04/06/2017
Hijab, Akhlak dan Iman
Beberapa dari muslimah,ketika berhadapan dengan perintah berhijab, mereka akan senantiasa menunjukkan sikap penolakan dengan berbagai alasan. Di antara alasan tersebut adalah menjadikan Akhlak dan Iman sebagai alasan untuk menunda atau tidak mengenakan hijab. Mereka berdalih, bahwa sebelum berhijab, maka benahilah akhlak terlebih dahulu atau menolak berhijab karena bagi mereka yang terpenting itu adalah Iman.
Benarkah sikap yang demikian? Tentang Akhlak ini, kita perlu mengetahui bahwa perintah tentang berakhlak baik itu memiliki "ranah" tersendiri. Jika hijab berkaitan dengan Fiqh, maka akhlak ini berkaitan dengan etika sosial di dalam Islam. Akhlak dan Hijab itu bukan perintah yang sepaket, yang dalam artian, berakhlak bukanlah prasyarat yang harus dipenuhi sebelum berhijab. Namun, hijab bisa menjadi dasar dan motivasi bagi seorang muslim untuk memperbaiki dan mempertahakan Akhlak yang baik
Mengenai Iman, ini sesuatu yang sangat konyol jika ada yang mengatakan bahwa Hijab tidak perlu, yang penting Imannya. Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin kita memiliki Iman yang benar, jika terhadap suatu perintah yang wajib saja kita masih mencari-cari alasan untuk menolaknya?
Nah, Sekarang apalagi yang akan menjadi alasan bagi kita untuk menunda dan menolak untuk berhijab?