26/05/2017
Ulu hati nyeri, mual dan disertai muntah setelah meminum kopi? Menurut Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP,”Penyakit ini terjadi saat asam lambung berlebihan dan naik ke atas atau berbalik arah. Masuknya makanan, kan, dari mulut, kerongkongan, lambung, lalu usus dua belas jari. Jika mengalami GERD, asam lambungnya balik ke atas,”
Peneliti kopi dari Institut Pertanian Bogor, Ade Wachjar menilai bahwa kopi sebenarnya memiliki manfaat bagi kesehatan asalkan dikonsumsi dengan takaran yang tepat. Mengingat kafein dalam kopi dianggap memicu produksi asam lambung berlebih dalam tubuh. Penelitian Ade juga serupa dengan Adi W Taroepratjeka yang juga ahli kopi menyatakan bahwa konsumsi kopi tidak selalu berdampak buruk pada asam lambung. “Secara ilmiah, orang bilang bahwa kopi sifatnya asam. Espresso umumnya punya tingkat keasaman sekitar 5 – 5,5. Padahal, jus jeruk punya pH 4 dan rujak cuka punya pH 3,5. Bila makan yang lebih asam bisa, mengapa kopi tidak bisa?”
Kopi jenis arabika, menurut Adi cukup aman di konsumsi bagi penderita asam lambung karena kadar kafein dalam kopi lebih rendah dibanding robusta. “Istri saya pernah juga punya pengalaman selalu sakit maag setelah minum kopi. Lalu saya sarankan untuk minum kopi arabika, ternyata aman,”
Tapi, jika masih belum bisa merasakan kopi dengan nikmat maka pilihan terakhirnya adalah decaffeinated coffee atau yang lebih dikenal dengan kopi decaf yaitu kopi yang sudah dihilangkan kandungan kafeinnya. ”Di luar negeri, permintaan kopi decaf ini cukup tinggi, sementara di Indonesia masih jarang karena belum memiliki sarana pengolahannya yang tidak murah. Tapi kalau kita pergi ke gerai kopi modern internasional biasanya mereka sudah menyediakannya,” Ungkap Adi.
Source: (tabloidnova/tempo/tribunnews/cosmopolitan)