20/06/2020
Bismillah..
Siapakah tokoh yang memiliki perjalanan hidup terbaik di dunia ini?
Sebuah perjalanan terbaik kehidupan adalah perjalanan para Nabi, kemudian perjalanan para Hawari (baca: Sahabat).
Ditorehkan dalam sejarah ada 10 Sahabat yang dijamin masuk surga. Kali ini kita akan berkisah tiga diantaranya.
Mereka adalah Ustman Bin Affan, Abdurrahman Bin Auf, Dan Zubair bin Awwam.
Kita akan menelusuri kisah Heroik mereka di jalan dakwah ini dalam hal Sedekah dan Wakaf sang Sahabat mulia.
Ustman Bin Affan. Sejarah membuktikan bagaimana dermawannya beliau sekaligus betapa pemalunya beliau. Sedekahnya tidak mampu dilampaui para Sahabat lainnya di saat itu.
Sedekah paling heroik di antaranya adalah Sedekahnya untuk persiapan Perang Tabuk. Bayangkan! 950 ekor Unta, 50 ekor Kuda, dan uang cash tunai sebesar 1000 Dinar. Kalau dirupiahkan itu setara 83 Milyar sodara-sodara! π±
Lalu Abdurrahman Bin Auf, beliau datang ke Madinah dalam kondisi Tidak membawa apa-apa kecuali baju yang menempel di Tubuhnya. Namun setelah 10 Tahun Hijrah, Sejarah mencatatkan, iring-iringan dagangannya dibawa dengan 700 Unta, sungguh angka Yang Fantastic yang diraih dalam waktu 10 Tahun saja. π₯Ί
Sedekah beliau Untuk Istri-istri Rasululloh yang masih hidup adalah 40.000 Dinar. Dikisahkan, 1/3 Penduduk Madinah berada dalam naungan Kebaikan sedekahnya Dan 1/3 dari Penduduk Madinah pernah ditolong oleh Sahabat mulia ini π
Bahkan ketika beliau akan meninggal, Sahabat mulia ini berwasiat untuk Sedekah Fii Sabilillah sebanyak 50.000 dinar, Dan berwasiat untuk santunan Veteran Badar Yang masih hidup sebesar 50.000 Dinar. π
Lalu kisah selanjutnya adalah Zubair bin Awwam, Salah Satu sepupu Rasulullah. Beliau dijuluki Hawari Rasulullah. Sejarah mencatat kisah Romantis bagaimana Zubair Bin Awwam menghunuskan pedang kepada Quraisy Mekkah ketika Rasulullah diganggu. Sungguh menggambarkan bagaimana Cintanya kepada Rasulullah.
Dalam hidupnya Semua kekayaan Zubair bin Awwam digunakan Untuk Wakaf Kebaikan dijalan ALLAH π±
Begitulah kisah romantis cinta para Sahabat kepada Agama ini, kepada Allah dan kepada RasulNya sehingga apa yang dimilikinya semua diserahkan tanpa khawatir untuk miskin.
Lalu sedekahku bagaimana? Ternyata hanyalah setitik debu yang dibagi 10 pun tak ada π
ALLAHUMMA solli A'la MUHAMMAD.