03/02/2017
http://jagoanbuku.com/
Shin Heike Monogatari – The Heike Story
The Heike Story
Pada Abad Pertengahan, pusat perkembangan peradaban Jepang bukanlah Tokyo melainkan Kyoto. Kyoto adalah pusat pemerintahan oleh para bangsawan sejak kota ini berdiri hingga abad ke-12. Diujung sejarah kejayaannya, Kyoto yang memesona dirusak oleh kriminalis, kerusuhan, dan nafsu angkara. Kaum bangsawan melindas siapa saja, dan para biksu bersenjata meneror istana maupun rakyat jenaka. Kehilangan harapan, Kaisar meminta bantuan Klan Heike dan Klan Genji untuk meredam kekacauan. Berhasil menjalankan tugas kedua klan ini justru membawa bangsa Jepang pada pertikaian tak berkesudahan.
Kyoto pada abad kedua belas adalah sebuah kota besar yang dirongrong oleh kriminalitas, gejolak masyarakat, dan nafsu angkara murka. Kaum bangsawan menindas rakyat jelata, sementara para biksu Buddha bersenjata menyebarkan teror pada Istana dan semua orang. Di tengah keputusasaan, Kaisar menggalang dukungan dari keluarga Heiké dan Minamoto untuk meredakan kemelut di ibu kota. Walaupun berhasil dalam menjalankan tugas tersebut, hubungan antara kedua keluarga samurai itu berujung pada pertikaian yang menjerumuskan Jepang ke dalam perang saudara selama seabad penuh.
Novel ini bercerita tentang kedigdayaan Heiké Kiyomori selama masa penuh gejolak itu. Kendati dikenal sebagai seorang pria yang lemah lembut dan berwawasan luas, sepak terjangnya meninggalkan jejak berdarah. Perubahan dramatis nasib Kiyomorilah yang menjadi inti dari novel epik ini. The Heike Story adalah versi terjemahan modern dari sebuah kisah klasik Jepang. Atmosfer yang eksotis, kekuatan narasi, keindahan tutur kata, dan kelirisannya akan memikat para pembaca buku ini.
Detail Produk
Pengarang : Eiji Yoshikawa
Penerbit: Qantara
ISBN: 9786027428065
Desember 2016
Ukuran: 15.5 x 23
Halaman: 644
Bahan: BP
Berat: 652 gram
HARGA : Rp 135.000