05/10/2017
Setiap anggota tim memiliki kecerdasan emosional
Tim yang solid tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kecerdasan emosional. Bahkan, penelitian telah menunjukkan bahwa kecerdasan emosional lebih penting daripada IQ dari masing-masing anggota. Dan faktanya, jika masing-masing anggota tim memiliki kepedulian atau kepekaan sosial, maka hal itu akan berdampak pada kualitas kerja tim yang lebih baik.
Sebuah studi yang dilakukan oleh Anita Wooley dan rekan-rekannya dari Carnegie Mellon University di Pittsburg, Pennsylvania, mengukur kecerdasan sebuah kelompok dan bagaimana setiap anggota kelompok itu memberikan pengaruh dalam kelompoknya.
Dalam studinya, Wooley menempatkan 699 orang ke dalam dua kelompok, lalu kemudian meminta mereka untuk menyelesaikan beberapa tugas, seperti memecahkan teka-teki, brainstorming, mengetik, dan negosiasi. Kelompok-kelompok tersebut kemudian dievaluasi hasil tugasnya dan diberikan skor kecerdasan kelompok.
Dan sebagai hasilnya, ternyata faktor kecerdasan baik itu dari individu yang paling pintar atau memiliki kecerdasan rata-rata, tidak berpengaruh besar terhadap kecerdasan kelompok secara keseluruhan. Sebaliknya, kepekaan sosial dalam memahami perasaan dan pikiran dari masing-masing anggota lah yang menjadi faktor paling penting yang mempengaruhi kecerdasan kelompok secara keseluruhan.
Jadi, singkatnya, dari hasil studi tersebut, kepekaan sosial telah mengalahkan kecerdasan itu sendiri. Itu artinya, jika tim anda saat ini sudah menjalin kerja sama tim yang baik, anda harus melihat dan memahami seberapa baik kecerdasan emosional dari masing-masing individu dalam tim anda.