17/12/2016
Bismillah...
:: 5 Tips Ajarkan Sabar Pada Si Kecil ::
Tahukah ayah bunda, bahwa sikap sabar tidak tumbuh secara alamiah. Sikap sabar perlu diajarkan kepada anak anak sejak balita.
Usia 2-5th adalah waktu pertama mengajarkan tentang kesabaran pada si kecil. Cara paling tepat adalah dengan memberikan contoh. Anak anak adalah peniru ulung orang terdekatnya. Jika ayah bunda menginginkan anak yang sabar, bersikaplah bagaimana bersabar itu.
Simak contoh tips nya dibawah ini ya ayah bunda 😀
1. Tidak mudah mengeluh
Ketika anak anak mulai bermain mengacak acak rumah, tanpa sengaja terkadang kita mengeluh dan mengungkapkannya didepan mereka. Hindari hal semacam itu.
2. Tidak Putus Asa
Ungkapan atau sikap yang bernada putus asa harusnya dihindari. Sebaliknya, sifat yang pantang menyerah dan sabar harus ditunjukkan. Misalnya menghadapi anak yang enggan diajak mandi, maka orang tua harus mampu membujuk dan menkondisikan agar si anak mau diajak mandi. Tentunya alasan-alasan yang digunakan oleh orang tua harus rasional dan mampu dipahami anak.
3. Lebih tenang
Saat berada di depan anak, orang tua harus mampu bersikap tenang. Hindari bersikap buru-buru atau mudah emosi. Misalnya saat anak teriak-teriak, maka orang tua harus bersikap tenang, jangan terpancing ikut histeris. Orang tua harus menenangkan serta mengajaknya berkomunikasi. Tentu saja tidak mudah, namun itu harus dilakukan sehingga anak akan merekam tindakan orang tuanya tersebut.
4. Ajari Menunda
Untuk anak yang berusia 5 tahun ke atas, treatment yang dilakukan sudah berbeda. Latihan yang harus diterapkan adalah menahan atau menunda mengabulkan keinginan yang bukan mendasar. Misalnya anak ingin dibelikan mainan, maka orang tua tidak perlu menolak, tetapi bisa mengabulkannya dalam waktu satu minggu atau hitungan bulan, melihat kondisinya.
5. Berpuasa
Bersabar juga dapat dilakukan dengan latihan berpuasa. Melalui ibadah ini, anak diajarkan untuk menahan keinginan, terutama keinginan makan dan minum.