25/03/2024
Menurut madzhab Hanafiyyah dan Malikiyyah, juga dalam satu riwayat dari imam Ahmad bin Hambal, menelan dahak tidak membatalkan puasa.
Sedangkan di dalam madzhab Syafi'iyyah, jika dahak sudah sampai pada batas dzohir, yaitu sampai tempat keluarnya huruf "kho'", jika ditelan kembali, bisa membatalkan puasa.
https://www.dar-alifta.org/ar/fatawa/20179/%D8%AD%D9%83%D9%85-%D8%A8%D9%84%D8%B9-%D8%A7%D9%84%D8%A8%D9%84%D8%BA%D9%85-%D8%A7%D8%AB%D9%86%D8%A7%D8%A1-%D8%A7%D9%84%D8%B5%D9%8A%D8%A7%D9%85