07/07/2018
Bisnis adalah Value
Bisnis adalah tentang mencetak profit dan menghasilkan cash. Sedangkan profit tidak akan hadir tanpa adanya penjualan. Penjualan terjadi karena adanya transaksi. Ada yang membeli produk kita, ada orang yang mau mengeluarkan uangnya untuk satu hal yang kita tawarkan.
Nah mari kita lihat lebih dalam, kenapa ada orang mau membayar untuk sesuatu yang kita tawarkan? Mengapa mereka mau membayar? Apa yang membuat mereka mau membeli produk kita terus menerus?
Ketika orang lain mau menyerahkan uangnya maka ada suatu nilai yang dia inginkan, dia sedang berharap sebuah benefit yang akan dia dapatkan.
Inilah yang disebut dengan value atau nilai. Kita sebenarnya tidak sedang menjual barang, tapi kita sedang menjual value, sebuah nilai, sebuah manfaat, sebuah pemenuhan kebutuhan dari apa yang pasar butuhkan.
Contoh gojek, traveloka, mereka menawarkan sebuah value dari kemudahan. Mudah untuk order apapun dari aplikasi mereka. Karena value ini menjawab banyak sekali kebutuhan orang, maka gojek dan traveloka langsung mendapat tempat di hati customernya.
Contoh lagi indomaret ma alfamart, Mereka menawarkan value suasana belanja yang jauh lebih modern dan stok yang lengkap.
Itulah substansi bisnis yang sebenarnya. Bahwa bisnis adalah sebuah kegiatan untuk mentransaksikan nilai kepada pasar.
Jadi lebih penting mana value atau omset. Kalau kita bisa mendefinisikan value yang mau kita jual ke pasar dan fokus di situ maka omset akan otomatis mengikuti.
Omset itu hanya efek. Jadi sebelum membuat omset yang melangit, pastikan kita mendeliver sebuah value yang dibutuhkan.
Jadi sebelum bergerak, pastikan kita bisa menjawab pertanya pertanyaan berikut:
• Sudahkah produk kita memberi manfaat bagi pembeli?
• Apakah produk saya pantas dibeli terus menerus?
• Jika hari ini saya menjual produk saya, apakah pembeli saya puas atau malah kecewa?
• Apakah produk saya punya nilai lebih dari yang lain?
• Jika saya menyediakan produk ini apakah orang lain bisa menyediakam produk yang sejenis dengan lebib baik dan dengan harga yang lebih murah?
Jika kita mampu menyeimbangkan antara hasrat untuk omset dan hasrat untuk meningkatkan value produk maka kita akan bisa memenagkan hati pasar / market kita.
Jadi pikirkan apakah selama ini kita jualan value atau jualan produk aja?
Materi terinspirasi dari Buku " Understanding Bisnis" karya Rendy Saputra.
Yang mau tanya-tanya bukunya langsung ke admin ya : klikwa.com/cs12
Mudah mudahan bermanfaat
Fara Group
Fara Collection Shea Media Azaria Store