16/03/2020
~Cara Pemakaian
Penyebab nyeri otot paha dapat berupa hal ringan seperti kram, cedera, hingga penyakit serius.
Penyebab nyeri otot paha ringan umumnya bisa diatasi di rumah. Tapi untuk cedera yang parah atau penyakit yang serius, Anda perlu memeriksakannya ke dokter untuk segera diberikan penanganan yang tepat.
Apa saja penyebab nyeri otot paha?
Nyeri otot paha tentunya menimbulkan ketidaknyamanan saat Anda sedang beraktivitas dan mengganggu keseharian Anda. Kondisi-kondisi di bawah ini bisa menjadi penyebab nyeri otot paha yang Anda alami:
1. Keseleo
Keseleo adalah salah satu penyebab nyeri otot paha yang paling umum terjadi. Tertariknya otot dapat diakibatkan oleh cedera saat olahraga, dan menimbulkan rasa sakit yang intens.
2. Kram otot
Selain keseleo, penyebab nyeri otot paha yang cukup umum lainnya adalah kram otot. Kram ini timbul karena otot terlalu banyak dipakai, dehidrasi atau tegang sehingga menyebabkan rasa sakit yang tajam.
Kram otot biasanya dapat hilang sendirinya. Tapi konsultasikanlah dengan dokter jika Anda sering mengalaminya.
3. Stenosis tulang belakang
Stenosis tulang belakang atau stenosis spinal adalah penyempitan ruang kosong di antara ruas-ruas tulang sehingga hal ini memberikan tekanan pada saraf di ruas tulang belakang.
Tekanan pada saraf tersebut dapat menjadi penyebab nyeri otot paha dan sensasi kebas, lemas, atau geli yang dirasakan di paha. Pada kasus tertentu, Anda juga bisa mengalami kesulitan dalam menyeimbangkan tubuh.
4. Neuropati perifer
Penyebab nyeri otot paha yang dialami bisa saja akibat kerusakan saraf, yang menghambat proses berjalannya sinyal dari otak ke anggota tubuh. Kondisi ini dikenal sebagai neuropati perifer.
Bila mengalami neuropati perifer, Anda akan merasakan sensasi geli dan menggelitik, tertusuk-tusuk, lemas, kebas dan terkadang nyeri. Pemicu umum dari neuropati perifer adalah komplikasi penyakit diabetes.
5. Varises
Saat pembuluh darah yang mengalami varises bekerja terlalu keras untuk mengalirkan darah ke jantung, pembulu