ABE store

ABE store Menyediakan buku buku pendidikan agama sejarah sosiologi dll

26/09/2020

Wa.me/6285735128232

Buya Hamka Berkisah Tentang Nabi Muhammad SAW95.000Muhammad Shalallahu alaihi wassalam.Sebuah nama luhur, agung, yang me...
11/09/2020

Buya Hamka Berkisah Tentang Nabi Muhammad SAW
95.000

Muhammad Shalallahu alaihi wassalam.
Sebuah nama luhur, agung, yang menyelamatkan jiwa manusia dari kenistaan.
Cucu-cucuku,

Kalau kita sedang menghadapi kesulitan, jangan keluhkan kepada orang lain. Kesulitan hidup kita ini belum seujung kuku kesulitan dan penderitaan yang harus dihadapi Nabi Muhammad Saw. Pada Al-Qur’an diajarkan bahwa di dalam kesulitan itu pasti ada kemudahan. Itu dapat kita lihat kalau manusia meletakkan iman di dalam hatinya.

***
Riwayat nabi-nabi sebenarnya merupakan tamsil (ajaran) kehidupan. Perjuangannya membawa risalah kebenaran, persamaan, dan kebebasan.
Dengan disampaikan sebagaimana Buya Hamka dahulu mengisahkannya pada penulis, anak-anak akan merasakan kedekatan dengan Buya. Seolah berjumpa langsung, men–dengar suaranya berkisah dengan kelembutan seorang kakek. Tak akan pernah bosan, meski kisah nabi-nabi ini sudah sering kali didengar sebelumnya.

Kepribadian Rasulullah95000Beliau adalah idola sepanjang masa, teladan sepanjang hidup manusia, panutan terbaik, dan jug...
11/09/2020

Kepribadian Rasulullah
95000

Beliau adalah idola sepanjang masa, teladan sepanjang hidup manusia, panutan terbaik, dan juga tokoh legendaris yang pernah ada di permukaan bumi.

Keteladannya tidak hanya tampak dalam kancah dakwah, muamalah, ibadah, iqtishaadiyah (ekonomi), siyaasah (politik), namun bahkan di semua lembaran kehidupan. Sampai-sampai tata bicara, tawa dan canda beliau tidak luput dari perhatian orang-orang di sekelilingnya.

Beliau adalah Muhammad Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, nabi akhir zaman, manusia terbesar yang pernah dilahirkan oleh sejarah.

Buku Kepribadian Rasulullah ini, mengajak Anda menyelami sosok, perilaku dan kebiasaan sehari-hari Rasulullah. Termasuk bagaimana Rasulullah berpakaian, bersisir, bersarung, bersorban, bercincin hingga menanggalkan kedua sandalnya. Tidak hanya itu, minuman dan makanan favorit hingga minyak wangi kes**aan beliau juga turut dipaparkan.

Banyak hal baru yang jarang tersingkap dari kehidupan Rasulullah dapat Anda temukan di buku yang aslinya berjudul Syamail Muhammadiyah ini, karya Imam at-Tirmidzi, salah satu ahli hadits besar yang juga menyusun Sunan at-Tirmidzi. Banyak ulama di seluruh dunia memberi pujian atas karya at-Tirmidzi ini, yang mampu mengurai kepribadian Rasulullah secara lugas dan tuntas, melalui hadits-hadits yang shahih.

Fiqih SholatHukum Meninggalkan Shalat Jum'at Karena Merawat Orang SakitPertanyaan ;Assalamu ‘alaikum, Bagaimana hukumny...
27/08/2020



Fiqih Sholat

Hukum Meninggalkan Shalat Jum'at Karena Merawat Orang Sakit

Pertanyaan ;
Assalamu ‘alaikum, Bagaimana hukumnya meninggalkan sholat jum’at karena menunggu orang sakit? And gimana solusinya?

(Dari : Ndomel Bomber)

Jawaban ;
Waalaikum salam wa Rohmatulloh wa Barokatuh

Menurut mayoritas ulama’ hukum meninggalkan shalat jum’at atau jama’ah boleh bagi orang yang merawat atau menjaga orang sakit, dengan perincian sebagai berikut ;

A. Madzhab Syafi'i
Meninggalkan sholat jum'at disebabkan merawat atau menjaga orang sakit hukumnya boleh, kalau memang tidak ada keluarganya yang merawatnya (yang dimaksud keluarga atau kerabat itu seperti : budak. istri, mertua, sahabat, guru atau ustadz, dll) ataupun ada keluarga yang merawatnya akan tetapi orang yang sakit mengharapkan atau sangat s**a bila ditunggu oleh si A misalnya dan juga bila ditinggal oleh si A, akan menyebabkan bahaya secara dhahir pada orang yang sakit. Ataupun ada keluarga yang merawatnya akan tetapi keluarga tersebut juga sibuk melayani atau merawat orang yang sakit seperti halnya sibuk membeli obat semisal, bagi orang tersebut meninggalkan jum’at lebih utama.

B. Madzhab Hanafi
Boleh bagi orang yang merawat atau menjaga orang sakit meninggalkan shalat jum’at bila orang yang sakitakan tersia-sia, disebabkan orang yang merawat pergi melaksanakan shalat jum’at atau jama’ah.

C. Madzhab Malik
Membatasi yang dimaksud keluarga ialah kerabat yang khusus seperti anak, kedua orang tua dan suami, sehingga boleh bagi orang-orang tersebut dikala sedang merawat orang sakit untuk meninggalkan shalat jum’at secara muthlak. Akan tetapi hukumnya harus memenuhi dua syarat bila yang dirawat orang lain.

D. MadzhabHanbali, Atho’, Hasan Al-Bashri dan imam Al-Auzai membolehkan bagi orang yang merawat orang sakit baik kerabat atapun teman, untuk meninggalkan shalat jum’at dan jama’ah, bila tidak ada orang lain yang merawatnya.

KESIMPULAN:
Hukum meninggalkan shalat jum’at bagi yang merawat orang sakit hukumnya boleh apabila memenuhi persyaratan di atas dan status shalatnya diganti dengan shalat dhuhur

Wallahu A’lam Bish-Showwab

(Dijawab oleh ; Kudung Khantil Harsandi Muhammad dan Ubaid Bin

Fiqih SholatTata Cara Mengerjakan Sujud SahwiPertanyaan :Cara mengerjakan sujud sahwi itu bagaimana ustad/ustadzh ? ( D...
27/08/2020



Fiqih Sholat

Tata Cara Mengerjakan Sujud Sahwi

Pertanyaan :
Cara mengerjakan sujud sahwi itu bagaimana ustad/ustadzh ?
( Dari : Anang Amir )

Jawaban :
Cara mengerjakan sujud sahwi adalah dengan mengerjakan dua sujud dan duduk diantara dua sujud tersebut, ketentuannya sama dengan sujud yang pada sholat. dan sujud ini dilakukan setelah membaca tahiyyat akhir sesaat sebelum salam.

Sedangkan pada saat sujud membaca tasbih berikut ini tiga kali :

سُبْحَانَ مَنْ لاَيَنَامُ وَلاَ يَسْهُوْ

SUBHANA MAN LA YANAMU WALA YASHU
(Artinya: Maha suci Allah, dzat yang tidak pernah tidur dan tidak pernah lupa).

Namun apabila seseorang sengaja meninggalkan sunah ab'adh, semisal sengaja meninggalkan tahiyat awal, maka para ulama' menyatakan bahwa ketika sujud yang dibaca adalah istighfar.

Wallahu a'lam.

( Dijawab oleh : Al Murtadho dan Siroj Munir )

Referensi :
1. Al-Fiqh al-Manhaji, juz 1 hal. 173

كيفية السجود ومحله : سجود السهو سجدتان كسجدات الصلاة، ينوي بهما المصلي سجود السهو، ومحله آخر صلاته قبل السلام.

2. Asnal Mathalib, juz 1 hal. 195

ويأتي بذكر السجود) للصلاة (فيهما) وحكى بعضهم أنه يندب أن يقول فيهما سبحان من لا ينام ولا يسهو قال الشيخان، وهو لائق بالحال قال الزركشي إنما يتم إذا لم يتعمد ما يقتضي السجود فإن تعمده فليس ذلك لائقا، اللائق الاستغفار

Fiqih SholatSolusi Ketika Merasa Keluar Hadats / Najis Di Tengah ShalatAssalamu’alaikum.Maaf pertanyaan klasik. Ketika ...
27/08/2020



Fiqih Sholat

Solusi Ketika Merasa Keluar Hadats / Najis Di Tengah Shalat

Assalamu’alaikum.
Maaf pertanyaan klasik. Ketika shalat saya merasa ada yang keluar dari majral baul (jalan kencing). Tapi masih ragu apakah benar-benar ada yang keluar atau hanya perasaan. Karena sering saya mengalami perasaan seperti itu di luar shalat, dan ketika saya cek kadang basah kadang tidak.

Pertanyaannya: Apakah shalat harus dibatalkan untuk memastikan keluar atau tidaknya? Kalau dicek setelah shalat tentunya sudah kering.

(Dari: Najih Ibn Abdil Hameed).

Jawaban:

Wa ‘alaikum salam.
Sebagian orang dalam shalatnya merasa ada sesuatu yang keluar dari dua jalannya (qubul dan dubur), apakah benar ia sudah kentut/kencing ataukah belum. Padahal perasaannya baru mungkin, hanya was-was atau belum yakin. Ada kaidah yang telah diajarkan dalam Islam bahwasanya yakin tidak bisa dikalahkan dengan ragu-ragu. Imam As Subkiy menjelaskan:

“Kaidah pertama: Yakin itu tidak bisa dihilangkan dengan keraguan (syak). Tak diragukan bahwa tidak ada keraguan bersama dengan yakin. Tetapi yang dikehendaki adalah: Kebersamaan asal yang diyakini maka keraguan yang datang tiba-tiba tidak dapat menghilangkan keyakinan tersebut. Maka katakanlah jika kamu mau: “Asal itu adalah tetapnya sesuatu seperti keadaan semula”.

Jadi standarnya sudah jelas, jika hanya ragu-ragu tentang datangnya hadats atau tidak maka tidak membatalkan wudhu/shalat. Kecuali dengan kenyataan bahwa wujudnya sesuatu yang keluar itu memang ada. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi:

قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم: إِذَا وَجَدَ أَحَدُكُمْ فِي بَطْنِهِ شَيْئًا فَأَشْكَلَ عَلَيْهِ أَخَرَجَ مِنْهُ شَيْءٌ أَمْ لَا فَلَا يَخْرُجَنَّ مِنْ اَلْمَسْجِدِ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيحًا

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika salah seorang diantara kalian mendapati ada terasa sesuatu di perutnya, lalu ia ragu-ragu apakah keluar sesuatu ataukah tidak, maka janganlah ia keluar dari masjid hingga ia mendengar suara atau mendapati bau". (HR. Muslim no. 362).

Imam Ibnu Hajar menukil ucapan Imam Nawawi tentang hadits tersebut, beliau mengatakan: “Hadits ini adalah dasar hukum tetapnya sesuatu seperti

Hukum Menambah Doa QunutAssalamu ‘alaikum. Ustadz, saya mau tanya. Adakah doa qunut yang dianjurkan untuk dibaca dalam s...
27/08/2020

Hukum Menambah Doa Qunut

Assalamu ‘alaikum.
Ustadz, saya mau tanya. Adakah doa qunut yang dianjurkan untuk dibaca dalam shalat shubuh selain doa qunut Nabi (Allahummahdinii dst.)? Bolehkan digabung dengan antara dua qunut? Dan bolehkah membaca doa qunut dengan doa selain yang tersebut didalam sunnah? Mohon penjelasannya.

(Dari Hamba Allah).

Jawaban:
Selain doa qunut Nabi yang sudah kita kenal, ada juga yang namanya qunut Umar bin Khathab. Lafadznya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ، وَنُثْنِي عَلَيْكَ الْخَيْرَ كُلَّهُ، وَنَشْكُرُكَ وَلا نَكْفُرُكَ، وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ، اللَّهُمَّ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَلَكَ نُصَلِّي وَنَسْجُدُ، وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِد،ُ نَرْجُو رَحْمَتَكَ وَنَخْشَى عَذَابَكَ، إِنَّ عَذَابَكَ بِالْكُفَّارِ مُلْحِقٌ

Ya Allah, kami memohon pertolongan dan memohon ampun padaMu, kami menyanjungMu dengan kebaikan seluruhnya, kami bersyukur padaMu dan tidak mengingkariMu, kami melepaskan diri dan meninggalkan orang yang mendurhakaiMu. Ya Allah, hanya kepadaMu kami menyembah, untukMu kami shalat dan bersujud, kepadaMu kami berjalan dan bergegas, kami mengharap rahmatMu dan kami takut akan siksaanMu, sesungguhnya siksaMu terhadap orang-orang kafir akan ditimpakan. (Syarh Ma'aniy al Atsar juz 1 hal. 249 no. 1475).

Nah, apakah boleh digabungkan antara qunut Nabi dengan qunut Umar? Dalam hal ini Imam Nawawi rahimahullah memberikan penjelasan: Para pengikut kami (Syafi'iyah) berkata bahwa disunnahkan untuk menggabungkan antara qunut Umar radhiyallahu 'anhu dan qunut yang terdahulu (qunut Nabi). Apabila digabungkan antara keduanya maka yang paling shahih adalah mengakhirkan qunut Umar. Menurut satu versi disunnahkan mendahulukan qunut Umar. Dan apabila diringkas satu qunut saja maka sebaiknya dibaca qunut yang awal saja (qunut Nabi). Disunnahkan menggabungkan dua qunut (qunut Nabi dan qunut Umar) apabila shalat sendirian ataupun imam dengan jama'ah tetap yang ridho dengan bacaan panjang. Wallahu a'lam.

Apakah disunnahkan membaca shalawat atas Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sesudah doa qunut? Dalam hal ini ada dua versi. Versi yang paling shahih dan mashyhur yang mush

*Boneka Beruang pita dan syal warna baru*Ukuran kurleb 1 meterBahan halus ,lembut jan muantep sudah berstandar SNI 😍*Rea...
27/08/2020

*Boneka Beruang pita dan syal warna baru*

Ukuran kurleb 1 meter
Bahan halus ,lembut jan muantep sudah berstandar SNI 😍

*Ready warna yg di share*

*120.000*

besar

18/06/2020

3 ORANG YANG TIDAK DI TERIMA SHOLATNYA, DAN KEBAJIKANNYA!.
"Rasullullah shalallahu alaihi wasallam bersabda, "Ada tiga macam orang yang mana Allah tidak berkenan menerima sholatnya, Kebajikannya tidak dibawa naik kelangit. Yaitu?.
1). Budak yang lari dari tuannya hingga kembali.
2). Isteri yang di marahi suaminya hingga mendapat ridhonya.
3). Pemabuk hingga sadar (dari mabuknya).
(Riwayat Ibnu Huzaimah, Ibnu Hibban, Dan Al Baihaqi Dari Jabir).
(Al Imam Sayyiddil Ad Da'i Ilallah Al Habib Ali Zainal Abidin bin Abubakar Al Hamid).
.

18/06/2020

BAHAGIAKAH KAMU, JIKA NAMAMU DISEBUT OLEH ALLAH!?.
"Berapa banyak manusia di atas bumi ini yang bergembira jika disebut namanya di televisi, Koran atau majalah, Atau juga disebut oleh presiden, Menteri atau selainnya. Apa pendapatmu dengan orang yang disebut dan diingat Allah!?. Bagaimana keadaan orang yang di waktu sore disebut oleh Allah sang pemilik arsy, Bumi dan langit, Allah berfirman.
فاذكروني أذكركم.
Kalian sebutlah/ingatlah aku niscaya aku sebut/ingat kalian!".
(Guru Mulia Al Imam Sayyiddil Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz).
.

18/06/2020

SAYA MELAKSANAKAN SHALAT TAPI MASIH TERUS BERBUAT MAKSIAT!?.
Allah telah berfirman, "Shalat itu menghalangi kita dari perbuatan dosa/maksiat". Ayat ini mempunyai makna yang terbalik dari sebagian pemahaman para da'i kita, Mereka mengatakan jika shalat tapi terus maksiat, Maka shalatnya tidak berguna. Sungguh itu merupakan pemahaman yang perlu disempurnakan, Karena justru maknanya jika kita menemukan diri kita tidak bisa meninggalkan suatu maksiat, Walau sudah berusaha sekuatnya, Maka tidak perlu repot-repot terus memikirkan cara meninggalkannya, Tapi sempurnakan shalat kita agar lebih sempurna lagi.
Misalnya dengan bersiwak, Dengan melakukan qabliyah dan ba'diyahnya, dlsb. Yang dengan itu, Shalat akan menjaga kita, Hingga kita akan enggan berbuat maksiat dan asyik berbuat taat. Dan makna ayat itu juga bisa bermakna bahwa shalat menghapus dosa maksiat, Bersandarkan banyak Hadist Shahih akan hal itu dari Riwayat Shahih Bukhari dan lainnya!".
(Guru Mulia Al Imam Sulthonul Qulub Al Habib Munzir Al Musawa Allahu Yarham).
.

Address

Jalan Gajahmada Sugihwaras
Magetan
63392

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ABE store posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share