Cahaya Diskon

Cahaya Diskon Cepat Tepat dan Aman

PRODUK VIRAL PERAWATAN MOBIL Disc 40%🔥Bikin Mobil Jadulmu Kembali Kinclong & Bening Dengan Mudah✅ Bahan Microfiber 2 Sis...
15/02/2022

PRODUK VIRAL PERAWATAN MOBIL Disc 40%🔥
Bikin Mobil Jadulmu Kembali Kinclong & Bening Dengan Mudah
✅ Bahan Microfiber 2 Sisi Halus
✅ Penyerapan Sangat Bagus
✅ Mudah Dibersihkan
PROMO BELI 1 GRATIS 1

06/01/2022

Sejarah Penemuan

Pada tanggal 31 Desember 2019, World Health Organization (WHO) mendapatkan informasi mengenai kasus pneumonia yang terjadi di kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.

Tanggal 7 Januari 2020, otoritas Cina mengkonfirmasi telah mengidentifikasi virus baru, yaitu virus Corona, yang merupakan famili virus flu, seperti virus SARS dan MERS, yang mana dilaporkan lebih dari 2.000 kasus infeksi virus tersebut terjadi di Cina, termasuk di luar Provinsi Hubei.

Virus Corona (CoV) merupakan famili virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih berat seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-SoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Pada 11 Februari 2020, WHO mengumumkan nama virus Corona jenis baru tersebut adalah Corona Virus Disease 2019 (disingkat menjadi COVID-19).

Masa Inkubasi

Masa inkubasi dapat bervariasi antar pasien, yaitu 2-14 hari setelah terpapar virus berdasarkan periode inkubasi yang ditunjukkan sebelumnya pada virus MERS. Masa inkubasi 24 hari telah diamati dalam penelitian terbaru. WHO mengatakan periode inkubasi yang panjang dapat mencerminkan paparan ganda Coronavirus.

Menurut laporan terbaru, ada kemungkinan orang yang terinfeksi Covid-19 dapat menular sebelum menunjukkan gejala yang signifikan.

Penularan

Penularan dari orang ke orang diperkirakan terjadi melalui droplet ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, mirip dengan bagaimana influenza dan patogen pernapasan lainnya yang dapat terhirup ke dalam paru-paru.

Penularan Covid-19 dapat juga terjadi dengan menyentuh permukaan atau objek yang memiliki virus di atasnya dan kemudian orang tersebut menyentuh mulut, hidung, atau mungkin mata mereka sendiri.

Adakah Antibiotik untuk Mencegah dan Mengobati Covid-19?

Antibiotik tidak bekerja melawan virus. Antibiotik digunakan hanya untuk melawan bakteri. Antibiotik tidak boleh digunakan sebagai sarana pencegahan atau pengobatan infeksi virus. Namun, antibiotik akan diberikan karena infeksi sekunder bakteri mungkin terjadi saat pasien tersebut dirawat di rumah sakit.

Pencegahan Penularan Covid-19

1. Cuci tangan selama 20 detik dengan sabun dan air mengalir sesuai dengan standar WHO

2. Hindari kerumunan/keramaian

3. Jaga posisi jarak dengan orang lain

4. Hindari melakukan kontak langsung dengan orang yang sakit

5. Konsumsi secara rutin vitamin yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh saat sehat dan mempercepat penyembuhan saat sedang sakit

6. Gunakan masker saat keluar rumah

7. Membersihkan dan mendisinfeksi secara berkala barang-barang yang sering disentuh

27/12/2021

Salah satu perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang selalu digaungkan sejak lama untuk menjaga kesehatan dan kebersihan pribadi adalah mencuci tangan. Perilaku ini seharusnya menjadi kebiasaan yang sangat baik, karena selain untuk menjaga kesehatan dan kebersihan, agama juga mengajarkannya.

Tangan merupakan media yang sangat ampuh untuk berpindahnya penyakit, karena tangan digunakan untuk memegang benda-benda yang seringkali tidak kita ketahui dengan pasti kebersihannya. Salah satu contoh adalah ketika kita memegang handle pintu atau pegangan dalam kendaraan, kita tidak pernah tahu apakah ada agen penyakit (virus/bakteri) yang menempel disana, bisa jadi sebelumnya dipegang oleh orang yang batuk/bersin ditutup oleh tangannya. Kemudian tangan kita yang sudah memegang handle pintu tersebut menutup mulut kita yang menguap atau langsung memegang makanan. Jelas sudah terjadi proses perpindahan agen penyakit disana. Jika saat itu daya tahan tubuh kita lemah, dalam masa inkubasi kita pun akan mengalami gejala yang sama.

Mencuci tangan sangat diutamakan pada waktu-waktu penting, antara lain sebelum makan, setelah buang air besar, sebelum menjamah makanan, sebelum menyusui/menyiapkan susu bayi, dan setelah beraktifitas.

23/12/2021

Terdapat dua jenis diabetes, yakni diabetes tipe 1 dan tipe 2. Anak-anak dinilai lebih berisiko mengalami diabetes tipe 1, yang juga dikenal sebagai juvenile diabetes pada anak. Namun, menurut World Health Organization (WHO), mulai banyak anak-anak dan remaja yang mengidap diabetes tipe 2.
Diabetes tipe 1 adalah penyakit yang membuat tubuh anak tidak lagi memproduksi hormon insulin. Sementara itu, diabetes tipe 2 adalah penyakit kronis yang berdampak pada cara tubuh untuk memproses gula (glukosa).
Meski jenisnya berbeda, terdapat ciri-ciri diabetes di usia muda yang umum terjadi pada kedua jenisnya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri yang perlu dipahami orangtua.
Sering buang air kecil
Merasa sangat haus sehingga harus banyak minum
Merasa sangat lapar
Merasa sangat lelah
Memiliki penglihatan yang buram
Memiliki luka yang tidak sembuh dengan baik
Mati rasa dan kesemutan di bagian tangan serta kaki.
Selain itu, masih ada ciri-ciri diabetes pada anak lainnya, seperti perubahan suasana hati, penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan, hingga mudah marah.
Meskipun berbagai gejala diabetes tipe 1 dan 2 di atas cukup mirip, kemunculannya pada anak dapat berbeda.
Gejala diabetes tipe 2 pada anak dapat muncul bertahun-tahun setelah anak mengidapnya. Dikutip dari Healthline, gejala diabetes tipe ini cenderung muncul secara perlahan seiring berjalannya waktu.
Beberapa penderita diabetes tipe 2 bahkan tidak mengalami kemunculan gejala apa pun sampai akhirnya mengalami komplikasi akibat penyakit tersebut.
Di sisi lain, gejala diabetes tipe 1 cenderung muncul lebih cepat, umumnya hanya membutuhkan waktu beberapa minggu saja setelah anak mengidapnya.
Jika berbagai ciri-ciri diabetes di usia muda di atas terjadi pada anak Anda, segera periksakan diri mereka ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Jika perlu, lakukan cek gula darah pada anak untuk memastikan apakah gejala di atas disebabkan diabetes atau kondisi medis lainnya.

21/12/2021

Bermula dari kota Wuhan tepatnya di Tiongkok, virus jenis baru ini telah menyebar ke berbagai belahan negara di dunia yang menyebabkan timbulnya penyakit coronavirus disease 2019 atau yang disebut juga dengan COVID-19. Tentunya, kondisi ini tidak boleh dianggap remeh dan dibiarkan begitu saja. World Health Organization (WHO) pun juga sudah menetapkan pandemi COVID-19 sejak 11 Maret 2020 yang lalu.

Apa Itu Pandemi?

Pandemi sendiri merupakan sebuah epidemi yang telah menyebar ke berbagai benua dan negara, umumnya menyerang banyak orang. Sementara epidemi sendiri adalah sebuah istilah yang telah digunakan untuk mengetahui peningkatan jumlah kasus penyakit secara tiba-tiba pada suatu populasi area tertentu.

Pasalnya, istilah pandemi tidak digunakan untuk menunjukkan tingginya tingkat suatu penyakit, melainkan hanya memperlihatkan tingkat penyebarannya saja. Perlu diketahui, dalam kasus pandemi COVID-19 ini menjadi yang pertama dan disebabkan oleh virus corona yang telah ada sejak akhir tahun lalu.

Sebelum pandemi COVID-19 ini menyerang, pada tahun 2009 yang lalu pernah merebak virus yang bernama flu babi. Penyakit ini bisa terjadi ketika strain influenza baru atau H1N1 menyebar ke seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia.



Dampak Virus COVID-19 di Indonesia

Tak hanya merugikan dari sisi kesehatan saja, Presiden Joko Widodo juga mengatakan bahwa virus corona sangat berdampak pada perekonomian di Indonesia. Bukan hanya karena produksi barang saja yang terganggu, tetapi investasi pun juga terhambat. Berikut beberapa dampak virus COVID-19 di Indonesia:

Beberapa barang menjadi mahal dan langka untuk ditemukan.

Jemaah Indonesia batal berangkat umrah.

Kunjungan para wisatawan mancanegara di Indonesia menurun.

Merusak tatanan ekonomi di Indonesia.

Impor barang menjadi terhambat.



Itu tadi bahasan mengenai pandemi COVID-19 beserta dampaknya yang bisa Anda ketahui. Demi mencegah penyebaran virus COVID-19 ini, sebaiknya Anda juga selalu menjaga kebersihan, kesehatan dan jangan lupa untuk selalu menggunakan masker jika melakukan aktivitas di luar ruangan.

Selain itu, Anda pun juga bisa menambahkan perlindungan kesehatan dengan Asuransi Kesehatan seperti PRUPrime Healthcare Plus. Merupakan produk Asuransi Tambahan (Riders) yang dirancang khusus untuk memberikan jangkauan perlindungan hingga ke seluruh dunia, serta menawarkan fleksibilitas pada pilihan perlindungan kesehatan Anda dan keluarga.

Address

Jalan Wadaslintang Km07
Kebumen
54394

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cahaya Diskon posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share