Sepatu Import Dinar

Sepatu Import Dinar Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Sepatu Import Dinar, Shopping & retail, Medan.

SEPATU CEWE MANTUL COY....
05/02/2021

SEPATU CEWE MANTUL COY....

SEPATU COWO CAKEP
04/02/2021

SEPATU COWO CAKEP

02/02/2021

Sepatu wanita

02/02/2021

Alhamdulillah sold out

30/12/2020
Love and share
14/01/2017

Love and share

11/05/2016

Haji Pengabdi Setan

Oleh: Ali Mustafa Yaqub*

IBADAH haji 1426 H, pekan lalu, usai sudah. Jamaah haji Indonesia mulai pulang ke Tanah Air. Bila mereka ditanya apakah Anda ingin kembali lagi ke Mekkah, hampir seluruhnya menjawab, ''Ingin.'' Hanya segelintir yang menjawab, "Saya ingin beribadah haji sekali saja, seperti Nabi SAW."

Jawaban itu menunjukkan antusiasme umat Islam Indonesia beribadah haji. Sekilas, itu juga menunjukkan nilai positif. Karena beribadah haji berkali-kali dianggap sebagai barometer ketakwaan dan ketebalan kantong. Tapi, dari kacamata agama, itu tidak selamanya positif.

Kendati ibadah haji telah ada sejak masa Nabi Ibrahim, bagi umat Islam, ia baru diwajibkan pada tahun 6 H. Walau begitu, Nabi SAW dan para sahabat belum dapat menjalankan ibadah haji karena saat itu Mekkah masih dikuasai kaum musyrik. Setelah Nabi SAW menguasai Mekkah (Fath Makkah) pada 12 Ramadan 8 H, sejak itu beliau berkesempatan beribadah haji.

Namun Nabi SAW tidak beribadah haji pada 8 H itu. Juga tidak pada 9 H. Pada 10 H, Nabi SAW baru menjalankan ibadah haji. Tiga bulan kemudian, Nabi SAW wafat. Karenanya, ibadah haji beliau disebut haji wida' (haji perpisahan).

Itu artinya, Nabi SAW berkesempatan beribadah haji tiga kali, namun beliau menjalaninya hanya sekali. Nabi SAW juga berkesempatan umrah ribuan kali, namun beliau hanya melakukan umrah sunah tiga kali dan umrah wajib bersama haji sekali. Mengapa?

Sekiranya haji dan atau umrah berkali-kali itu baik, tentu Nabi SAW lebih dahulu mengerjakannya, karena salah satu peran Nabi SAW adalah memberi uswah (teladan) bagi umatnya. Selama tiga kali Ramadan, Nabi SAW juga tidak pernah mondar-mandir menggiring jamaah umrah dari Madinah ke Mekkah.

Dalam Islam, ada dua kategori ibadah: ibadah qashirah (ibadah individual) yang manfaatnya hanya dirasakan pelakunya dan ibadah muta'addiyah (ibadah sosial) yang manfaatnya dirasakan pelakunya dan orang lain. Ibadah haji dan umrah termasuk ibadah qashirah. Karenanya, ketika pada saat bersamaan terdapat ibadah qashirah dan muta'addiyah, Nabi SAW tidak mengerjakan ibadah qashirah, melainkan memilih ibadah muta'addiyah.

Menyantuni anak yatim, yang termasuk ibadah muta'addiyah, misalnya, oleh Nabi SAW, penyantunnya dijanjikan surga, malah kelak hidup berdampingan dengan beliau. Sementara untuk haji mabrur, Nabi SAW hanya menjanjikan surga, tanpa janji berdampingan bersama beliau. Ini bukti, ibadah sosial lebih utama ketimbang ibadah individual.

Di Madinah, banyak ''mahasiswa'' belajar pada Nabi SAW. Mereka tinggal di shuffah Masjid Nabawi. Jumlahnya ratusan. Mereka yang disebut ahl al-shuffah itu adalah mahasiswa Nabi SAW yang tidak memiliki apa-apa kecuali dirinya sendiri, seperti Abu Hurairah. Bersama para sahabat, Nabi SAW menanggung makan mereka. Ibadah muta'addiyah seperti ini yang diteladankan beliau, bukan pergi haji berkali-kali atau menggiring jamaah umrah tiap bulan. Karenanya, para ulama dari kalangan Tabiin seperti Muhammad bin Sirin, Ibrahim al-Nakha'i, dan Malik bin Anas berpendapat, beribadah umrah setahun dua kali hukumnya makruh (tidak dis**ai), karena Nabi SAW dan ulama salaf tidak pernah melakukannya.

Dalam hadis qudsi riwayat Imam Muslim ditegaskan, Allah dapat ditemui di sisi orang sakit, orang kelaparan, orang kehausan, dan orang menderita. Nabi SAW tidak menyatakan bahwa Allah dapat ditemui di sisi Ka'bah. Jadi, Allah berada di sisi orang lemah dan menderita. Allah dapat ditemui melalui ibadah sosial, bukan hanya ibadah individual. Kaidah fikih menyebutkan, al-muta'addiyah afdhol min al-qashirah (ibadah sosial lebih utama daripada ibadah individual).

Jumlah jamaah haji Indonesia yang tiap tahun di atas 200.000 sekilas menggembirakan. Namun, bila ditelaah lebih jauh, kenyataan itu justru memprihatinkan, karena sebagian dari jumlah itu sudah beribadah haji berkali-kali. Boleh jadi, kepergian mereka yang berkali-kali itu bukan lagi sunah, melainkan makruh, bahkan haram.

Ketika banyak anak yatim telantar, puluhan ribu orang menjadi tunawisma akibat bencana alam, banyak balita busung lapar, banyak rumah Allah roboh, banyak orang terkena pemutusan hubungan kerja, banyak orang makan nasi aking, dan banyak rumah yatim dan bangunan pesantren terbengkalai, lalu kita pergi haji kedua atau ketiga kalinya, maka kita patut bertanya pada diri sendiri, apakah haji kita itu karena melaksanakan perintah Allah?

Ayat mana yang menyuruh kita melaksanakan haji berkali-kali, sementara kewajiban agama masih segudang di depan kita? Apakah haji kita itu mengikuti Nabi SAW? Kapan Nabi SAW memberi teladan atau perintah seperti itu? Atau sejatinya kita mengikuti bisikan setan melalui hawa nafsu, agar di mata orang awam kita disebut orang luhur? Apabila motivasi ini yang mendorong kita, maka berarti kita beribadah haji bukan karena Allah, melainkan karena setan.

Sayangnya, masih banyak orang yang beranggapan, setan hanya menyuruh kita berbuat kejahatan atau setan tidak pernah menyuruh beribadah. Mereka tidak tahu bahwa sahabat Abu Hurairah pernah disuruh setan untuk membaca ayat kursi setiap malam. Ibadah yang dimotivasi rayuan setan bukan lagi ibadah, melainkan maksiat.

Jam terbang iblis dalam menggoda manusia sudah sangat lama. Ia tahu betul apa kes**aan manusia. Iblis tidak akan menyuruh orang yang s**a beribadah untuk minum khamr. Tapi Iblis menyuruhnya, antara lain, beribadah haji berkali-kali. Ketika manusia beribadah haji karena mengikuti rayuan iblis melalui bisikan hawa nafsunya, maka saat itu tipologi haji pengabdi setan telah melekat padanya. Wa Allah a'lam.[ ]

*Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta

Kebiasaan baik yang dapat memutihkan kulit secara alami(Klik Share/bagikan agar tersimpan di profilmu)Berikut ini adalah...
03/05/2016

Kebiasaan baik yang dapat memutihkan kulit secara alami
(Klik Share/bagikan agar tersimpan di profilmu)

Berikut ini adalah beberapa hal yang jika dilakukan secara rutin bisa bermanfaat bagi kulit anda.

1. Menjaga kebersihkan kulit
Langkah pertama ini sangat penting untuk dilakukan. karena salah satu penyebab kulit kusam adalah karena terdapat kotoran dan bakteri pada kulit. Selain itu dengan rutin membersihkan kulit, dapat mencegah penyakit kulit lainnya seperti jerawat dsb. Bersihkan kulit anda minimal 3 kali dalam sehari. Anda juga bisa membersihkan kulit pada pagi hari setiap kali bangun tidur, siang hari, sore hari dan malam hari sebelum anda tidur. Oh iya, pastikan anda juga mandi secara teratur.

2. Rutin Minum Air Putih
Minumlah air putih minimal 8 gelas dalam sehari, karena dapat membuat tubuh anda sehat. Selain dapat menyehatkan tubuh, mengkonsumsi banyak air putih juga dapat membuat kulit anda selalu segar dan tidak kering. Kulit orang yang jarang minum air putih dengan yang tidak akan berbeda. Kulit orang yang rutin minum air putih biasaya akan terlihat lebih lembab dan segar.

3. Rutin Olahraga
Usahakan rutin berolahraga minimal jogging satu kali per minggu. Atau anda juga bisa melakukan senam ringan agar tubuh anda mengeluarkan keringat penyebab penyakit. Dengan berolahraga kulit anda akan terlihat lebih kencang dan dapat menghambat pengkriputan dini pada kulit.

4. Melakukan Wudhu
Bagi anda yang beragama islam, anda pasti tahu apa itu wudhu, yap betul, wudhe adalah kegiatan membersihkan diri sebelum kita hendak melaksanakan sholat. Orang yang rajin melaksanakan shalat 5 waktu dalam sehari, pasti kulit wajahnya akan terlihat lebih bersinar. Kenapa karena setiap akan melaksanakan sholat, ia akan membersihkan kulitnya 5 kali dalam sehari, sehingga kebersihan kulitnya akan terjaga dan terhindar dari masalah-masalah kulit lainnya.

5. Keep Smile
Yap betul sekali, kulit orang yang sering tersenyum gembira akan terlihat lebih sehat ketimbang kulit orang yang sehari-harinya disibukan dengan cemberut karena terlalu banyak memikirkan masalah. So, kurangi cemberut perbanyaklah tersenyum, asal jangan senyum-senyum sendiri tanpa alasan hihihhi.

6. Hindari Asap Rokok
Jika anda adalah seorang perokok, untuk mendapatkan kulit putih mulus sebaiknya anda mulai mengurangi bahkan berhenti merokok, karena asap rokok juga dapat menganggu kesehatan kulit. Usahakan kulit anda agar terhindar dari asap rokok.

Dengan melakukan kebiasaan baik diatas, tidak hanya kulit putih mulus yang akan anda dapatkan namun juga, anda akan mendapatkan kulit yang lebih kencang dan terhindar dari pengkriputan dini.

Tips Merawat Jilbab Agar kualitas jilbab bisa tahan lebih lama, sebaiknya ikuti cara perawatan jilbab berikut ini: 1. Ja...
01/05/2016

Tips Merawat Jilbab



Agar kualitas jilbab bisa tahan lebih lama, sebaiknya ikuti cara perawatan jilbab berikut ini:


1. Jangan mengunakan mesin cuci, tetapi cucilah dengan cara manual menggunakan tangan.

2. Bagian kepala jilbab cukuk diusap jangan disikat dengan keras dan jangan diperas, biarkan air mengering secara alami.

3. Jemur jilbab mengunakan hanger jangan terkena sinar matahari langsung, cukup di angin-anginkan.

4. Bagian kepala jilbab tidak perlu/jangan disetrika, karena bagian dalamnya berisi karet busa yang sangat peka dengan temperatur tinggi/panas.

5. Untuk bagian selain kepala, disetrika dengan suhu yang tidak terlalu tinggi/tidak panas.

6. Untuk keawetan warna, jangan terkena sinar matahari langsung.

7. Simpanlah kerudung dalam lemari atau tempat khusus dan lipat dengan rapi. Jangan ditumpuk dengan pakaian lain, agar tidak kusut ketika akan digunakan.

8. Untuk jilbab yang berbahan sutra jangan pernah mencucinya dengan detergen atau sabun cuci, gunakanlah shampo .Caranya dengan mencelupkan jilbab pada air yang telah diberi shampo. Biarkan sesaat dan tidak perlu diperas pada saat menjemurnya.

9. Apapun bahan dari jilbab tersebut, jangan lupa untuk menjemur dengan posisi bagian dalamnya yang diluar dan jemur di tempat yang teduh, hindari menjemur di bawah terik matahari langsung, agar warna jilbab tidak cepat memudar.

10. Cucilah Jilbab terpisah dari pakaian lain dengan menggunakan air yang tidak panas atau dengan air dingin

11. Jangan menggunakan air panas ataupun pemutih karena dapat merubah warna kain

12. Jangan menuangkan deterjen langsung pada Jilbab karena mengakibatkan luntur sebelum mencuci sebaiknya detergen/ cairan pengharum dilarutkan dalam air terlebih dahulu

13. Segera seterika setelah kering dan simpan di gantungan jilbab.



Insya Allah jika perawatan nya tepat, jilbab yang kita miliki akan awet dan tetap cantik dipakai nya.

Semoga bermanfaatkan ya,apa lagy jilbab merupakan teman para muslimah untuk menjaga aurotnya ^_^

Address

Medan
20371

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sepatu Import Dinar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share