Buku Parenting MINAF

Buku Parenting MINAF TOKO BUKU MINAF

Kami Khusus Menawarkan Buku - Buku Bertema Parenting atau Pendidikan Anak yang Be

Buku sangat bagus. Saya sudah baca. Sangat aplikatif (Mudah untuk diterapkan). Tinggal besok flashsale nya. Yukk... Pesa...
13/05/2020

Buku sangat bagus. Saya sudah baca. Sangat aplikatif (Mudah untuk diterapkan). Tinggal besok flashsale nya. Yukk... Pesan sekarang juga. Harga sama di seluruh Indonesia ya.... Wa.me/085601840801

23/04/2020

Mari manfaatkan bulan Ramadan sebaik mungkin.

Pemesanan buku ini bisa wa.me/085601840801

Mari Bunda... Buku bagus untuk menambah ilmu parenting kita. Insya Alloh amanah. Insya Alloh harga sama di seluruh Indon...
20/04/2020

Mari Bunda...

Buku bagus untuk menambah ilmu parenting kita. Insya Alloh amanah. Insya Alloh harga sama di seluruh Indonesia jadi tak perlu khawatir kemahalan.

Pemesanan silakan wa.me/085601840801

20/04/2020

Semoga kita semua selalu dalam rahmat dan lindungan Alloh SWT.

Aamiin

12/03/2020

*ANDA DIUJI SAAT HIJRAH?*

Perubahan dalam hijrah menuntut seseorang meninggalkan apa yang dilarang Allah.

Dalam proses hijrah pasti ada ujian, hambatan, tantangan, godaan, dan batu sandungan. Fase inilah yang akan membuktikan kesungguhan dalam berhijrah.

Bagaimana agar bisa istiqamah dalam hijrah?

Temukan jawabannya dalam .

📚 *_HANYA DICETAK 1.000 PAKET_*📚

✅ *BERANI BERHIJRAH*
_(Soft Cover, isi hvs 70 gr, 220 hlm, 14x20,5 cm, estimasi berat 250 gr)_
✅ *100 MOTIVASI HIJRAH*
_(Soft Cover, isi hvs 70 gr, 104 hlm, 10x14,5 cm, estimasi berat 100 gr)_

HARGA PO TAHAP 2
💰💰💰

~74000~
*Rp 69.000,-*
🔥🔥🔥

*Hanya sampai 16 Maret 2020.

*PESAN SEKARANG DI SINI.*

Pemesanan klik http://wa.me/6285601840801

BELAJAR MEMAHAMI ANAKAnak merupakan amanah Allah yang harus kita didik agar menjadi anak saleh yang dapat membantu orang...
06/12/2018

BELAJAR MEMAHAMI ANAK
Anak merupakan amanah Allah yang harus kita didik agar menjadi anak saleh yang dapat membantu orang tuanya menjadi ahli surga.

Anak merupakan amanah Allah yang harus kita didik agar menjadi anak saleh yang dapat membantu orang tuanya menjadi ahli surga. Bukankah selain ilmu yang bermanfaat dan amal jariyah, doa anak yang saleh merupakan amalan yang tidak akan putus walaupun kita wafat kelak?
Memang tidak mudah hanya sekadar mewujudkan cita-cita ini, kalau apa yang kita berikan kepada anak hanya berupa teori-teori hidup belaka.

Kenyataannya, orang tua perlu berkolaborasi serta memberikan dukungannya bila hendak menerapkan pola hidup yang Islami apalagi terhadap anak-anak. Jangan sampai kita salah dengan alasan untuk melindungi anak sementara di sisi lain kita tengah berusaha sekuat tenaga untuk menegakkan kebenaran (Islam). Kekompakan orang tua dalam keluarga akan sangat membantu melahirkan anak-anak saleh.

Oleh karena itu, salehkanlah diri kita dulu selaku orang tua. Jika kita, misalnya ingin anak-anak melaksanakan shalat wajib tepat pada waktunya maka kita pun harus menerapkan hal yang sama. Sebab, orang tua merupakan model bagi anak-anaknya. Mereka akan mencontoh apa yang orang tua kerjakan. Jangan mimpi anak akan menjalankan ibadah shaum dengan benar, jika orang tuanya sendiri masih tak konsisten dengan ibadah ini.

Dan biasanya, untuk ini orang tua lebih s**a egois. Terkadang mereka malah s**a memberi alasan bahwa hal yang dilarang buat anak-anaknya tidak berlaku bagi mereka. Sebagai contoh kecil adalah saat orang tua melakukan kesalahan makan menggunakan tangan kiri dan hal itu lalu dipergoki anaknya; pada akhirnya orang tua membuat banyak alasan agar tetap terlihat baik di mata anaknya.

Alhasil, jangan pernah berharap anak akan melakukan hal yang kita perintahkan kalau ternyata kita sendiri tidak melakukan hal sama. Juga, jangan pernah kita merasa malu kalau diingatkan oleh anak-anak kita sendiri. Biasakan untuk mendengarkan pendapat-pendapat dan keinginan mereka sehingga komunikasi dapat berlangsung lancar.

Dengan demikian, akan mudah bagi anak-anak untuk menerima apa yang kita perintahkan, misalnya, untuk shalat tepat pada waktunya. Dengan cara mereka melihat sendiri orang tua mereka shalat pada waktunya, hati mereka insya Allah akan tergerak untuk melakukan hal yang sama.

Dan setelah ini tentu saja tidak cukup hanya dengan keteladanan. Karena bisa jadi hanya berlaku untuk beberapa saat. Anak-anak akan tumbuh dewasa. Di saat seperti itu, biasanya mereka ingin bebas melakukan apa saja yang mereka s**ai. Mereka senantiasa berusaha agar pendapat atau pikiran-pikirannya diakui dan disejajarkan dengan orang dewasa, dalam kedudukannya yang bukan lagi sekadar objek.

Sayangnya, dengan kondisi seperti itu, masih banyak orang tua yang memaksa anaknya untuk selalu menerima pendapat atau jalan pikiran orang tua. Sikap otoriter seperti itu justru akan menghancurkan harga diri anak dan membuatnya merasa bersalah. Sikap otoriter orang tua sebenarnya dapat memberikan efek samping yang sangat merugikan anak.

Anak jadi takut untuk mengambil keputusan, kurang percaya diri, mudah sakit, dan menjadi emosional karena perasaannya tertekan. Lebih fatal lagi, mereka bisa menunjukkan sikap melawan, baik secara terselubung maupun terang-terangan.

Dengan demikian, jika terjadi perbedaan pendapat, maka pendekatan yang bersifat demokratis dan terbuka akan terasa lebih bijaksana. Salah satu caranya dapat dilakukan dengan membangun rasa saling pengertian, di mana masing-masing pihak berusaha memahami sudut pandang pihak lain.

Biasanya, anak-anak yang telah beranjak besar tidak mau dipermalukan di hadapan orang lain.

Karena itu, cara mengingatkan dan memberikan nasihat harus diubah dengan terus menerus berkomunikasi langsung dengan anak-anak tanpa ada orang lain yang menyaksikannya. Dengan begitu, selain privasi mereka terjaga, secara tidak langsung kita pun menghargai kedewasaan mereka.
Mulai dari sekarang, mari kita luangkan waktu untuk belajar memahami anak-anak.

Kita, sebagai orang tua, jelas sudah "berpengalaman" menjadi anak-anak. Tetapi anak-anak? Saya kira mereka belum pernah mempunyai pengalaman menjadi orang tua. Dengan demikian, orang tua-lah yang kiranya harus belajar memahami anak dengan lapang hati. Tentu saja, apapun yang kita lakukan tidak lepas dari unsur ibadah dan pendidikan. Artinya, memahami anak bukan berarti menjadi kekanak-kanakan, melainkan menyelami dunia mereka agar kita mudah mengarahkannya. Wallahu a`lam.

SUMBER TULISAN : PERCIKAN IMAN
SUMBER GAMBAR : MUSLIMINC.COM

03/10/2018

Jangan terlalu lama menangisi apa yg telah terjadi. Hal yg kamu tangisi saat ini mungkin hal yang akan kamu syukuri suatu saat nanti.

02/10/2018

Dalam hidup, anda tak akan selalu mendapatkan apa yang paling anda inginkan, terkadang anda hanya mendapat pelajaran yang sebenarnya lebih anda butuhkan.

01/10/2018

Sebenarnya sangatlah mudah menjadi Bahagia. Kebahagiaan akan datang saat kita memaafkan diri kita sendiri, memaafkan orang lain, dan hidup dengan penuh rasa syukur.

Address

Magelang
56115

Opening Hours

Monday 10:00 - 17:00
Tuesday 10:00 - 17:00
Wednesday 10:00 - 17:00
Thursday 10:00 - 17:00
Friday 10:00 - 17:00
Saturday 10:00 - 17:00

Telephone

+6285601840801

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Buku Parenting MINAF posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Buku Parenting MINAF:

Share