Meow Cat Sand

Meow Cat Sand - Langsung menggumpal bila terkena cairan, sehingga pipis mpus tidak tergenang, tidak berceceran, ti

Jenis dan Daftar Harga Pasir Kucing TerbaruHarga pasir kucing? Salah satu kegiatan utama dari pemilik kucing selain memb...
22/02/2020

Jenis dan Daftar Harga Pasir Kucing Terbaru

Harga pasir kucing? Salah satu kegiatan utama dari pemilik kucing selain memberi makan kucing adalah mengangkat pup kucing kesayangan kita. Sebagai pemilik kucing, tentu kita akan merasa bahagia saat mengangkat pup kucing yang berbentuk bagus, tidak cair, tidak lembek, dan tidak menunjukkan gejala cacingan.

Karena bentuk pup yang bagus memiliki arti bahwa kucing kita sehat-sehat saja. Lalu jenis pasir kucing yang bagus itu seperti apa?

Jika kita mengunjungi pet shop yang ada di dekat rumah, maka kamu bisa menemukan berbagai jenis pasir kucing yang bisa kamu beli. Mulai dari pasir kucing murah, seperti pasir Zeolit, hingga pasir yang mahal seperti pasir clumping wangi.

Tentunya tiap jenis pasir kucing mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Karena itulah artikel kali ini akan membahas tentang jenis pasir dan harga pasir kucing.

Ingin kucingmu selalu pup di tempat/kotak pasirnya? Baca : cara melatih kucing buang air.

Jenis dan Harga Pasir untuk Kucing
A. Harga pasir kucing jenis zeolit
Pasir Zeolit adalah jenis pasir kucing yang paling murah dan banyak dijumoai di pet shop. Banyak sekali pemilik kucing yang menggunakan pasir jenis ini karena ramah di kantong.

Pada umumnya pasir Zeolit tersedia dalam beberapa ukuran yaitu yang berdiameter 1 mm, 2 mm, 3 mm, dan ada juga yang berdiamteter 5 mm.

Kelebihan dari pasir Zeolit adalah pasir ini bisa didaur ulang atau dicuci serta harganya yang relatif murah.

Harga pasir Zeolit untuk pup kucing seberat 25 kg hanya berkisar Rp. 40.000 hingga Rp. 60.000 per karungnya. Murah, kan?

Pasir Zeolit tentu saja memepunyai kekurangan,

Kekurangannya adalah pasir ini tidak dapat menyerap pipis kucing dengan maksimal. Maksudnya adalah ada kemungkinan pipis akan menggenang di bawah pasir dan karena pasir tidak dapat menyerap cairan, maka kmau harus menggunakan pasir yang cukup banyak.

Karena itulah seringkali litter box kucing kamu akan berbau kurang sedap, apalagi jika kucing jantan yang sedang birahi.

Kalau kamu mempunyai satu atau dua kucing saja maka kamu akan tahu kapan kucing kamu pipis dan pup sehingga kamu bisa menggunakan sedikit pasir dan litter box bisa langsung diangkat lalu dibuang pasirnya atau didaur ulang.



B. Harga pasir kucing jenis bentonit
Pasir Bentonit adalah jenis pasir kucing yang dis**ai pemilik kucing karena mudah ditemukan dan terdapat berbagai variasi yang menyesuaikan kebutuha si kucing.

Pasir ini ada yang buatan lokal dan ada juga yang impor dari Jepang, Cina, dan negara lain.

Pasir Bentonit atau pasir gumpal terbagi menjadi 2 jenis yaitu pasir Bentonit wangi dan pasir Bentonit tidak wangi. Lalu manakah yang harus kamu pilih? Sebaiknya pilihlah yang tidak wangi untuk menghindari kebiasaan kucing yang s**a mengendus-endus.

Jika kucing kesayangan kita menggunakan pasir gumpal yang wangi di litter box, biasanya dia akan mulai mengendus-endus. Bila wanginya terlalu tajam maka kucing kamu akan bersin. Tapi jika ternyata kucing kamu baik-baik saja, maka kamu bisa membeli pasir Bentonit yang wangi.
Keunggulan dari pasir Bentonit ini adalah sesuai dengan namanya yaitu pasir ini akan menggumpal. Saat pasir terkena cairan maka pasir akan menyerap cairan dan menggumpal.

Begitu p**a jika kucing kita pup dan menutupi pupnya dengan pasir, maka pasir Bentonit akan langsung menutupinya.

Semerbak aroma khas pipis kucing juga akan dapat terminimalisir karena pasir ini bisa menyerap cairan.

Untuk kamu yang tifak mau repot mencuci pasir maka pasir Bentonit bisa menjaid alternatif yang tepat. Kamu hanya perlu membuang gumpalan pipis dan pup lalu menjemurnya sebentar dan pasirnya bisa dipakai lagi.

Penggunaan pasir Bentonit sangat sederhana dan mudah ๐Ÿ˜€ !

Kekurangan dari pasir Bentonit adalah harganya,

Harga pasir kucing Bentonit yang tidak wangi adalah Rp. 150.000 untuk 25 kg sedangkan harga pasir kucing wangi adalah sekitar Rp. 200.000.

Namun ada juga harga pasir gumpal untuk kucing yang cukup murah yaitu Rp. 60.000 untuk 6 liter. Selain harga, aroma pasir Bentonit juga sering menjadi masalah. Karena tidak semua kucing akan menyukai baunya.

Ada p**a aroma tertentu yang membuat bau pipis kucing semakin menyengat yaitu wangi apel, jeruk, dan lemon. Menurut survey dari pecinta kucing, mereka lebih s**a menggunakan pasir gumpal wangi dengan aroma melati, mint, dan lavender.



C. Harga pasir kucing jenis kristal
Pasir Kristal adalah jenis pasir yang tepat untuk kamu yang super sibuk sehingga tidak punya waktu untuk membersihkan litter box si meong dan tepat juga untuk pemilik kucing persia.

Sesuai dengan namanya, pasir Kristal adalah pasir yang berbentuk butiran. Pasir ini dapat menyerap hingga 40x beratnya sendiri sehingga sangat cocok untuk menutupi bau pada kotoran kucing.

Bahkan bisa dibilang bahwa pasir ini adalah pasir kucing yang terbaik. Pasir ini juga enak untuk digunakan karena efisien, bebas debu, dan tidak bau. Sangat cocok jika kamu tinggal di apartemen.

Karena pasir Kristal dapat menyerp cairan hingga 40x beratnya sendiri, maka sudah pasti penggunaannya akan irit. Kamu cukup membeli pasir Kristal sekali saja dalam sebulan.

Kalau mau lebih bersih maka bagian bawah litetr box bisa dilapisi underpad agar cairannya tidak terserap.

Kekurangan pasir Kristal tentu saja adalah harganya,

Karena pasir Kristal ini paling bagus, maka harganya tentu saja lebih mahal daripada jenis pasir lainnya. Harga pasir kucing ini relatif mahal yaitu Rp 80.000 hingga Rp. 90.000 untuk 5 liter saja.

Namun jika kamu ingin litter box yang bersih dan tidak berdebu, maka pasir Kristal adalah pilihan yang tepat.

Saat kita memelihara kucing dalam rumah (indoor), hal yang tidak kalah penting dan harus kita pikirkan adalah kebersihan...
22/02/2020

Saat kita memelihara kucing dalam rumah (indoor), hal yang tidak kalah penting dan harus kita pikirkan adalah kebersihan kotorannya. Tentunya sangat merepotkan bukan jika si kucing buang kotoran sembarangan ?. Oleh karena itu kamu membutuhkan pasir atau litter box.


Tetapi apakah kamu tahu kalau pasir yang sering dipakai untuk hewan peliharaan terdiri dari berbagai jenis ?. Sebelum memilih ada baiknya kamu kenali dulu aneka pasir kucing berikut ini.

1. Pasir Zeolit.
Pasir zeolite.
Pasir zeolite.
Sesuai dengan namanya, pasir ini terbuat dari batuan zeolite yang telah dipecahkan menjadi kecil-kecil. Biasanya tersedia dalam beberapa ukuran dari yang halus hingga agak besar.

Meski bukan termasuk yang populer, pasir jenis ini termasuk yang terbanyak digunakan oleh pecinta kucing. Karena selain bisa di recycle dengan cara dicuci ulang, pasir ini juga mudah ditemukan dan hampir selalu tersedia di pet shop.

Kekurangan dari pasir ini adalah pasir tidak menggumpal jika terkena cairan kotoran. Sehingga seringkali pasir yang telah terkena kotoran berantakan akibat kucing yang sering menggaruk pasir saat akan buang kotoran.

Untuk kamu yang mempunyai banyak waktu luang untuk mengontrol, pasir zeolit adalah pilihan yang cocok. Selain itu harga untuk pasir kucing zeolite juga tergolong murah. Dengan merogoh kocek sekitar 40 ribuan, kamu sudah bisa memperoleh sekitar 20 kg pasir untuk kucingmu.

2. Pasir Bentonite.
Pasir Bentonite atau biasa disebut pasir gumpal. Gambar: Shutterstock.
Pasir Bentonite atau biasa juga disebut pasir gumpal. Gambar: Shutterstock.
Pasir Bentonite biasa juga disebut dengan pasir gumpal atau pasir wangi. Sesuai namanya, kotoran yang terkena pasir ini akan menggumpal karena pasir ini memiliki daya serap yang bagus. Kelebihan lain pasir ini adalah aroma yang beraneka ragam seperti wangi buah, apel, lemon dan banyak lainnya sehingga bisa mengurangi bau kotoran kucing.

Pasir ini memiliki harga yang lumayan mahal yaitu sekitar 130 ribu/20 kg. Karena tidak bisa dicuci ulang, bisa disimpulkan pasir ini cocok untuk kamu yang memelihara kucing rumahan sedikit.

3. Pasir Kristal.
Pasir kristal. Gambar: Shutterstock.
Pasir kristal. Gambar: Shutterstock.
Praktis. Kesan itulah yang akan kamu dapatkan saat menggunakan pasir jenis ini. Pasir kristal merupakan pilihan yang cocok untuk kamu yang sibuk sehingga jarang bisa membersihkan p**p si kucing.

Selain memiliki daya serap sampai 40 kali berat kucing sendiri, pasir ini juga tidak berdebu.

Namun pasir ini memiliki kelemahan yaitu dapat menyakiti kucing peliharaan kita. Selain beresiko tertelan dan menyebabkan kanker karena bahan kimia yang terkandung didalamnya, pasir ini juga memiliki sisi tajam yang runcing. Harga pasir ini juga mahal yaitu untuk 5 liter dibanderol sekitar 88-99 ribu rupiah.

4. Pasir organik.
Pasir organik.
Pasir organik.
Seiring dengan perkembangan, banyak produsen yang mengeluarkan varian untuk pasir kucing. Contohnya pasir satu ini. Pasir organik kucing tidaklah terbuat dari pasir melainkan terbuat dari beberapa macam bahan seperti kertas, serbuk kayu, jagung atau gandum. Kelebihan pasir ini adalah menyerap bau secara alami dan dan bebas debu sehingga aman untuk kucing yang mempunyai masalah pernafasan. Harganya pun terbilang tidak terlalu mahal. Untuk 20 kg pasir dibanderol seharga sekitar 50 ribu rupiah.

Jangan malas untuk membersihkan litter box yaa.
Jangan malas untuk membersihkan litter box yaa.
Nah itulah beberapa jenis pasir kucing yang biasa digunakan. Tiap pasir tentunya memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Jadi pilihlah yang menurut kamu memang cocok. Pastikan untuk menjaga selalu kebersihan litter box karena litter box yang kotor juga dapat memicu perkembangan bakteri atau jamur yang tentunya berbahaya untuk kesehatan kucing mu.

Jangan Kira Jadi Kucing itu Bakalan Gabut dan Enak, ini 10 Pekerjaannya yang Bikin Panas Dingin!Ngomongin tentang kucing...
24/01/2020

Jangan Kira Jadi Kucing itu Bakalan Gabut dan Enak, ini 10 Pekerjaannya yang Bikin Panas Dingin!

Ngomongin tentang kucing tentu nggak bisa dipisahkan dari segala tingkah lakunya yang konyol dan nggak masuk akal. Mulai dari yang biasa-biasa aja sampai yang bikin kita semua yakin bahwa hewan tersebut merupakan salah satu jelmaan alien. Tapi, di balik semua kekacuan yang disebabkan oleh mereka, rupanya hidup menjadi seekor kucing itu menjadi cobaan tersendiri lo.

Udah sering jadi olok-olokan oleh makhluk lain, menjadi kucing juga harus bekerja untuk menampik stigma bahwa kaum mereka adalah kaum tergabut sejagat raya. Bahkan, pekerjaan yang mereka lakukan ini nggak bisa dibilang sebagai hal yang sepele. Coba deh lihat deretan pekerjaan kucing di bawah ini.

1. Kalau kerjaanmu dituntut buat kejar target setiap hari, jangan ngeluh. Nih, ada kucing yang juga berprofesi sebagai sales. Kira-kira kalau dia tembus target dapat insentif besar nggak, ya?

2. Siapa sangka kalau kucing ternyata bisa jatuh cinta hingga tahapan bucin? Perlu diingat, jatuh cinta itu pekerjaan paling melelahkan lo

3. Kalau yang satu ini bisa jadi salah satu pekerjaan yang paling dibenci kucing. Siapa yang nggak kesal coba kalau dipaksa akting di depan kamera sama manusia cuma demi konten? Hadeeh!

4. Ini kacau banget sih, udah disuruh jadi model profesional, masih dituntut bisa bersahabat sama siluman laba-laba p**a. Gimana nggak pusing!?

5. Manusia ini emang nggak ada kapok-kapoknya, udah sering dijadikan sebagai bahan lucu-lucuan, sekarang masih disuruh kerja jadi resepsionis

6. Seperti nggak mau menyia-nyiakan ketajaman penglihatan dan ingatannya, rupanya ada juga kucing yang berprofesi sebagai navigator

7. Pernah dengar ada seekor hewan yang bekerja di rumah sakit hewan? Nah, kucing ini adalah contohnya. Kurang apa coba bisa jadi pendamping seorang dokter?

8. Di balik ketidakmas**akalannya, ternyata kucing juga berjiwa nurani tinggi. Lihat aja tuh gimana dia berperan jadi perawat buat kaumnya yang sakit~

9. Padahal udah tahu kalau sering teledor, masih ada aja yang nyuruh-nyuruh buat jadi petugas administrasi. Ya, ampun~

10. Memangnya yang bisa merasakan capek jadi content creator cuma manusia? Kucing juga bisa, tuh dia lagi nulis artikel โ€œ17 Hal konyol yang Sering Dilakukan Hoomanโ€

Ternyata nggak gampang jadi kucing, kan? Manusia sih tahunya cuma lucu-lucunya aja tanpa mengerti bagaimana penderitaan pekerjaan mereka. Makanya, jangan lagi nyakitin kucing-kucing, ya. Kalau nggak s**a, nggak harus bikin sakit kok~

Nggak Cuma si Belang dan Katty, Inilah Deretan Nama Kucing yang Paling Nggak Kepikiran. Bisa Aja! :DBagi para pecinta an...
24/01/2020

Nggak Cuma si Belang dan Katty, Inilah Deretan Nama Kucing yang Paling Nggak Kepikiran. Bisa Aja! :D

Bagi para pecinta anabul alias kucing, pemberian nama pada makhluk-makhluk luar angkasa kesayangan mereka tersebut merupakan salah satu hal yang begitu penting. Pasalnya, dengan memberi nama, si pemilik akan dimudahkan saat memanggil kucing miliknya. Umumnya, kucing-kucing tersebut dinamai dengan panggilan-panggilan khas โ€˜kehewananโ€™.

Beberapa di antaranya yang paling umum adalah Katty, si Belang, si Putih, dan lain sebagainya. Tapi ternyata ada juga orang-orang yang memberi nama kucing mereka dengan istilah-istilah yang sama sekali nggak kepikiran. Bahkan, ada juga nama yang nggak lazim diberikan untuk hewan. Seperti misalnya di bawah ini nih~

1. Luar biasa, ini pasti kucing keturunan keluarga kerajaan nih. Nggak cuma namanya aja yang bangsawan, lengkap pakai mahkota segala~

2. Bentar, ini panjang banget sebenarnya nama kucing atau daftar peserta CPNS, ya?!

3. Kasihan banget jadi kucingnya. Udah diberi nama panjang-panjang, ujungnya cuma dipanggil Nawir ๐Ÿ™

4. Padahal biasanya yang punya nama Ahmad Sobari adalah bapak-bapak yang jadi Kepala Sekolah, Ketua RT, atau bahkan sesepuh desa. Tapi dilihat dari muka kucingnya, nampak ia memang banyak menanggung beban

5. Ada lagi nih, yang kasih nama kucingnya jadi Babi. Ini tuh maksudnya karena memang mirip babi, kelakuannya kayak babi, apa punya dendam tersendiri sama babi? ๐Ÿ™

6. Cantik banget namanya. Kayaknya sih memang cocok dengan pembawaan si kucing yang sepertinya terlihat kalem dan memesona~

7. Udah namanya indie banget, minumannya juga nggak kalah edgy. Ini pasti kucing senja!

8. Ternyata pop**asi kucing kerajaan nggak cuma satu, Guys. Nih, kenalin Pangeran!

9. Makanya kalau mau pelihara kucing dipastikan dulu jantan apa betina d**g! Kalau udah salah begini, kan, kasihan kucingnya ๐Ÿ™

10. Setelah muncul pop**asi kucing kerajaan, kini ada juga kucing kuliahan. Sarjana lo, jangan main-main!

Memang ada-ada aja, ya, pecinta kucing ini. Nggak hewan peliharaannya, nggak pemiliknya, semuanya sama-sama kocak. Sebenarnya nggak apa-apa juga ko,k asal disayang sepenuh hati~

Bagi para pecinta anabul alias kucing, pemberian nama pada makhluk-makhluk luar angkasa kesayangan mereka tersebut merupakan salah satu hal yang begitu penting. Pasalnya, dengan memberi nama, si pemilik akan dimudahkan saat memanggil kucing miliknya. Umumnya, kucing-kucing tersebut dinamai dengan panggilan-panggilan khas โ€˜kehewananโ€™.

Beberapa di antaranya yang paling umum adalah Katty, si Belang, si Putih, dan lain sebagainya. Tapi ternyata ada juga orang-orang yang memberi nama kucing mereka dengan istilah-istilah yang sama sekali nggak kepikiran. Bahkan, ada juga nama yang nggak lazim diberikan untuk hewan. Seperti misalnya di bawah ini nih~

1. Luar biasa, ini pasti kucing keturunan keluarga kerajaan nih. Nggak cuma namanya aja yang bangsawan, lengkap pakai mahkota segala~

2. Bentar, ini panjang banget sebenarnya nama kucing atau daftar peserta CPNS, ya?!

3. Kasihan banget jadi kucingnya. Udah diberi nama panjang-panjang, ujungnya cuma dipanggil Nawir ๐Ÿ™

4. Padahal biasanya yang punya nama Ahmad Sobari adalah bapak-bapak yang jadi Kepala Sekolah, Ketua RT, atau bahkan sesepuh desa. Tapi dilihat dari muka kucingnya, nampak ia memang banyak menanggung beban

5. Ada lagi nih, yang kasih nama kucingnya jadi Babi. Ini tuh maksudnya karena memang mirip babi, kelakuannya kayak babi, apa punya dendam tersendiri sama babi? ๐Ÿ™

6. Cantik banget namanya. Kayaknya sih memang cocok dengan pembawaan si kucing yang sepertinya terlihat kalem dan memesona~

7. Udah namanya indie banget, minumannya juga nggak kalah edgy. Ini pasti kucing senja!

8. Ternyata pop**asi kucing kerajaan nggak cuma satu, Guys. Nih, kenalin Pangeran!

9. Makanya kalau mau pelihara kucing dipastikan dulu jantan apa betina d**g! Kalau udah salah begini, kan, kasihan kucingnya ๐Ÿ™

10. Setelah muncul pop**asi kucing kerajaan, kini ada juga kucing kuliahan. Sarjana lo, jangan main-main!

Memang ada-ada aja, ya, pecinta kucing ini. Nggak hewan peliharaannya, nggak pemiliknya, semuanya sama-sama kocak. Sebenarnya nggak apa-apa juga ko,k asal disayang sepenuh hati~

Memelihara Kucing Bikin Hidup Lebih Sehat dan Bahagia, Benarkah?Para pemilik kucing mungkin sudah terbiasa dengan kondis...
24/01/2020

Memelihara Kucing Bikin Hidup Lebih Sehat dan Bahagia, Benarkah?

Para pemilik kucing mungkin sudah terbiasa dengan kondisi seperti: terbangun dari tidur karena kucing peliharaan memanjat ke dada atau bermanja-manja dekat tubuh pemiliknya. Di balik kecintaan seseorang terhadap kucing, memelihara binatang tersebut rupanya membawa banyak manfaat bagi kesehatan mental dan fisik pemiliknya. 1. Lebih bahagia Berdasarkan hasil penelitian di Australia, para pemilik kucing cenderung memiliki kesehatan kejiwaan yang lebih baik ketimbang mereka yang tak memiliki binatang peliharaan. Dalam kuisioner yang disertakan pada riset itu, para pemilik kucing mengaku merasa lebih bahagia, lebih percaya diri, dan minim kegelisahan. Mereka pun mengaku tidur lebih nyenyak, lebih fokus, hingga lebih mudah menghadapi permasalahan kehidupan.

Memelihara kucing juga baik bagi mereka yang sudah memiliki anak. Anak-anak yang memiliki keterikatan kuat dengan kucing peliharaan, akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Demikian kesimp**an dalam sebuah survei dengan lebih dari 2.200 responden anak di Skotlandia yang berusia 11-15 tahun. Semakin terikat dengan hewan peliharaan, maka anak-anak akan semakin sehat, enerjik, penuh perhatian, tidak kesepian, serta lebih mampu menikmati waktu sendiri. Dengan postur tidur seperti pose yoga, kucing juga bisa membuat mood jelek lenyap. Ada p**a penelitian lain yang menyebut, orang-orang yang memelihara kucing disebut memiliki lebih sedikit perasaan emosi negatif dan keterasingan, ketimbang mereka yang tidak memelihara kucing. Faktanya, mereka yang single namun memelihara kucing, cenderung lebih jarang memiliki mood jelek.

Bahkan, kucing yang kita lihat di internet pun bisa membuat kita tersenyum. Orang-orang yang menyaksikan video kucing secara online mengatakan, kecemasan dan kesedihan mereka berkurang serta merasakan tumbuhnya emosi positif. 2. Penghilang stres Selanjutnya, dalam sebuah penelitian lain, sebanyak 120 pasangan suami istri menjadi objek penelitian untuk mengetahui bagaimana mereka merespons stres. Lalu, apakah kucing memiliki peran dalam menghilangkan stres tersebut? Dikaitkan dengan denyut jantung dan tekanan darah, mereka diposisikan dalam kondisi memegang air es dengan suhu empat derajat celcius selama dua menit. Posisinya, orang-orang itu ada yang duduk dalam ruangan sendirian, ada mereka yang bersama dengan peliharaannya, dan ada yang bersama pasangannya, atau keduanya. Sebelum tes stres dimulai, para pemilik kucing memiliki denyut jantung istirahat yang rendah dan tekanan darah yang lebih rendah, ketimbang mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan. Kemudian, selama tes, para pemilik kucing juga memiliki catatan angka yang lebih baik. Mereka lebih merasa ditantang ketimbang diancam, serta memiliki denyut jantung dan tekanan darah lebih rendah. Dari semua skenario, para pemilik kucing terlihat lebih kalem dan melakukan kesalahan lebih sedikit ketika kucing mereka hadir.

Pada intinya, para pemilik kucing pulih lebih cepat secara psikologis. Mengapa kucing bisa menenangkan? Kucing tidak akan menghakimi kita atas apapun yang kita lakukan. Hal ini menjelaskan mengapa dalam beberapa kasus kucing lebih berpengaruh ketimbang pasangan kita. Karin Stammbach dan Dennis Turner dari University of Zurich menjelaskan, kucing lebih dari sekadar makhluk kecil yang bergantung pada manusia. Kita juga menerima kenyamanan dari mereka. Studi menunjukkan, betapa besar dukungan emosi yang didapatkan seseorang dari kucing peliharaannya berdasarkan bagaimana pemilik tersebut mencari mereka pada situasi stres. 3. Hubungan yang baik Kucing adalah sesuatu yang kita perhatikan dan (yang menurut kita) memerhatikan kita. Orang-orang yang memelihara hubungan ini juga akan mendapatkan manfaat pada hubungan mereka dengan sesama manusia. Contohnya, sebuah penelitian menemukan, para pemilik kucing cenderung lebih sensitif secara sosial, memercayai orang lebih besar, dan menyukai orang melebihi orang-orang yang tidak punya hewan peliharaan.

"Perasaan positif tentang kucing atau anjing peliharaan membawa perasaan positif terhadap sesama manusia," demikian ditulis Rose Perrine dan Hannah Osbourne dari Eastern Kentucky University. Ketika manusia maupun binatang membuat kita merasa lebih baik dan terkoneksi, kapasitas untuk memberikan kebaikan dan kedermawanan kepada orang lain akan terbangun. Studi tersebut menjelaskan, anak-anak yang mampu berkomunikasi baik dengan teman-temannya ternyata memiliki hubungan yang baik dengan peliharaannya, mungkin karena banyaknya waktu bermain bersama mereka. 4. Lebih sehat Sebuah penelitian melibatkan 4.435 orang dalam waktu 13 tahun. Di antara orang tersebut, mereka yang pernah memelihara kucing cenderung lebih sedikit yang meninggal karena serangan jantung. Bahkan ketika faktor risiko turut dihitung, seperti tekanan darah, kolesterol, merokok, serta indeks massa tubuh, para pemelihara kucing terlihat lebih "unggul". Penelitian tersebut menjelaskan, kucing-kucing peliharaan mereka cenderung menjadi "pengobatan" pencegahan, ketimbang perawatan terhadap penyakit yang diderita. Hal ini berlaku bahkan pada mereka yang saat itu sudah tak lagi memiliki kucing. Pada studi lainnya, James Serpell dari University of Pennsylvania meneliti 24 orang yang baru memiliki kucing. Mereka melengkapi survei dalam 1-2 hari sambil membawa kucing mereka p**ang, dan kemudian beberapa waktu dalam 10 bulan kemudian. Dalam satu bulan, masalah kesehatan seperti sakit kepala, sakit punggung, dan demam mereka cenderung berkurang. Meskipun manfaat tersebut berangsur hilang seiring berjalannya waktu.

Serpell berasumsi, mereka yang memiliki hubungan baik dengan kucing peliharaan, cenderung mendapatkan manfaat berkelanjutan di kemudian hari. Dibandingkan orang-orang yang memelihara anjing, pemilik kucing cenderung lebih terbuka dengan pengalaman baru. Namun, pemilik kucing cenderung tidak lebih ekstrovert dan tidak terlalu bersahabat. Pemilik kucing dinilai mengalami emosi lebih besar dan lebih tidak puas dengan kehidupan. Sisi positifnya, itu artinya kucing peliharaan cenderung membawa kebahagiaan sebagaimana kita mengklaim mereka melakukannya, meskipun penelitian ini masih jauh dari meyakinkan. Faktanya, sebagian besar penelitian yang fokus pada anjing menyebutkan bahwa hal itu bisa terjadi karena anjing lebih mudah untuk dilatih sebagai asisten terapi. Ketika kita semua menunggu data lebih lanjut, para pemilik kucing tetap merasa hidupnya bahagia bersama kucing yang menemani apapun kegiatan mereka.

Address

Kediri
64182

Opening Hours

Monday 09:00 - 21:00
Tuesday 09:00 - 21:00
Wednesday 09:00 - 21:00
Thursday 09:00 - 21:00
Friday 09:00 - 21:00
Saturday 09:00 - 21:00

Telephone

+81556735854

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Meow Cat Sand posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Meow Cat Sand:

Share