Kitab Sunnah

Kitab Sunnah Pusat Buku Buku Sunnah

Mau ngomongin atau ngomen perkara agama, baiknya perhatikan kembali apa yang disampaikan Tabi'in (Ulama yang hidup setel...
07/06/2024

Mau ngomongin atau ngomen perkara agama, baiknya perhatikan kembali apa yang disampaikan Tabi'in (Ulama yang hidup setelah zaman sahabat nabi) Ahli Tafsir Al Mujahid Rahimullah

: لا يحل لأحد يؤمن بالله واليوم الآخر أن يتكلم في كتاب الله إن لم يكن عالما بلغات

Gak Halal (dilarang/diharamkan) bagi orang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir untuk berbicara perkara Kitab Allah (red: maksudnya perkara agama), Jika dia bukanlah orang yang tidak alim Bahasa Arab.
----

Yuk, yang semangat belajar agamanya daripada koment2 yang gak bermanfaat bagi keimanan kita.

Mulai dari baca Qur'an yang bener, belajar ilmu alatnya diantaranya Bahasa yang digunakan Al-Qur'an, Hadits dan Kitab kitab ulama.
Jangan cuma beragama berdasarkan "katanya", belajarlah dari sumber nya.

Bukan untuk jadi ulama, penceramah atau sejenisnya. Tapi untuk bekal kita beragama dengan benar dan tanggung jawab kita sebagai Hamba Allah.

Semoga Allah memudahkan kita semua.

Tahukah kamu apa itu ghibah?Dosa yang ringan di lisan, berat timbanganya.Kitabsunnah.id
30/12/2019

Tahukah kamu apa itu ghibah?
Dosa yang ringan di lisan, berat timbanganya.

Kitabsunnah.id

Mengenal Lebih Dekat Manusia Terbaik Sepanjang Zaman💫 Wahyu telah berhenti, tidak lagi turun setelah Rasulullah ﷺ wafat....
11/10/2019

Mengenal Lebih Dekat Manusia Terbaik Sepanjang Zaman

💫 Wahyu telah berhenti, tidak lagi turun setelah Rasulullah ﷺ wafat.

⏳ Tetapi sebagai manusia biasa, kepribadian, tingkah laku dan gerak-gerik beliau masih bisa ditiru oleh umatnya.

🥛 Makan-minumnya, tawa-candanya, gaya jalannya, dan berbagai kebiasaan beliau semasa hidupnya, semua bisa Anda tiru. Ingat, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi Muhammad ﷺ.

Bagaimana caranya?

Imam At-Tirmidzi sudah beberkan semuanya DETAIL dalam kitab *Syamailun Nabi.*

🇮🇩 Dapatkan versi terjemah Indonesianya, dari Penerbit Ummul Qura.

✅ Buku Syamail Muhammad SAW
(Hard Cover, isi hvs 70 gr, 312 hlm)

▪️56 bab rinci fisik & kepribadian Rasulullah ﷺ
▪️Disertai ilustrasi
▪️Full color
▪️Matan hadits dicantumkan lengkap
▪️Penerjemah Nila Noer Fajariyah

💰 Dapatkan buku menarik ini cuma 125 rb.

🛒Segera Dapatkan harga khusus sekarang juga Syamail Muhammad ﷺ Ini Hanya Di kitabsunnah.id
Stok sangat terbatas, jangan sampai Kehabisan !

Chat sekarang juga
https://kitabsunnah.id/cs

Kenalilah beliau jika Anda mengaku sebagai umatnya!

10/10/2019
Bukan kami tak mampu memajang photo² keluarga, membeli frame atau lukisan bagus. Tapi kami ingin malaikat rahmat mau mem...
10/10/2019

Bukan kami tak mampu memajang photo² keluarga, membeli frame atau lukisan bagus.

Tapi kami ingin malaikat rahmat mau memasuki rumah kami.

Sehingga kami berharap, rumah kami menjadi surga kami di dunia. (بيتي جنتي)

بارك الله فيكم

PACARAN ISLAMI: ASAL DICANTUMKAN LABEL SYARIATBerikut mungkin gambaran kongkrit dan penerapan pacaran Islami (yang dilar...
07/10/2019

PACARAN ISLAMI: ASAL DICANTUMKAN LABEL SYARIAT

Berikut mungkin gambaran kongkrit dan penerapan pacaran Islami (yang dilarang dalam agama) sebagai berikut:
>>Jika bertemu, ”Assalamu’alaikum ukhtiku”, “assalamualaikum ya akhi”, yang keterlaluan parahnya dibalas dengan “wa’alaikum SAYANG”. Astagfirullah
>>Jika bertemu maka saling menundukkan pandangan (ghadhul bashar), tetapi justru inilah manisnya menurut mereka, pandangan malu yang sedikit menunduk tapi mencuri pandang
>>Janjian bertemu biasanya di masjid
>>Jika bertemu tetap jaga jarak, duduk berjauhan 2-3 meter.
>>Tema pembicaraan seputar dakwah dan ilmu tetapi diselipkan sedikit dengan curhat-curhat. Awalnya curhat mengenai pengalaman dakwah, tetapi lama-kelamaan curhat masalah pribadi.
>>Sering SMS menasehati, “wahai mujahidku shalat dhuha telah tiba”, “wahai pengemban dakwah kita bersama pasti bisa”. Dan tengah malam saling miscall untuk bangun shalat malam.
Kalo duduk bareng, jaraknya minimal dua meter.
>>Jika sudah sesak rindu memaksa keluar dari dada, maka rasa cinta itu diungkapkan [baca:nembak],
”yaa Ukhti, Uhibbuki fillaah”
[wahai ukhti saya mencintaimu karena Allah]
Pasti dijawab dengan perasaan berbunga-bunga:
”Ahabbakalladzii ahbabtanii lahu
[Semoga Allah mencintaimu karena engkau telah mencintaiku karena-Nya]” [HR. Abu Dawud]
Dan tenta tidak lupa mencantumkan dalilnya:
“Apabila seseorang mencintai saudaranya maka hendaklah dia memberitahu bahwa dia mencintainya.” [HR. At-Tirmidzi ]ا
Dinukil dari buku kami: “TERLANJUR CINTA”
Penulis: ustadz. Raehanul Bahraen

Via

Jangan sampai kita orang yang tergolong PELIT.Banyak text kita bisa tulis tanpa menyingkat nya.Tapi kenapa pada saat men...
07/10/2019

Jangan sampai kita orang yang tergolong PELIT.

Banyak text kita bisa tulis tanpa menyingkat nya.
Tapi kenapa pada saat mengetik suatu kalimat yang mulia, untuk manusia yang paling mulia
Yang semua orang muslim mengaku mencintai nya.
Muhammad صلى الله عليه وسلم (Shollallahu 'Alaihi Wasalam) kemudian di singkat menjadi S.A.W

Buktikanlah Cinta Mu, dengan menulis sholawat atas nabi dengan tidak menyingkat nya.
Dan perbanyaklah mengucapkan nya.

بارك الله فيكم

kitabsunnah.id || Pusat Buku Sunnah

Jadwal Pendidikan AnakUmur 0-6 tahun:1. Belajar Huruf Hijaiyyah dan Membaca Alquran.2. Belajar menghafal surat pendek2. ...
07/10/2019

Jadwal Pendidikan Anak

Umur 0-6 tahun:
1. Belajar Huruf Hijaiyyah dan Membaca Alquran.
2. Belajar menghafal surat pendek
2. Belajar mengucapkan kalimat tauhid
3. Belajar Tata cara berwudhu dan tayammum
4. Belajar Tata shalat
5. Belajar Adab dan doa serta dzikir keseharian penting

Umur 7-12 tahun
1. Memperlancar Bacaan Alquran
2. Menambah hafalan Alquran secukupnya
3. Menambah hafal doa dan dzikir pagi dan petang
4. Belajar Adab bergaul
5. Belajar Mandi Junub
6. Belajar menulis Arab
7. Belajar Akidah Al Ushul Ats Tsalatsah (Tiga Landasan Akidah Islam) dan Qawaidul Arba’ (empat Kaidah Memahami Tauhid Dan Syirik)

Umur 13-15
1. Mengkhatamkan hafalan Alquran jika mampu/ 15 juz Alquran
2. Belajar Bahasa Arab, berbicara membaca.
3. Menghafal hadits Arbain Nawawi
4. Memperajari/menghafal Kitab Tauhid
5. Mempelajari Matan Al Ghayah Wat Taqrib (fikih Syafii)

Umur 16-18
1. Melanjutkan hafalan Alquran dan atau memperlancarnya
2. Menghafal Hadits Umdatul Ahkam
3. Melanjutkan mempelajari Matan Al Ghayah Wat Taqrib. (Fikih Syafii)
4. Mempelajari Al Aqidah Al Wasithiyyah.
Semoga Allah memudahkan segala niat baik.
Ini hanya usulan dan tidak baku, sesuai dengan kemampuan anak.
Wallahu a’lam bish showab

Banjarmasin, Senin 8 Shafar 1441H
Oleh Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjary - Hafidzahullah Ta’ala
http://bit.ly/2ANoOUL

Di antara tuntunan agar kita diberikan jalan keluar dari semua masalah oleh Allah Ta’ala adalah: memperbanyak istighfar....
30/09/2019

Di antara tuntunan agar kita diberikan jalan keluar dari semua masalah oleh Allah Ta’ala adalah: memperbanyak istighfar. Dalil tuntunan tersebut firman Allah ta’ala,

“فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّاراً . يُرْسِلِ السَّمَاء عَلَيْكُم مِّدْرَاراً . وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَاراً”

Artinya: “Aku (Nabi Nuh) berkata (pada mereka), “Beristighfarlah kepada Rabb kalian, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan kepada kalian hujan yang lebat dari langit. Dan Dia akan memperbanyak harta serta anak-anakmu, juga mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu” (QS. Nuh: 10-12)

kitabsunnah.id || Pusat Buku-Buku Sunnah

Cucu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam saja gaduh di masjid !Demikian pemahaman sebagian orang, dan bahkan demikian seb...
30/09/2019

Cucu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam saja gaduh di masjid !

Demikian pemahaman sebagian orang, dan bahkan demikian sebagian orang mengajarkan kepada murid muridnya. Maka hasilnya ya seperti yang sudah diketahui bersama.

Benarkah demikian kejadiannya?

Simak riwayatnya sebagai berikut:
عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَدَّادٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي إِحْدَى صَلَاتَيْ الْعَشِيِّ الظُّهْرِ أَوْ الْعَصْرِ وَهُوَ حَامِلُ حَسَنٍ أَوْ حُسَيْنٍ فَتَقَدَّمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَضَعَهُ ثُمَّ كَبَّرَ لِلصَّلَاةِ فَصَلَّى فَسَجَدَ بَيْنَ ظَهْرَيْ صَلَاتِهِ سَجْدَةً أَطَالَهَا قَالَ إِنِّي رَفَعْتُ رَأْسِي فَإِذَا الصَّبِيُّ عَلَى ظَهَرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ سَاجِدٌ فَرَجَعْتُ فِي سُجُودِي فَلَمَّا قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَاةَ قَالَ النَّاسُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ سَجَدْتَ بَيْنَ ظَهْرَيْ الصَّلَاةِ سَجْدَةً أَطَلْتَهَا حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ قَدْ حَدَثَ أَمْرٌ أَوْ أَنَّهُ يُوحَى إِلَيْكَ قَالَ كُلُّ ذَلِكَ لَمْ يَكُنْ وَلَكِنَّ ابْنِي ارْتَحَلَنِي فَكَرِهْتُ أَنْ أُعَجِّلَهُ حَتَّى يَقْضِيَ حَاجَتَهُ
Abdullah bin Syaddad mendengar cerita dari ayahnya, bahwa suatu hari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar dari rumah beliau untuk memimpin kami mendirikan shalat zhuhur atau ashar (perawi ragu). Beliau keluar dengan membawa salah satu cucunya Hasan atau Husain,.

Setiba di masjid, beliau segera maju untuk menjadi imam, dan beliau meletakkan cucunya itu ( di dekat tempat beliau berdiri ). Kemudian beliau segera mengucapkan takbiratul ihram.

Di tengah tengah shalat, beliau bersujud dan memanjangkan sujudnya.

Sahabat Syaddad berkata: Karena begitu lama sujud beliau, maka aku memberanikan diri mengangkat kepalaku, dan ternyata cucu beliau sedang menunggangi punggung Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, yang sedang sujud, maka akupun segera kembali ke posisi sujudku.

Setelah beliau usai dari shalat, sebagian sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, tadi engkau di tengah shalat, bersujud begitu lama, sampai sampai kami menduga telah terjadi sesuatu kejadian atau engkau sedang menerima wahyu.

Beliau menjawab: semua itu tidak terjadi, akan tetapi aku ditunggangi oleh cucuku, dan aku tidak ingin menghentikannya sampai ia merasa puas. (ِAhmad dan lainya)

Apakah kejadian ini terjadi setiap hari? atau minimal sering terjadi?

Coba cermati lagi haditsnya: andai kejadian ini sering terjadi, mana mungkin para sahabat bertanya alasan beliau memanjangkan sujud ?

Dan apakah yang dilakukan oleh cucu Nabi shallallahu 'alaihimas salam?

Apakah ia berteriak-teriak?

apakah ia berlari lari?

Apakah ia membawa mainan yang dipermainkan bersama teman temannya?

Apakah ia berjalan keliling diantara shaf shaf shalat, atau menyela nyela jamaah shalat untuk berkejar kejaran bagaikan adegan film tom and jerry ?

Agar lebih jelas, simak penuturan sahabat lain, yaitu sahabat Abu Hurairah radhiallahu 'anhu:
كنا نصلي مع رسول الله صلى الله عليه و سلم العشاء فإذا سجد وثب الحسن والحسين على ظهره فإذا رفع رأسه أخذهما بيده من خلفه أخذا رفيقا ويضعهما على الأرض فإذا عاد عادا
Suatu hari kami mendirkan shalat Isya' bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Bila beliau sujud, maka segera Al Hasan dan Al Husain meloncat menaiki punggung beliau. BIla tiba saatnya bangkit dari sujud, beliau secara perlahan lahan menarik keduanya dari arah belakang, dan mendudukkan keduanya di lantai. Dan bila beliau kembali bersujud, maka keduanya juga kembali melakukan hal serupa. (Ahmad dll)

Pada hadits lain Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
( إني لأدخل في الصلاة وأنا أريد إطالتها فأسمع بكاء الصبي فأتجوز في صلاتي مما أعلم من شدة وجد أمه من بكائه )
Kadang kala aku memulai shalat, sedangkan aku berkeinginan memanjangkan shalat, tiba tiba aku mendengar suara tangis anak kecil, maka akupun memendekkan shalat, karena aku menyadari betapa susahnya perasan ibu kandung anak kecil yang menangis tersebut

Pada riwayat lain, beliau bersabda:
مخافة أن تفتن أمه
Kawatir ibadah shalat ibu kandung anak yang menangis itu menjadi rusak atau (terganggu). (Muttafaqun 'alaih)

Demikianlah wanita yang sejati, namun demikiankah wanita wanita sekarang, yang membawa anak anak kecil ke masjid atau majlis pengajian?

Sebagian ibu milenial, anaknya menangis, menjerit karena memperebutkan mainan atau lainnya, atau anaknya lari lari blusukan dari satu shaf ke shaf lainnya, atau menyusuri shaf shalat, seakan tidak terjadi apa apa. Bahkan seusai shalatpun sang ibu hidup damai tentram "khusyu' dalam ibadah dan dzikirnya".

Ibu itu nampaknya berbaik sangka bahwa jamah masjid atau pengajian tetap khusyu' dan konsentrasi penuh walau anaknya lari-lari kesana sini, blusukan di antara shaf atau kegaduhan lainnya.

Lalu bagaimana d**g, bukankah kita diperintahkan untuk mengajari anak anak kita untuk mendirikan shalat ?

Betul, namun simak kembali keteladan Nabi shallallahu 'alaihi wa salam di atas, beliau meletakkan cucunya di sebelah beliau, bukan melepasnya di pintu masuk masjid, lalu sang anak segera meluncur dan bersatu dengan kawan kawannya dan tidak p**a dengan membekali sang anak dengan sejumlah mainan, yang siap dimainkan bersama temannya, .

Karena itu dalam kisah lain, beliau mendirikan shalat sambil menggend**g cucu beliau yang lain, yang bernama Umamah Bintu Abi Al 'Ash radhiallahu 'anhuma.

Dan perlu diingat p**a bahwa dibawa ke masjid untuk diajari shalat berjamaah, bukan untuk ketemu dengan kawan-kawannya di masjid, dan juga bukan sekedar diajari alamat masjid .

Semoga mencerahkan.

Ditulis oleh Ustadz Arifin Badri حفظه الله تعالى

https://kitabsunnah.id || Toko Buku Islam

27/09/2019

Semoga Allah mengangkat musibah dari negeri kita Indonesia 🇮🇩
آمين

Semoga Allah mengangkat segala ujian negeri ini: kabut asap Sumatera dan Kalimantan, gempa Manado,  tragedi berdarah Wam...
27/09/2019

Semoga Allah mengangkat segala ujian negeri ini: kabut asap Sumatera dan Kalimantan, gempa Manado, tragedi berdarah Wamena, dan badai demonstrasi di berbagai kota.

Ya Allah, kami berlindung kepadaMu dari segala fitnah. Dan kami memohon ampun kepadaMu.

Tidak ada solusi dari berbagai permasalahan ini kecuali dengan mengetuk pintu Allah, Sang Penguasa Langit dan bumi.

Kita sekarang sedang hidup di saat-saat fitnah. Tidak ada kunci yg bisa menyelamatkan kita kecuali kembali kepadaNya. Maka sibukkanlah hari-hari kita dengan ibadah dan banyak istighfar atas segala dosa.

Dari Status Al Ustadz Abu Ubaidah As Sidawi

بارك الله فيكم

Address

Jalan Letkol Tit Sudono 02/03 No 323
Kudus
59318

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Telephone

+6282280024194

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kitab Sunnah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share