyang badan dan memanggil nama ku, aku lihat dihadapan sudah ada bang david, kenapa kamu tidur disini sari, apakah kamu kurang kerjaan sehingga kamu tidur dilantai nya.
Aku hanya mengerakkan kedua tangan ku agar aku bisa duduk dan bersandar didinding tembok, bukan gitu bang aku tadi ti...ba... ti.....baa, sudahlah kamu segera bangun jangan menghalangi jalan ku, cepat sana kau siapkan sarapan kami, bisa-bisa aku terlambat pergi kesekolah, sambil dia berjalan melangkahi kaki yang aku selonjorkan tanpa mengatakan apa-apa pada ku.
Aku melihat nya dengan tampias, seperti nya bang david tidak perdulikan aku bahkan dia tidak menanyakan keadaan ku kenapa aku berada disini didepan pintu dan tertidur dilantai yang dingin apakah ? Aku baik-baik saja, eehhh kenapa kamu masih diam saja disitu bukan nya bangun malah bengong aja.
Cepat... !!! Kau bikin sarapan kami apakah kamu budeg nya, aku segera berdiri sambil memenggang dinding agar aku bisa bangun karena kepala aku masih sakit nya.
Lalu aku menunju kekamar untuk membeli sarapan saja, karena masak pun terlalu lama dan tak sempat lagi. Aku mencari dompet dan hp diatas nakas, aku berjalan keluar mencari warung nasi uduk mak lela, Mak tolong bungkus nasi uduk nya 3 bungkus sambal dan gorengan dipisah baik neng sari sambil aku menunggu pesanan, aku membuka aplikasi notif berganggang telepon.
Aku lihat, mertua dan adik ipar akan berkunjung kerumah kami, aku melamun untuk apa mereka berkunjung ? "Apalagi yang akan mereka lakukan nanti disini, sambil menatap hp ini bahu aku ditepuk dan mengatakan nak sari ini sudah mak bungkus 3 nasi uduk, sambal dan gorengan terpisah masing-masing.
Kamu, kenapa nak sari sampai kaget begitu dan tidak mendengar mak saat memanggil mu 3x yaa, apakah ? Kamu kurang sehat dan kenapa tumben sekali kamu membeli nasi 3 bungkus, bukankah kalian hanya berdua saja dirumah.
Aahhh,,, nggak koh mak aku gak sakit nya, oh iya mengenai 3 bungkus, mungkin yang satu nya lagi buat nanti siang disekolah pas jam istirahat bang david di makan nya mak lela, ohh gitu nak sari. Iya mak lela eehh,,, hee...hee... aku pun membalas ucapan nya sampil terseyum tipis biarlah aku berbohong sedikit.
Agar rumah tangga aku tidak jadi gunjinggan para tetangga yang kadang-kadang cari kesibukkan didalam rumah yang sudah penat, dan disore hari sibuk berkumpul saling mencari rumpian terbaru dan terhot nya.
Ohh, iya mak lela berapa semua nya tiga enam ribu nak sari, aku ambil selembar berwarna biru setelah itu mak lela memberikan kembalian pada ku, aku permisi dan mengatakan terima kasih, tapi tiba-tiba tangan aku diraih oleh mak lela, nak sari kalau ada rasa hati mu terganjal dengan rumah tangga mu datanglah kerumah mak lela, mak sangat senang kalau kamu mau cerita ke mak ini karena mak sudah menganggap mu anak mak walau kita bukan sedarah nak sari.
Aku merasa tersentuh dengan perkataan mak lela, ya selama ini mak lela lah yang selalu memperhatikan aku dan perduli dengan aku dianggap anak nya sendiri, walau mak lela tidak memiliki anak selama berumah tangga, karena itulah suami mak lela berselingkuh dengan rekan kerja dikantor tapi bagi ku itu salah ? "Kenapa wanita selalu disalahkan masalah anak yang tak kunjung hadir.
https://www.fizzo.org/page/share/?bid=7770429415191739645&isNew=1&from=copy_link&group=2&d=5820342156684965630&u=7846105844598600958&language=id®ion=ID