Anmesty cahpter UNIPA

Anmesty cahpter UNIPA Anmesty International chapter unipa adalah gerakan global yang berkampanye mewujudkan dunia tempat Hak Asasi Manusia dinikmati semua orang.

Ayoo kunjungi dan buat perubahan

05/12/2022

MENYIKAPI RUU KUHAP

Amnesty UNIPA mendesak pengesahan RKUHP jangan terlalu buru-buru, dan melalaikan partisipasi publik yang merespon untuk diperbaiki atau menghapus pasal-pasal karet yang berpotensi mengkriminalisasi rakyat yang kritis. Misalnya pasal-pasal terkait penghinaan terhadap pemerintah, pasal penyerangan terhadap martabat presiden dan wakil presiden dan lainnya.

Kami menilai bahwa adanya implikasi kesengajaan pemerintah negara menjerat rakyatnya yang akan mengkritiknya, kalau RKUHP disahkan tanpa diperbaiki pasal-pasal karet itu. Karena, dalam pandangan hak asasi manusia, pemerintah itu kan, hukum itu sendiri atau lembaga pemerintah itu sendiri, yang diberikan oleh rakyat dari hasil akumulasi hak alami yang melekat pada rakyat. Rakyat yang punya hak sementara pemerintah negara punya kewajiban melindungi rakyat, menghormati rakyat, dan memenuhi kebutuhan hidup rakyat. Kalau pemerintah tidak memenuhi kewajiban, maka rakyat punya hak mengkritik terhadap kewajiban negara yang tidak dijalankan.

Selain itu, kami menilai juga penerimaan negara yang menjalankan sistem negara yang demokratis terkesan buruk. Pasal-pasal karet itu akan membatasi kebebasan berekspresi rakyat sebagai hak asasi alami yang melekat pada manusia. Kalau sikap kritis sebagai ekspresikan diri dibungkam karena pasal-pasal karet itu, maka apa arti dan makna negara Indonesia negara demokrasi. Bukan lagi negara demokrasi tapi negara otoriter terpimpin yang anti demokrasi.

Oleh karena itu, menjaga keberadaan negara yang disebut demokrasi, yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, maka seharusnya negara melalui pihak terkait berhenti mengesahkan RUU KUHAP yang masih masalah ini, harus ditunda sebelum diperbaiki pasal-pasal karet itu.

Oleh Marselino Pigai
koordinator Amnesty International Indonesia Chapter Universitas Papua

02/12/2022

Hallo kawan-kawan.
Siapa yang tidak tahu kalau bicara tentang Papua di ruang-ruang yang dipahami dijamin peraturan perundangan namun mendapatkan pembungkaman. Pembungkaman kebebasan berekspresi yang kemudian dimasukkan dalam keranjang kriminalisasi. Siapa yang paling rentang menghadapi pembungkaman kebebasan berekspresi dan kriminalisasi yang biasa dihadapi itu, barang tentu mereka adalah pembela HAM dan aktivitas mahasiswa, tapi jangan lupa ternyata data Amnesti Internasional Indonesia menunjukkan siapapun yang mengerekspresikan dirinya mendapatkan kenyataan pembungkaman dan digiring menjadi kasus kiriman dengan dalil-dalil direkonstruksi penegakan hukum di Indonesia.

Singkat cerita di atas ini mengajak anda yang di Manokwari untuk bergabung bersama Amnesty International Indonesia Chapter University of Papua. Dalam kegiatan Fokus Grup Diskusi yang bertopik "Pembungkaman Kebebasan Berekspresi, Kriminalisasi Pembela HAM dan Aktivitas Mahasiswa". Melalui kegiatan ini kita akan banyak tahu alasan yang biasanya dihadapkan pada keadaan dimana menghadapi pembungkaman kebebasan berekspresi dan Kriminalisasi melalui pembicaraan yang tersedia. Dengan mengetahui itu, minimal kita bisa tahu bagaimana harus meminimalisir keadaan tersebut dengan bekal amunisi yang bisa menembak para pebungkam ruang ekspresi dan yang mengkriminalisasi.

Amnesty UNIPA for human right ✊🏿

Pada 19 September 2020, pendeta Yeremia Zanambani tewas akibat ditembak oleh aparat keamanan TNI-Polri.
21/11/2022

Pada 19 September 2020, pendeta Yeremia Zanambani tewas akibat ditembak oleh aparat keamanan TNI-Polri.

Hutan dianggap sebagai "Mama" atau "Ibu" karena memiliki peranan penting bagi keberlangsungan masyarakat adat Papua, nam...
21/11/2022

Hutan dianggap sebagai "Mama" atau "Ibu" karena memiliki peranan penting bagi keberlangsungan masyarakat adat Papua, namun sering datangnya investor hutan beralih fungsi menjadi perkebunan atau pertambangan yang mengancam berlangsung ekosistem dan masyarakat adat Papua sendiri.

Bebaskan aktivis dari kriminallisasi
17/11/2022

Bebaskan aktivis dari kriminallisasi

Webinar Bolok Wabu:Kilau Emas dan Hak Lingkugan yang Terampas.Silakaan terbuka untuk umum linknya sudah tertera dalam po...
17/11/2022

Webinar Bolok Wabu:
Kilau Emas dan Hak Lingkugan yang Terampas.

Silakaan terbuka untuk umum linknya sudah tertera dalam posternya dan mendapatkan E-sertifikat.

Address

Jalan Gunung Salji Amban Manokwari
Manokwari
63637

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Anmesty cahpter UNIPA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category