KIDDO TALKS

KIDDO TALKS Toko Buku Online | Talk all About Kiddo | Your Inspiring My Dream | Toko buku online Islamic Ideologis

28/06/2024

1 years ago

Mengenalkan Allah SWT kepada si kecil sejak dini? 🤔Tentu bisa Ayah Bunda!Bukan tidak mungkin, bukan tidak bolehTapi belu...
28/06/2024

Mengenalkan Allah SWT kepada si kecil sejak dini? 🤔

Tentu bisa Ayah Bunda!
Bukan tidak mungkin, bukan tidak boleh
Tapi belum dikenal nih, cara menerapkannya! 🤭🔥

Padahal, mengenalkan Allah SWt kepada si kecil apalagi sejak dini memiliki beberapa banyak fungsi yang insyaallah bermanfaat

Nah, Ayah Bunda, sudahkah memiliki media literasi islam yang premium dan sesuai dengan umur mereka? 🤔

Masyaallah, jangan sampai, pegangannya hanya gadget saja ya, Ayah Bunda! 🤣

Yuk, bangun rumah literasi untuk keluarga kita sejak dini dengan buku berkualitas premium, hanya dari rumah! 🔥

"Tiga macam golongan yang doanya mustajab yang tidak diragukan lagi kedahsyatannya, yaitu: doa orang tua kepada anaknya,...
28/06/2024

"Tiga macam golongan yang doanya mustajab yang tidak diragukan lagi kedahsyatannya, yaitu: doa orang tua kepada anaknya, doa musafir (orang yang sedang bepergian), dan doa orang yang dizhalimi." (HR. Bukhari Muslim)

Bismillah, yuk Ayah Bunda! Kita mulai melatih perkataan amarah saat kita jengkel menjadi doa, insyaallah Ridha Allah SWT menyertai kasih sayang orang tua 🤗🤲🏻

Tahapan Mengajarkan Anak Shalat-------Usia 3-5 TahunAnak perlu dikenalkan dengan salat saat berusia 3 tahun, tanpa paksa...
01/02/2024

Tahapan Mengajarkan Anak Shalat
-------

Usia 3-5 Tahun

Anak perlu dikenalkan dengan salat saat berusia 3 tahun, tanpa paksaan dan hukuman. Orang tua sebaiknya memberikan contoh dan biarkan anak mengamati, agar anak memahami bahwa salat adalah ibadah yang menyenangkan dan menenangkan. Karena ditahap ini anak lebih senang meniru, jadikan sebagai pondasi untuk menumbuhkan cintanya kepada salat.

Usia 5-7 Tahun

Orang tua mulai mengenalkan kepada anak cara berwudhu yang benar, bacaan salat yang tepat, dan membiasakan anak untuk salat sesuai dengan waktunya, hindari kekerasan atau memarahinya. Gunakan kelembutan dan sampaikan keutamaan salat melalui cerita.

Usia 7-10 Tahun

Sejak usia 7 tahun, anak-anak sebaiknya dibiasakan untuk salat lima waktu. Orang tua wajib memperhatikan tata cara wudhu, bacaan dan gerakan salat anak. Dan tidak lupa untuk selalu memberitahu tujuan, keutamaan salat yang sebenarnya, serta dosa yang ditimbulkan akibat dari meninggalkan salat.

Usia 10 Tahun ke Atas

Cara mengajarkan anak salat pada usia ini harus lebih tegas dari sebelumnya. Anak sudah memahami bahwa salat adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan umat Islam sesibuk apapun. Selain itu, orang tua senantiasa mendoakan anak supaya selalu mendapatkan hidayah dari Allah, untuk menegakkan salat sebagai tiang agama.

Sejak Anak-anak, Imam Syafi’i Tak Pernah Lelah Belajar Agama....IMAM Syafi’i adalah salah satu ulama terbesar. Madzhabny...
01/02/2024

Sejak Anak-anak, Imam Syafi’i Tak Pernah Lelah Belajar Agama....

IMAM Syafi’i adalah salah satu ulama terbesar. Madzhabnya menjadi salah satu madzhab yang paling banyak digunakan umat Islam. Di Indonesia, madzhab Syafi’i menjadi madzhab yang paling populer.

Dalam perjalanannya Imam Syafi’i adalah ulama yang tak pernah mengenal kata menyerah untuk terus belajar, hingga ia mencapai derajat yang kita ketahui saat ini. Beliau bercerita tentang proses belajarnya, “Aku telah menghafalkan Alquran saat berusia tujuh tahun. Dan menghafal al-Muwaththa (buku hadits yang disusun Imam Malik) saat berusia sepuluh tahun.” (Abu al-Hajjaj al-Mizzi dalam Tadzhib al-Kamal, 24/366).

Menurut sebagian orang, alangkah beratnya masa kanak-kanak Imam asy-Syafi’i. Namun apa yang ia capai di masa kecil melahirkan orang sekelas dirinya di saat dewasa. Melalui dirinya, Allah SWT memberikan manfaat kepada umat manusia. Kemanfaatan berupa ilmu.

Tidak hanya untuk orang-orang di zamannya saja. Tapi manfaat tersebut terus terasa hingga jauh dari masa hidupnya. Hingga masa sekarang ini.

Imam asy-Syafi’i mengatakan, “Ketika aku telah menghafalkan Alquran (30 juz), aku masuk ke masjid. Aku mulai duduk di majelisnya para ulama. Mendengarkan hadits atau pembahasan-pembahasan lainnya. Aku pun menghafalkannya juga. Ibuku tidak memiliki sesuatu yang bisa ia berikan padaku untuk membeli kertas (buku untuk mencatat). Jika kulihat bongkahan tulang yang lebar, kupungut lalu kujadikan tempat menulis. Apabila sudah penuh, kuletakkan di tempayan yang kami miliki.”(Ibnu al-Jauzi dalam Shifatu Shafwah, 2/249 dan Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyq, 51/182).

Saat beliau mulai beranjak besar, antara usia 10-13 tahun, beliau butuh kertas untuk menulis apa yang telah dipelajari, tapi tidak ada uang untuk membeli kertas-kertas itu. Ia pergi ke suatu tempat untuk mendapatkan kertas yang telah terpakai di satu sisi halamannya. Separuh lembar yang kosong itu, beliau gunakan untuk mencatat ilmu (Abu al-Hajjaj al-Mizzi dalam Tadzhib al-Kamal, 24/361).

Untuk apa usaha besar itu dilakukan oleh Asy-Syafi’i kecil, padahal ia masih terlalu muda? Jawabnya untuk ilmu yang menurutnya begitu berharga.

Ibnu Abi Hatim mendengar cerita dari al-Muzani, bahwasanya Imam asy-Safi’i pernah ditanya, “Bagaimana obsesimu terhadap ilmu?” Imam asy-Syafi’i menjawab, “Ketika aku mendengar suatu kalimat yang belum pernah kudengar, maka seluruh anggota badanku merasakan kenikmatan sebagaimana nikmatnya kedua telinga saat mendengarkannya.”

Beliau juga ditanya, “Bagaimana semangatmu dalam mendapatkannya?” Ia menjawab, “Sebagaimana orang yang bersemangat mengumpulkan harta dan pelit membaginya merasakan kenikmatan terhadap harta.”

Beliau ditanya p**a, “Bagaimana engkau menginginkannya?” Ia menjawab “Aku menginginkannya sebagaimana seorang ibu yang kehilangan anaknya, tidak ada yang dia ingin kecuali anaknya.” Jawabnya.

Kita bisa tahu, apa yang beliau ucapkan ini bukanlah omong kosong yang tak bermakna. Kalau bukan dengan obsesi sebesar itu, semangat sehebat itu, dan keinginan sekuat itu, tentu ia tidak menjadi seperti Syafi’i yang kita tahu.

Derajat imam (pemimpin) dalam ilmu itu tidak diperoleh dengan santai-santai. Banyak hal yang harus dikorbankan. Sebagaimana kata Ibnu Taimiyah, “Sesungguhnya kedudukan keimaman dalam agama hanya didapatkan dengan kesabaran dan keyakinan.” (Ibnu Taimiyah dalam Majmu’ al-Fatawa, 3/358).

Dan Allah SWT telah mengajarkan hamba-Nya sebuah doa:
“Dan jadikanlah kami pemimpin orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74).

Sumber : islampos.com
________________________






_____

Masyaa Allah, yaa Allah....mampukanlah kami mendidik anak-anak kami layaknya Imam Syafi'i di masa mendatang 🤲🏻😭

Bismillah. Allah menerangkan dalam Al Qur'an bahwa ada tiga perniagaan yang tidak akan merugi apabila dilaksanakan denga...
01/02/2024

Bismillah.

Allah menerangkan dalam Al Qur'an bahwa ada tiga perniagaan yang tidak akan merugi apabila dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, yaitu:
1. Membaca Al Qur’an
2. Mendirikan shalat
3. Menafkahkan sebagian rezeki yang diberikan Allah baik secara rahasia maupun terang-terangan

Ketiga ini adalah perniagaan kita dengan Allah dan Allah berjanji akan memberikan keuntungan yang besar. Tidak akan merugikan.

Keuntungan tersebut diwujudkan dengan menyempurnakan pahalanya. Satu berpahala sepuluh, atau berpahala tujuh ratus atau bahkan keuntungan itu dilipat gandakan hingga tak dapat dihitung nilainya.

Mau?
Yuk, ikutan sedekah melalui wakaf buku siroh!



Menanamkan Sifat Bersedekah Pada Anak----------------"Wahai Aisyah, berlindunglah dari panasnya api neraka. Bersedekahka...
01/02/2024

Menanamkan Sifat Bersedekah Pada Anak
----------------

"Wahai Aisyah, berlindunglah dari panasnya api neraka. Bersedekahkah meskipun hanya dengan separuh kurma."

Ini adalah nasehat Rasul pada istri tercinta, dan Aisyah pun menurutinya. Dia senantiasa bersedekah, sehingga Aisyah terkenal dermawan serta mempunyai keperdulian yang tinggi.

Nah sifat ini harus di tanamkan kepada anak kita ya Ayah Bunda. Ada dua cara yang paling efektif untuk menanamkan sifat gemar bersedekah pada anak-anak:

🦚Keteladanan (qudwah)

Cara yang terbaik dan utama dalam menanamkan sifat ini adalah memperlihatkan keteladanan, memperlihatkan contoh nyata pada anak, karena anak adalah “peniru setia” terhadap lingkungannya. Dalam hal ini, contoh itu dilihat langsung oleh anak dari orangtua dan guru. Bukankah metode utama yang digunakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam mendidik generasi sahabat adalah dengan keteladanan. Orang bijak pun berkata: “Satu contoh lebih baik daripada seribu kata-kata nasihat”. Metode ini sangat berbekas dan sangat efektif dalam menanamkan kebiasaan-kebiasaan yang baik pada anak. Karena itu sering-seringlah Ayah Bunda memperlihatkan mereka contoh berbagi pada orang lain. Misalnya pada saat memberi bantuan pada korban musibah, memberi sedekah atau hadiah pada orang lain, hadirkan p**a mereka di acara-acara penggalangan dana dan perlihatkan contoh berbagi itu dari diri Ayah Bunda baik sebagai orang tua maupun sebagai guru.

🦚Memberikan latihan langsung

Anak-anak pada dasarnya kurang efektif mendapatkan pelajaran jika hanya teori saja, harus diiringi dengan praktek langsung. Bahkan kadang-kadang pembelajaran hanya efektif dengan praktek saja. Anak adalah experience learner, mereka adalah pelajar yang mendapatkan pelajaran langsung dengan pengalaman (baca: dialami, dipraktekkan langsung). Bukankah cara yang terbaik belajar naik sepeda adalah dengan praktek langsung? Tidak dengan teori, demikian juga belajar mengoperasikan komputer, tidak akan banyak manfaatnya apabila tidak diiringi dengan praktek langsung.

Ada beberapa cara yang bisa dipraktekkan pada anak agar terbiasa berbagi, misalnya ketika mereka ke masjid untuk menunaikan shalat Jum’at, bekali mereka uang secukupnya dan beri pesan untuk dimasukkan dalam kotak infak. Cara lain, bila Ayah Bunda ingin membagi kue, mintalah ia yang membagi untuk anggota keluarga yang ada, buatkan aturan main, misalnya setelah kue dibagi, masing-masing boleh mengambil bagiannya terlebih dahulu dan anak Ayah Bunda yang membagi mendapat giliran mengambil terakhir. Cara ini mengajarkan anak bahwa sesuatu harus dibagi. Dengan mendapatkan giliran terakhir ia akan memahami bahwa harus belajar membagi dengan adil, agar dirinya tidak kebagian potongan kue yang paling kecil atau jumlah yang paling sedikit.

Dengan melatih anak sejak kecil untuk berbagi, bersedekah dan membantu sesama, maka diharapkan anak itu akan terbiasa dan tumbuh menjadi orang yang s**a berderma.

AMAL BAIKMU TIDAK AKAN TERPUTUSㅤIbnul Jauzi rahimahullah berkata:ㅤ"Siapa yang ingin agar amal baiknya tidak terputus set...
26/01/2024

AMAL BAIKMU TIDAK AKAN TERPUTUS

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:

"Siapa yang ingin agar amal baiknya tidak terputus setelah ia wafat, maka hendaklah ia menyebarkan ilmu agama dengan tulisan atau mengajarkannya kepada orang lain."

Sumber: At Tadzkiratu fil Wa'zhi, hal. 55

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Siapa yang mengajarkan ilmu, maka ia mendapatkan pahala orang yang mengamalkan, tidak berkurang dari pahala orang yang beramal itu sedikit pun juga."

HR. Ibnu Majah, hasan lighairihi menurut Syaikh Albani rahimahullah

Maka siapa yang mengajarkan ilmu kepada orang lain lalu diamalkan oleh orang tersebut, maka kita akan mendapatkan pahala dari dia. Ini menunjukkan betapa agungnya pahala mengajarkan ilmu kepada manusia. Sebab ketika kita sebarkan ilmu, manusia pun bisa beramal dengannya.

Semoga Allah Azza wa Jalla selalu membimbing kita di dalam kebaikan serta kita senantiasa istiqomah di jalan yang diridhoi oleh Allah. Aamiin

-Dedibudika Akmar-



Bismillahirrahmanirrahim, yuk *Daily Check* hariannya. Kita evaluasi mandiri tiap harinya ya 1. Tilawah dan tadabur Al Q...
24/01/2024

Bismillahirrahmanirrahim, yuk *Daily Check* hariannya. Kita evaluasi mandiri tiap harinya ya

1. Tilawah dan tadabur Al Qur'an
2. Dzikir pagi dan petang
3. Sedekah subuh
4. Shalat Duha minimal 2 rakaat
5. Shalat tepat waktu
6. Shalat Rawatib
7. Shalat tahajjud dan witir
8. Istighfar 100x
9. Sholawat 100x

Semoga Istiqomah. Aamiin

Bismillah, mari memulai pagi ini dengan segenap rasa syukur.Rasulullah ﷺ mengajarkan kepada kita untuk senantiasa berdoa...
24/01/2024

Bismillah, mari memulai pagi ini dengan segenap rasa syukur.

Rasulullah ﷺ mengajarkan kepada kita untuk senantiasa berdoa seusai shalat Subuh atau waktu pagi hari sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

Allahumma inni as aluka ‘ilman naafi’aa wa rizqan thayyibaa wa ‘amalan mutaqabbalaa

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amal yang diterima.”

(HR. Ibnu As-Sunni dan Ibnu Majah)

Semoga hari ini Allah limpahkan berkah untuk kita semua. Aamiin Allahumma Aamiin 🤲🏻

Jomblo & Buku----------Selalu ada aja diskusi seru dengan adik nun jauh disana. "Kakak, gimana ya cara meyakinkan jomblo...
17/01/2024

Jomblo & Buku
----------

Selalu ada aja diskusi seru dengan adik nun jauh disana.

"Kakak, gimana ya cara meyakinkan jomblo biar mau beli buku?"

Rasa pengen ngakak sih. Tapi, ini bentuk kegalauan si adek. Sebab, beliau memang melihat rendahnya literasi jomblo zaman now. Rata-rata update statusnya yaa tentang jodoh teruus. Bikin status modal copas atau googling. Jarang sekali mencantumkan referensi bacaan sendiri.

"Payah dek, harus diedukasi dulu tentang pentingnya membaca!"

"Iyaa ya kak? Alasannya nanti kertasnya lapuklah...!"

Aihh...

Jangan p**alah kau letak buku itu di tempat lembab, kau simpan-simpan p**a. Baca!

Nggak beli buku bukan karena nggak punya duit, tapi nggak niat. Nggak merasa butuh. Itu poinnya.

Saya cuma mau bilang, manfaatkanlah masa jomblomu untuk mengumpulkan ilmu sebanyak-banyaknya. Sebab, anakmu butuh emak yang cerdas, bukan emak yang pamer koleksi baju. 🙈

Mumpung, dirimu belum mikirin harga beras, listrik, biaya kesehatan, dan apalagi uang sekolah.

😷😷😷

Address

Jalan Purwodadi Ujung
Pekanbaru
28281

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KIDDO TALKS posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to KIDDO TALKS:

Share

Category