15/11/2020
NEW PRODUK, NEW FORMULA
Pupuk Cair AZKA
(Pupuk Organik Cair)
Merupakan pupuk cair terbaik dan berkualitas tinggi yang dibuat dari bahan organik pilihan dan diproduksi menggunakan bio teknologi terkini:
keunggulan AZKA:
1. Mengandung unsur hara yang lengkap sehingga mempercepat pertumbuhan tanaman.
2. Mempercepat perkecambahan benih.
3. Menambah jumlah anakan.
4. Memperkuat akar, batang, dan daun.
5. Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.
6. Memperbaiki struktur tanah yang rusak akibat residu pupuk kimia.
7. Menggemburkan tanah sehingga kesuburan tanah semakin meningkat.
8. Meningkatkan kualitas, ukuran rasa dan warna hasil panen.
Dosis AZKA per tangki (14-15 liter)
- Tanaman pangan ( Padi, Jagung, Sayuran, Daun dll) : 4 tutup botol ( disemprot kabut 7-10 HST 14-20 HST , 28-35 HST).
- Cabai, Tomat, Bawang, Kentang, :6-8 tutup botol ( disemprot akar dan daun).
- Tanaman batang merambat (Melon, Semangka, Blewah, Timun, dll) : 4-6 tutup botol (disemprot ke akar dan daun , 2 minggu sekali, sampai panen)
- Nanas , Tebu : 4-8 tutup botol (disemprot 1-2 bulan sekali, sampai panen)
- Salak, Buah naga : 6 tutup botol (untuk tanaman belum menghasilkan), 2 tutup botol (untuk tanaman yang sudah menghasilkan)
- Tanaman buah batang keras (jeruk, jambu, pepaya, blimbing, dll) : 6-8 tutup botol (di semprot ke akar, daun dan buah)
- Tanaman perkebunan : 7-10 tutup botol ( di semprot di awal dan di akhir musim hujan)
- Tanaman Hias : 2 ml/liter (disemprot kabut 10 hari sekali)
- Tanaman sudah terserang hama/penyakit : 10 tutup botol (disemprot seminggu 2X)
*HST : Hari Setelah Tanam
Catatan Penggunakan AZKA :
- Waktu penyemprotan sebelum jam 9 pagi atau setelah jam 4 sore.
- Tidak boleh di campur dengan pestisida atau pupuk cair lainnya.
- Tangki harus benar-benar bersih dari pestisida atau pupuk cair lainnya.
- Kocok sebelum digunakan.
Manfaat lain AZKA:
1. Apabila AZKA disemprotkan di permukaan tanah, organisme pengganggu seperti: kaper, iber-iber, wereng coklat/hijau dan trip akan naik sehingga rentan menjadi mangsa burung pemakan serangga.
2. Bercak daun yang sebelumnya kuning muda dan terjadi bintik terang, akan terhenti penyebarannya.
3. Kaper/wereng yang berkembang biak, telurnya akan membusuk dan tidak jadi menetas.
4. Jamur dan bakteri tidak bisa berkembang baik dengan sempurna sehingga populasinya akan terus berkurang.
5. Penyakit potong leher yang biasanya disebabkan oleh bakteri santomonas dan jamur forarium seperti yang dibawa insektaina jika disemprot AZKA dengan dosis dan volume tinggi maka bakteri, jamur dan inang pembawa akan berhenti populasinnya sampa di bawah ambang serangan.