Beras Gans

Beras Gans Beras Gans Beras Lokal dengan kualitas Na

"Cerdas Memilah Informasi, Jaga Kemurnian Tradisi." Dukungan Tradisi Sholawat & PengajianFokus: Menegaskan pesan bagian ...
16/07/2026

"Cerdas Memilah Informasi, Jaga Kemurnian Tradisi."
Dukungan Tradisi Sholawat & Pengajian
Fokus: Menegaskan pesan bagian atas gambar bahwa kegiatan sholawat dan mengaji harus tetap berjalan apa pun polemiknya.











Monggo diskusi komen yang santun

16/07/2026

Awal kali daftar kan pakai ini sebelum mereka punya

02/07/2026

*Assalamualaikum wr wb...*

*Kepada Yth :*
*Seluruh warga Nahdliyin dan Pengurus PCNU MWC NU Ranting NU dan Banom Banom di seluruh Tanah Air ..*

*Menyampaikan intruksi dari PBNU , di beritahukan kepada seluruh warga nu menyikapi adanya rencana pengerahan massa untuk hadir di Istiqlal jakarta pada tgl 10 Agustus, dalam acara JATMA Yang di bungkus acara ikrar kebangsaan...*
*Dimana acara tersebut tidak ada kaitanya dengan organisasi NU dan bukan agenda resmi dari PBNU..*
*Oleh karena itu, untuk semua warga masyarakat yang berencana menghadiri acara tersebut DILARANG meng atas namakan NU, dan banom NU... dan membawa simbol simbol NU.*
*Demikian, intruksi dan pemberitahuan ini di* *sampaikan, semoga kita dapat menjaga NU dan bangsa Indonesia dari perpecahan.*
*Sekian,harap maklum adanya*

*Mohon di sebarluaskan ke seluruh Grup grup WA Nahdliyin Nusantara...*

28/06/2026

Tahun 1592 Cornelis de Houtman dikirim oleh para pedagang Amsterdam ke Lisboa untuk menemukan sebanyak mungkin informasi mengenai Kepulauan Rempah-Rempah. Pada saat de Houtman kembali ke Amsterdam, Jan Huygen van Linschoten juga kembali dari India.

Para pedagang tersebut memastikan bahwa Banten merupakan tempat yang paling tepat untuk membeli rempah-rempah. Pada 1594, mereka mendirikan compagnie van Verre (yang berarti "Perusahaan jarak jauh"), dan pada 2 April 1595 empat buah kapal meninggalkan Amsterdam: Amsterdam, Hollandia, Mauritius dan Duyfken.

Pada 27 Juni 1596, ekspedisi de Houtman tiba di Banten. Hanya 249 orang yang tersisa dari pelayaran awal. Penerimaan penduduk awalnya bersahabat, tapi setelah beberapa tabiat kasar yang ditunjukkan awak kapal Belanda, Sultan Banten, bersama dengan petugas Portugis di Banten, mengusir kapal Belanda tersebut.

Dari 249 awak, hanya 87 yang berhasil kembali ke Belanda. Sementara Cornelis de Houtman tewas dalam perjalanan keduanya di atas geladak kapal di Aceh saat pertempuran dengan pasukan Inong Balee yang dipimpin Malahayati tanggal 11 September 1599 dalam pertempuran satu lawan satu dengan Malahayati.

Meski perjalanan ini bisa dibilang gagal, ini juga dapat dianggap sebagai semacam kemenangan bagi Belanda. Pihak Belanda sejak saat itu mulai berlayar untuk berdagang ke Timur. Dalam lima tahun kemudian, 65 kapal Belanda telah berlayar ke wilayah tersebut dan bisa disebut memulai penjajahan Hindia-Belanda.

24/06/2026
24/06/2026

Orang Jawa Bilang, “Tirakat Banter, Kerjo Mempeng, Mesti Sugeh” Karena Hidup yang Cukup Selalu Dimulai dari Nafsu yang Bisa Dikendalikan

Ada ungkapan Jawa yang sederhana, tapi maknanya dalam, “Tirakad banter, kerjo mempeng, mesti sugeh.” Artinya, siapa yang kuat menahan diri dan bekerja sungguh-sungguh, maka hidupnya akan lebih dekat dengan kecukupan.

Tirakad bukan hanya soal puasa atau mengurangi makan. Tirakad juga berarti mampu mengendalikan keinginan. Tidak semua yang sedang tren harus dibeli. Tidak semua pencapaian orang lain harus diikuti. Tidak semua keinginan harus segera dipenuhi.

Di zaman sekarang, bagian ini justru semakin penting. Banyak orang bukan benar-benar kekurangan penghasilan, tetapi terlalu banyak kebocoran. Gaji naik, gaya hidup ikut naik. Omzet bertambah, cicilan juga bertambah. Akhirnya kerja keras setiap hari, tetapi hidup tetap terasa sempit.

Tirakad mengajarkan manusia untuk memiliki rem. Menahan diri bukan berarti hidup harus susah. Justru dengan menahan diri, hidup bisa lebih tertata. Ada uang yang disimpan, ada kebutuhan yang diprioritaskan, dan ada masa depan yang perlahan disiapkan.

Namun menahan diri saja tidak cukup. Setelah tirakad, ada kerjo mempeng. Artinya, bekerja dengan sungguh-sungguh, bukan sekadar terlihat sibuk atau merasa capek.

Kerja yang sungguh-sungguh harus punya arah. Seorang pedagang perlu belajar memahami pembeli. Pemilik usaha perlu belajar mengatur uang, stok, pelayanan, dan tim. Pekerja juga perlu terus menambah kemampuan agar tidak berhenti di tempat yang sama.

Kerja keras tanpa belajar hanya menghasilkan kelelahan. Sementara kerja yang benar selalu membawa perbaikan. Hari ini lebih rapi dari kemarin. Bulan ini lebih paham dari bulan lalu. Tahun ini lebih siap dari tahun sebelumnya.

Tirakad dan kerja mempeng harus berjalan beriringan. Tirakad menjaga agar hasil kerja tidak bocor. Kerja mempeng membuat hasil terus bertambah. Hemat tanpa berkembang membuat hidup sulit naik kelas. Kerja keras tanpa kendali membuat uang datang dan pergi begitu saja.

Lalu ada kata sugeh. Banyak orang mengartikannya sebagai kaya raya. Padahal sugeh bisa berarti lebih luas. Tidak panik saat ada kebutuhan mendadak. Tidak bingung membayar sekolah anak. Tidak harus berutang untuk kebutuhan dasar. Tidak hidup dalam tekanan hanya demi terlihat mampu.

Sugeh juga berarti punya waktu untuk keluarga, badan yang sehat, nama baik, dan pikiran yang tenang. Sebab ada orang yang terlihat kaya, tapi hidupnya penuh cicilan. Ada juga yang hidup sederhana, tetapi keuangannya tertata dan tidurnya lebih nyenyak.

Ungkapan Jawa ini bukan mantra ajaib. Tidak semua yang tirakat dan bekerja keras langsung kaya. Namun tanpa kendali diri dan kerja sungguh-sungguh, peluang memperbaiki hidup akan semakin kecil.

Hidup yang baik sering lahir dari kebiasaan kecil yang dijaga lama. Menunda belanja yang tidak penting, menyisihkan uang, belajar, menepati janji, dan bekerja lebih rapi.

Tirakad banter membuat manusia tidak mudah dikalahkan keinginannya. Kerjo mempeng membuatnya terus bergerak. Dan sugeh bukan hanya soal punya banyak, tetapi soal hidup yang cukup, kuat, dan tidak mudah goyah.


Disclaimer:
Tulisan ini merupakan ulasan sederhana terkait fenomena bisnis atau industri untuk digunakan masyarakat umum sebagai bahan pelajaran atau renungan. Walaupun menggunakan berbagai referensi yang dapat dipercaya, tulisan ini bukan naskah akademik maupun karya jurnalistik.

Address

Podosugih
Pekalongan
51111

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Beras Gans posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share