01/08/2020
Namanya Mbk Tut Nadiasih dan Madua .
Mbk tut adalah pengguna kursi roda dan Madua adalah amputasi tangan dan kaki. Mereka sepasang suami istri.
Saya kenal mbk tut dari tahun 2006, Kebetulan mbk tut dan saya sama sama dari Tampaksiring . Dan selanjutnya mereka adalah Klien PUSDPAADI bali dan mendapat kursi roda dan kaki palsu dari PUSPADI
Beliau adalah seorang pribadi yang kuat, tanpa alasan kedisabilitasanya, beliau tetap gigih berusaha sebagai pengrajin krrajinan tangan kas tampaksiring yang di export ke lhar negeri. Waktu itu beliau sampai menjadi tulang punggung keluarga dan mempekerjakan orang orang non disabilitas sebagai pengrajin juga. Sekitar beberapa tahun yang lalu, mbk tut menikah dengan Madua yang asli ...( mana ya😊) dan harus keluar dari rumah keluarga dan menyewa kos kosan di sekutar Tampaksiring.
Sebelum wabah melanda dunia, mereka masih aktif dalam usaha kerajinan tangan, akan Tetapi saar ini karena kondisi ekonomi dunia, order kerajinan menurun dan hampir tidak ada.
Mbk tut lalu tidak tetap menyerah, bersama suami beliau membuat rempeyek kacang kas Tampaksiring yang renyah dan gurih.
Rempeyek ini Biasanya di beli oleh wisatawan yang mengunjungi tampaksiring sebagai buah tangan, jangankan mereka, saya yang asli Tampaksiringpun selalu ketagihan denga camilan satu ini.
Ada berbagai Varian kacang
Rempeyek kacang tanah
Rempeyek kacang merah
Rempeyek kacang ijo
Semua Varian dijamin bikin ketagihan
Dan yang terpenting ketika kita membeli rempeyek ini kita telah ikut mendukung usaha ekonomi produktif masyarakat dan kemandirian penyandang disabilitas di Bali.
Yukkkk order Sekarang silahkan hubungi marketing nya di +62 878-6389-8940 (sang ayu ade)
Atau bisa langsung dengan saya