07/11/2019
Juna memutuskan untuk mandi dan menyegarkan tubuhnya saat juna keluar kamar mandi, nana tidak sengaja melihat juna yang bertelanjang dada dan hanya menggunakan handuk, tak bisa dipungkiri nana benar-benar terpesona melihat keindahan dada bidang juna,.
Juna yang menyadari nana saat itu langsung berniat menggoda
"Hey apakah kau tidak pernah melihat org setampan aku". Goda juna dan dgn sengaja menjatuhkan handuk nya.
"Haaaaaaaaaa, apakah kau sudah gila tuan juna". Sontak nana kaget dan langsung menutup mukanya dgn selimut.
"Cepatlah kau bersihkan dirimu baru kita kebawah untuk makan malam". Titah juna pada nana.
Junapun duduk di kursi kerjanya dan melihat beberapa dokumen penting yang harus dia tandatangani, dan saat semua telah selesai juna menyadari nana yang baru keluar dari kamar mandi dan berdiri di depan kamar hanya menggunakan handuk,
Langsung berniat menghampiri nana, dgn pelan-pelan juna berjalan dan memeluk nana dari belakang
"Haaaaa apa yg kau lakukan, dasar laki-laki mesum, pergilah kau aku mau memakai pakaian dulu". Teriak nana
Tanpa menghiraukan nana jun langsung membalik badan nana dan langsung mencium bibir nana dan membuat nana kaget langsung mendorong nya
"Hey apa yang kau lakukan knpa kau menolak, bukankah itu yang kau harap kan dariku". Tanya jun sambil senyum licik
Plakkkkkk.....
Tamparan keras mendarat dip**i juna, dan membuat juna sangat kesal
"Kau menamparku, beraninya kau"? Juna yang sangat marah langsung menggendong nana langsung melempar nya ketempat tidur.
"Aaauhhh,, maaf,... Maafkan aku tuan juna jgn lakukan itu".
"Ini adalah hukumanmu karna kau berani menamparku"? Jawab juna yang langsung menindih nana yang terus memberontak
"Hekkkk, auuhhhh kau menyakitiku tuan juna".
Saat semua telah selesai nana mengurungkan niatnya untuk makan malam bersama dan memilih beristirahat karna merasakan badannya benar-benar sakit..
Juna yg melihat nana terus menangis merasa iba melihatnya yg terus menangis............