Little Athar

Little Athar Menjual buku premium untuk balita, mainan edukasi dan juga alqur'an alqolam.

Tuh kan, semakin kita menunda mengenalkan buku pada anak, semakin kecil kesempatan kita untuk mengoptimalkan kecerdasan ...
29/03/2019

Tuh kan, semakin kita menunda mengenalkan buku pada anak, semakin kecil kesempatan kita untuk mengoptimalkan kecerdasan anak-anak kita.
Karna kita tahu bahwa 50% otak anak kita berkembang pesat di 4tahun pertamanya.

So, jangan sia-siakan periode golden agenya, yuk segera stimulus dengan buku-buku bergizi seperti widya wiyata pertama ya.

Mba lydia sudah membuktikan bagaimana bedanya anaknya yang sejak bayi dibacakan buku wwp dengan anaknya yg usia batita baru dibacakan buku.

Terlihat banget bahwa anaknya yang bayi jauh lebih cepat perkembangan bahasanya, lebih tahu banyak hal dibanding teman seusianya.

Sekarang giliran ayah bunda membuktikannya sendiri ๐Ÿ˜‰

-anakwwp

28/02/2019
Pada dasarnya anak bersifat egois dan egosentris. Ia harus diajarkan untuk peduli dan memikirkan orang lain. Untuk itu, ...
24/02/2019

Pada dasarnya anak bersifat egois dan egosentris. Ia harus diajarkan untuk peduli dan memikirkan orang lain. Untuk itu, pentingnya mengenalkan kepada anak, bagaimana bersikap dan menjalin hubungan dengan teman. Bagaimana caranya?
1. Berceritalah tentang pentingnya arti teman dalam menjalani kehidupan
2. Berikan contoh kepada anak bagaimana bersikap baik terhadap temen
3. Tumbuhkan dan berilah contoh bagaimana kita dan teman dapat saling menolong.
Yuk temukan selengkapnya hanya di Halo Balita. Ajak si kecil membaca keseruan Saliha dan teman-temannya saling berbagi.
Udah punya buku yang super best seller ini belum?

Yuk, kenali kecerdasan anak kita dan berikan stimulasi yang tepat untuk mereka.
15/02/2019

Yuk, kenali kecerdasan anak kita dan berikan stimulasi yang tepat untuk mereka.

Bahasa itu diperoleh.  Bukan dipelajariYang seringkali jadi masalah adalah kita itu membayangkan memahami bahasa baru se...
08/02/2019

Bahasa itu diperoleh. Bukan dipelajari

Yang seringkali jadi masalah adalah kita itu membayangkan memahami bahasa baru seperti kita belajar matematika, fisika, biologi, dll.

Ini yang bikin ruwet.

Seharusnya ya seperti saat kita diperkenalkan dengan bahasa pertama, bahasa ibu, bahasa utama kita.

Bagaimana dulu orangtua kita mengajarkan kita berbicara dan berbahasa?

Dimulai dari grammar kah?

*Think

-bu wenny-


JANGAN CIDERAI FITRAH ANAK!Membaca resume ini seperti seolah sudah dandan cantik pas ngaca ternyata belepotan. Menjadi O...
18/07/2018

JANGAN CIDERAI FITRAH ANAK!

Membaca resume ini seperti seolah sudah dandan cantik pas ngaca ternyata belepotan. Menjadi Orangtua harus terus belajar. Menjadi gurupun belajar sebelum mengajar murid-muridnya. Apalagi kita orangtua yang memiliki waktu lebih banyak dalam membersamai anak-anak setiap waktu.

Sengaja edit dalam bentuk slide, supaya lebih memorable saja sih. Saya merasakan manfaatnya, semoga buibu yang sempat membacakan pun merasakannya. ๐Ÿ˜

Ternyata selain teknik skill dan akademik, mendidik anak cerdas ada tips lainnya yang berhubungan dengan kebiasaan : 1. ...
31/05/2018

Ternyata selain teknik skill dan akademik, mendidik anak cerdas ada tips lainnya yang berhubungan dengan kebiasaan :

1. Tidur kembali setelah shalat shubuh membuat otak tidak berkembang /produktif

2. Makan buah saat perut kosong menghantarkan nutrisi makanan ke otak, jika memakan buah setelah makan hanya menghantarkan makanan ke toilet.

3. Pada jam ini,otak sedang fresh. Sehingga anak-anak akan dengan lebih mudah menangkap stimulasi atau pembelajaran

4. Otak kembali pada gelombang terbaik diwaktu sore, maka gunakan jam 5 sampai jam 7 malam untuk kembali belajar dan menghafal alqur'an.

5. Tidur tepat waktu dan cukup,membantu proses perkembangan otak dengan optimal

Adab MENCARI ILMUAdab secara bahasa artinya menerapakan akhlak mulia. Dalam Fathul Bari, Ibnu Hajar menyebutkan:ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุฏ...
31/03/2018

Adab MENCARI ILMU

Adab secara bahasa artinya menerapakan akhlak mulia. Dalam Fathul Bari, Ibnu Hajar menyebutkan:

ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุฏูŽุจู ุงุณู’ุชูุนู’ู…ูŽุงู„ู ู…ูŽุง ูŠูุญู’ู…ูŽุฏู ู‚ูŽูˆู’ู„ู‹ุง ูˆูŽููุนู’ู„ู‹ุง ูˆูŽุนูŽุจู‘ูŽุฑูŽ ุจูŽุนู’ุถูู‡ูู…ู’ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุจูุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู’ุฃูŽุฎู’ุฐู ุจูู…ูŽูƒูŽุงุฑูู…ู ุงู„ู’ุฃูŽุฎู’ู„ูŽุงู‚ู

โ€œAl adab artinya menerapkan segala yang dipuji oleh orang, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Sebagian ulama juga mendefinsikan, adab adalah menerapkan akhlak-akhlak yang muliaโ€ (Fathul Bari, 10/400).

Berikut adalah adanya dalam menuntut ilmu :
1. Mengikhlaskan niat dalam menuntut ilmu
2. Rajin berdoa kepada Allah SWT, memohon ilmu yang bermanfaat
3. Bersungguh-sungguh dalam belajar dan selalu merasa haus ilmu
4. Menjauhkan diri dari dosa dan maksiat dengan bertakwa kepada Allah SWT
5. Tidak boleh sombong dan tidak boleh malu dalam menuntut ilmu
6. Mendengarkanโ€‹ baik-baik pelajaran yang disampaikan ustad guru atau syaikh
7. Diam ketika pelajaran disampaikan
8. Berusaha memahami ilmu syar'i yang disampaikan
9. Menghafalkan ilmu syar'i yang disampaikan
10. Mengikat ilmu atau pelajaran dengan tulisan
11. Mengamalkan ilmu syar'i yang telah dipelajari
12. Berusaha mendakwahkan ilmu

Semoga ini bermanfaat untuk kita semua, dan kita bisa mengajarkan anak-anak tentang adab sejak dini...

๐Ÿ’“ RN Arini

Apa itu Speech Delay?Speech Delay adalah perkembangan tertunda terkait mekanisme berbicara, yaitu proses memproduksi sua...
30/03/2018

Apa itu Speech Delay?

Speech Delay adalah perkembangan tertunda terkait mekanisme berbicara, yaitu proses memproduksi suara, baik dengan bagian tubuh ataupun olah suara.
Tanda- tanda speech delay ini akan sangat signifikan jika dibandingkan dengan anak lain seusianya. Namun ada beberapa alasan yang dianggap lumrah untuk anak yang telat berbicara atau mengalami tanda- tanda speech delay, antara lain :
1. Anak lelaki cenderung lebih pelan sekitar 1 hingga 2 bulan dibandingkan dengan anak perempuan lain seusianya.
2. Anak prematur juga rata- rata akan mengalami perkembangan yang lebih telat pada 24 bulan pertama usianya. Orang tua harus tetap merujuk pada usia sebenarnya dari anak prematur dan bukan dari tanggal lahir sebenarnya.
3. Sekitar 50% dari bayi kembar juga akan mengalami kecenderungan speech delay.
4. Anak dengan masalah pendengaran, terutama infeksi kronis pada telinga yang mempengaruhi proses berbahasa.
5. Anak dengan fokus pada ketrampilan lain, misalnya anak yang masih berusaha untuk belajar berjalan sehingga โ€œmengabaikanโ€ ketrampilan berbahasa.
Pada dasarnya, orang tua disarankan untuk selalu mempercayai naluri alami atau insting mereka. Konsultasikan masalah tanda- tanda speech delay si kecil kepada dokter Anda untuk kepastian diagnosa secara profesional (Geser Slide untuk Melihat Tanda-tandanya)
Bunda disarankan untuk mencari saran ahli untuk segera mengatasi masalah tanda- tanda speech delay pada anak untuk mendapatkan solusi atau terapi yang paling tepat demi perkembangan anak .
( Sumber : baby center)

30/03/2018

5 Posisi Anak Bagi Orangtua dalam Al Quran
Oleh Ustadz Budi Ashari

Al Quran sebagai petunjuk jalan bagi setiap keluarga muslim. Bagi yang telah mempunyai keturunan. Atau mereka yang sedang menanti hadirnya keturunan. Atau yang sedang khusyuโ€™ dalam munajat agar diberikan amanah indah itu. Atau yang sedang belajar untuk menapaki tangga menuju bahtera rumah tangga. Inilah Al Quran yang harus selalu menjadi tempat bertanya.

Al Quran menyampaikan bagi setiap keluarga muslim bahwa anak mempunyai 5 potensi bagi kehidupan orangtuanya. Potensi baik ataupun potensi buruk. Berikut ini ke 5 hal tersebut:

1. Anak sebagai HIASAN HIDUP

Allah berfirman:

ุฒููŠูู‘ู†ูŽ ู„ูู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุญูุจูู‘ ุงู„ุดูŽู‘ู‡ูŽูˆูŽุงุชู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ูู‘ุณูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽู†ููŠู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูŽู†ูŽุงุทููŠุฑู ุงู„ู’ู…ูู‚ูŽู†ู’ุทูŽุฑูŽุฉู ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฐูŽู‘ู‡ูŽุจู ูˆูŽุงู„ู’ููุถูŽู‘ุฉู ูˆูŽุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ู„ู ุงู„ู’ู…ูุณูŽูˆูŽู‘ู…ูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽู†ู’ุนูŽุงู…ู ูˆูŽุงู„ู’ุญูŽุฑู’ุซู ุฐูŽู„ููƒูŽ ู…ูŽุชูŽุงุนู ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูู†ู’ุฏูŽู‡ู ุญูุณู’ู†ู ุงู„ู’ู…ูŽุขูŽุจู

โ€œDijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).โ€ (Qs. Ali Imron: 14)

Anak disebut ayat ini sebagai satu dari kesenangan-kesenangan dunia. Setiap manusia pasti telah terhiasi hatinya dengan berbagai keindahan dunia tersebut. Hanya saja, Allah menawarkan tempat kembali yang lebih baik di sisi Nya.

Anak sebagai hiasan yang menghiasi hidup orangtuanya menjadi berwarna indah. Anak-anak ibarat pelangi. Warna mereka yang berbeda-beda membuat suasana rumah menjadi begitu indah dipandang mata. Kehadiran mereka selalu dinantikan. Terlihat jelas di pelupuk mata orangtuanya pelangi itu, apalagi saat pelangi itu ada di tempat yang jauh. Sehingga kerinduan pada anak-anak begitu membuncah.

Untuk itulah, para orangtua siap untuk melakukan apa saja dan membayar berapa saja untuk mendapatkan keturunan. Karena keindahan hidup berkurang ketika keturunan yang dinanti belum juga hadir.

Anak-anak memang indah. Keindahannya tak tergantikan oleh apapun. Gerak mereka, suara mereka, raut wajah mereka, tingkah polah mereka, tertawa mereka, tangis mereka. Ahh...semuanya indah.



2. Anak sebagai COBAAN HIDUP

Allah berfirman:

ูˆูŽุงุนู’ู„ูŽู…ููˆุง ุฃูŽู†ูŽู‘ู…ูŽุง ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽูˆู’ู„ูŽุงุฏููƒูู…ู’ ููุชู’ู†ูŽุฉูŒ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽู‡ู ุฃูŽุฌู’ุฑูŒ ุนูŽุธููŠู…ูŒ

โ€œDan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.โ€ (Qs. Al Anfal: 28)

ุฅูู†ูŽู‘ู…ูŽุง ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽูˆู’ู„ูŽุงุฏููƒูู…ู’ ููุชู’ู†ูŽุฉูŒ ูˆูŽุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูู†ู’ุฏูŽู‡ู ุฃูŽุฌู’ุฑูŒ ุนูŽุธููŠู…ูŒ

โ€œSesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.โ€ (Qs. At Taghabun: 15)

Anak juga menjadi cobaan hidup bagi orangtuanya. Seperti yang disampaikan dua ayat di atas. Sehingga orangtua diminta agar berhati-hati. Keindahan itu tidak boleh melalaikan. Kenikmatan kita memandanginya tidak boleh melalaikan dari tugas para orangtua menjadi hamba Allah yang baik.

Allah mengingatkan kembali kepada para orangtua:

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ู„ูŽุง ุชูู„ู’ู‡ููƒูู…ู’ ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ููƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุง ุฃูŽูˆู’ู„ูŽุงุฏููƒูู…ู’ ุนูŽู†ู’ ุฐููƒู’ุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูŽูู’ุนูŽู„ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ููŽุฃููˆู„ูŽุฆููƒูŽ ู‡ูู…ู ุงู„ู’ุฎูŽุงุณูุฑููˆู†ูŽ

โ€œHai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.โ€ (Qs Al Munafiqun: 9)

Seberapa kuat kita menikmati keindahan pelangi. Bisa jadi, kita yang berhenti menikmatinya. Atau pelangi itu akan segera menghilang di antara warna langit lainnya. Jika tidak berhati-hati, saat kenikmatan itu telah pergi, kita baru sadar banyak kewajiban yang telah dilalaikan. Banyak hak orang lain yang terabaikan. Banyak potensi kebesaran orangtua terhenti karenanya. Dan akhirnya bisa kehilangan kesempatan meraih keindahan abadi dan haqiqi; Surga Allah. Sungguh kerugian yang besar.



3. Anak yang LEMAH

ูˆูŽู„ู’ูŠูŽุฎู’ุดูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ู„ูŽูˆู’ ุชูŽุฑูŽูƒููˆุง ู…ูู†ู’ ุฎูŽู„ู’ููู‡ูู…ู’ ุฐูุฑูู‘ูŠูŽู‘ุฉู‹ ุถูุนูŽุงูู‹ุง ุฎูŽุงูููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ููŽู„ู’ูŠูŽุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูˆูŽู„ู’ูŠูŽู‚ููˆู„ููˆุง ู‚ูŽูˆู’ู„ู‹ุง ุณูŽุฏููŠุฏู‹ุง

โ€œDan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.โ€ (Qs. An Nisaโ€™: 9)

Orangtua diminta agar memperhatikan benar generasi setelahnya. Tidak boleh hadir generasi lemah sepeninggal orangtuanya. Perhatian besar orangtua untuk meninggalkan segala hal yang membuat mereka kuat adalah merupakan kewajiban. Ayat ini mengingatkan agar orangtua berhati-hati jika mati belum menyiapkan anak keturunan, sehingga mereka menjadi beban masyarakat dan zaman.

Kelemahan dalam masalah keimanan. Kelemahan dalam masalah pemahaman agama. Kelemahan ibadah dan akhlak.

Para orangtua harus menyiapkan agama anak-anaknya. Karena pasti Allah akan menanyakan amanah itu kepada para orangtua.

Kelemahan dalam masalah ekonomi. Kelemahan dalam kesejahteraan. Kelemahan fasilitas.

Para orangtua bertanggung jawab jika kelemahan ini menjadi alasan jauhnya anak-anak dari Allah. Sehingga meninggalkan anak-anak dalam keadaan berkecukupan lebih baik daripada meninggalkan mereka meminta-minta kepada orang.

Kelemahan ilmu pengetahuan. Kelemahan wawasan dalam hidup. Kelemahan dalam kemampuan untuk menjalani hidup.

Itu artinya para orangtua harus membekali mereka ilmu, semua sarana ilmu dan wawasan serta skill anak-anak. Kesalahan fatal, ketika orangtua sibuk menikmati hidup sendiri tetapi lalai menyiapkan ilmu, wawasan dan skill anak-anak mereka.

Kelemahan dalam fisik. Kelemahan dalam jiwa dan mental. Kelemahan yang mengakibatkan mereka hanya menjadi pecundang dan bukan seorang juara.

Orangtua harus menyiapkan fisik mereka sesehat mungkin. Menjaga mereka agar tetap bugar untuk melanjutkan perjuangan. Jiwa dan mental yang kokoh berhadapan dengan keadaan apapun. Mampu hidup dan bertahan dalam keadaan paling sulit sekalipun.

Dan semua jenis kelemahan adalah merupakan peringatan yang tidak boleh muncul pada kelahiran keturunan kita.



4. Anak sebagai MUSUH

Allah berfirman:

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ุฅูู†ูŽู‘ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽูˆู’ู„ูŽุงุฏููƒูู…ู’ ุนูŽุฏููˆู‹ู‘ุง ู„ูŽูƒูู…ู’ ููŽุงุญู’ุฐูŽุฑููˆู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูู†ู’ ุชูŽุนู’ูููˆุง ูˆูŽุชูŽุตู’ููŽุญููˆุง ูˆูŽุชูŽุบู’ููุฑููˆุง ููŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุบูŽูููˆุฑูŒ ุฑูŽุญููŠู…ูŒ

โ€œHai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Qs At Taghabun: 14)

Sangat mengerikan membaca ayat ini. Allah memerintahkan agar orangtua berhati-hati terhadap anak. Karena sebagian mereka adalah musuh. Jika anak telah menjadi musuh orangtuanya, maka hilanglah sebagian besar kebahagiaan rumah tangga. Karena hiasan itu kini hanya menjadi beban, penyebab ketakutan, kesedihan dan semua kesengsaraan hidup orangtua.

Anak yang nakal, durhaka, bodoh, menjatuhkan martabat keluarga. Saat itulah anak yang dulu diasuh siang dan malam, berubah menjadi musuh yang menyedihkan, menakutkan dan menyengsarakan.





5. Anak yang BAIK & MENYEJUKKAN PANDANGAN MATA

Allah berfirman:

ู‡ูู†ูŽุงู„ููƒูŽ ุฏูŽุนูŽุง ุฒูŽูƒูŽุฑููŠูŽู‘ุง ุฑูŽุจูŽู‘ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุจูู‘ ู‡ูŽุจู’ ู„ููŠ ู…ูู†ู’ ู„ูŽุฏูู†ู’ูƒูŽ ุฐูุฑูู‘ูŠูŽู‘ุฉู‹ ุทูŽูŠูู‘ุจูŽุฉู‹ ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุณูŽู…ููŠุนู ุงู„ุฏูู‘ุนูŽุงุกู

โ€œDi sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa." (Qs. Ali Imron: 38)

Allah juga berfirman:

ูˆูŽุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ูŠูŽู‚ููˆู„ููˆู†ูŽ ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ู‡ูŽุจู’ ู„ูŽู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูู†ูŽุง ูˆูŽุฐูุฑูู‘ูŠูŽู‘ุงุชูู†ูŽุง ู‚ูุฑูŽู‘ุฉูŽ ุฃูŽุนู’ูŠูู†ู ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ู„ูู„ู’ู…ูุชูŽู‘ู‚ููŠู†ูŽ ุฅูู…ูŽุงู…ู‹ุง

โ€œDan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.โ€ (Qs. Al Furqon: 74)

Inilah anak yang diharapkan oleh setiap keluarga. Untuk itulah, ayat-ayat yang digunakan untuk membahas poin ini berupa doa dan ini berbeda dengan ayat-ayat sebelumnya. Doa adalah harapan dan munajat kepada Yang Menciptakan semuanya.

Anak yang baik. Anak yang menyejukkan pandangan mata. Anak yang menyenangkan hati orangtua.

Jelas ini adalah hasil panen jerih payah orangtua. Setelah sekian lama dalam kesabaran tiada berujung, orangtua berjuang berjibaku mendidik mereka. Saat usia telah senja, tulang telah rapuh, kepala telah menyala putih, banyak keterbatasan, saat perlu bersandar, anak-anak yang baik itu benar-benar menyejukkan pandangan mata, menentramkan hati. Ibarat oase di tengah gurun sahara. Ibarat air sejuk bagi musafir yang telah lemas karena dehidrasi. Anak yang berbakti. Anak yang mengerti hak orangtua. Anak yang bisa mengangkat derajat orangtunya kelak di Surga Allah.



Allah yang menciptakan anak-anak bagi kita. Dia menjelaskan dalam Al Quran bahwa anak-anak itu adalah hiasan hidup orangtua. Tetapi juga sebagai cobaan hidup bagi orangtua, agar diketahui apakah orangtua lalai dari kewajibannya berdzikir kepada Allah atau tetap baik.

Untuk itulah, orangtua diingatkan Allah jangan sampai anak-anak menjadi generasi yang lemah apalagi menjadi musuh. Tetapi harus menjadi anak-anak yang baik dan menyejukkan mata.

Sekaligus amanah dari Allah agar para orangtua menjaga amanah itu dan menjadikan mereka anak-anak yang kokoh dan kuat di zamannya.

Wallahu aโ€™lam

HUTANG BISA MENGHANGUSKAN PAHALA AMAL IBADAHMUJangan remehkan soal hutang piutang. Bila sudah punya kemampuan jangan dit...
29/03/2018

HUTANG BISA MENGHANGUSKAN PAHALA AMAL IBADAHMU

Jangan remehkan soal hutang piutang. Bila sudah punya kemampuan jangan ditunda-tunda lagi untuk membayarnya. Dalam Islam, hutang diperbolehkan, namun ada adabnya.

agar menjadi pahala untuk kita, mengingatkan sesama.

29/03/2018

Bunda Dewi itu kalau sharing ga pakek acara menggurui. Malah diajak diskusi.

Yang ngasih anak gadget siapa? Yang tega membiarkan anak tidak salat subuh sejak kecil siapa? Yang membiarkan anak-anak tumbuh tanpa dikenalkan fitrahnya siapa?

Waktu kita hanya sebentar. Tiba-tiba bayi yang bau ompolnya kita cium-cium saking sayangnya. Ketika mereka beranjak menjadi pemuda, mengapa kita selalu bertengkar, adu argumentasi dan anak bayi yang bau keringetnya asem dulu itu mengapa selalu menentang kita & di mata kita dia selalu salah?

Ada apa dengan kita yang dulu saat baru pertama kali menikah sangat mendambakan kehadirannya. Menangis kepada Allah untuk dianugerahkan seorang anak kecil yang membawa cahaya kehidupan rumahtangga kita. Tapi ketika bayi itu beranjak usia belia mengapa kita selalu bertentangan dengannya?

Adakah yang salah dengan hubungan kita? Mengapa dia selalu menentang untuk taat kepada Allah, mengapa dia selalu sulit untuk salat berjamaah? Adakah yang salah dengan hubungan ini?

Siapakah yang membuat hubungan antara bayi dan ibu yang membesarkannya menjadi renggang? Siapa yang bertanggungjawab akan perseteruan ini? Mengapa dia sekarang tak mau mendengarkanku, ibunya yang melahirkan dengan penuh cinta?

Ada apa dengan anak-anak kita yang ketika beranjak dewasa banyak menentang?

Sudah benarkah pengasuhan kita di usia fase pertamanya (0-7) yang mengkayakan wawasannya?

Masih belum lengkapkah caraku mendampinginya di fase kedua mendidiknya (7-14 th) untuk mengkayakan gagasannya?

Mengapa di fase ketiga aku belum optimal mengkayakan kegiatannya?

Aku orangtua macam apa?

Allah menitipkan amanahnya agar ku jaga fitrahnya dan saat dia kembali ke Allah, seharusnya dia masih terjaga fitrahnya. Bagaimana aku harus menjaga fitrahnya? Apa yang harus aku lakukan sebagai orangtuanya?

Menghadiri acara parenting lalu mengkuliahi anak-anakku rasanya bukan begini caranya. Mengapa dia kucabik cabik haknya? Aku memilih santai mendidiknya karena ku sekolahkan di sekolah yang mahal dan mengajarkan pendidikan Islam. Tapi mengapa dia tak seperti anak lain yang berprestasi gemilang dan salih? Mengapa dia selalu membuatku malu dan mencoreng wajahku?

Ada apa dengannya?

Kita sibuk mencari kekurangan anak. Lupa kalau mereka adalah bintang yang memiliki cahaya. Bintang yang tak memendarkan cahayanya bukan berati bukan bintang yang mati. Dia tidak bercahaya mungkin karena kita penyebabnya yang memandangnya terlalu jauh sehingga cahaya anak kita sendiri tak terlihat, terkalahkan oleh cahaya anak-anak lain yang menurut kita anak yang berbakat dan berprestasi.

Berhenti untuk menuntut agar dia mulai merasakan kenyamanan saat bersama dengan kita orangtuanya.

Berhenti memerintah untuk menggantinya dengan keteladanan. Mustahil bila anak-anak dituntut menjadi penghafal AlQuran tapi kita masih menyukai musik dugem.

Berhenti memarahinya, lalu memintanya bersabar dengan perlakuan kita yang menyudutkannya.

Mereka belajar dari kita orangtuanya. Jauh dekatnya bukan karena mereka yang menjauh. Buruk baiknya bukan mereka yang buruk.

Mengaca pada diri sendiri. Sudahkah kita penuhi hak-hak anak kita mengenal Allah, Rasul dan cinta pada AlQurannya?

Sudah pantaskah kita menjadi teladannya?

Jangan menuntut anak salih bila kita tak menjejakkan keteladanan.

Semoga Allah ampuni kesalahan kita mendidik anak dan menjauhkannya dari fitrahnya๐Ÿ˜ญ

- catatan miya -

Address

Jalan Sukanan No 19 Desa Sipatuhu Kec. Banding Agung
Muaradua
32274

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 17:00
Sunday 08:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Little Athar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category