30/09/2020
Disaat krisis 1998 terjadi mayoritas pelaku usaha berskala besarlah yang terdampak buruk
Sebaliknya, UMKM justru tampil gemilang dan mampu menopang beban perekonomian nasional kala itu
Itu bisa terjadi karena terjaganya faktor supply dan demand oleh UMKM
Imbasnya kinerja sektor usaha ini masih mampu mengatasi krisis yang terjadi
Akan tetapi, skenario di atas berbanding terbalik saat ini. Di mana seluruh skala usaha menjadi terpuruk, termasuk UMKM
Bahkan untuk menjaga kelangsungan bisnisnya, UMKM membutuhkan dana yang yang tidak sedikit dari pemerintah
Sebab krisis akibat pandemi Covid-19 hampir memutus faktor supply dan demand. Imbasnya cash flow UMKM menjadi mengering setelah faktor penjualan dan permintaan alami penurunan drastis
Lebih parah, krisis akibat pandemi ini juga menghambat arus distribusi dan serapan bantuan pemerintah, termasuk permodalan
Sehingga pemerintah harus berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan kelangsungan bisnis UMKM dari infeksi pandemi tersebut
Untuk itu, pemerintah kini tengah fokus membantu sebanyak mungkin mendorong UMKM go online
Mengingat penjualan secara online diyakini dapat mempermudah proses jual-beli, membuka pasar lebih luas, hingga mengetahui tren dan kebutuhan konsumen lebih cepat
Karena itu kami .id sebagai platform marketplace digital karya putera daerah Jember sadar hal kecil harus segera dilakukan untuk sebuah perubahan besar.
Kami ingin bergerak bersama rekan - rekan UKM Jember, memulihkan ekonomi, dari sini dari Jember.
Dari hal kecil yang kami lakukan saat ini sudah ada :
- Lebih dari 200 mitra antar.
- Lebih dari 250 mitra merchant dengan total produk lebih dari 1.100 items.
- dan lebih dari 900 pengguna (user) aktif.
Tentu ini belum selesai, kami sedang memulai, dan kami ingin mengajak anda semua terlibat dalam proses pemulihan ekonomi ini dari hal kecil, dari sini dari Jember.
Saling kontirbusi, Saling Kolaborasi
UMKM tetap menjadi garda terdepan penyelamat ekonomi kerakyatan.