bukuone.com

bukuone.com Jual Buku Pendidikan, Jual Buku Psikologi, Jual Buku Hukum, Jual Buku Umum, Buku Olah Raga,telpn 08581562003

31/12/2013

Ada 4 jenis manusia :

1. Manusia yang tahu, tetapi tidak tahu
bahwa dia tahu. Itulah orang yang lalai...
Maka berilah mereka peringatan...

2. Manusia yang tidak tahu, dan tidak tahu bahwa
dia tidak tahu. Itulah orang yang bodoh...
Maka tinggalkanlah mereka...

3. Manusia yang tidak tahu dan tahu bahwa dia tidak tahu...
Itulah orang yang jahil. Maka ajarilah mereka...

4. Manusia yang tahu dan dia tahu bahawa dia tahu...
Itulah orang yang berilmu. Maka ikutilah mereka...

Al Khalil ibn Ahmadal Farahidi

31/12/2013

PILIHLAH ORANG YANG PEDULI PADAMU

Pilihlah seseorang.....
Yang mampu merasakan kesedihanmu.
Yang mampu mengerti pikiranmu disaat engkau terdiam...
Yang mampu merasakan kasih sayangmu disaat kemarahanmu...
Karena dialah yg akan bisa mengerti tentang dirimu...

Terkadang engkau harus berlari jauh...
Agar engkau tahu siapa yg akan datang kepadamu...

Terkadang engkau harus berbiacara pelan...
Agar engkau tahu siapa yg masih mau mendengarkanmu...

Terkadang engkau harus melibatkan diri dalam sebuah perbedaan...
Agar engkau tahu siapa yg masih akan membelamu...

Terkadang engkau harus mencoba mengambil keputusan yg kurang tepat...
Agar engkau tahu siapa yg akan menunjukanmu keputusan yg benar...

Terkadang engkau harus melepaskan orang yg sangat engkau cintai...
Agar engkau tahu apakah dia akan kembali setia disisimu...

Sesungguhnya.......

Ketika kita pergi bersembunyi hanyalah untuk ditemukan...
Ketika kita berjalan jauh hanyalah untuk melihat siapa yg masih setia mengikuti...
Ketika kita menangis,agar kita tahu siapa yg dengan ikhlas menghapus air mata kita...

Dan dialah sebenarnya yg masih mempedulikan kita...
Yang akan membuat hidupmu berbalut bahagia penuh senyuman...

31/12/2013

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: "Setiap kebaikan adalah sedekah." (HR. Bukhari).

“Setiap ruas tulang manusia mempunyai kewajiban utk bersedekah setiap harinya. Berbuat adil di antara dua orang yang bertikai adalah sedekah, menolong seseorang untuk menaiki kendaraannya atau menaikkan barangnya di atas kendaraannya adalah sedekah, ucapan yang baik adalah sedekah, setiap langkah menuju shalat adalah sedekah, & menyingkirkan gangguan dari jalan adalah sedekah.” (HR. Al-Bukhari & Muslim)

Semoga kita bisa mengambil pelajaran dan mengamalkannya. Aamiin...

31/12/2013

HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS

Butuh batu kerikil supaya kita BERHATI-HATI...

Butuh semak berduri supaya kita WASPADA...

Butuh Pesimpangan supaya kita BIJAKSANA DALAM MEMILIH...

Butuh Petunjuk jalan supaya kita punya HARAPAN tentang arah masa depan...

Hidup Butuh Masalah supaya kita tahu kita punya KEKUATAN...

Butuh Pengorbanan supaya kita tahu cara BEKERJA KERAS...

Butuh airmata supaya kita tahu MERENDAHKAN HATI...

Butuh di Cela supaya kita tahu bagaimana cara MENGHARGAI...

Butuh tertawa supaya kita tahu MENGUCAPKAN SYUKUR...

Butuh Senyum supaya kita tahu kita punya CINTA...

Butuh Orang lain supaya kita tahu kita TAK SENDIRI...

31/12/2013

Hargai perasaan seseorang, bahkan jika itu tak berarti apa-apa bagimu, karena mungkin saja itu berarti segalanya bagi dia..

Jangan pernah ragu bahwa Tuhan akan selalu memberi yang terbaik untukmu, meskipun terkadang harus merasakan sakit dahulu..!!
InsyaALLAH..

30/12/2013

MENJAGA LISAN

“Barangsiapa yang mengetahui bahwa ucapannya termasuk dari amalnya niscaya akan sedikit ucapannya kecuali dalam perkara yang penting baginya atau bermanfaat untuknya.” (Umar bin Abdul Aziz).

30/12/2013

Jagalah 7 kunci bahagia:

1. Janganlah anda membenci siapapun walau dia melanggar hak anda ...

2. Janganlah anda gelisah/galau, perbanyaklah do'a ...

3. Hiduplah dalam kesederhanaan ...

4. Perbanyaklah memperagakan kebaikan walau ujian bertubi dan
perbaikilah persangkaan anda kepada Allah...

5. Perbanyaklah memberi walau anda terhalangi (rizki) ...

6. Tersenyumlah selalu walau jiwa terhimpit ...

7. Jangan berhenti mendoakan saudara anda dalam ketidaktahuannya
bahwa anda mendo'akannya...

30/12/2013

Ya Allah! Sungguh aku banyak menganiaya diriku, dan tidak ada yang mampu mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Karena itu, ampunilah dosa-dosaku dan berilah rahmat kepadaku. Sungguh Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang (HR. Bukhori Muslim)

25/12/2013

Penyakit Mental (Apakah Penyakit Ini Ada Pada Anda)

1. Menyalahkan orang lain

Itu penyakit P dan K, yaitu Primitif dan Kekanak-kanakan.
Primitif. Menyalahkan orang lain adalah pola pikir orang primitif. Di pedalaman Afrika, kalau ada orang yang sakit, yang Dipikirkan adalah: "Siapa nih yang nyantet?" Selalu "siapa", Bukan "apa" penyebabnya. Bidang kedokteran modern selalu mencari tahu "apa" sebabnya, bukan "siapa". Jadi kalau kita berpikir menyalahkan orang lain, itu sama dengan sikap primitif. Pakai koteka aja deh, nggak usah pakai dasi dan jas.

Kekanak-kanakan. Kenapa? Anak-anak selalu nggak pernah mau disalahkan. Kalau ada piring yang jatuh, "Adik tuh yang salah", atau, "Mbak tuh yang salah". Anda pakai celana monyet aja kalau bersikap begitu. Kalau kita manusia yang berakal dan dewasa selalu akan mencari sebab terjadinya sesuatu.

2. Menyalahkan diri sendiri

Menyalahkan diri sendiri bahwa dirinya merasa tidak mampu. Ini berbeda dengan mengakui kesalahan. Anda pernah mengalaminya? Kalau anda bilang tidak pernah, berarti anda bohong. "Ah, dia sih bisa, dia ahli, dia punya jabatan, dia berbakat, dan sebagainya, Lha, saya ini apa ?, wah saya nggak bisa deh. Dia S3, lha, saya SMP, wah nggak bisa deh. Dia punya waktu banyak, saya sibuk, pasti nggak bisa deh". Penyakit ini seperti kanker, tambah besar, besar di dalam mental diri sehingga bisa mencapai "improper guilty feeling".

Jadi walau yang salah partner, anak buah, atau bahkan atasan, berani bilang, "Saya kok yang memang salah, tidak mampu, dan sebagainya". Penyakit ini pelan-pelan bisa membunuh kita. Merasa inferior, kita tidak punya kemampuan. Kita sering membandingkan keberhasilan orang lain dengan kekurangan kita, sehingga keberhasilan orang lain dianggap Wajar karena mereka punya sesuatu lebih yang kita tidak punya.

3. Tidak punya goal atau cita-cita

Kita sering terpaku dengan kesibukan kerja, tetapi arahnya tidak jelas. Sebaiknya kita selalu mempunyai target kerja dengan milestone. Buat target jangka panjang dan jangka pendek secara tertulis. Ilustrasinya kayak gini: Ada anjing jago lari yang sombong. "Apa sih yang nggak bisa saya kejar, kuda aja kalah sama saya". Kemudian ada kelinci lompat-lompat, kiclik, kiclik, kiclik. Temannya bilang, “Nah tuh ada kelinci, kejar aja". Dia kejar itu kelinci, wesss...., kelinci lari lebih kencang, anjingnya ngotot ngejar dan kelinci lari sipat-kuping (sampai nggak dengar / peduli apa-apa), dan akhirnya nggak terkejar, kelinci masuk pagar. Anjing kembali lagi ke temannya dan diketawain. "Ah, lu, katanya jago lari, sama kelinci aja nggak bisa kejar. Katanya lu paling kencang". "Lha dia goalnya untuk tetap hidup sih, survive, lha gua goalnya untuk fun aja sih". Kalau "GOAL" kita hanya untuk "FUN", isi waktu aja, ya hasilnya cuma terengah-engah saja.

4. Mempunyai "goal", tapi ngawur mencapainya

Biasanya dialami oleh orang yang tidak "teachable". Goalnya salah, focus kita juga salah, jalannya juga salah, arahnya juga salah. Ilustrasinya kayak gini : ada pemuda yang terobsesi dengan emas, karena pengaruh tradisi yang mendewakan emas. Pemuda ini pergi ke pertokoan dan mengisi karungnya dengan emas dan seenaknya ngeloyor pergi. Tentu saja ditangkap polisi dan ditanya. Jawabnya, "Pokoknya saya mau emas, saya nggak mau lihat kiri-kanan".

5. Mengambil jalan pintas (shortcut)

Keberhasilan tidak pernah dilalui dengan jalan pintas. Jalan pintas tidak membawa orang ke kesuksesan yang sebenarnya, karena tidak mengikuti proses. Kalau kita menghindari proses, ya nggak matang, kalaupun matang ya dikarbit. Jadi, tidak ada tuh jalan pintas. Pemain bulutangkis Indonesia bangun jam 5 pagi, lari keliling Senayan, melakukan smash 1000 kali. Itu bukan jalan pintas. Nggak ada orang yang leha-leha tiap hari pakai sarung, terus tiba- tiba jadi juara bulu tangkis. Nggak ada! Kalau anda disuruh taruh uang 1 juta, dalam 3 minggu jadi 3 juta, masuk akal nggak tuh? Nggak mungkin!. Karena hal itu melawan kodrat.

6. Mengambil jalan terlalu panjang, terlalu santai

Analoginya begini: Pesawat terbang untuk bisa take-off, harus mempunyai kecepatan minimum. Pesawat Boeing 737, untuk dapat take- off, memerlukan kecepatan minimum 300 km/jam. Kalau kecepatan dia cuma 50 km/jam, ya Cuma ngabis-ngabisin avtur aja, muter-muter aja. Lha, kalau jalannya runwaynya lurus anda cuma pakai kecepatan 50 km/jam, ya nggak bisa take-off, malah nyungsep iya. Iya kan?

7. Mengabaikan hal-hal kecil

Dia maunya yang besar-besar, yang heboh, tapi yang kecil-kecil nggak dikerjain. Dia lupa bahwa struktur bangunan yang besar, pasti ada komponen yang kecilnya. Maunya yang hebat aja. Mengabaikan hal kecil aja nggak boleh, apalagi mengabaikan orang kecil.

8. Terlalu cepat menyerah

Jangan berhenti kerja pada masa percobaan 3 bulan. Bukan mengawali dengan yang salah yang bikin orang gagal, tetapi berhenti pada tempat yang salah. Mengawali dengan salah bisa diperbaiki, tetapi berhenti di tempat yang salah repot sekali.

9. Bayang-bayang masa lalu

Wah, puitis sekali, saya s**a sekali dengan yang ini. Karena apa? Kita selalu penuh memori kan? Apa yang kita lakukan, masuk memori kita, minimal sebagai pertimbangan kita untuk langkah kita berikutnya. Apalagi kalau kita pernah gagal, nggak berani untuk mencoba lagi. Ini bisa balik lagi ke penyakit nomer-3. Kegagalan sebagai akibat bayang-bayang masa lalu yang tidak terselesaikan dengan semestinya. Itu bayang-bayang negatif. Memori kita kadang- kadang sangat membatasi kita untuk maju ke depan. Kita kadang-kadang lupa bahwa hidup itu maju terus. "Waktu" itu maju kan?. Ada nggak yang punya jam yang jalannya terbalik? Nggak ada kan? Semuanya maju, hidup itu maju. Lari aja ke depan, kalaupun harus jatuh, pasti ke depan kok. Orang yang berhasil, pasti pernah gagal. Itu memori negatif yang menghalangi kesuksesan.

10. Menghipnotis diri dengan kesuksesan semu

Biasa disebut Pseudo Success Syndrome. Kita dihipnotis dengan itu. Kita kalau pernah berhasil dengan sukses kecil, terus berhenti, nggak kemana-mana lagi. Sudah puas dengan sukses kecil tersebut. Napoleon pernah menyatakan, "Saat yang paling berbahaya datang bersama dengan kemenangan yang besar". Itu saat yang paling berbahaya, karena orang lengah, mabuk kemenangan. Jangan terjebak dengan goal-goal hasil yang kecil, karena kita akan menembak sasaran yang besar, goal yang jauh. Jangan berpuas diri, ntar jadi sombong, terus takabur.

Sudah saatnya kita memperbaiki kehidupan kita. Kesempatan terbuka lebar untuk siapa saja yang ingin maju

19/12/2013

25 TIPS HIDUP BAHAGIA dan DAMAI

01. Jangan membanding-banding kan diri kita dengan orang lain,
02. Jangan berpikiran negatif terhadap orang lain,
03. Jangan mengejek atau merendahkan orang lain,
04. Jangan melakukan hal dengan emosi,
05. Jangan s**a bergossip hal yg tidak penting,
07. Jangan s**a mengeluh,
08. Yang lalu, biarlah berlalu jangan diungkit-ungkit,
09. Jangan membenci,
10. Hiduplah dengan damai,
11. Sadari bahwa kebahagiaan berawal dari diri sendiri,
12. Sadari bahwa hidup adalah proses pembelajaran,
13. Perbanyaklah tersenyum
14. Jangan s**a ngotot,
15. Selalulah berkomunikasi kepada orang yang disayang,
16. Yakinlah Setiap hari adalah hari yg baik,
17. Maafkan semua orang,
18. Luangkan waktu untuk orang tua dan hormatilah mereka,
19. Usahakan membuat orang lain tersenyum,
20. Jangan mencampuri urusan orang lain,
21. Beri perhatian terhadap keluarga,
22. Hargailah orang yang mengasihimu dan menyayangimu,
23. Jika melihat orang susah, harus saling tolong menolong,
24. Kuatkan diri untuk selalu bersabar, dan
25. Yang terakhir paling penting adalah selalu bersyukur atas apa yg diberi oleh Allah pada kita dan yakinlah bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya

18/12/2013

Masalah tak akan pernah bertanya Kapan ia akan datang.....
Dan tak perlu berlari bila ia menghampiri.....
Ia akan hadir menemui siapapun jua....
Yang terpandang hina atau mulia Di mata manusia.....
Di sini nilai kita di sisi ALLAH SWT...
Dari dan bagaimana cara kita....
Menyelesaikannya.....
Dengan keimanan Hampiri ia yang terluka hatinya.....
Bantulah ia yang Allah berikan ujian padanya.....
Dengan tanganmu...
dengan lisanmu...
Dan dengan do’a tulusmu.....

18/12/2013

Orang yang hebat tidak dihasilkan melalui: kemudahan, kesenangan, dan ketenangan...

Mereka díbentuk melalui: keSUKARan, TanTanGan, dan air mata.

Ketika engkau mengalami sesuatu yang sangat berat dan merasa ditinggalkan sendiri dlm hidup ini...

Angkatlah Tangan dan Kepalamu ke atas....

Tataplah masa depanmu...

Ketahuilah...

Engkau sedang dipersiapkan TUHAN untuk menjadi orang yang luar biasa...

Address

Malang
65141

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 17:00
Sunday 08:00 - 17:00

Telephone

085815620003

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when bukuone.com posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to bukuone.com:

Share

Category