Vanda Arya

Vanda Arya menerima pemesanan buku2 islami , berbagai mushaf , vcd islami , kaos woozles tuk anak2 & dewasa for order
bisa inbox
WA 082139636083
Bbm 54BBBC13

Dari tiada menjadi ada.mereka hadir diantara kita tanpa meminta, tanpa memilih dengan siapa mereka bersama.menerima sega...
25/04/2022

Dari tiada menjadi ada.
mereka hadir diantara kita tanpa meminta, tanpa memilih dengan siapa mereka bersama.
menerima segalanya.
tanpa kita mereka akan tetap bisa menemukan segalanya, belajar segalanya. tetap bisa bertahan .
karena mereka milik Sang Penjaga.

mereka tidak meminta kita segalanya .
tapi kehadiran mereka memberikan segalanya.
kita menemukannya di matanya yg berbinar, senyumnya yg melembutkan, di segala gerak geriknya .
segalanya ada pada mereka tapi seringkali kita tiada menemukannya

Pandemi berdampak panjang. Pada banyak orang, pada banyak kalangan. Juga pada kita...Terlebih, kini beberapa profesi tak...
03/06/2020

Pandemi berdampak panjang. Pada banyak orang, pada banyak kalangan. Juga pada kita...
Terlebih, kini beberapa profesi tak dapat beraktivitas seperti biasa. Ada pengurangan, di sana dan di sini.

Secara ekonomi, kita boleh saja terdampak.
Tapi...
Secara keimanan dan keyakinan kita kepada Allah tentu saja ga boleh ikut tergerus.

Justru di saat2 seperti inilah keimanan kita diuji. Baik yang berkecukupan secara ekonomi ataupun yang mengalami kekurangan.

Orang berkecukupan diuji untuk terus mampu berbagi.
Orang yang kekurangan diuji untuk tetap sabar dan terus berikhtiar sekuatnya.

Apapun kondisi kita, baik lebih atau kurang, tawakkal adalah salah satu kuncinya.

Berbagi akan terasa berat jika kita tak percaya dan yakin bahwa Allah SWT akan menggantinya dengan yg lebih baik.
Bersabar pun akan terasa berat jika kita tak yakin percaya bahwa Allah SWT yang akan mencukupi semua keperluan hambaNya.

*Tidak ada daun jatuh tanpa seijin-Nya. Allaah Maha Baik. Skenario-Nya lah yang terbaik.*

Tadabbur QS At Tholaq 65 : Ayat 2-3

Seperti yang diketahui setiap orangtua seringkali terlalu fokus pada bagaimana anak-anak berperilaku, sibuk meningkatkan...
25/12/2018

Seperti yang diketahui setiap orangtua seringkali terlalu fokus pada bagaimana anak-anak berperilaku, sibuk meningkatkan kapasitas anak dan menjadikan anak lebih baik. Sehingga lupa untuk melakukan hal yang sama pada diri sendiri.
.
Jangan sampai terlalu mengharapkan anak-anak untuk menjadi yang terbaik, tetapi orang tua tidak melakukan hal yang sama.
Semangat meningkatkan kapasitas diri Ayah Bunda hebat πŸ’ͺ🏻😍



Kecerdasan sosial anak adalah kemampuan mereka dalam membangun hubungan dan bersikap di lingkungannya.Ayah Bunda sudah h...
06/09/2018

Kecerdasan sosial anak adalah kemampuan mereka dalam membangun hubungan dan bersikap di lingkungannya.
Ayah Bunda sudah harus aware dengan hal ini. Sebab, tak akan sempurna tumbuh kembang anak tanpa terasahnya kecerdasan sosial mereka.
Ayah Bunda yang baik hati, tentang kecerdasan sosial anak ini, sudah pernah kita bahas sebelumnya. Nah, dengan referensi yang sama, yakni buku Social Intelligence: The New Science of Human Relationship karya Dr. Daniel Goleman, kali ini kita akan fokus pada 6 prinsip utama kecerdasan sosial anak.



Emosi merupakan sebuah dinamika perasaan yang ada di dalam hati manusia. Emosi memang tak bisa dihilangkan atau ditimbul...
24/08/2018

Emosi merupakan sebuah dinamika perasaan yang ada di dalam hati manusia. Emosi memang tak bisa dihilangkan atau ditimbulkan namun bisa anda kelola dan kontrol dengan baik agar tidak memberikan dampak buruk terhadap orang lain. Jika sifatnya negatif, maka emosi akan muncul dengan bentuk seperti marah, kesal, dan juga kecewa.
Sedangkan jika emosi yang positif maka diekspresikan dengan bentuk bahagia, senyum dan sejenisnya. Perilaku yang biasanya keluar ketika anda sedang marah yang sering diekspresikan seseorang adalah berteriak dan membentak.
=============
Bagi saya yang horor itu adalah no 4 😒
Yang berat itu no 7 πŸ˜†

Semangat hari jumat
Semangat mengendalikan emosi πŸ˜‡

Orang bijak biasanya lebih s**a mengambil hal positif yang membijakkan pikiran dan menjernihkan jiwanya.Pemikiran positi...
12/08/2018

Orang bijak biasanya lebih s**a mengambil hal positif yang membijakkan pikiran dan menjernihkan jiwanya.
Pemikiran positif, akan melahirkan energi positif. Saling menebarkan energi positif, akan melahirkan kesuksesan.
Mari selalu berpikir positif, dan jauhkan pemikiran negatif 😊

10/08/2018

CARA CERDAS MENGHUKUM ANAK

Oleh: Dr. Jasim Muhammad Al-Muthawwa' (Pakar Parenting dari Kuwait)

Seorang ibu berkata: "Saya memiliki dua orang anak, pertama berusia 9 tahun dan yang kedua 6 tahun, saya bosan terlalu sering menghukum mereka karena hukuman (iqob) tidak ada manfaatnya, kira-kira apa yg harus aku lakukan?".

Saya berkata: "Apakah anda sudah mencoba metode memilih hukuman?
Ibu tersebut menjawab: "Saya tidak paham, bagaimana itu?"

Saya jawab: "Sebelum saya jelaskan metode ini, ada sebuah kaidah penting dalam meluruskan perilaku anak yang harus kita sepakati, bahwa setiap jenjang usia anak memiliki metode pendidikan tertentu. Semakin besar anak akan membutuhkan berbagai metode dalam berinteraksi dengannya. Namun, anda akan mendapati bahwa metode memilih hukuman cocok untuk semua usia dan memberikan hasil yang positif".

Sebelum menerapkan metode ini kita harus memastikan, apakah anak melakukan kesalahan karena tidak tahu (tanpa sengaja), jika kondisinya seperti ini tidak perlu dihukum namun cukup diingatkan kesalahannya.

Tetapi jika kesalahannya diulangi atau melakukannya dengan sengaja, kita bisa menghukumnya dengan banyak cara diantaranya tidak memberinya hak-hak istimewa, memarahinya dengan syarat bukan sebagai pelampiasan( balas dendam) dan jangan memukul.

Kita juga bisa menggunakan Metode Memilih Hukuman.

Idenya begini, kita meminta anak duduk merenung, dan memikirkan tiga jenis hukuman yang diusulkan kepada kita seperti: tidak diberi uang jajan, tidak boleh bermain ke rumah temannya selama seminggu, atau tidak boleh menggunakan handphone selama sehari.
Kemudian kita pilih salah satu untuk kita jatuhkan padanya.

Ketika tiga hukuman tidak sesuai dengan keinginan orang tua, contohnya: tidur, atau diam selama satu jam atau merapikan kamar, maka kita minta dia untuk mencari lagi tiga hukuman lain.

Ibu ini menyela: "Tapi kadang hukuman-hukuman yang diusulkan tersebut tidak memberi efek/tidak membuat anak sadar juga!"

Saya katakan: "Kita harus membedakan antara ta'dib (mendidik) dengan ta'dzib (menyiksa)!".

Tujuan ta'dib adalah meluruskan perilaku yang salah pada anak dan ini butuh kesabaran, pengawasan (mutaba'ah), dialog dan nasehat yang terus-menerus.

Sedangkan berteriak didepan anak atau memukulnya dengan keras, ini ta'dzib bukan ta'dib; karena kita menghukum anak tidak sesuai dengan kadar kesalahan yang dilakukan tapi berlebihan, sebab disertai dengan marah. Disebabkan kita banyak tekanan hidup lalu kita lampiaskan kepada anak dan anak jadi korban. Kemudian kita menyesal setelah menghukum mereka atas ketergesaan kita.

Kemudian saya berkata: Saya tambahkan hal penting, ketika anda berkata kepada anak anda: Masuk kamar, merenung dan dan pikirlah tiga jenis hukuman dan saya pilihkan satu untukmu. sikap seperti ini adalah merupakan pendidikan (ta'dib) untuk sendirinya karena ada dialog batin dengan dirinya, antara anak yang melakukan kesalahan dengan dirinya. Ini merupakan tindakan yang baik untuk meluruskan perilaku anak dan memperbaiki kesalahan yg telah diperbuat.

Si Ibu berkata: "Demi Allah, ide yang bagus, saya akan coba".

Saya bilang: "Saya sendiri telah mencobanya, bermanfaat dan berhasil. Banyak juga keluarga yang mencoba menerapkannya dan ampuh juga hasilnya".

Karena ketika anak memilih hukuman sendiri dan melaksanakannya. Maka sesungguhnya kita telah menjadikannya berperang dengan kesalahannya, bukan ketegangan dengan orang tuanya, disamping kita bisa menjaga ikatan cinta orang tua dengan anak.

Selain itu kita telah menghormati pribadi anak dan menjaga kemanusiaannya tanpa menghina ataupun merendahkannya.

Siapa yang merenungkan metode ta'dib Rasululllah shallahu 'alaihi wa sallam terhadap orang yang melakukan kesalahan maka akan didapati bahwa beliau menta'dib dengan menghormati, menghargai dan tidak merendahkannya.

Kita menemukannya dalam kisah wanita Ghamidiyah yang berzina dan minta di rajam, salah seorang sahabat mencelanya lalu Rasulullah bersabda: "Sungguh dia telah bertaubat, andai (taubatnya) dibagikan dengan penduduk madinah, niscaya mencukupi".
Sikap menghormati pelaku kesalahan harus tetap ada selama dalam proses ta'dib.

Si ibu tadi pergi dan kembali lagi setelah sebulan. Dia bertutur: " Metode ini benar-benar ampuh diterapkan pada anak-anak saya, sekarang saya jarang emosi, dan mereka memilih hukuman sendiri dan melaksanakannya. Saya berterima kasih atas ide ini, tapi saya mau bertanya dari mana anda mendapatkan metode cemerlang ini?"

Saya jawab: "Saya ambil dari metode Al-Qur'an dalam mendidik (ta'dib).

Allah _subhanahu wata'ala_memberikan tiga pilihan hukuman kepada orang yang melakukan dosa dan kesalahan, seperti kafarat bagi orang yang menggauli istrinya disiang hari bulan Ramadhan, kafarat sumpah dan kafarat lainnya, yaitu: memerdekakan budak, atau puasa atau memberikan sedekah. Syariat Islam memberikan tiga pilihan bagi pelaku kesalahan ini. Metode mendidik yang sangat indah".

Ibu berkata: "Jadi ini metode pendidikan Al-Qur'an?"

Saya jawab: "Betul, sesungguhnya Al-Qur'an dan As-Sunnah memiliki banyak metode pendidikan yang luar biasa dalam meluruskan perilaku manusia, baik anak kecil maupun orang dewasa; karena Allah yang menciptakan jiwa-jiwa dan Dia lebih tahu apa yang pantas dan metode apa yg cocok bagi jiwa-jiwa tersebut. Metode mendidik sangat banyak diantaranya 'metode memilih hukuman' yang telah dijelaskan".

Lalu si ibu tadi pergi dalam keadaan bahagia memperbaiki anak-anaknya dan bertambah cinta pada rumahnya.

*Diterjemahkan oleh:*
Ust. Achmad Fadhail Husni, Lc.
Pusat Peradaban ISLAM

🌾🌸 Wadah Aspirasi Muslimah 🌸🌾
==============================

INSTING SEORANG IBU"Saat Shakira dibilang nggak apa-apa, aku kukuh minta opname. Dibilang nggak perlu, aku kukuh, harus ...
01/08/2018

INSTING SEORANG IBU

"Saat Shakira dibilang nggak apa-apa, aku kukuh minta opname. Dibilang nggak perlu, aku kukuh, harus diobservasi. Di sinilah aku merasa, percaya pada insting. Kalau kita merasa bahwa ada yang nggak benar, nggak apa-apa, pertahankan itu. Dan akhirnya terbukti. Sampai akhirnya ketemu dengan seorang ahli darah anak di Jakarta, dan dia mengkonfirmasi ketakutan aku. Dia bilang bahwa kekhawatiran aku selama ini memang ada artinya."

Denada pun memberikan tips kepada semua ibu untuk mengikuti firasat mereka. Meski kadang lingkungan sekitar tidak mendukung dan mencegah agar tidak berlebihan dalam menghadapi kondisi anak, namun Denada mengajurkan bahwa mengikuti perasaan adalah yang terbaik.

Insting p**a yang membuat kondisi Shakira segera dapat ditangani.

Sumber : Line

---------------

Empat tahun lalu saya merasa ada yang berbeda dengan Mahiro. Secara kasat mata ga ada yang aneh. Semua orang bilang begitu. Bahkan beberapa kali ke dokter anak yang berbeda, dokter mata yang berbeda, semua bilang Mahiro ga ada masalah.
Waktu berlalu.
Di suatu hari teman dekat bercerita bahwa anaknya mengidap katarak. Kami memang feeling anak teman itu ada sesuatu di matanya. Tapi seperti hal nya Mahiro, denial menyusupi kami.
Hari itu saya dan anak-anak ke RS.Aini untuk periksa mata. Spesialis Strabismus menjadi tujuan khusus. Tahu apa? Ketika baru saja pintu ruang periksa kami buka, dokter berkata "Positif Strabismus ini bu."
Lemas, luluh lantak, menyesal, sedih yang saya rasakan. Sungguh, insting seorang ibu yang saya alami sejak Mahiro berusia 6 bulan benar adanya.


Beruntung dokter menenangkan hati saya. Berkata bahwa masih bisa di koreksi. Masih ada harapan. Karena belum 12 tahun.
Entah bagaimana Allah membuatnya, namun jangan sepelekan naluri seorang ibu. Karena Mahiro bisa lahir ke dunia dengan normal meski memiliki resiko tinggi saat persalinan, adalah karena yakin pada insting. Insting seorang ibu yang rupanya sudah dimiliki sejak roh ditiupkan ke janin di dalam perut.
Percayalah instingmu wahai Ibu.
Malaikat mungkin yang membisikkannya kepadamu.

- Cicilia Coprina -


Bagaimana Hidupmu akan Berkah ❓❓JIka lisan dan sikapmu selalu menggoreskan lukadi hati kedua orangtuamu.sebuah kata-kata...
31/07/2018

Bagaimana Hidupmu akan Berkah ❓❓
JIka lisan dan sikapmu selalu menggoreskan luka
di hati kedua orangtuamu.
sebuah kata-kata Muhasabah yang penuh makna 😭
terkadang dalam hidup sehari-hari
tanpa kita sadari atau sadari telah menyakiti hati orangtua
orangtua yang sudah rentan membutuhkan bantuan kita
namun terkadang tidak ada waktu dengan alasan sibuk ini dan itu..
tahukah hal seperti itu bisa membuat terluka ??
padahal dahulu orangtua selalu mengutamakan kita dalam keadaan sibuk sekalipun..
Yuuk Mari Ayah Bunda kita lebih berbakti lagi kepada kedua orangtua
agar hidup kita menjadi berkah didunia dan akhirat

Apa itu SABAQu?SABAQu adalah permainan interaktif yang membantu minat belajar anak. Mencakup materi pelajaran SD sesuai ...
25/07/2018

Apa itu SABAQu?

SABAQu adalah permainan interaktif yang membantu minat belajar anak. Mencakup materi pelajaran SD sesuai kurikulum nasional lhoo.. ada 4 tema :
1. Matematika
2. Bahasa Indonesia
3. bahasa Inggris
4. Logika

pelajaran yang membosankan dikemas menjadi permainan yaaang menyenangkan. Yuk, liat tutorialnya di
https://www.youtube.com/watch?v=lMHWeB3QD4g dan https://www.youtube.com/watch?v=iSp3jpCWZKM&t=1s
Untuk informasi, klik

Pemesanan sebelum tanggal 3 Agustus, hemat Rp.187.000.
Harga normal Rp. 712.000,- . pesan sekarang, hanya Rp. 525.000.

Ayooo.. jangan sampai ketinggalan info :)


 Tahukah kamu, produk Vienta   bergaransi selama 2 tahun?😍dan discount 15% nya tinggal 6 hari saja lho sampai 31 juli di...
25/07/2018



Tahukah kamu, produk Vienta bergaransi selama 2 tahun?

😍

dan discount 15% nya tinggal 6 hari saja lho
sampai 31 juli
di web resminya sudah harga normal
buruan yg mupeng, nanti terlewat harga promonya
yuk klik bit.ly/vandaarya




23/07/2018

Bagaimana cara orang tua bila melihat anak mengalami kecenderungan tersebut?
1. Orang tua harus selalu melihat perkembangan gejala psikologis pada anak.
2. Jika orang tua merasa bahwa semua gejala psikologis pada anak memburuk dan menyebabkan anak memiliki perkembangan yang sangat lambat, orang tua harus segera membawanya ke dokter.
3. Orang tua sebaiknya tidak menunggu gejala yang lebih pasti atau menganggap semua gejala menjadi kondisi yang wajar.
4. Orang tua harus percaya dengan naluri pada bayi, tapi semua perhatian yang telah diberikan oleh dokter dalam pemeriksaan awal harus dijadikan perhatian.
Beberapa kecenderungan tersebut merupakan gejala autis pada anak yang harus menjadi perhatian bagi orang tua. Autis memang bukan penyakit yang bisa disembuhkan, tapi perawatan dan terapi yang tepat sejak kecil bisa membantu ia menjadi anak yang kuat dan tangguh. Terutama, kasih sayang orang tua terhadap anak yang menderita autis juga bisa mendorong anak memiliki kehidupan yang baik.



Address

Mojokerto
61318

Telephone

082139636083

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Vanda Arya posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category