16/08/2016
*Ustadz Abu Sa'ad Muhammad Nurhuda Rahimahullah: Surat Teruntuk Istri Yang Tercinta*
Rasanya status ini baru kutulis beberapa hari yang lalu...
masih terasa segar diingatanku, ucapan yang seharusnya terukir dengan tinta emas !
" kekasihku !
cinta tidak butuh diucapkan melalui lisan tapi akan terasa lebih indah dan menyenangkan bila diungkapkan lewat sejuknya pandangan, lembutnya sentuhan tangan dan ketulusan hati dalam berkhidmat untuk suami dan anak-anak "
__
Ditulis Oleh Ustadz Abu Sa'ad Muhammad Nurhuda -Rahimahullah-
26 Mei 2016
***
SURAT TERUNTUK ISTRI YANG TERCINTA
===========================
Aku mendapatkan istriku terduduk di ruang keluarga, tampak rasa kantuk menguasainya, aku khawatir kalau ia tertidur maka sholat subuh pun akan terlewatkan dari kami maka akupun duduk di ruang tersebut seraya mengamati wanita ini ! tampak sekali kelehahan menyelimuti wajahnya, 20 jam terjaga melayani kebutuhan anak-anak dan suaminya, supaya anak-anak dan suaminya merasa nyaman dengan segala keperluan mereka, tanpa mengenal lelah dan penat, tanpa kebosanan ataupun keluhan ! akupun mengakui apapun yang aku lakukan tidak mungkin bisa memenuhi haknya, kemudian aku cium keningnya dan berujar :
jagalah hatimu dan selalu perbaharui niyatmu dalam setiap amal, aku tidak mau sekecil apapun pekerjaanmu melainkan masuk dalam timbangan kebaikanmu ! maafkan daku atas segala keletihan dan kepenatan dirimu yang selama ini kami sebagai sebabnya, tidak ada kata-kata yang tepat untuk bisa mengungkapkan rasa syukur, penghormatan dan cinta kepada dirimu, dinda adalah ruh dan cahaya rumah ini ! dinda-lah yang mendatangkan kehangatan dan kelembutan di rumah ini ! aku hanya bisa berdoa semoga Allah memberikan kebaikan pada setiap amal dan waktumu dan menjadikan dirimu sebagai istriku
di surga !
__
Ditulis Oleh Ustadz Abu Sa'ad Muhammad Nurhuda -Rahimahullah-
10 Februari 2013
(Dari http://www.salamdakwah.com/artikel/3829-ustadz-abu-saad-muhammad-nurhuda-rahimahullah-surat-teruntuk-istri-yang-tercinta )
Rasanya status ini baru kutulis beberapa hari yang lalu... masih terasa segar diingatanku, ucapan yang seharusnya terukir dengan tinta emas !